Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Pamrakarsa Awiadhi
Abstrak :
ABSTRAK
Yang menjadi rumusan permasalahan dalam penelitian ini adalah bahwa saat DPK BMI diuraikan menjadi beberapa segmen denominasi kopur, ditemukan bukti bahwa trend penurunan DPK yang terjadi tidak seragam pada setiap segmen denominasi kopur. Fenomena ini belum teridentifikasi dan dikelola dengan baik melalui diferensiasi produk dalam strategi pemasaran BMI sehingga perlakuannya masih disamakan dengan segmen dana lainnya, sehingga volume dana dengan segmen denominasi yang bergerak berbeda ini dalam total portfolio DPK BMI masih belum dominan. Fenomena ini masih belum bisa terukur oleh manajemen BMI, sehingga belum diciptakan suatu tindakan atau kebijakan khusus terhadap dana-dana ini. Karenanya ada empat tujuan yang ingin dilihat dalam penulisan tesis ini. Pertama, mengetahui faktor-faktor makro yang diduga mempengaruhi perilaku nasabah dalam menempatkan dananya di bank syariah pada setiap segmen denominasi. Kedua, mengetahui bagaimana faktor-faktor makro tersebut mempengaruhi penempatan dana pihak ketiga pada setiap segmen denominasi. Ketiga, mengetahui nasabah dengan range level denominasi berapa yang paling rendah dipengaruhi oleh instrumen-instrumen makro daiam pertimbangan penempatan dananya. Keempat, bagaimana sinergi kebijakan deposito BMI terhadap kebijakan pemasaran umum BMI. Data yang digunakan bersumber dari data laporan Dana Pihak Ketiga dari Bank Muamalat pada periode Januari 2004 sampai dengan September 2006 dan data publikasi dari Bank Indonesia. Hasil penelitian dengan metode Error Correction Model (ECM), dalam keseimbangan jangka panjang, variabel Base landing Rate dan Indeks Harga Konsumen sebagai proxy dari inflasi menjadi variabel yang dapat menjelaskan perilaku penempatan deposito pada segmen denominasi sampai dengan 1 milyar. Narnun untuk segmen denominasi 1 milyar atau iebih, terdapat faktor bunga deposito konvensional yang signifikan mempengaruhi perilaku penempatan dana pihak ketiga pada segmen ini. Dari hasil penelitian ini didapat suatu cara untuk mengukur bagaimana dana pada setiap denominasi dipengaruhi oleh instrumen-instrumen imbal hasil makro, sehingga suatu produk yang dapat mengakomodasi pasar segmen denominasi yang paling rendah dipengaruhi oleh instrumen-instrumen imbal hasil makro, sehingga portfolio dana pihak ketiga dapat terjaga tanpa terlalu terpengaruh fluktuasi kondisi perbankan konvensional.
ABSTRACT
The problem identified in this thesis is that when third party funds in Mu'amalat Bank Indonesia is segmented based on kopur denomination, the finding shows that the trend of decrease among each kopur segmented third party funds is not homogeneous. This phenomenon has not yet been identified and well managed through product differentiation in the bank's marketing strategies. Since the bank's policy toward the specified denominated segment is still similar to other segments, this particular segment has not yet become dominant in the total portfolio of the bank's third party funds. It seems that this fact has not yet occurred to the management of Mu'amalat Bank Indonesia as so far there are no special actions and policies taken to manage the funds in this segment. Therefore, there are four objectives of this thesis. First, to find out macro factors, which could influence the attitude of costumers in placing their funds in shariah banks in every denominated segment. Second, to find out how those macro factors influence the placement of third party funds in every denominated segment. Third, to identify the denomination level range in which costumers are at least influenced by macro instruments in their consideration of placing their funds. Fourth, to find out the synergy of BMI's policies on deposits toward its general marketing policies. The data used in this thesis is acquired from Muamalat Bank Indonesia's report on third party funds from January 2004 until September 2006 as well as publications from Bank of Indonesia. The Poundings using the Error Correction Model (ECM) method in the long-run equilibrium show Base Lending Rate and Consumers Price Index as a proxy of inflation which can explain the behaviour in deposits placement at denomination segment up to l billion rupiah. However, for the segment 1 billion rupiah and above, there are factors, such as conventional deposit interests, which are significantly influencing the behaviour of third party fund placement. As a result of this research, a means to measure how deposit fund in each segment is influenced by macro profit instruments is found. Therefore, a product which can accommodate the denomination segment at least influenced by macro profit instruments can be designed. Based on this result, the portfolio of third party fund can be maintained without being too affected by fluctuating conditions of conventional banks.
