Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 19 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Riana Agustini
"ABSTRAK
Skripsi ini membahas mengenai peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949 yang direpresentasikan dalam film _Enam Djam di Djogja_. Usmar Ismail sebagai sutradara dari film ini ingin mengawetkan peristiwa-peristiwa sejarah yang terjadi dalam usaha bangsa Indonesia merebut dan mempertahankan kemerdekaannya. Film ini mencoba untuk melukiskan perjuangan rakyat dan tentara dalam mempertahankan kemerdekaan melalui Serangan Umum 1 Maret 1949. Walaupun tokoh-tokoh dalam film ini merupakan tokoh fiktif, namun jalan cerita diangkat dari peristiwa historis sehingga tokoh-tokoh dalam film ini secara tidak langsung mewakili tokoh-tokoh riil dalam peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949

Abstract
This thesis discusses about events General March 1, 1949 attack which is represented in the film Enam Djam di Djogja. Usmar Ismail, as director of this film wanted to preserve the historical events that occurred in the Indonesian nation effort to seize and retain its independence. This film tries to portray the struggle of the people and the army in maintaining independence through a general assault March 1, 1949. Although the characters in this film is a fictional character, but since the story taken from historical events so that some characters in this movie represent the real figures in the event of General assault March 1, 1949."
2010
S12410
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Haris Muhammad
"ABSTRAK
Skripsi ini membahas pengembangan trasnportasi kereta api di wilayah Jabodetabek yang dilakukan oleh PT KAI Commuter Jabodetabek tahun 2008-2013. PT KAI Commuter Jabodetabek (PT KCJ) memiliki peran besar dalam pengembangan transportasi kereta rel listrik (KRL). Hal itu dilakukan dengan cara penghapusan KRL Ekonomi, memberlakukan e-ticketing, perluasan jaringan KRL, penataan ulang stasiun, pembuatan lahan parkir baru, perbaikan sarana prasarana kereta api dan sebagainya. Perubahan-perubahan yang dilakukan PT KCJ ini tak lain demi keamanan serta kenyamanan penumpang KRL yang terus tumbuh pesat setiap tahunnya. Perubahan tersebut tentunya sangat diapresiasi masyarakat Jabodetabek sehingga membuat animo masyarakat semakin besar untuk menggunakan kereta rel listrik.

ABSTRACT
This thesis discusses the development of railway transportation in Jabodetabek area conducted by PT KAI Commuter Jabodetabek 2008-2013. PT KAI Commuter Jabodetabek (PT KCJ) has a major role in the development of electric rail transport (KRL). This is done by eliminating the Economy KRL, enacting e-ticketing, KRL network extension, station rearrangement, new parking lot, repair of railway infrastructure and so on. Changes made by PT KCJ is none other than for the security and comfort of KRL passengers who continue to grow rapidly every year. The change is certainly highly appreciated by the people of Jabodetabek, thus making the public interest to use electric train."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2017
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Bita Issena
"ABSTRACT
Skripsi ini membahas Nasionalitas dan Religiositas Usmar Ismail Sebagai Seniman dan Politikus 1921-1971 memaparkan mengenai sejarah riwayat hidup Usmar Ismail yang nasionalis dan religius Islam tercermin pada aktivitas kehidupannya sebagai seniman dan politikus. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kerja keras Usmar Ismail yang selalu mengutamakan nilai kebangsaan dalam membangun perfilman di Indonesia dan nilai keagamaan dalam menjalani kegiatan perpolitikan Lesbumi NU. Metode dan sumber yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah, yaitu; melalui tahap heuristik, kritik sumber, interpretasi data dan historiografi. Sehingga didapatkan fakta sejarah yang benar-benar mendekati kenyataan peristiwa yang ditulis. Sumber yang digunakan penulis dalam penelitian ini berupa berbagai sumber arsip surat, berita koran, majalah sejaman, karya ilmiah, dan buku-buku sebagai sumber pendukung. Penelitian ini menunjukan bahwa pada tahun 1921 adalah kelahiran Usmar Ismail, kemudian masa remaja Usmar Ismail sebagai sastrawan pada tahun 1940, selanjutnya pada tahun 1950-an adalah fase perjuangan Usmar Ismail membangun Perfilman Indonesia, kemudian memasuki tahun 1960-an adalah fase keterlibatan Usmar Ismail dalam perpolitikan Lesbumi NU, hingga kematiannya pada awal tahun 1971. Arti penting penelitian ini menunjukkan sikap nasionalis dan religiusitas Islam Usmar Ismail yang telah menjadi pioneer (pelopor) pada perkembangan film di Indonesia dan kelahiran politik Lesbumi NU. 

