Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 45 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Wahyu Putra Ramadhan
"ABSTRAK
Skripsi ini membahas julukan dan lambang bagi tim nasional sepak bola Arab Saudi, Tunisia, dan Irak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh oleh adanya perbedaan antara julukan dan lambang tim nasional dengan lambang negara pada ketiga negara tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor pemilihan julukan dan lambang pada ketiga tim nasional tersebut. Data-data dalam skripsi ini didapatkan melalui koran Al Jazeera dari Qatar, koran Al Ahram dari Mesir, dan koran Al Aawsat dari Arab Saudi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan studi pustaka dan wawancara. Tim nasional sepak bola Arab Saudi, Tunisia, dan Irak memiliki prestasi yang membanggakan di turnamen regional. Faktor sejarah dan budaya yang ada di masing-masing negara menjadi penyebab adanya perbedaan antara lambang resmi negara dengan julukan dan lambang tim nasional sepak bola.

ABSTRACT
This research explains the nickname of Saudi Arabia, Tunisia, and Iraq national football teams. This research is based upon the differences between nicknames of national football teams and their official state symbols. The objective of this research is to explain the origin of nicknames in Saudi Arabia, Tunisia, and Iraq national football teams. The data in this research is obtained from Qatari newspaper Al Jazeera, Egyptian newspaper Al Ahram, and Saudi Arabia newspaper As Sharq Al Aawsat. This research uses qualitative method with literature study and interview. National football teams of Saudi Arabia, Tunisia, and Iraq have some satisfying achievements in regional football tournaments. Historical and cultural factors in each country become the motive of the difference between the nicknames of Saudi Arabia, Tunisia, and Iraq national fooball teams and their official state symbols. "
2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Atika Setia Putri
"Skripsi ini membahas tentang penaklukkan Konstantinopel tahun 1453 khususnya tentang strategi Muhammad al-Fatih dalam menghadapi pasukan Byzantium. Penulisan ini menggunakan kerangka teori perang dalam pendekatannya dengan teori Clausewitz dan Sun Tzu. Penelitian yang diinginkan adalah penelitian kualitatif dengan berdasarkan pada bukti-bukti dan analisis atas pembahasan mengenai suatu peristiwa. Penaklukkan Konstantinopel yang dilakukan Muhammad al-Fatih pada 1453 berhasil membuat pasukan Byzantium terkejut atas serangan dan strategi yang dilancarkan.
Tujuan utama dari penaklukkan ini adalah ingin membuat kota Konstantinopel jatuh ke tangan Islam. Sepanjang sejarahnya, umat Islam telah melakukan beberapa upaya untuk menaklukkan Konstantinopel. Upaya tersebut sudah dilakukan dari masa Dinasti Umayyah, Dinasti Abbasiyah hingga Dinasti Turki Ustmani. Namun, penaklukkan Konstantinopel baru berhasil dilakukan pada masa Dinasti Turki Ustmani di bawah kepemimpinan Muhammad al-Fatih.

This thesis discusses the conquest of Constantinople in 1453, especially on the strategy of Muhammad al-Fatih in facing the Byzantine army. This paper uses the theoretical framework of war in its approach to the theory of Clausewitz and Sun Tzu. The research objective is qualitative research based on the evidence discussed above and analysis of an event. Conquest of Constantinople by Muhammad al-Fatih in 1453 had successfully surprised the Byzantine army at the attack and had launched a sucessful war strategy.
The main purpose of this conquest is to make the city of Constantinople fell to the Muslims. Throughout history, Muslims have made several attempts to conquer Constantinople. The effort has been made from the time of the Prophet, Umayyads, Abbasids until the Ottoman Turks. However, the conquest of Constantinople, finally accomplished during the Turkish Ottoman dynasty under the leadership of Muhammad al-Fatih.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2012
S42152
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Anggitha Fikra Putri Almi
"Qatar adalah negara Timur Tengah yang menginvestasikan hasil pendapatan negaranya pada sektor pendidikan yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan sehingga masyarakat Qatar mampu bersaing di dunia internasional. Penelitian ini membahas implementasi National Development Strategy 1 dan 2 pada bidang pendidikan di Qatar. Masalah penelitiannya adalah Bagaimana implementasi bidang pendidikan pada NDS-1? Bagaimana implementasi bidang pendidikan pada NDS-2? Teori yang digunakan adalah teori kebijakan publik yang dikemukakan oleh Jekins. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka. Adapun hasil dari penelitian ini adalah implementasi pendidikan pada NDS-1 adalah merencanakan pengembangan pendidikan dan pengajar pada sistem K-12 dan implementasi pada NDS-2 adalah meningkatkan partisipasi siswa serta meningkatkan kualitas pendidikan berstandar tinggi.

