Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 99 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Atik Bintoro
"Tabung motor roket merupakan konstruksi utama motor roket yang berfungsi sebagai wadah terjadinya proses pembakaran bahan bakar. Proses pembakaran ini akan menghasilkan tekanan dalam yang dapat menimbulkan tegangan struktur. Oleh sebab itu dalam perancangan tabung motor roket perlu diperhatikan kemampuan tabung terhadap besar tegangan tersebut. Disamping itu faktor berat struktur juga sering menjadi kendala karena keterbatasan persediaan material yang bersifat ringan dan kuat. Dengan memperhatikan pengaruh tegangan yang terjadi dan berat tabung tersebut, telah dirancang struktur tabung motor roket RX15O-LPN, melalui metode analisis dan pengujian. Analisis struktur tabung dilakukan dengan pendekatan melalui perhitungan elemen hingga. Sedangkan metode pengujian melalui uji statik tabung motor roket. Perancangan tabung ini bertujuan untuk memperoleh konstruksi yang kuat, kaku dan terbuat dari material yang relatif ringan. Dari perancangan diperoleh prototipe tabung motor roket yang bersifat : mampu menahan tekanan dalam sebesar .35 kg/cm2 dengan berat 17 kg atau berkurang 9 kg dari berat konstruksi sebelumnya dan terbuat dari bahan baja paduan AISI H11.

The rocket motor tube is primary construction of rocket motor, this function as combustion propellant chamber. The inner pressure will be produced in the tube during the combustion Process running and produce structural stress. That's why the tube design is necessary to see the tube endurance of the structural stress. Beside this, the structural weight factor often become constrain, cause the supply of the material structural has light and strength property was limited. With concern for the structural stress and the structural weight, has been design the tube of RX150-LPN rocket motor, by analysis and experiment method. The analysis method was run affinity by finite element method, and the experiment method affinity by static test of the rocket motor tube. The design has purposed to find the strength and stiffness tube construction and was made the material light relative property. From the design was found the product design is the prototype has endurance with 35 kg/cm2 in inner pressure, with 17 kg in weight, or 9 kg smaller rather than last construction tube, and made from steel alloy AISI H11."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2002
T1105
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Aris Sudyanto Arnadi
"Thesis ini menyajikan studi medan aliran di dalam model tabung vortex. Model yang dipergunakan mempunyai diameter kecil 16mm, diameter besar 32mm dan panjang seluruh tabung L = 200mm. tabung dengan diameter kecil mempunyai panjang 15mm. Aliran tersebut diberi gangguan berupa katup pada ujung yang mempunyai diameter besar. Dari satu inlet di dinding tabung yang mempunyai kecepatan ke arah radial dan tangensial akan keluar dua aliran melalui dua ujung tabung.
Studi numeris dilakukan dengan menggunakan persamaan Navier-Stokes sebagai persamaan atur. Dengan menggunakan model K-Epsilon sebagai model turbulensi, persamaan atur diselesaikan secara eksplisit dengan methode kombinasi volume atur dan elemen hingga. Suku-suku difusi dalam persamaan atur diselesaikan dengan methode variational Galerkin menggunakan skema upwinding, sedangkan suku konvektif diperlakukan sebagai persoalan Riemann dan diselesaikan dengan methode matrix dari Rhoe dengan akurasi sampai orde ke tiga.
Untuk mengakomodasi efek kompresibilitas akibat dilatasi tekanan dan dilatasi volume, dalam persamaan energi dan persamaan energi kinetik turbulen dimasukkan tambahan suku kompresibilitas. Model efek kompresibilitas yang dipergunakan adalah model yang dikembangkan oleh Ristorcelli.
Hasil studi menunjukkan adanya pengaruh efek kompresibilitas yang berperilaku sebagai sumber dalam persamaan energi total dan dan energi kinetik turbulen. Pada daerah yang mempunyai energi kinetik tinggi, model kompresibilitas ternyata berprilaku sebagai suku yang mentransfer energi kinetik menjadi energi dalam. Perilaku ini ditunjukkan dengan turunnya nilai dissipasi energi kinetik. Pengaruh efek kompresibilitas terutama terjadi pada jarak r/R> 0.5. Pada daerah tersebut energi total, temperatur, dan tekanan mempunyai nilai yang lebih tinggi dibanding daerah r/L<0.5.

