Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 8 dokumen yang sesuai dengan query
cover
"Drawn from the notion that Twitter is a suitable context for micro-celebrity practices (Marwick, 2010) this
research examines interactions between Indonesian Twitter-celebrities called selebtwits and their followers.
The results suggest that several strategies include: stimulated conversation, audience recognition, and various
level of self-disclosure that have been conducted by the selebtwits to maintain the relationship with their
followers. This research also found that from the follower viewpoint, interaction with selebtwits is often perceived
as an “endorsement” and “achievement”. However, there are others who are not particularly fond of
the idea of the selebtwits-follower’s engagement. Some selebtwits-followers’ interactions lead to “digital intimacy”,
while others resemble parasocial interaction and one-way communication. Furthermore, this study
suggests that in the broader context, selebtwits are perceived in both positive and negative ways.
"
384 JKKOM 2:1 (2014)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Ghina Yustika Adinegara
"Perkembangan teknologi internet telah menggeser lingkup media. Seiring dengan kemudahan mengakses internet dan media sosial melalui handphone dan website, terbuka membawa lebih banyak kesempatan bagi audiens untuk lebih sering mengonsumsi berita. Karena itu, konvergensi media secara bertahap dapat membawa dampak bagi jurnalisme. Faktor-faktor seperti perubahan di ruang berita, konsumsi media yang lebih tinggi, dan konvergensi media dapat mengarah pada proses churnalisme. Dengan mengakui kurangnya pengetahuan mengenai dampak dari churnalisme di Indonesia, penelitian ini akan mencoba untuk membahas pengaruh churnalisme terhadap berita online di Indonesia dan relevansinya dengan pengaruh situs microblogging seperti Twitter. Penelitian ini bertujuan untuk membahas lebih lanjut mengenai kasus Justice for Audrey yang merupakan salah satu kasus fenomenal dari disinformasi.

The development of technology has shifted the media landscape. As the internet and social media could be accessed through mobile and laptop screens, it brings more opportunities for the audience to consume news more often. Therefore, the media convergence gradually brings the impact on journalism. Factors such as increasing media consumption and citizen journalism has led to the churning process. Considering the effects of churnalism have not been identified as a topic matter in Indonesia, this paper will attempt to discuss the influence of churnalism on online news in Indonesia and it relevance on the influence of microblogging sites such as Twitter. This paper aims to investigate further Justice for Audrey, as one of the phenomenal misleading information.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2020
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Sri Yulia Fatma
"Tesis ini  bertujuan untuk mengeksplorasi peran media sosial dalam Gerakan Hijau di Iran periode 2009 – 2010. Penelitian ini bertolak dari meletusnya demonstrasi pasca pemilu yang dilaksanakan pada tanggal 12 Juni 2009. Pemilu berhasil dimenangkan Ahmadinejad sebagai petaha. Namun, kemenangan ini ditinjau sebagai sebuah kecurangan terutama oleh masyarakat pro reformis. Aksi massa masyarakat pro Gerakan Hijau juga dibarengi dengan pemblokiran berbagai media oleh pemerintah. Sehingga masyarakat berupaya mencari medium penyaluran aspirasi mereka. Salah satu media yang digunakan adalah twitter. Berdasarkan hal tersebut maka penelitian ini fokus pada studi analisis isi twit yang dikirimkan oleh netizen pada microblogging Twitter dimulai pada 10 Juni 2009 sampai dengan 12 Februari 2010 dengan menggunakan pendekatan eksplanatif.
Hasil yang didapatkan dari penelitian ini menunjukkan bahwa memang terdapat peran media sosial twitter dalam konteks komunikasi politik rakyat pada penguasa. Twitter dapat berperan sebagai alat penyebaran informasi dan gagasan, alat mobilisasi massa serta menjadi alat untuk memperoleh simpatik baik dari internal Iran maupun dunia Internasional. Akan tetapi, penggunaan twitter terebut tidak signifikan sebagai motor penggerak Gerakan Hijau. Hal tersebut antara lain disebabkan rendahnya pengguna twitter dari kalangan masyarakat Iran dan dalam ruang publik dunia maya, twitter tidak cukup potensial untuk menjadi sebuah kekuatan gerakan sosial. Di samping itu, counter negara Iran cukup kuat dalam  menjaga resistensi negara dari gejala-gejala yang mengancam ketahanan negaranya. Gerakan Hijau juga bahkan juga didopleng oleh kepentingan negara lain seperti Amerika Serikat.