ABSTRACT
The focus of this study is The Usmar Ismails Nasionality and Religiosity as an Artist and Politician 1921-1971 describes the history of Usmar Ismails nationalist and religious Islamic biography reflected in his life activities as an artist and politician. The purpose of this research is to know hard work of Usmar Ismail who always prioritized national values in building film in Indonesia and religious values in carrying out Lesbumi NUs political activities. The methods and sources used in this study are historical methods, namely; through the stages of heuristics, source criticism, data interpretation and historiography. So that we get historical facts that really approach the reality of the events written. The sources used by the authors in this study are various archival sources, newspaper news, contemporary magazines, scientific works, and books as supporting sources. This research shows that in 1921 was the birth of Usmar Ismail, then the adolescence of Usmar Ismail as a writer in 1940, then in the 1950s was the phase of Usmar Ismails struggle to build Indonesian film, then into the 1960s was the phase of Usmar Ismails involvement in Lesbumi NUs politics, until his death in early 1971. The significance of this research is Usmar Ismails nationalist and Islamic religiosity which has become a pioneer in the development of films in Indonesia and the birth of the NU Lesbumi politics. 
"
2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Widya Nugraha
"Skripsi ini bertujuan untuk menganalisis gagasan Sukarno yang mempengaruhi kebijakan politik luar negeri Indonesia pada 1955-1962. Fokus pembahasan adalah terhadap bentuk dukungan Indonesia dalam proses perjuangan kemerdekaan Palestina. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang terdiri dari heuristik atau pengumpulan data dari dokumen-dokumen kenegaraan sezaman; buku-buku yang berkaitan dengan topik penelitian; dan dokumen-dokumen internasional yang diterbitkan. Dalam hasil penelitian, didapati hubungan Indonesia dengan Palestina telah terjalin sejak Indonesia belum merdeka. Dalam pengakuan kedaulatan kemerdekaan Indonesia, masyarakat Palestina juga ikut berkontribusi dalam mendukung kemerdekaan Indonesia. Dimasa pemerintahan Sukarno, dukungan bagi perjuangan kemerdekaan Palestina dilakukan dalam berbagai bentuk, salah satunya adalah dengan bentuk perlawanan terhadap kolonialisme dan imperialisme. Melalui gagasan anti-kolonialisme dan imperialisme, Sukarno bertujuan untuk mempersatukan semua pihak melalui sebuah jalan tengah.

This thesis aims to analyze Sukarno's ideas that influenced Indonesia's foreign policy in 1955-1962. The focus of the discussion was on the form of Indonesian support in the process of the struggle for Palestinian independence. This study uses historical methods consisting of heuristics or data collection from contemporary state documents; books related to research topics; and international documents published. In the results of the study, it was found that the relationship between Indonesia and Palestine had been established since Indonesia was not yet independent. In recognition of the sovereignty of Indonesian independence, the Palestinian community also contributed to supporting Indonesia's independence. In the Sukarno era, support for the struggle for Palestinian independence was carried out in various forms, one of which was the form of resistance to colonialism and imperialism. Through the ideas of anti-colonialism and imperialism, Sukarno aims to unite all parties through a middle ground.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fauziah Ambarrini
"ABSTRACT
Skripsi ini membahas mengenai Tren pada dunia fesyen wanita di Indonesia. Tren Mix Up merupakan sebutan untuk tren fesyen pada dekade 1990-an karena banyaknya gaya berpakaian yang muncul. Perubahannya tema fesyen yang begitu cepat karena adanya perkembangan teknologi yang mempercapat arus informasi. Mulai dari tema fesyen yang gelap hingga tema fesyen yang glamor memiliki peminatnya masing-masing pada era tersebut. Salah satu tema fesyen pada tren Mix Up adalah street fashion yang dibawakan oleh perancang busana ke ranah high fashion. Tren Mix Up membuat keeksklusifan fesyen bukan lagi dilihat dari produksi haute couture tapi dilihat dari merek yang digunakan. Selain itu, tren Mix Up juga membuat fesyen dapat dinikmati tidak hanya dari kalangan atas tetapi juga menengah kebawah. Studi-studi penelitian sebelumnya lebih banyak membahas mengenai fesyen secara umum Terdapat studi yang membahas fesyen Indonesia namun lebih kepada membangkitkan rasa nasionalisme. Skripsi ini menggunakan metode sejarah dengan mengumpulkan sumber literature, data-data dari surat kabar maupun majalah sezaman, dan narasumber yang pernah meliput dan penikmat fesyen.

