Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 64 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Jakarta: Dep. Pendidikan dan Kebudayaan, Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Kebudayaan Daerah , 1985
398.9 SAP u (1)
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Depok : Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2005
499.221 5 UNG
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1985
398.9 UNG
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI, 1984
398.9 UNG
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Jakarta: Direktorat Jenderal Kebudayaan. Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional. Depdikbud, 1991
499.221 ETO
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1985
398.9 IND u
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Syalita, auhtor
"ABSTRAK
Penelitian ini membahas perbedaan penggunaan ungkapan serapah laki-laki dan
perempuan dalam bahasa gaul pada novel populer tahun 2000-an. Perbedaan
tersebut ditinjau dari beberapa hal, yaitu sumber (rujukan) ungkapan serapah,
perubahan fungsi, dan perubahan fonotaktik. Penelitian ini bertujuan menjelaskan
bentuk dan jenis penggunaan ungkapan serapah laki-laki dan perempuan dalam
bahasa gaul yang dikaitkan dengan stereotipe gender dalam masyarakat mengenai
cara berbahasa laki-laki dan perempuan. Sebagai upaya pendokumentasian
ungkapan serapah, penelitian ini juga mengklasifikasikan ungkapan serapah
berdasarkan kelas kata dan perubahan makna. Teori yang digunakan dalam
penelitian ini adalah teori kelas kata, teori makian, teori perubahan makna,
fonotaktik, dan teori gender.

ABSTRACT
This study discusses the different uses of the curse phrases of men and women in
slang argot in popular novels of the year 2000s. These differences are reviewed
from the source (reference) of the curse expressions, functions and phonotactic
changes. This study aims to describe the shape and type of curse expressions used
by men and women in the slang associated with gender stereotypes in society
about how men and women speak. In an effort to document the curse phrases, this
study also classifies them based on the word level and the change of its meanings.
Theories used in this study is the word level theory, the theory of insults, the
change of meaning theory, phonotactic, and gender theory.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2012
S43800
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Abdul Chaer
Depok: Masup Jakarta, 2009
R 499.221 3 ABD k
Buku Referensi  Universitas Indonesia Library
cover
Ayik Evrie Tiana
"Penelitian ini bermaksud mengungkapkan makna ungkapan-ungkapan bahasa yang terkandung dalam enam (6) lirik lagu Didi Kempot yang berjudul Sewu Kutha, Layang Kangen, Lingsa Tresna, Terminal Tirtonadi, Cidra dan Suket Teki. Penelitian ini ingin menunjukkan ungkapan-ungkapan apa saja yang terdapat pada lirik lagu karya Didi Kempot. Ungkapan bahasa pada lirik-lirik lagu Didi Kempot ternyata merupakan salah satu unsur terpenting di samping melodi lagu-lagunya. Makna dan pesan moral lagu-lagu Didi Kempot justru terkandung dan tercermin dalam ungkapan-ungkapan bahasanya, bahkan ungkapan-ungkapan itu memaksa pendengar untuk ikut berimajinasi dan berkelana mengarungi pengalamanpengalaman hidupnya yang penuh dengan kepedihan dan kesengsaraan cinta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan memaparkan fakta-fakta yang akurat mengenai suatu fenomena. Hasil dari penelitian ini menemukan 3 jenis ungkapan bahasa dalam lirik-lirik lagu Didi Kempot yaitu bebasan merupakan ungkapan yang bermakna konotasi, paribasan merupakan ungkapan yang tidak terdapat unsur pengandaian, dan sanepa sebagai ungkapan yang memiliki arti yang berlawanan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan yang baru berkaitan dengan penciptaan ungkapan-ungkapan bahasa yang orisinal dan khas dari seorang Didi Kempot sebagai pencipta lagu berbahasa Jawa masa kini.

This study intends to reveal the meaning of the linguistic expressions contained in six (6) lyrics of Didi Kempot's song entitled Sewu Kutha, Layang Kangen, Lingsa Tresna, Terminal Tirtonadi, Cidra, and Suket Teki. This study wants to show what expressions are contained in the lyrics of the song by Didi Kempot. The expression of language in the lyrics of Didi Kempot's songs turns out to be one of the most important elements in addition to the melodies of his songs. The meaning and moral message of Didi Kempot's songs are actually contained and reflected in the expressions of the language, in fact, these expressions force the listener to join in the imagination and wander through his life experiences which are full of pain and misery of love. This study uses a qualitative descriptive method by describing accurate facts about a phenomenon. The results of this study found 3 types of linguistic expressions in the lyrics of Didi Kempot's songs, namely bebasan is an expression that has connotations, paribasan is an expression that does not contain presuppositions, and sanepa is an expression that has the opposite meaning. This study aims to provide new insights and knowledge related to the creation of original and distinctive language expressions of Didi Kempot as a contemporary Javanese songwriter."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2021
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7   >>