Qatar is a Middle Eastern country that invests its revenue in the education sector which aims to improve the quality of education so that Qatari people can compete globally. This study discusses the implementation of National Development Strategy 1 and 2 in the education sector in Qatar. The research aims to find out how the implementation of education in NDS-1 and NDS-2 is. The theory used is the public policy theory proposed by Jekins. This study uses a qualitative method with a descriptive approach and data collection techniques in the form of literature study. The results of this study show that the implementation of education in NDS-1 is planning the development of education and teachers in the K-12 system and implementation in NDS-2 is increasing student participation and improving the quality of high-standard education."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2021
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Anggitha Fikra Putri Almi
"Qatar adalah negara Timur Tengah yang menginvestasikan hasil pendapatan negaranya pada sektor pendidikan yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan sehingga masyarakat Qatar mampu bersaing di dunia internasional. Penelitian ini membahas implementasi National Development Strategy 1 dan 2 pada bidang pendidikan di Qatar. Masalah penelitiannya adalah Bagaimana implementasi bidang pendidikan pada NDS-1? Bagaimana implementasi bidang pendidikan pada NDS-2? Teori yang digunakan adalah teori kebijakan publik yang dikemukakan oleh Jekins. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka. Adapun hasil dari penelitian ini adalah implementasi pendidikan pada NDS-1 adalah merencanakan pengembangan pendidikan dan pengajar pada sistem K-12 dan implementasi pada NDS-2 adalah meningkatkan partisipasi siswa serta meningkatkan kualitas pendidikan berstandar tinggi.

Qatar is a Middle Eastern country that invests its revenue in the education sector which aims to improve the quality of education so that Qatari people can compete globally. This study discusses the implementation of National Development Strategy 1 and 2 in the education sector in Qatar. The research aims to find out how the implementation of education in NDS-1 and NDS-2 is. The theory used is the public policy theory proposed by Jekins. This study uses a qualitative method with a descriptive approach and data collection techniques in the form of literature study. The results of this study show that the implementation of education in NDS-1 is planning the development of education and teachers in the K-12 system and implementation in NDS-2 is increasing student participation and improving the quality of high-standard education."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2021
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Ria Anggraini
"ABSTRACT
Skripsi ini membahas tentang kebijakan-kebijakan luar negeri kesultanan Ottoman pada masa pemerintahan Sultan Suleyman I (1520-1566) dan apa yang menjadi justifikasi Suleyman atas kebijakan-kebijkan tersebut. Penelitian ini terbatas pada kebijakan-kebijakan yang juga melibatkan negara-negara besar lain abad pertengahan sehingga memiliki signifikansi atas situasi politik dan militer dunia pada saat itu. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode sejarah yang merekonstruksi kejadian masa lalu lewat studi kepustakaan. Penelitian ini bersifat deskriptif, yaitu mendeskripsikan gejala, peristiwa, dan kejadian pada waktu tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberi gambaran mengenai apa ideologi dan legitimasi Suleyman I sebagai penguasa universal yang kemudian dia proyeksikan dalam kebijakan-kebijakan luar negeri yang diambilnya. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menggambarkan kebijakan-kebijakan itu sendiri.

ABSTRACT
The focus of this research are Foreign Policies of Ottoman Empire in the reign of Sultan Suleyman I (1520-1566) and Suleymans justifications for these policies. This research is limited to Foreign Policies that are involved with other major medieval countries so that they had significance to the worlds political and military situation at that time. The method used in this research is historical method that reconstructs past events through library studies. This is a descriptive research which describe phenomenon and events at a certain time. The purpose of this research is to provide an overview of the ideology and legitimacy of Suleyman I as a universal ruler which then he projected in his Foreign Policies. Other purpose of this research is to review Suleymans Foreign Policies themselves."
2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Febiana Malini
"ABSTRAK
Skripsi ini menganalisis unsur sosial_budaya masyarakat Yordania di dalam fenomena crimesofhonor.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor_faktor penyebab dan pendukung crimesofhonorterjadi dan memberikan pemahaman yang benar tentang fenomena ini. Dari penelitian ini diperoleh unsur sosial_budaya yang mempengaruhi crimesofhonor,yaitu sistem patriarkat dan faktor_faktor pendukungnya, yaitu pendidikan dan Kode Penal Yordania. Selain itu, dari penelitian ini diketahui bahwa fenomena ini tidak terkait dengan agama monoteis, seperti Islam. Kesimpulan dari analisis penelitian ini adalah unsur sosial_budaya, yakni sistem patriarkat dalam masyarakat Yordania yang didominasi oleh masyarakat Arab melahirkan crimesofhonorsebagai bentuk pengendalian sosial masyarakat dalam hal kehormatan.