This thesis investigated field of flow in the vortex tube model. Vortex tube model have 16mm and 32mm small diameter & large diameter and 200mm total tube length. Smaller tube have 1 5 mm length. A disturbance present in the vortex tube as a small valve in the end with larger diameter. Flow to be injected into vortex tube from the wall of largest diameter tube. Injected flow contain radial and tangensial velocity, without axial velocity.
Numerical study will solve Navier-Stokes equation as a governing equation. Solution used K-epsilon as a turbulence model, explicit scheme and combination of finite-volume and finite element with upwinding technique. Viscous part are treated using Galerkin Methode and convectiv are treated as Riemann problem and be solved by Rhoe Methode.
Compressibility effect as a result of pressure and volume dilatation will be accomodated as additional term in turbulence kinetic energy and energy equation. Ristorcelli model for compressibility effect will be used in this study.
This study shown that compressibility effect behave like source term in internal energy and turbulence kinetic energy equation. In high kinetic energy location, a part of these energy will be dissipased and the other part will be transfer to be internal energy. This study shown. on position r/R > 0.5, influence of compressibility effect have increased total energy, pressure and temperature. On this area, total energy, temperature and pressure have larger value than area on r/R <0.5.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2001
T657
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Catharina Rosa Carolina
"Vortex tube adalah separator energi yang menggunakan aliran tangensial (vortex). Dengan inlet berupa jet tangensial, terjadi medan aliran vortex yang menyebabkan perbedaan temperatur diantara duo outlet. 5atu outlet di bagian peripheral mempunyai temperatur lebih tinggi, yang outlet di bagian tengah mempunyai temperatur lebih rendah dibanding inlet. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mernpelajari medan aliran di dalam vortex tube dengan CFI), dengan menggunakan model turbulen RNG. Analisa medan aliran ini mencakup: flow pattern: distribusi kecepatan oksial, kecepatan total, distribusi tekanan static dan tekanan total, distribusi temperatur total. Hasii ini akan divalidasi dengan hasil pengukuran temperatur total melalui eksperimen. Proses komputasi menggunakan model komputer dengan dimensi soma dengan eksperimen, model turbulensi RNG, dengan input kecepatan yang dihitung berdasarkan pengukuran laju aliran rnassa inlet dan outlet dalam eksperimen. Keunikan model eksperimen ini terletak pada swirling generator yang mempermudah input tangensial udara kompresor, walaupun disederhanakan dalam model komputer. Selain itu, komputasi ini berhasil memadelkan katup jarum, sehingga komputasi ini memberikan hasil yang lebih akurat di daerah katup Sarum.
Hasil komputasi menunjukkan adanya daerah aliran-bolik (reversal flow) di dalam vortex tube. Aliran batik ini terjadi terutama pada daerah sumbu sampai jarak radial 0.5 RID, dan jarak aksial dari inlet sampai 7.8 XID. Hasil penting lainnya adalah bentukon duo bush vorteks, vorteks luar yang membentuk distribusi kecepatan seperti vorteks Rankine, don vorteks dalam yang membentuk distribusi kecepatan seperti vorteks bebas, dengan kecepatan di sumbu yang lebih tinggi dibandingkan kecepatan pada radius yang lebih besar. Batas ke duo vorteks tersebut terletak di antar 0.4 sampai dengan 0.5 RID. Hasil komputasi juga memperlihatkon pengaruh dominan dari medan aliran terhadap temperatur total. Data eksperimen memvalidasi trend temperatur total raja, tanpa kesesuaian nilai temperatur total.

Vortex tube is energy separator using tangential inlet. The vortex flow-field created temperature differences at the two outlets. One outlet at the tube's periphery had higher temperature, and the other outlet at the center with lower temperature. The temperature differences at both outlets might be reached 80K at 6 bar pressure inlet.Computational model was built up in such way, with the same dimensions, velocity inlet and pressure outlet that counted down from the parameters that have been used in the experiment as the boundary conditions. RNG turbulence-model was used to solve the governing equations. The unique swirling generator was used in the experiment to simplify the distribution for air tangential-inlet, although it is simplified in the computer model. Besides, the needle valve has been able to be modeled. It brings more accurate of the flow field's result at the valve's area.
