Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 4 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Sitohang, Christine
"Individu yang memasuki tahap akhir perkembangan akan mengalami penurunan fungsi pada sistem tubuhnya. Salah satunya merupakan perubahan sistem muskuloskeletal yang identik dengan penurunan kekuatan otot, tulang dan sendi yang dapat memengaruhi keseimbangannya. Lansia yag memiliki gangguan keseimbangan akan mengalami risiko jatuh yang lebih tinggi. Karya ilmiah ini bertujuan untuk memberikan gambaran dalam penerapan asuhan keperawatan pada lansia yang memiliki masalah resiko jatuh. Format pengkajian Burg Balance Test (BBT) dan Timed up and Go test (TUG) digunakan untuk mengukur resiko jatuh klien. Bentuk intervensi keperawatan yang dapat diberikan untuk menangani masalah resiko jatuh adalah latihan keseimbangan dengan metode square stepping exercise (SSE). Intervensi diberikan satu kali dalam sehari selama 12 hari dengan durasi 30-40 menit. Hasil yang diperoleh selama menerapkan metode latihan ini didapatkan peningkatan kecepatan berjalan sebesar 1 menit 15 detik saat dilakukan rata-rata pengukuran awal dan akhir dengan timed up and go test, serta peningkatan keseimbangan dilihat dari adanya penambahan skor Berg Balance Test sebesar 3 poin. Latihan ini direkomendasikan untuk diterapkan di nursing home sebagai aktivitas latihan rutin untuk menurunkan resiko jatuh lansia.

Individuals who enter the final stage of development will experience a decline in function in their body systems. One of them is a change in the musculoskeletal system which is synonymous with a decrease in muscle, bone and joint strength which can affect balance. Elderly people who have balance disorders will experience a higher risk of falling. This scientific work aims to provide an overview of the application of nursing care to elderly people who have a risk of falling. The Burg Balance Test (BBT) and Timed up and Go test (TUG) assessment formats are used to measure the client's risk of falling. A form of nursing intervention that can be given to deal with the risk of falls is balance training using the square stepping exercise (SSE) method. Intervention is given once a day for 12 days with a duration of 30-40 minutes. The results obtained during applying this training method showed an increase in walking speed of 1 minute 15 seconds when the initial and final measurements were averaged using a timed up and go test, as well as an increase in balance seen from an increase in the Berg Balance Test score of 3 points. This exercise is recommended to be implemented in nursing homes as a routine exercise activity to reduce the risk of falls in the elderly.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2024
PR-PDF
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Rizki Dwi Darmayanti
"Lansia merupakan individu tahap akhir perkembangan yang memiliki beberapa perubahan pada sistem tubuhnya. Sistem muskuloskeletal ialah sistem yang identik dengan perubahan yang sering terjadi pada lansia. Perubahan pada sistem tersebut berdampak pada menurunnya kekuatan otot, tulang dan sendi yang dapat mengakibatkan lansia mengalami jatuh. Penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk memaparkan hasil asuhan keperawatan pada lansia yang memiliki masalah resiko jatuh. Format pengkajian morse fall scale (MFS) dan Timed up and Go test (TUG) digunakan untuk mengukur resiko jatuh klien. Salah satu intervensi keperawatan yang dapat diberikan untuk menangani masalah resiko jatuh ialah dengan latihan keseimbangan. Metode square stepping exercise (SSE) dipilih sebagai metode latihan keseimbangan yang digunakan. Hasil yang didapatkan selama memberikan asuhan kepererawatan menggunakan metode ini didapatkan peningkatan gaya berjalan klien yang lebih cepat saat dilakukan pengukuran awal dan akhir, lebih mahir melakukan gerakan latihan dan peningkatan kemampuan perpindahan kaki dari tiap pijakan latihan.  Latihan ini direkomendasikan untuk diterapkan di nursing home sebagai aktifitas latihan rutin untuk mencegah resiko jatuh lansia.

 