Abstract
This undergraduate thesis analyzes the socio_cultural elements in the Jordanian society in the phenomenon of honor crimes. The purpose of this research was to determine the factors that cause and support crimes of honor occur and to provide a correct understanding of this phenomenon. The result that the socio_cultural elements that affect the crimes of honor is patriarchal system and its supporting factors are education and the Jordanian Penal Code. In addition, this research found that this phenomenon is not related to the monotheistic religions, like Islam. The conclusion of this research analysis is the socio_cultural elements which is patriarchal systems in Jordanian society that dominated by Arab societies gave birth to crimes of honor as a form of social control in terms of the honor society."
2010
S13138
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Hyunisa Rahmanadia
"ABSTRAK
Terjemahan beranotasi adalah suatu karya terjemahan yang disertai pertanggungjawaban penerjemah atas padanan yang dipilihnya Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi masalah yang muncul dalam penerjemahan dari bahasa Turki ke bahasa Indonesia Teks sumber yang digunakan adalah sebuah novel dalam bahasa Turki yang berjudul D zceli Mehmet Skopos penerjemahan ini adalah untuk menghadirkan sebuah bacaan yang inspiratif Metode penerjemahan yang digunakan adalah metode semantis dan komunikatif Ruang lingkup penelitian ini dibatasi pada istilah budaya dan penerjemahan puisi Penelusuran Internet penggunaan kamus ekabahasa Turki dan kamus dwibahasa Osmani Turki dan wawancara langsung dengan penutur bahasa Turki telah dilakukan dalam penelitian ini Maka ditemukan bahwa penerjemahan istilah budaya memungkinkan berkat metode dan prosedur yang digunakan sementara puisi Turki berhasil diciptakan kembali dalam bahasa Indonesia Sebagai kesimpulan penelitian ini adalah penerjemahan teks kreatif bukan sekadar mengalihkan makna kebahasaan melainkan harus memenuhi ekspektasi pembacanya

ABSTRACT
An annotated translation is a research which consists of a translation and the translator rsquo s commentary on the chosen equivalents The goal of this research is to identify the problems appearing in translating Turkish to Indonesian The source text of this research is a novel in Turkish language D zceli Mehmet Scopos of this translation is to provide an inspiring book The translation was guided by the localization ideology and the semantic and communicative method The translation problems discussed in this research include the problems of translating cultural terms and poem Internet searching Turkish monolingual dictionary and Osmanli Turkish bilingual dictionary and direct interview to Turkish native speaker has been done for completing the research It is found that translating cultural items is possible by applying the translation method and procedures Turkish poem in the text can be successfully reproduced into Indonesian language In conclusion this research is a translation of a creative text that is not only about transferring the meaning but also filling the reader rsquo s expectation "
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2014
T41918
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Adhitia Wardani Fauzyyah
"ABSTRAK
Jurnal ini membahas tentang salah satu pesantren di Kota Depok, Jawa Barat, yaitu Pesantren Al-Hamidiyah. Metode yang digunakan dalam jurnal ini yaitu metode kualitatif dengan wawancara, observasi atau pengamatan lapangan secara langsung, dan studi pustaka. Penelitian ini juga menggunakan teori tentang pesantren Salafiyah dan Ashriyah. Hasil penelitian menemukan bahwa Pesantren Al-Hamidiyah ini merupakan perwujudan cita-cita luhur dan fase terakhir kehidupan seorang kiai bernama KH. Achmad Sjaichu putra pendiri Nahdlatul Ulama dengan tujuan utama yaitu untuk mencetak kader-kader ulama baru yang berwawasan luas dan memiliki kedalaman ilmu. Sebagai pesantren yang berada di bawah naungan yayasan, pesantren saat ini dikelola dan dipimpin oleh seorang kiai yang ternyata bukan dari keluarga biologis KH. Achmad Sjaichu, melainkan orang lain yang dipercaya oleh keluarga pemilik yayasan. Melihat hal tersebut, penulis tertarik untuk membahas kepemimpinan dan latar belakang keluarga KH. Achmad Sjaichu serta sisi tradisional dan sisi modern Pesantren Al-Hamidiyah, Depok, Jawa Barat.

