Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Zaima Mufaniri
"Investasi obligasi adalah salah satu jenis dari investasi yang menarik bagi investor di Indonesia. Hal tersebut terlihat pada pertumbuhan/penerbitan obligasi yang cukup tinggi beberapa tahun belakangan ini. Penerbitan obligasi dianggap sebagai salah satu cara yang cukup mudah dalam mengumpulkan dana dari masyarakat dan juga memberikan kemudahan dari investor dalam menginvestasikan dananya. Pasar obligasi juga diramaikan oleh terbitnya obligasi berbasis syariah dengan diterbitkannya Obligasi Syariah Mudharabah dari Indosat pada tahun 2002. Dengan munculnya Obligasi Syariah maka diharapkan dapat memperluas investor yang menginginkan kepastian dari kehalalan usahanya dalam berinvestasi. Tetapi untuk dapat berkembang dengan baik maka Obligasi Syariah tidak boleh hanya bersandar pada nilai-nilai religius, karena pada dasarnya investor menginginkan keuntungan dalam usahanya, dengan demikian diharapkan Obligasi Syariah memiliki kinerja yang baik untuk dapat tumbuh dan menjadi salah satu cara investasi yang menguntungkan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan obligasi korporasi antara konvensional dengan syariah dipandang dari dari sudut kemampuannya memberikan keuntungan dan risikonya, bagaimana frekwensi perdagangan yang terjadi pada pasar sekunder, bagaimana kinerja portofolionya berdasarkan memakai Metode Sharpe, kemudian dibandingkan bentuk portofolio optimalnya dengan memakai metode Markowitz. Penelitian dilakukan terhadap 5 buah perusahaan yang sama-sama menerbitkan 2 jenis obligasi dalam waktu yang bersamaan.

Investing in bond is one of attractive alternatives in Indonesia. We could see it, syaria bond incredible growth of bond in these lately years in the world. Syaria bond completes the diversity of investment alternatives in conventional bond which has been exist before, especially for Moslem investors, who expect a halal investment product, though as an investment product, syaria bond will not grow just by concerning in religious things. Unless supported by good performance and attractive return, syaria bond will have difficulties in attracting investors. This research was intended to measure bond by using Sharpe index to measure the performance and to compare the performance in return, risk and frequencies. At last, compare them by making portofolios using Markowitz Methods The bond observed in this research are 10 bonds which from 5 corporates who issued 2 kinds of bonds."
Depok: Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 2008
T24993
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Tanto Febriady Anwar
"Ketatnya persaingan di dunia asuransi akan mempengaruhi pendapatan hasil underwriting dari premi polis - polis yang diterbitkan. Dana premi yang diperoleh seharusnya dapat dimaksimumkan agar pendapatan dari investasi meningkat. Namun dengan pembatasan investasi dari peraturan yang ada untuk tetap menjaga kesehatan perusahaan asuransi dengan minimal Risk Based Capital. maka diragukan kinerja invcstasi PT. Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) lebih baik dibanding kinerja investasi Pasar saat ini dan juga diragukan bahwa portfolio investasi Jasindo alas masing-masing trading securities tidak optimal.
Untuk itu diperlukan suatu perangkat analisis untuk mengetahui kinerja investasi Jasindo dan mencari alternatif investasi yang lebih baik. Pengukuran kinerja investasi yang dilakukan PT. Asuransi Jasa Indonesia akan dianalisis berdasarkan return dan Indeks Sharpe atas trading securities saham, reksadana dan obligasi yang selanjutnya dilakukan perhitungan optimal portfolio.
Pengukuran kincrja investasi Jasindo mcnggunakan perbandingan Return dan Indeks Sharpe terhadap kincrja Pasar. Perhitungan parameter tersebut diuji secara statistik mcnggunakan t-Test dan Analysis of Variance (Anova). Sedangkan optimalisasi portfolio dan pembuatan efficient frontier menggunakan Metode Markowitz.