The results: the figures of the flow patterns: axial velocity, velocity magnitude, static and total pressure, and the distribution of total temperature. The result of total temperature distribution is validated with the experiment's result.The computational result shows a reversal flow in the certain area in the vortex tube. The reversal flow occurs in the axis until radial distance 0.5 Rib, with axial distance from inlet area until 7.8 XIS. Be-side, there is curve of two integrated vortex. The outer vortex formed like Rankine vortex, and the inner vortex with free-vortex distribution, which has higher velocity in the core than the peripheral. The flow field dominates the total temperature distribution, thus they are formed likely, with radii of both inner and outer vortex between 0.4 and 0.5 RID, as the velocity magnitude distribution curve. The experimental data figures the same trend as the computational result, but with non-suited value.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2000
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Bagus Anang Nugroho
"Proses yang sebenarnya terjadi di dalam silinder merupakan proses yang sangat rumit dimana melibatkan aliran fluida, pembakaran, kerja dan perpindahan panas. Pada penerapan numerik beberapa idealisasi yang dilakukan disesuaikan dengan tujuan Komputasi. Komputasi motor bakar diesel seringkali menggunakan pendekatan siklus ideal, fluida kerja udara saja dan juga mengabaikan pengaruh saat injeksi dan perpindahan panas.
Pada tesis ini dicoba dilakukan pembuatan Komputasi dengan 12 fluida kerja dimana efek saat injeksi dan perpindahan panas tidak diabaikan, sementara siklus ideal diperbaiki pada langkah pembakaran berdasar diagram tekanan silinder eksperimen dan dilakukan aplikasi analisa pelepasan panas. Komputasi ini dibuat untuk memberi informasi parameter lain yang seringkali sulit diperoleh secara eksperimen.
Kehatihatian perlu dilakukan dalam mengaplikasikan model yang tersedia dalam program Komputasi. Beberapa model perpindahan panas yang ada dicoba diaplikasikan dan dibandingkan akurasinya.
Prinsip Komputasi yang dilakukan adalah menganggap salah satu parameter diantara tekanan, temperatur, atau mol dianggap konstan dan selanjutnya parameter lain dengan metoda secant dapat diketahui besarnya. Pada proses hisap dan buang dianggap tekanan konstan, sedangkan pada proses yang lain (tekan, bakar, usaha) dianggap komposisi tidak berubah (mol konstan).
Hasil Komputasi menunjukkan bahwa prediksi diagram P-O memiliki penyimpangan cukup kecil bila diketahui laju masa terbakarnya. Aplikasi untuk mengetahui trend gas buang fungsi waktu injeksi dan ekuivalen rasio dapat dilakukan dengan Komputasi ini."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2002
T5121
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ainul Ghurri
"Pertumbuhan jejak aliran tak-mantap fluida kental inkompresibel melalui silinder bulat pada Re 11 000 diamati dan dianalisis secara numerik dan eksperimental. Pengujian eksperimental dilakukan dengan teknik visualisasi aliran menggunakan zat pewarna sedangkan simulasi numerik dilakukan dengan bantuan paket program CFD (computational fluid dynamics), yaitu melalui penyelesaian persamaan Navier-Stokes dengan metoda finite volume.
Pertumbuhan ukuran symmetrical close wake di belakang silinder menunjukkan kecenderungan yang sesuai dengan hasil penelitian lain pada Re yang berbeda, yaitu semakin tinggi Re maka ukuran maksimum close wake semakin kecil. Panjang symmetrical close wake ditentukan berdasar pengamatan plotting vektor kecepatan dan distribusi kecepatan pada center wake. Awal pecahnya symmetrical close wake dijelaskan berdasar posisi inti vorteks dan nilai vortisitas di belakang silinder, sedangkan titik separasi ditentukan berdasarkan nilai nol vortisitas dinding (wall vorticity). Fenomena vortex shedding hasil visualisasi eksperimental dibandingkan terhadap hasil simulasi numerik pada selang waktu yang sama untuk mendapatkan perbandingan kualitatif pota aliran di belakang silinder. Hasil simulasi numerik dalam tesis ini memberikan gambaran mengenai fenomenafenomena dasar yang berkaitan dengan pertumbuhan jejak aliran tak-mantap yang sulit diperoleh secara eksperimental.

The wake growth process of the unsteady flows of a viscous incompressible fluid past a circular cylinder with Re 11000 were observed and analyzed by means of both flow visualization experiment and numerical study. The color dye track technique was employed to visualize the flows, while the numerical simulation was performed by means of CFD package based on a finite volume of the unsteady Navier-Stokes equations.