ABSTRACT
This journal discusses one of pesantren in Depok City, West Java, that is Al Hamidiyah Pesantren. The method used in this journal is qualitative method with interview, observation or direct field observation, and literature study. This research also uses the theory of Salafiyah and Ashriyah pesantren. The research finds that Pesantren Al Hamidiyah is the embodiment of the lofty ideals and the last phase of life of a kiai named KH. Achmad Sjaichu son of founder of Nahdlatul Ulama with the main goal is to print the cadres of new scholars who are knowledgeable and have depth of knowledge. As a boarding school that is under the auspices of the foundation, pesantren is currently managed and led by a kiai who was not from the biological family of KH. Achmad Sjaichu, but someone else who is trusted by the foundation 39s family. Seeing this, the author is interested to discuss the leadership and family background KH. Achmad Sjaichu as well as the traditional and modern side of Pesantren Al Hamidiyah, Depok, West Java."
2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Janeeta Haryani
"Penelitian ini membahas tentang tradisi ziarah ke makam-makam keramat di Indonesia, antara lain makam wali, ulama dan tokoh. Penulis tertarik dengan tradisi ini karena sudah lama dilakukan oleh masyarakat Islam dan menjadi kebiasaan hingga saat ini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian studi pustaka dengan memanfaatkan sumber perpustakaan untuk memperoleh data dan metode penelitian lapangan. Metode penelitian lapangan yang penulis lakukan adalah metode obeservasi, wawancara, dan partisipasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori tindakan sosial dari Max Weber. Hasil dari penelitian ini memaparkan trasidi ziarah di makam wali, yaitu Sunan Gunung Jati, satu makam ulama di Bogor, empat makam ulama di Jakarta, dan makam wali di Cirebon, serta makam tokoh di Banten. Penelitian ini juga memaparkan jenis peziarah yang ada, motivasi peziarah, dan praktik yang dilakukan ketika berziarah, yaitu bacaan saar berziarah dan meminum air barokah.

This study discusses the tradition of pilgrimage to the sacred tombs in Indonesia, the tombs of guardians, ulamas and figures. The author is interested in this tradition because it has long been practiced by the Islamic community and has become a habit today. The research method used is library research research method by library resources to obtain data and field research methods. The method of field research by the author is the method of observation, interviews, and participation. The theory used in this study is the theory of social action from Max Weber. The results of this study describe trasidi pilgrimage in the guardian's grave, Sunan Gunung Jati, one of the ulama's graves in Bogor, four of ulama's graves in Jakarta, and the guardian's grave in Cirebon, and the tomb of a figure in Banten. This study also describes the types of pilgrims that exist, pilgrims' motivation, and the practices carried out while on pilgrimage, namely reading pilgrimage and drinking baraka water."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2019
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Faza Fat-Han Fadhilah
"Esai ini membandingkan Pondok Pesantren Darussalam Darussalam Banyu dan Pondok Pesantren Darussalam Tanjung Rema. Metode yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode kualitatif dengan wawancara, observasi atau observasi lapangan langsung, dan studi literatur. Dalam esai ini, penulis menggunakan teori Mujammil Qomar tentang unsur-unsur pesantren yang membedakan antara Salafiah dan Khalafiah. Hasil penelitian menemukan bahwa Pondok Pesantren Darussalam Martapura Martapura memiliki dua konsep yang berbeda, yang terletak di pinggiran Banyu, mereka memiliki konsep Salafiah dan yang di Tanjung Rema memiliki konsep Khalafiah. Awalnya Pondok Pesantren Darussalam yang terletak di pinggiran Banyu hanya memberikan pelajaran awal, seiring dengan perkembangan zaman dan meningkatnya minat masyarakat terhadap ilmu agama, KH. Badruddin sebagai pemimpin VII mengambil inisiatif untuk mengembangkan Pondok Pesantren Darussalam dengan menambahkan pembelajaran umum ke dalam kurikulum mereka. Namun, karena mandat pendiri untuk memisahkan antara pendidikan umum dan diniyah, Pondok Pesantren Darussalam, yang awalnya hanya di pinggiran Banyu, sekarang memiliki Pondok Pesantren lain di Tanjung Rema untuk pendidikan umum. Pondok Pesantren Darussalam di Tanjung Rema tidak hanya untuk pendidikan umum tetapi juga masih menyediakan pendidikan diniyah.

This essay compares the Darussalam Darussalam Banyu Islamic Boarding School and Darussalam Tanjung Rema Islamic Boarding School. The method used in this essay is a qualitative method with interviews, observations or direct field observations, and literature studies. In this essay, the author uses Mujammil Qomar's theory about the pesantren elements that distinguish between Salafiah and Khalafiah. The results of the study found that Darussalam Martapura Islamic Boarding School Martapura has two different concepts, the one that is located in the periphery of Banyu, they have a Salafiah concept and those in Tanjung Rema have a concept of Khalafiah. Initially the Darussalam Islamic Boarding School is located in the periphery of Banyu only providing early lessons, along with the development of the age and increasing public interest in the science of religion, KH. Badruddin as leader of VII took the initiative to develop Darussalam Islamic Boarding School by adding general learning into their curriculum. However, because of the mandate of the founder to separate between general and diniyah education, The Darussalam Islamic Boarding School, which originally was only in the periphery of Banyu, now has another Boarding School in Tanjung Rema for general education. Darussalam Islamic Boarding School in Tanjung Rema is not only for general education but also still provides diniyah education."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2019
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5   >>