The elderly was the individuals which in the final stages of development. Musculosceletal system is a system that identical to frequent changes in the elderly. Changes in that system, have an impact on decreasing the strength of muscles, bones and joints which can cause elderly to fall. This paper aims to explain the results of nursing care to elderly who have a risk of fall. Morse fall scale (MFS) and Timed up and Go test (TUG) were used to measure risk of fall. Balance exercise is one of nursing intervention that can deal to risk of fall. The square stepping exercise (SSE) method was chosen as the balance exercise method used. The result obtained that there was increased gait during initial and final measurements; more skillfull when performing exercises movement and increased ability to move each steps. This exercise is recommended to be applied at nursing home as a new activities to prevent the risk of fall in elderly."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2020
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Vannia Damayanthi
"Menurut World Health Organization (2022), secara global angka kehidupan lansia di dunia akan terus mengalami peningkatan. Indonesia saat ini sedang memasuki fase ageing population, yaitu proporsi penduduk lanjut usia (lansia) semakin meningkat. Berdasarkan Sensus Penduduk Indonesia pada 2023, hampir 12 persen atau sekitar 29 juta penduduk Indonesia masuk kategori lansia. Lansia merupakan tahapan atau fase terakhir dalam siklus hidup manusia. Pada fase ini manusia mengalami banyak penurunan fungsi tubuh, salah satunya ialah menurunnya kekuatan otot pada ekstremitas bawah. Selain itu faktor lain yang dapat muncul ialah adanya penurunan fungsi kognitif. Tujuan: mengetahui efektivitas dari square stepping exercise dalam tingkat kekuatan lower extremity dan tingkat kemampuan kognitif pada lansia. Metode penelitian: pada penelitian menggunakan metode pre-eksperimental pretest-posttest group design. Sampel yang akan digunakan berjumlah 16 lansia berjenis kelamin wanita dengan usia 60-74. Dengan assessment tools berupa modified hanging scale yang digunakan untuk mengetahui kekuatan otot lower extremity yang dilakukan secara pre dan post pemberian intervensi dan penggunaan Mini-Mental State Examination (MMSE) untuk mengetahui fungsi kognitif. Hasil uji Paired Sample T-Test untuk kedua kekuatan otot tungkai p<0.05, sedangkan untuk kemampuan kognitif menggunakan uji Wilcoxon dengan hasil p 0.01, sehingga kedua aspek tersebut mengalami peningkatan yang signifikan.

According to the World Health Organization (2022), the global elderly population is projected to continue increasing. Indonesia is currently entering the ageing population phase, in which the proportion of elderly individuals is rising. Based on the 2023 Indonesian Population Census, nearly 12 percent, or approximately 29 million people, are categorized as elderly. The elderly stage represents the final phase in the human life cycle, during which individuals experience a decline in various bodily functions, including decreased muscle strength in the lower extremities. Additionally, cognitive function decline is also a common issue in this age group. Objective: To determine the effectiveness of square stepping exercise in improving lower extremity strength and cognitive function in elderly individuals. Research Method: This study used a pre-experimental, pretest-posttest group design. The sample consisted of 16 elderly women aged 60–74 years. Assessment tools included a modified hanging scale to measure lower extremity muscle strength before and after the intervention, and the Mini-Mental State Examination (MMSE) to assess cognitive function. Results: The Paired Sample T-Test for lower extremity strength showed a significant result (p < 0.05), and the Wilcoxon test for cognitive function showed a significant increase (p = 0.01). These results indicate a significant improvement in both aspects after the intervention."
Depok: Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Lydia Rizka Achdenissa
"Indonesia sedang memasuki fase ageing population, dimana penduduk lanjut usia semakin meningkat. Berdasarkan Sensus Penduduk Indonesia pada 2023, hampir 12% atau sekitar 29 juta penduduk Indonesia masuk kategori lansia. Dapat dipastikan setiap lansia memiliki banyak masalah kesehatan. Salah satunya adalah masalah keseimbangan. Gangguan keseimbangan ini dapat membuat lansia menjadi memiliki resiko jatuh yang tinggi dan membuat lansia menjadi tidak mandiri. Maka dari itu dibutuhkan intervensi yang dapat diberikan kepada lansia agar dapat meningkatkan keseimbangan dinamis pada lansia, salah satunya Square Stepping Exercise. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh dalam pemberian Square Stepping Exercise terhadap peningkatan dynamic balance pada lansia. Metode penelitian yang akan dilakukan bersifat One Group Pretest and Posttest dengan melakukan pengukuran keseimbangan menggunakan Time Up and Go Test (TUG) dan Berg Balance Rating Scale. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia berusia 60-72 tahun dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling di Rumah Lansia Atmabrata, Cilincing, Jakarta Utara. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukan p=0.001 yang berarti terdapat pengaruh SSE terhadap tingkat dynamic balance yang diukur menggunakan BBS. Hasil uji Paired Sample t-Test menunjukan p=0.001 yang berarti terdapat pengaruh SSE terhadap tingkat dynamic balance yang diukur menggunakan TUG.

Indonesia is entering the ageing population phase, where the elderly population is increasing. Based on the Indonesian Population Census in 2023, almost 12% or around 29 million Indonesians are categorized as elderly. It is certain that every elderly person has many health problems. One of them is balance problems. This balance disorder can make the elderly have a high risk of falling and make the elderly not independent. Therefore, interventions are needed that can be given to the elderly in order to improve dynamic balance in the elderly, one of which is Square Stepping Exercise. This study aims to determine whether there is an effect in giving Square Stepping Exercise on increasing dynamic balance in the elderly. The research method to be carried out is One Group Pretest and Posttest by measuring balance using the Time Up and Go Test (TUG) and Berg Balance Rating Scale. The population in this study were elderly aged 60-72 years with purposive sampling technique at Atmabrata Elderly House, Cilincing, North Jakarta. The results of the Wilcoxon Signed Rank Test showed p=0.001 which means there is an effect of SSE on the level of dynamic balance measured using BBS. Paired Sample t-Test results showed p=0.001 which means there is an effect of SSE on the level of dynamic balance measured using BBS."
Depok: Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library