The size growth of the main vortex,i.e., the symmetrical close wake behind the cylinder has trendline that agrees well with the existing experimental study. The length of the main vortex can be determined by both vector plotting and velocity distribution at the center wake. The beginning of symmetrical close wake collapse can be explained to base on the vortex center position and the vorticity value behind the cylinder. However the separation point is found by calculation of zero value of wall vorticity. The vortex shedding phenomenon by flow visualization is then compared with that of numerical simulation. The present numerical study elucidates more detail about fundamental mechanisms corresponding to the wake growth that is very difficult to obtain experimentally.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1998
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Wisnu Gutami
"Sistem jet pump jenis annular telah banyak digunakan di dalam aplikasi-aplikasi industri. Dimana dalam memprediksi pergerakkan aliran di dalam model jet pump akan dicermati dan dianalisis secara eksperimental maupun simulasi numerik. Peralatan pengujian dibuat sedemikian rupa sehingga fenomena dari sistem aliran didalam jet pump dapat terlihat jelas. Pengujian eksperimental dilakukan dengan tehnik visualisasi aliran menggunakan zat pewarna yang direkam kedalam video camera, sedangkan simulasi numerik dilakukan dengan bantuan paket program CFD yaitu PHOENICS dan Pre-BFC.
Hasil simulasi numerik menunjukkan kecenderungan yang sesuai dengan hasil visualilasi eksperimental dengan memperlihatkan pola pergerakkan aliran fluids dari suction tube menuju ke mixing tube dan terbentuk daerah resirkulasi (eddy) pada dinding suction nozzle. Pala pergerakkan aliran tersebut disebabkan karena tekanan yang terjadi sangat rendah (vacum) pada hilir driving nozzle yang mana diakibatkan oleh aliran jet.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai efisiensi maksimum yang dicapai pada peralatan jet pump sebesar 18 %. Besarnya daerah resirkulasi sangat berpengaruh terhadap rasio momentum dan rasio laju aliran. Awal timbulnya daerah resirkulasi terjadi jika rasio momentum (J) ≥ 0,9838 atau pada rasio laju aliran (Qs/Qj) 0,1252.

This tesis reports the dynamics motion of flow in jet pump model that observed and analyzed by experimental method and numerical simulation. Experimental device was built in such that phenomenon of flow sistem in jet pump can be observed clearly. Experimental work was focused on flow visualization in order to obtain the flow patern and simulation was performed by numerical solution of Navier-Stokes equation.
Results of numerical simulation semm to have good egreements with experimental results in terms of the flow structure in suction region and mixing tube. Recirculation zone formed in the suction nozzle wall conforms the experimental results.
"
Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1998
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Yuddy Setyo Wicaksono
"Simulasi aliran fluida di dalam air intake ducting dilakukan untuk melihat distribusi tekanan dan distribusi kecepatan fluida pada tiga dimensi. Pada penelitian ini, dibuat simulasi aliran yang terjadi akibat adanya gaya isap Axial Fan yang dipasang pada sisi outlet ducting. Fluida yang digunakan adalah udara dengan kondisi fisik tetap, densitas 1,225 kg/m3, viskositas 1,7894 x 10-5 m²/s. Kecepatan rata-rata didalam longducting sekitar 11,98 m/s. Reynold number sekitar 4,374 x 105. Prediksi proses didapat dengan simulasi menggunakan software CFD Fluent 5.3. Aliran adalah aliran fluida turbulen, untuk kasus ini dipilih model turbulen k-Epsilon. Pada posisi inlet terdapat damper yang dapat diatur pembukaannya. Simulasi dilakukan untuk mengamati kontur distribusi tekanan dan kecepatan, pada beberapa sudut pembukaan damper, yaitu 450, 600 dan 900. Aliran yang dihasilkan adalah aliran turbulen, dengan kontur yang simetris terhadap garis y = 0,6 m pada bidang Y-Z dan bidang X-Y.
Pada Tesis, dilakukan pengukuran distribusi kecepatan pada bidang y = 0, 5m dan y = 0,7m, sepanjang garis dengan jarak 0,2m, 0,4m dan 0,6m dari permukaan atas air intake ducting. Bentuk grafik kumpulan nilai kecepatan pada link-titik pengukuran mirip dengan grafik hasil simulasi CFD. Terdapat beberapa penyimpangan bentuk grafik dan penyimpangan nilai pengukuran kecepatan, disebabkan kondisi pengambilan data kecepatan yang cukup susah, serta asumsi-asumsi kondisi yang cukup sederhana pada saat melakukan simulasi.