ABSTRACT
This thesis discusses about Mix Up trend on womens fashion in Indonesia. Mix Up trend is the designation for fashion trends in the 1990s because of many styles of clothing that emerged. The change in fashion themes was so fast because of technology developments which gained information flow. Ranging from dark fashion themes to glamorous fashion themes that have their respective interests in that era. One of the fashion themes in the Mix Up trend is street fashion that was brought by fashion designers to the realm of high fashion. The Mix Up trend makes the exclusivity of fashion no longer seen from haute couture production but seen from the brand used. Besides that, the Mix Up trend also makes fashion can be enjoyed not only from the upper class but also from the middle to lower classes. Previous research studies discussed more about fashion in general and there were studies that discussed Indonesian fashion more to arouse a sense of nationalism. This thesis uses historical methods by collecting literature sources, data from contemporary newspapers and magazines, fashion expert and fashion lovers."
2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Gita Artika Ningtyas
"Penelitian ini menjelaskan tentang peran jawara dalam perjuangan kemerdekaan di Bekasi periode 1947-1949. Periode 1947-1949 adalah masa terpenting membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. Upaya mempertahankan kemerdekaan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Di Bekasi kemunculan Jawara memberikan pemahaman yang berbeda dari yang sebelumnya, jika masa kolonial dikenal sebagai kaki tangan tuan tanah, sedangkan pada masa revolusi Jawara mengalami pergeseran peran menjadi pemimpin yang memimpin rakyat dalam melawan Belanda. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dan pendekatan teori kharismatik dan teori revolusi. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan para Jawara dalam masa perjuangan kemerdekaan mampu mendorong masyarakat di Bekasi sekitarnya melakukan perlawanan terhadap Belanda dan Sekutu. Dampak yang dihasilkan dari peranan para Jawara menjadikan keamanan Bekasi tetap stabil.

This study explains the role of champions in the struggle for independence in Bekasi in the period 1947-1949. The period 1947-1949 was the most important period to form the Unitary State of the Republic of Indonesia. Efforts to maintain independence involve all elements of society. In Bekasi, the emergence of Jawara gave a different understanding from the previous one, if the colonial period was known as an accomplice of landlords, while during the revolution Jawara experienced a shift in role to become a leader who led the people against the Dutch. This research uses historical methods and approaches to charismatic theory and revolutionary theory. The findings of this study show that the leadership of the Jawara during the struggle for independence was able to encourage people in surrounding Bekasi to fight against the Dutch and the Allies. The impact resulting from the role of the Jawara makes Bekasi's security remain stable."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2023
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Ningrum Apriliawati
"ABSTRAK
Oei Tiong Ham terlahir sebagai Cina peranakan di Semarang, bisnis gula yan ia rintis di kota kelahirannya itu, berhasil membawanya menjadi pengusaha terkaya atau multimilyuner terutama pada kurun tahun 1894_1924. Gula produksinya berhasil memasok 60% kebutuhan di Hindia Belanda pada masa itu. Jingga akhirnya Oei Tiong Ham mendapat julukan orang terkaya di antara Shanghai dan Australia, serta disebut juga sebagai Raja Gula dari Jawa. Lima pabrik gulanya yang tersebar di Pulau Jawa, banyak menyerap tenaga kerja pribumi, baik laki - laki maupun perempuan, bahkan anak _ anak untuk dipekerjakan sebagai buruh. Dipabrik dan perkebunan tebunya, tanah pribumi pun banyak pula yang disewanya. Dengan kata lain, perusahaan Oei Tiong Ham tidak sedikit memberikan pengaruh bagi kehidupan dan penghidupan rakyat pribumi pada masa itu.

