Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 10 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Svalastoga, Kaare
Jakarta: Aksara, 1989
305.5 SVA d
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Ritzer, George
Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2004
301 RIT s
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Sztompka, Piotr
Jakarta: Prenada, 2011
303.4 SZT s
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Sztompka, Piotr
Jakarta: Prenada Media, 2004
303.4 SZT s
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Sztompka, Piotr
Jakarta: Prenada Media Group, 2010
303.4 SZT s
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Sztompka, Piotr
"Summary:
Reappraises the legacy of sociological thinking about change, from the classical to the contemporary, covering four grand visions of social and historical change which have dominated the field since the 19th century: the evolutionary, the cyclical, the dialectical and the post-developmentalists"
Jakarta: Kencana Prenada Media, 2014
303.4 SZT s
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Lauer, Robert H.
Jakarta: Rineka Cipta, 2003
303.4 LAU p
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Ritzer, George
Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2007
301 RIT s
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Ritzer, George
"Tema sentral karya Ritzer ini adalah tentang adanya beberapa paradigma dalam sosiologi. Yang dimaksudkannya dengan paradigma adalah pandangan fundamental tentang apa yang menjadi pokok persoalan disiplin tertentu. Paradigma dengan demikian, menurut Ritzer, merumuskan tentang apa yang seharusnya menjadi obyek studi disiplin tertentu. Paradigma merupakan kesatuan konsensus yang terluas dalam satu disiplin yang membedakan antara komunitas ilmuwan (sub-komunitas) yang satu dengan yang lain. Paradigma juga menggolong-golongkan, mendefinisikan dan menghubungkan antara berbagai exemplar, teori, dan metode serta instrumen yang terdapat di dalamnya.
Ada tiga faktor yang menyebabkan terjadinya perbedaan paradigma dalam sosiologi. Pertama, karena perbedaan pandangan filsafat yang mendasari pemikiran masing-masing komunitas sosiolog tentang persoalan yang semestinya dipelajari sosiologi. Kedua, sebagai akibat logis pertama, maka teori-teori yang dibangun dan dikembangkan masing-masing komunitas ilmuwan itu berbeda pula. Ketiga, metode yang dipakai untuk memahami dan menerangkan substansi disiplin itu pun berbeda. Pertentangan antara paradigma ini akhirnya dirasuki unsur politik.
Bertolak dari rumusan tersebut. Ritzer melihat adanya tiga paradigma dalam sosiologi yang lebih banyak menimbulkan efek negatif ketimbang positifnya: masing-masing adalah: Paradigma Fakta Sosial, Paradigma Definisi Sosial, dan Paradigma Tingkah Laku Sosial.
Ritzer akhirnya mengajukan satu paradigma tambahan, yaitu Paradigma Terpadu, dengan maksud bukan untuk menggantikan ketiga paradigma tersebut tetapi untuk mengatasi kelemahan. pendekatan paradigma yang ada itu dalam menerangkan realitas sosial yang memang sangat kompleks."
Depok: Rajawali Press, 2021
301 RIT s
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Sztompka, Piotr
Jakarta: Prenada Media Group, 2007
301 SZT s
Buku Teks  Universitas Indonesia Library