Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 1 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Ardhona Irani
"Penyakit diare masih termasuk masalah kesehatan masyarakat yang utama terutama di negara berkembang. Dari tahun ke tahun ditemukan sejumlah kasus baru dan masih sering timbul dalam bentuk Kejadian Luar Biasa. Sebagian besar anak mengalami dehidrasi parah (kehilangan cairan dan elektrolit) ataupun malnutrisi serta komplikasi penyakit lainnya sebagai akibat dari keterlambatan pengobatan karena tatalaksana diare yang tidak tepat di rumah sehingga menjadi penyebab utama kematian akibat diare. Puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan berperan penting dalam pelaksanaan upaya promotif dan preventif serta mendukung kemandirian hidup sehat melalui kerjasama lintas program. Dalam hal ini, promosi kesehatan di Puskesmas Jatinegara dalam bentuk media edukasi sangat diperlukan untuk mengenali diare dan gejala dehidrasi dini, upaya pencegahan melalui kebiasaan hidup sehat serta sanitasi yang baik, dan tatalaksana terapi diare yang tepat di rumah (lintas diare dan pengobatan swamedikasi). Kegiatan promosi kesehatan di Puskesmas Jatinegara telah disampaikan dengan media leaflet mengenai edukasi pasien terkait diare mulai dari definisi hingga terapi antidiare yang bisa digunakan untuk swamedikasi.

Diarrheal disease is still a major public health problem, especially in developing countries. From year to year, a number of new cases are found and they still often arise in the form of Extraordinary Events. Most children experience severe dehydration (loss of fluids and electrolytes) or malnutrition and other complications as a result of delays in treatment due to improper management of diarrhea at home, which is the main cause of death from diarrhea. Puskesmas as the front line of health services play an important role in implementing promotive and preventive efforts as well as supporting independent healthy living through cross-program collaboration. In this case, health promotion at the Jatinegara Health Center in the form of educational media is needed to recognize diarrhea and symptoms of early dehydration, prevention efforts through healthy living habits and good sanitation, and proper management of diarrhea therapy at home (cross diarrhea and self-medication). Health promotion activities at Puskesmas Jatinegara have been delivered through leaflets on patient education related to diarrhea, from its definition to anti-diarrhea therapy that can be done by self-medication."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas ndonesia, 2023
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library