Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 5 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Gultom, Nancy Sio Wulan
"Masyarakat Belanda mengenal adanya buku-buku anak berseri. Salah satu buku berseri yang terbit di Belanda adalah buku Sam, Beer, dan Pip karya Francine Oomen. Buku berseri itu memiliki tokoh utama sekaligus pencerita, tokoh Sam dalam Het Zwanen Meer (mda) dan tokoh Beer dalam Het Boek van Beer. Analisis terhadap karya Francine Oomen Het Zwanen Meer (maar dan anders) dan Het Boek van Beer bertujuan menemukan kekhasan cerita pada masingmasing buku, dengan melihat hubungan gaya pencerita dan karakter tokoh utama. Pada akhir penelitian ditemukan bahwa karakter tokoh utama tercermin kembali dalam penceritaan melalui unsur-unsur dalam stilistika antara lain humor dan ilustrasi.

People in Holland has known about the children serial book. One of serial books which has been published in Holland is the serial of Sam, Beer and Pip. These books are written by Francine Oomen. Sam is the main character and the storyteller in Het Zwanen Meer (maar dan anders) and Beer is the main character and the storyteller in Het Boek van Beer. The purpose of the characters analysis in Francine Oomen?s books is to show the unique side from each characters. The relation between the style of the storyteller and the character is the way to find out the purpose. At the end of this analysis, there is a conclusion of the characters which are showed again from the storytelling style by which humor and illustrations."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2009
S15845
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Bakti Supriadi
"Skripsi ini membahas penggunaan dan permainan bahasa pecok sebagai pembebasan ekspresi kelompok indo kecil pada empat belas sketsa Piekerans van Een Straatslijper I dan II karya Tjalie Robinson. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian menyatakan bahwa bahasa pecok digunakan oleh kelompok indo kecil sebagai pembebasan ekspresi mereka untuk membangun dan mempertahankan identitas.

The Focus of this study is the use of pecok language as a term of freedom of expression by small indo group in fourteen sketches Piekerans van Een Straatslijper I and II from Tjalie Robinson. This research is qualitative interpretive. Result of the research explained that pecok language was use by small indo group as freedom of expression to built up and maintained their identiy."
Depok: Universitas Indonesia, 2011
S18
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Lia Indri Hapsari
"ABSTRAK
Tesis ini bertujuan untuk memperlihatkan keterkaitan ruang dengan identitas dalam novel The Leavers (2017) karya Lisa Ko yang berfokus pada tokoh bernama Deming Guo yang nantinya menjadi Daniel Wilkinson. Novel tersebut dianalisi dengan menggunakan teori Hall (1990) dan Longhurst, dkk. (2008). Hasil analisis menunjukkan adanya krisis identitas pada tokoh generasi kedua imigran Cina yang disebabkan oleh perubahan ruang dan dominasi budaya di dalamnya. Budaya dominan dalam setiap ruang menimbulkan krisis identitas pada tokoh Deming/Daniel sehingga perlu adanya upaya beradaptasi dalam ruang tersebut. Ruang homogen memberikan tekanan yang lebih berat dibandingkan dengan ruang heterogen. Perbedaan tersebut disebabkan oleh adanya pembagian ruang publik dan ruang privat sehingga menghasilkan dominasi yang lebih longgar. Strategi negosiasi yang digunakan oleh tokoh perlu memperhatikan karakteristik ruang yang ditinggali. Dari hasil analisis diperoleh kesimpulan identitas bersifat cair dan sesuai dengan wadah yang menampungnya. Sifat cair yang dimiliki identitas dap