Berdasarkan kontur distribusi kecepatan yang didapat, disarankan damper dipindahkan ke lokasi tepat didepan axial fan, agar distribusi kecepatan maupun tekanan dalam longducting dapat lebih merata, sehingga fogging system dapat diaplikasikan dengan baik pada air intake ducting system."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2004
T14824
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rina Lusiani
"Tesis ini menyajikan penelitian cacat produk yang terjadi di pabrik lembaran baja dingin khususnya pada proses Tandem Cold Reduction Mill (TCM) di PT. Krakatau Steel, cacat produk yang terjadi secara kontinyu. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi faktorfaktor cacat produk yang dominan.
Metode yang digunakan adalah metode peramalan dengan mengamati data cacat produk untuk dua tahun yang lalu yaitu tahun 2001 - 2002. Dan hasil perhitungan maka metode peramalan yang terpilih adalah metode Single Moving Average karena didapat nilai Mean Square Error yang terkecil. Setelah dilakukan verifikasi data ternyata data tersebut terdapat pada batas kontrol, hal ini berarti data carat produk significant. Hasil dari metode peramalan ini adalah untuk memprediksi trend pola data cacat produk untuk masa yang akan datang.
Langkah berikutnya adalah menggunakan metode analisa faktor dimana data yang diamati berdasarkan jawaban hasil kuesioner dengan membandingkan data variable manifes sebanyak 20 variabel cacat, yang dikelompokkan dalam tujuh kategori. Setelah menggunakan metode analisa faktor dengan berbantuan program Software SPSS maka didapat bahwa dari beberapa variabel manifes mengelompok dan saling berkorelasi menjadi enam faktor variable laten.
Hasil pengkajian dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa faktor - faktor cacat produk yang dominan hasil proses canai dingin terdiri atas enam faktor, dimana setiap faktor mempunyai variable cacat yang saling berkorelasi. Pengelompokan variable tersebut adalah : Faktor Reduction terdiri 6 variabel cacat, Faktor Bending terdiri 5 variabel carat, Faktor Incoming terdiri 3 variabel cacat, Faktor Speed, Lubrikasi dan Retailer masing-masing terdiri 2 variabel cacat.

This thesis to prepare of observation the product defect which be happened at Cold Rolling Mill especially in Tandem Cold Reduction Mill (TCM) process of Krakatau Steel Company. Defect which be happened is continue. The goal of observation to identification of dominates product rejection factors.
The method to be used is forecasting method with manner observe reduction data in the last two year 2001 - 2002. The forecasting method changed with using Single Moving Average method will be found the smallest Mean Square Error value. After to be done data verification in fact the data is located on limit control, which means the rejection data, is significant. The using of the forecasting method is to know the pattern of data trend rejection for the following year.
The next step is to use the method of factor analysis which be observed namely data of questioner answer result with comparing manifest data with quantity twenty defect variables is grouped into seven categories.
After using factor analysis by means of SPSS software program, then it will be got the result from manifest variables to group and correlate become six latent variables.
The analysis result of this observation thus will be got that dominant rejection factor produce of Cold Rolling Mill is divided into six factors, which every factor have defect variables to be correlate. Variables group namely: Reduction Factor consist of six defect variables, Bending Factor consist of five defect variables, Incoming Factor consist of three defect variables and Speed, Lubrication and Retailer Factor each consist of two defect variables.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2003
T14670
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Salma Salu
"Pesatnya perkembangan impor terigu belakangan ini telah mengancam industri terigu dalam negeri karena persaingan terigu dalam negeri yang semakin ketat telah menjurus kearah persaingan harga. Namun kecenderungan menurunnya harga terigu lokal akibat persaingan dengan terigu impor tidak dapat dipertahankan terus apabila nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat terus melemah. Hal ini disebabkan karena pengaruh nilai impor bahan baku yang mencapai 80 % dari biaya produksi. Apabila produsen terus menekan harga dibawah harga produk impor maka mereka akan rugi. Selain itu adanya masalah dumping yang dilakukan beberapa negara, yang mengakibatkan penurunan volume penjualan, penurunan pangsa pasar, pengurangan kapasitas produksi.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh faktor internal dan eksternal yang berhubungan dengan penentuan harga jual tepung terigu. Biaya produksi adalah faktor internal yang mempengaruhi penentuan harga jual, faktor eksternal adalah nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing. Berdasarkan kedua faktor tersebut maka penelitian ini akan membuat suatu model perhitungan taksiran biaya produksi untuk menentukan harga pokok produksi.