Kinerja Investasi Jasindo bcrdasarkan return lebih baik dibanding Pasar, terutama untuk kinerja Saham selama tahun 2003. 2004 dan 2005 dimana return bulanan Saham Jasindo sebesar 4.57% scdangkan return saham Pasar hanya sebesar 2.99%. Namun untuk rata-rasa return Obligasi dan Rcksadana Pasar lebih baik dibanding Jasindo yaitu 2.099% (Obligasi) dan 0.660% (Rcksadana) dimana return Jasindo sebesar 0.916%. dan 0.453%.
Kinerja investasi Asuransi Jasindo berdasarkan indeks Sharpe lebih baik dibanding kinerja Pasar kecuali untuk Reksadana dimana Kinerja Pasar lebih baik Selama tahun 2003, 2004 dan 2005. Indeks Sharpe Jasindo untuk Saham Reksadana dan Obligasi secara berturut-lurut sebesar 0.550. -0.1 16 dan 1.047. Sedangkan Pasar mcmpunyai indeksnya sebesar 0.396, -0.105 dan 0,459. Seluruh Portfolio investasi Jasindo untuk Saham. Reksadana dan Obligasi tahun 2003, 2004 dan 2005 tidak optimal. Hal dapat terlihat di Gambar efficient frontier yang disajikan, portfolio Jasindo tidak berada dalam efficient frontier.

Highly competition in insurance industry in Indonesia would have an impact to their revenue from insurance premium. The fund collected from their clients should be invested and earned enough profit. However, the restriction for investment in insurance industry would bring a constraint to earn bigger return on investments. Based on the above constraints, the prediction on the investment performance would lead a pessimistic result for each trading securities i.e. stocks, mutual funds and bonds. Some prediction would also lead to an opinion that the return of trading securities invested by PT. Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) is lower than the return earned by capital market. In terms of portfolio analysis, Jasindo's portfolios would not be reach optimal portfolio. Tools for analyzing the Jasindo's investment performance is needed to find a better result for return and optimal portfolios for Jasindo. The performance analysis is done by comparing return and Sharpe index between Jasindo's and Capital Market. Next analysis is done by computing the optimal portfolio and building an efficient frontier. The calculations arc tested statistically by t-Test and Analysis of Variance (Anova). The calculation for Optimum Portfolio building efficient frontier use Markowitz method.
Jasindo's investment performance based on comparing return is better than return earned by Market. Especially for Stocks performance on year 2003, 2004 and 2005 which the monthly return of Jasindo's stock is 4.57% and the monthly return for Market's stock performance is only 2.99%. However, Market's Bond and Mutual fund performance are higher than Jasindo's which are 2.01)9% (Bond) and [1.660`%, (Mutual Fund) whereas Jasindo's returns are 0.916% and 0.453%.
Jasindo's investment performance based on comparing Sharpe index is also better than market's perlormance except for Mutual Fund's performance. During year 2003, 2004 and 2005, Jasindo's Sharpe index for Stocks, Mutual Fund and Bond in sequential are 0.550, -0.116 and 1.047. Whereas, market's Sharpe index are 0.396, -0.105 and 0.459.
All of Jasindo's portfolios for each bonds, stocks and mutual funds on year 2003, 2004 and 2005 are not optimum. These would be seen on the efficient frontier, which Jasindo's portfolios were none in the efficient lines."
Depok: Universitas Indonesia, 2006
T18492
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"ABSTRAK
This study examines an association od risk and returns of REIT's from Malaysian REIT's listed companies. The secondary data for analysis is retrieved from Bloomberg's Database of all 13 listed REIT's in the Bursa Malaysia main market for three year period, from 2007 to 2009 with quarterly observation. The dependent variables are average return, expected return using Capital Asset Pricing Model, Sharpe Index, and Jensen Alpha Index. The independent variables represented by stadard deviation, beta, trading volume, gross domestic product, inflate rate , and share price. The control variable for this study type of REITs, whether it was categorized as Islamic or conventional REITs. Applying correlations and multiple regression analysis, the results provide evidence on the association between return and risk on REITs. This study is also hoped to bring benefits to the public listed company and shareholders in obtaining the key factors in determining the REITs yield."
Depok: FEUI - Management Research Center (MRC), {s.a}
330 ICMR
Majalah, Jurnal, Buletin  Universitas Indonesia Library