Abstract
Oei Tiong Ham was born as an Indonesian born Chinese in Semarang. The sugar business that he developed in his hometown has successfully turned him to be the richest slash multibillionaire businessman especially in 1894-1924. His sugar has fulfilled the need of sugar in Hindia Belanda as much as 60 %. Later, Oei Tiong Ham was considered as the richest man in Shanghai and Australia, and won the title as the sugar tycoon from Java. At that time, 5 of his sugar factory spread throughout Java Island. The business absorbed many local workers. Men, women, and even children were working as laborer in his sugar factories and estates. Not only that, he also rented local people's land. In short, his company gave a quite big contribution to the life and livehood of local people at that time."
2010
S12521
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Riani Anggraeni
"ABSTRAK
Skripsi ini berusaha membahas tentang bagaimana masa bersiap sebagai fenomena historis berlangsung di wilayah Bogor, yaotu Kabupaten dan Kota Bogor. Secara garis besar, masa bersiap di Bogor terjadi karena kemampuan pemerintah Keresidenan Bogor saat itu belum memadai untuk mengendalikan dan mempertahankan ketertiban dan keamanan di wilayahnya sendiri. Gangguan keamanan terebut diperkeruh oleh tindakan tentara Gurkha dan NICA yang hendak mengembalikan kekuasaan Hindia Belanda di Indonesiadan aksi kudeta yang dilakukan oleh kelompok Direktorium. Setelah selesai mengatasi gangguan-gangguan internal dan memperoleh pengakuan dari Sekutu, Bogor telah mengalhiri Masa Bersiapnya untuk melanjutkan perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Abstract
The thesis is trying to explain how Bersiap as a jistorical phenomenon happened in Kabupaten and Kota Bogor. In general, Bersiap was happening in Bogor because the government of Residence Bogor at that time was unable be control and defend the _rust en orde_ at ist own area. Many disturbances was caused by Gurkhas and NICA officers who wanted to raise the country of Netherlands-Indies again, also the coup d_etat done by group called Directory. After finished the disturbances and got Alliance_s acknowledgement, the Residence of Bogor has ended its Bersiap to continue our struggle to defend the independence of Indonesia."
2010
S12427
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Fathiannisa Cesaria
"Skripsi ini membahas tentang bergesernya orientasi sekolah Muhammadiyah pada studi kasus sekolah Kuliyatul Mubalighin Muhammadiyah di Padang Panjang. Sekolah ini merupakan sekolah kaderisasi Muhammadiyah di Sumatera Barat yang berubah menjadi Sekolah Guru Agama Atas (SGAA) Muhammadiyah pada tahun 1951-1959. Dalam kurikulum SGAA, pengajaran keislaman tetap diberikan bersama dengan pengajaran pengetahuan umum dan pendidikan keguruan. Akan tetapi kurikulum SGAA meniadakan mata pelajaran Kemuhammadiyahan yang merupakan roh bagi kader dan amal usaha Muhammadiyah. Penulis melihat pergeseran orientasi dalam kasus ini terjadi manakala sekolah Muhammadiyah mulai meninggalkan nilai-nilai Kemuhammadiyahan dan lebih mengusahakan agar sekolah tetap diminati.

This research explains about the disorientation of Muhammadiyah School on a case study of Kuliyatul Mubalighin school in Padang Panjang. This school is a caderitation school of Muhammadiyah at West Sumatera which change into Sekolah Guru Agama Atas (Islamic Teacher High School) Muhammadiyah on 1951-1959. SGAA curicullum had a complete Islamic education, Arabic language, educational programs and teaching practices. But the education of Muhammadiyahnism values -as the basic spirit of Muhammadiyah- had not been taught. In the research analysis, the disorientation happened when Muhammadiyah school begin to leave it education of Muhammadiyahnism values and prefer to defend the school existention."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2010
S12350
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Azrohal Hasan
"

Studi ini mengangkat tentang Kampanye politik program kontrasepsi di masa pemerintahan presiden Soeharto yang terjadi antara tahun 1967-1989 di Jakarta. Dalam penelitian ini, penulis berusaha menggali dari dua sisi, yaitu pemerintah, dari segi sosialisasi, dan masyarakat dari segi penerimaan, dalam penerapan kebijakan keluarga berencana. Hal ini bertujuan agar penulis mendapatkan pandangan yang menyeluruh terhadap peristiwa sejarah penerapan program keluarga berencana di Jakarta pada tahun tersebut. Saat itu, kota ini mengalami peningkatan jumlah penduduk yang tinggi akibat semakin majunya ekonomi dan pembangunan. Hal ini pun menarik pendatang dari berbagai daerah. Namun sayangnya, rendahnya kualitas SDM para pendatang membuat tingkat kesejahteraan masyarakat di Jakarta rendah, salah satu penyebabnya adalah karena banyaknya anak yang harus ditanggung. Penelitian serupa tentang kependudukan, sebelumnya banyak dihasilkan oleh para pakar kependudukan dan kesehatan, seperti karya Firman Lubis & Anke Niehof (2003). Metode penelitian pada studi ini menggunakan konsep pendekatan korporatis dan struktur sosial dari Hegel sebagai alat bantu untuk memahami peristiwa sejarah. Pemerintah memulai Program keluarga berencana pada tahun 1967, dengan Jakarta sebagai pilot projectnya, sebagai solusi masalah pertumbuhan penduduk yang tinggi.

 


This research discusses about the political campaign on contraception during Soehartos reign between 1967 and 1989 in Jakarta. In this study, the authors tried to explore from two sides, the government, in terms of publication, and society, in terms of acceptance, on implementing the family planning program. This step was taken because the writer aims to get a comprehensive view of the historical events regarding the implementation of the family planning program in Jakarta during the period. At that time, the number of population in Jakarta highly increased due to the advancement of the economy and development. It attracted migrants from various regions in Indonesia to move to the city. However, the low quality of human resources of the migrants made the level of welfare of the people in Jakarta low, one of the reasons was because of the large number of children they must look after. Previously, similar research on population was produced by the experts of population and health, for example Firman Lubis and Anke Niehof (2003). The writers study utilizes historical method by using the concept of Hegels corporate approach and social structure as a tool for understanding historical events. Indonesias government began the family planning program in 1967, with Jakarta as the pilot project, as a solution to high population growth.

"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2020
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2   >>