Tahapan terakhir penelitian ini adalah perancangan dan pengembangan Knowledge-Based System untuk aplikasi penentuan taksiran biaya produksi dan harga pokok produksi. Hasil yang diharapkan adalah dengan adanya suatu perangkat lunak bagi manajer dapat mengantisipasi kasus serupa dimasa mendatang.

The increasing of wheat flour import, recently, has made important impact to the local wheat flour industries, especially for price competition. The decline in local wheat flour price can't be hold if the rupiah exchange rate against US dollar lends in a slate of decline, since the cost of raw material that still import takes 80% of production cost. In the other hand, the local wheat flour industry is limited by the logical minimum price to maintain their production. In addition, the political dumping doing by any countries also caused decline in market volume and production capacity.
The objective of this research is to analyze the effect of internal and external factor to the sales price of wheat flour. The internal factor that determines the sales price is production cost. The external factor that is considered in this research is the rupiah exchange rate against US dollar. Based on those factors, the model of production cost calculation to determine cost of cogs sold was developed.
The final step is to pre design knowledge based system to determine estimated production cost and cost of good sold. Manager as a tool to anticipate the same problem in next can use this software.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2004
T14825
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Harto Tanujaya
"ABSTRAK
Perubahan tekanan statik, densitas, kecepatan dan temperatur dalam sistem kerja kompresor scroll diamati dan dilakukan pengujian secara eksperimental serta diolah dengan simulasi numerik dengan program CFD (Computational Fluid Dynamics) -- FLUENT.
Pengujian dilakukan dengan menggunakan kompressor merk HITACHI dengan model 350 RH - 56 DI dan diuji untuk diambil data tekanan statiknya dengan merubah kecepatan putar motor untuk dibandingkan dengan kecepatan putar motor sesungguhnya untuk disimulasikan secara numerik dengan menggunakan program CFD.
Perhitungan komputasi dilakukan dengan menggunakan perubahan dari grid yang berdeformasi, untuk merepresentasikan gerakan orbiting scroll.
Model komputasinya dengan menggunakan persamaan Navier Stokes dan model aliran yang digunakan turbulen k-ε serta menggunakan metode grid yang berubah bentuk.
Fenomena distribusi aliran untuk tekanan statik cenderung untuk membesar ke arah pusat scroll pada sisi keluaran, sedangkan untuk distribusi densitas yang terjadi semakin membesar pula kearah lubang pengeluaran begitu juga untuk temperatur yang terjadi dalam sistem. Tetapi kecepatan yang terjadi dalam sistem menunjukan adanya aliran yang konstan dan agak meninggi mendekati sisi lubang pengeluaran. Debit pada lubang penghisapan lebih besar dari debit pada lubang pembuangan yang disebabkan pengaruh kompresi yang terjadi dalam sistem.

ABSTRACT
The change of static pressure, density, velocity and temperature in the system of compressor scroll observe to notice and test according eksperimental with count in the simulation numeric of CFD (Computational Fluid Dynamics) - FLUENT programs.
Working of experimental used by the scroll compressor and the name plate of HITACHI with the model 350 RH - 56 DI. Tested the compressor to take the data static pressure with through change rotation velocity motor to compare with the real rotation velocity and then to maked go Into the simulation of numeric with the CFD programs.
Compute the computation to do with by the change of grid from deforming mesh what representation is moving the orbiting scroll.
The computation model used to do with the equation of Navier Stokes and the rivulet modeling with the turbulence k-ε through the method grid of deforming mesh.
Phenomena rivulet distribution of static pressure inclining bigger to the central of scroll near hole of discharge, and then to the distribution of density with temperature bigger to central of scroll in the hole of discharge too. But the velocity is the konstan rivulet and then enlarge of direction to discharge hole. Debit to the hole of suction enlarge with the hole of discharge because in the system occurred compression.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1999
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>