ABSTRACT
This thesis aims to explicate the linkage of space with identity crisis in Lisa Kos The Leavers (2017) which focuses on the character of Deming Guo who renamed as Daniel Wilkinson. Theories that are initiated by Hall (1990) dan Longhurst, et al. (2008) is used to analyze this novel. The result of the analysis indicates an identity crisis in the second generation of Chinese immigrants caused by changes in space and dominance in it. The dominant culture in each space forms a different identity causing an identity crisis on Deming/Daniel character. Therefore, adaptation needs to be pursued to minimize the identity crisis. Homogeneous space provides more severe pressure than heterogeneous space. This difference is caused by the division of homogeneous space into public spaces and private space resulting in more loose dominance. Negotiation strategies used need to consider the space characteristics. Identity can be formed according to the container that holds it. The nature of identity can adversely affect the awareness of identity so it needs to be negotiate"
2018
T51999
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muhammad Rifqi Herjoko
"Penelusuran terhadap sejarah masa lalu terkait dengan identitas menjadi penting untuk diketahui orang Indo dalam kaitannya dengan penjagaan budaya. Dengan mengetahui asal-usul mereka, orang Indo dapat lebih berperan dalam menjaga identitas budayanya. Saat ini, karya film yang membahas kehidupan orang Indo dapat menjadi pilihan untuk menambah pemahaman atas identitas Indo. Tulisan ini membahas identitas budaya Indo lintas generasi yang dihadirkan pada serial dokumenter I.N.D.O. Serial tersebut merupakan sebuah dokumenter yang mengobservasi etnis Indo dari masing-masing generasi. Analisis dilakukan dengan mengamati 3 episode dari seri 1 (2015).
Penelitian ini mencerna diksi, gambar, serta elemen suara yang dihadirkan pada serial dokumenter untuk menemukan makna yang terkandung di dalamnya. Dalam proses analisis, diimplementasikan pendekatan identitas budaya (Hall, 1996). Dari hasil analisis, ditemukan penanda identitas Indo dihadirkan melalui narasi yang dibangun orang Indo tentang praktik keseharian serta kisah masa lalunya. Hasil penelitian ini juga menunjukkan penanda identitas Indo generasi ke-1 bersifat lebih komunal dibandingkan generasi ke-2 dan ke-3. Hal ini disebabkan Indo generasi ke-1 memiliki keterkaitan pada konteks ruang dan memori.

A search of past history related to identity is important for Indo people in relation to cultural preservation. By knowing their origins, Indo people can play a greater role in maintaining their cultural identity. Nowadays, films that discuss the lives of Indo people can be an option to increase understanding of Indo identity. This paper discusses cross-generation Indo cultural identities presented in the documentary series I.N.D.O. The series is a documentary that observes the ethnic Indo of each generation. Analysis was done by observing 3 episodes from series 1 (2015).
This research focused on diction, pictures, and sound elements that were presented in the documentary series to find the meaning contained in them. In the process of analysis, an approach of cultural identity is implemented (Hall, 1996). From the results of the analysis, it was found that the Indo identity markers were presented through narratives built by Indo people about their daily practices and past stories. The results of this study also show that the 1st generation Indo identity markers are more communal than the 2nd and 3rd generation. The reason is that the 1st generation Indo has a connection in the context of space and memory.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2019
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Tomi Tri Anggara
"ABSTRACT
Hans Vervoort, penulis Belanda yang lahir di Hindia-Belanda, menulis dua cerita perjalanan mengenai Indonesia pasca repatriasinya ke Belanda, yaitu Van Onder De Koperen Ploert (1975) yang berlatar di Jawa dan Retourtje Tropen (2005) yang bercerita mengenai Jawa dan Sumatra. Dalam dua buku tersebut, pencerita Aku yang berlatar belakang kolonial dihadapkan pada perubahan objek-objek dalam ruang fisik dan sosial Indonesia pada dua periode di masa pascakolonial. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan representasi Indonesia yang diwakili oleh dua pulau dalam dua cerita perjalanan tersebut. Gambaran setiap objek dalam dua buku diselisik dan disandingkan untuk melihat perubahan dan pergeseran representasi Indonesia. Selanjutnya, mengacu pada teori Orientalisme (Said, 1977), representasi ini dianalisis lebih lanjut untuk melihat narasi mengenai Indonesia sebagai Timur yang sarat dengan wacana kolonial dan poskolonial. Hasil penelitian menunjukkan perg eseran representasi Indonesia dari negatif ke positif namun masih menunjukkan cara pandang kolonial. 

ABSTRACT
Hans Vervoort, a Dutch-Indies-born author, wrote two travel writings to Indonesia posterior to his repatriation to the Netherlands, which are Van Onder De Koperen Ploert (1975) that is set in Java and Retourtje Tropen (2005) that tells about the same setting with Sumatra as addition. In these two books, the I-narrator with his colonial background observes the postcolonial Indonesia, represented by the two islands, in two periods along with changes in its social and physical space. This research aims to describe the representation of Indonesia in the two travel writings. The description of significant objects is analyzed to see the changes and shifts in the representation of Indonesia. The representation then, using Orientalism theory (Said, 1977), is examined to reveal the narration of Indonesia as The Orient that indicates colonial as well as postcolonial discourses. The result shows a shift where Indonesia is represented more positively yet still in the view of colonial eyes."
2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library