2007
T20708
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Husnelly
Abstrak :
Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi investasi dana masyarakat pada Bank Syariah, yaitu volatilitas tingkat bagi hasil, tingkat suku bunga SBI, selisih antara tingkat suku bunga SBI dengan tingkat bagi hasil, jumlah outlet, dan jumlah investor deposito. Model yang digunakan adalah model analisis regresi liner ganda distributed lag dan autoregressive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) faktor-faktor yang mempengaruhi investasi dana masyarakat (deposito mudaharabah) pada bank syariah adalah selisih suku bunga SBI dengan effective rate bagi hasil serta jumlah deposito periode sebelumnya (b) selisih antara return pasar (suku bunga SBI) dengan return instrumen investasi (tingkat bagi hasil deposito mudharabah) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap jumlah investasi dana masyarakat (deposito mudharabah) pada bank syariah, (c) tingkat bagi hasil deposito maupun suku bunga SBI secara sendirisendiri tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap jumlah deposito yang dapat dihimpun bank syariah, (d) jumlah outlet dan jumlah nasabah tidak berpengaruh nyata terhadap penghimpunan dana deposito bank syariah. Implementasi hasil penelitian menyarankan (a) bank syariah perlu selalu memantau pergerakan return investasi di pasar dan menghasilkan return yang bersaing dengan return pasar, untuk dapat mempertahankan dan meningkatkan dana investasi masyarakat di bank syariah, (b) variabel selisih tingkat suku bunga SBI dengan effective rate bagi hasil deposito mudharabah periode sebelumnya serta variabel jumlah deposito mudharabah periode sebelumnya, dapat dijadikan acuan dalam pengukuran risiko likuiditas di bank syariah.
Analysis On Factors Affecting Private Owned Investments On Islamic Bank (A Case Study On Bank Syariah Mandiri)The aim of this study is to analyze factors affecting private-owned investments on Islamic Bank, namely volatility of revenue sharing rate, interest rate of Central Bank of Indonesia Certificate (SBI), the different between SBI rate and revenue sharing rate, the number of outlet, and the number of time deposit investors. The model that used in this study is multiple linear regression analysis, distributed lag and auto-regressive. The main findings of this study pointed out that (a) factors affecting private-owned investment (mudharabah time deposit) on Islamic Bank is the different between previous SBI rate and previous revenue sharing rate, and the amount of previous time deposit, (b) the different between market return (SBI rate) and return of investment instrument (revenue sharing rate of mudharabah time deposit) has a significant influence on the amount of private-owned investment (mudharabah time deposit) on Islamic Bank, (c) revenue sharing rate of mudharabah time deposit and SBI rate have not a significant influence on the amount of private-owned investment (mudharabah time deposit) individually, (d) the number of outlets and time deposit investor have not a significant influence on the amount of private-owned investment (mudharabah time deposit). Implementation of this study suggested that (a) Islamic Bank should monitor the movement of market return and make a competitive return with market return for maintaining and increasing private-owned investments on Islamic Bank, (b) the variable different between previous SBI rate and previous revenue sharing rate of mudharabah time deposit, and the variable amount of previous time deposit, could be used as a reference for measurement of liquidity risk on Islamic Bank.
Jakarta: Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 2003
T11866
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library