This thesis is aimed to explore the role of social media in the Green Movement in Iran in the period 2009-2010. This study stems from the demonstrations of post-election that took place on June 12, 2009. Ahmadinejad won the election as incumbent. However, this victory was viewed as election fraud especially by pro-reformist societies. The mass action of the pro-Green Movement community was also followed by the government step to block various media at the same time. So that people attempt to find an alternative media to channel their aspirations. One of the media used is Twitter. Based on this matter, this study focuses on the study of content analysis of twit sent by netizens on Twitter microblogging starting from 10 June 2009 to 12 February 2010 using an explanatory approach.
The results of the study indicate that there is indeed a role of social media Twitter in the context of people's political communication with the authorities. Twitter can act as a tool for disseminating information and ideas, as well as a tool for mass mobilization, and also as a tool to gain sympathy from both Iran and the international community. However, the use of twitter is not significant as the driving force of the Green Movement. This is due to the low amount of Twitter users from the Iranian community. And in cyberspace public space, Twitter is not potential enough to become a power of social movements. In addition, the Iranian state counter is strong enough to protect the country's resistance from symptoms that threaten the country's resilience. The Green Movement is also even supported by the interests of other countries such as the United States.
"
Jakarta: Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia, 2019
T51813
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Almira Zhafarina
"Ditengah persaingan perusahaan online to offline saat ini, perusahaan harus mencari cara yang dapat membantunya dalam upaya membangun hubungan baik serta mempertahankan pelanggannya. Salah satu cara yang digunakan dalam membantu upaya tersebut adalah dengan menerapkan Customer Relationship Management. Seiring dengan perkembangan teknologi yang kian pesat, kini kegiatan CRM juga dapat dilakukan oleh perusahaan melalui media sosial, salah satunya Twitter.
Dalam penulisan ini, akan membahas mengenai apa saja kegiatan serta bagaimana pengaplikasian kegiatan CRM dalam Grab Indonesia. Adapun kegiatan serta pengaplikasian tersebut dilihat dari model praktik PR apa saja yang digunakan dan serta indikator relasi apa saja yang terjalin dalam kanal media sosial Twitternya. Pada pengaplikasian kegiatannya, Grab Indonesia menggunakan keseluruhan model praktik PR serta mampu menerapkan keenam indikator relasi dengan pelanggan dalam platform tersebut.

In the midst of online to offline sales competitions, corporations should manage their ways to build good relationship and maintain customer loyalty. Customer Relationship Management (CRM) could be the way to achieve those goals. In the new media world, CRM can be used within the social media applications, for example in Twitter.
This paper will analyze what the activities and how the applications of CRM is being done in Grab Indonesias Twitter account. The activities and the applications of CRM in this platform will refer to the PR practice models and relation indicators. From this paper, it can be concluded that Grab Indonesia uses all of PR practice models and also uses all six relation indicators with its consumers on their media platform.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2018
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Anggreita Shaskia Noerjannah Rohhadi Putri
"Sejak resmi dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat ke-45, Donald Trump tidak henti menjadi sumber kontroversi berkaitan dengan kebijakan, perilaku, dan cara bermedia sosialnya. Meskipun demikian, belum banyak penelitian yang dilakukan mengenai Trump dan disrupsinya atas kelaziman American Presidency. Penelitian ini menganalisis tentang konsep American Presidency dan kepemimpinan Donald Trump dilihat dari penggunaan akun Twitter pribadi @realDonaldTrump. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan teknik konten analisis. Sampel penelitian yang digunakan adalah tweets Donald Trump dari akun Twitter pribadinya sejak ia resmi dilantik sebagai presiden pada tanggal 20 Januari 2017 hingga 20 Juni 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Trump adalah sosok presiden yang telah memunculkan disrupsi pada tradisi dan norma-norma kepresidenan Amerika. Selain itu, Trump juga merupakan sosok pemimpin populis kanan (right-wing populist) yang mengklaim dirinya sebagai presiden modern dengan penggunaan media sosialnya.

Since being officially inaugurated as the 45th President of the United States, Donald Trump has been a constant source of controversy regarding his policies, behavior and ways on social media. Even so, there has been limited research on Trump and his disruption of American Presidency prevalence. This study analyzes the concept of Donald Trump’s American Presidency and leadership through his personal Twitter account @realDonaldTrump. This research uses qualitative methods by conducting content analysis technique. The research sample used is Donald Trump's tweets from his personal Twitter account since he was officially inaugurated as president on January 20, 2017 to June 20, 2020. The results show that Trump is a president who has caused disruption to the traditions and norms of the American presidency. In addition, Trump is also a right-wing populist leader figure who claims to be a modern president with his use of social media."
Depok: Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia, 2020
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"Twitter sebagai media baru mulai menunjukkan keperkasaannya di bidang politik. Bukti nyata peran besar
twitter dalam dunia politik adalah gejolak politik dan sosial di kawasan Timur Tengah yang melanda seluruh
negara Arab. Rakyat terpanggil dan tersatukan haluan serta geraknya melalui jejaring sosial digital untuk
menentukan jalannya masa depan negara mereka. Penting untuk diketahui pengaruh pandangan tentang politik
padapengguna twitter di Indonesia, sebagai Negara dengan pengguna twitter terbanyak. Dengan metode
survei yang berpedoman pada teori kultivasi, penelitian ini mencari tahu bagaimana pandangan politik di
Indonesia pada pengguna berat dan pengguna ringan.Hasilnya menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan
signifikan pada pengguna berat dan pengguna ringan dalam memandang politik di Indonesia. Metode survey
online dilakukan terhadap tiga puluh enam responden. Mereka ragu akan masa depan Indonesia yang lebih
baik, dan tidak percaya bahwa kasus korupsi akan dapat diselesaikan, bahkan pengguna ringan ternyata lebih
negatif dalam memandang realitas politik Indonesia. Kondisi ini tidak terlepas dari fakta bahwa twitter bukan
sumber utama berita politik mereka. Sumber informasi utama mereka tetap media konvensional, terutama
televisi."
384 JKKOM 1:1 (2013)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Azzara Nurfitri
"Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji peran media sosial, khususnya Twitter, sebagai media pengungkapan informasi oleh perusahaan terhadap atensi investor. Salah satu alasan utama perusahaan menggunakan media sosial adalah untuk menarik investor dan meningkatkan kinerja keuangannya. Beberapa studi sebelumnya menemukan bahwa baik media sosial dan atensi investor mempengaruhi imbal hasil saham, likuiditas dan volatilitas. Penelitian ini membandingkan antara sebelum dan sesudah perusahaan mengadopsi Twitter untuk mengumumkan labanya. Studi ini tidak memperlihatkan perbedaan atensi investor yang signifikan antara sebelum dan setelah adopsi Twitter. Tetapi, ketika perusahaan mendiseminasikan persentasi penurunan laba melalui Twitter, perusahaan dapat meningkatkan atensi investor secara signifikan. Berita baik dan buruk juga dapat terkait dengan akumulasi perhatian investor.

The purpose of this study is to examine the role of social media, specifically Twitter, as a voluntary disclosure media on investor attention. One of the main reason for a firm to use social media is to attract investors and to improve their financial performance. Previous studies find that both social media and investor attention affect stock return, liquidity, and volatility. This study compares investor attention between before and after firms adopting Twitter to disseminates their earnings announcement. This study does not reveal significant investor attention difference between before and after Twitter adoption as earnings announcement dissemination tool. However, when a firm disseminates earnings decline percentage through Twitter, the firm can significantly increase investor attention. Good news and bad news also can relate to cumulative investor attention."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2019
T52155
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Naufal Khairil Imami
"ABSTRAK
Deteksi topik adalah proses yang digunakan untuk menganalisis kata-kata dalam kumpulan data tekstual untuk ditentukan topik dalam koleksi, bagaimana mereka saling berhubungan, dan bagaimana topik ini berubah dari waktu ke waktu. Salah satu metode yang digunakan untuk mendeteksi topik adalah Nonnegative Matrix
Metode Factorization (NMF) berdasarkan metode langsung atau disebut Separable Nonnegative Matriks Faktorisasi (SNMF). Dalam penelitian ini, tweet data diambil dari akun berita nasional pada aplikasi Twitter, dan topik terdeteksi menggunakan metode SNMF. Ada tiga tahap dalam metode SNMF, yaitu, menghasilkan kata co-kejadian
matriks, menentukan kata jangkar, dan memulihkan untuk mendapatkan matriks topik-kata. Penentuan dari kata anchor dilakukan dengan menggunakan tiga metode berbeda, yaitu Convex Metode berbasis lambung, metode SVD berdasarkan kata maksimum pada topik, dan SVD
metode berdasarkan perbedaan kata pada topik. Dalam deteksi topik, jumlah topik diproduksi bervariasi tergantung pada jumlah kata jangkar yang dihasilkan. Setelah mendapatkan topik, akurasi dihitung menggunakan unit topik word2vec. Hasil yang diperoleh menggunakan
tweet data akun berita nasional menunjukkan bahwa metode SVD berdasarkan perbedaan kata pada topik memiliki evaluasi topik yang buruk dibandingkan dengan dua topik lainnya.

ABSTRACT
Topic detection is the process used to analyze words in a textual data set to determine the topics in a collection, how they are related, and how these topics change over time. One method used to change the topic is the Nonnegative Matrix The Factorization (NMF) method is based on the direct method or called Separable Nonnegative Factor Matrix (SNMF). In this study, tweet data is taken from national news accounts on the Twitter application, and topics taken using the SNMF method. There are three methods in SNMF, namely, generating co-occurrence words matrix, determine anchor words, and recover to get a topic-word matrix. Determination of the word anchor is done using three different methods, namely Convex the stomach-based method, the SVD method based on the maximum words on the topic, and SVD method based on differences in words on the topic. In topic detection, the number of topics created varies depending on the number of anchor words produced. After getting the topic, it is calculated using the word2vec topic unit. The results obtained using National news account data tweets show the SVD method based on word differences on the topic has a worse evaluation topic compared to the other two topics."
2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library