Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Bambang Suryawan
"ABSTRAK
Salah satu usaha konservasi energi dalam pabrik baja adalah melakukan optimasi energi pada pembuatan Rolled Coil. Metode untuk mencapai optimasi tersebut, antara lain yaitu dengan menerapkan sistem Hot Charging antara unit Slab Steel Plant (SSP) dan Hot Strip Mill (HSM).
Di beberapa negara yang telah maju, sistem hot charging dapat dilakukan langsung dari unit penghasil slab SSP ke unit pengerolan HSM. Hal ini dimungkinkan karena baja yang dihasilkan tidak mempunyai cacat atau free defect, sehingga tidak perlu melalui proses pembersihan kulit atau scarfing. Berdasarkan data yang diperoleh di pabrik baja PT. BS jumlah produksi slab yang bebas proses scarfing atau free scarfing adalah sekitar 48% dari total produk slab yang dihasilkan oleh SSP.
Sesuai dengan kondisi yang ada selama ini di PT. BS, maka dalam penelitian ini telah dilakukan penerapan sistem hot charging terhadap slab yang bebas cacat, yaitu dengan menggunakan Heat Conservation Chamber (HCC) atau ruang konservasi kalor. Slab panas yang bebas cacat langsung dimasukkan ke dalam HCC, sehingga dalam waktupenyimpanan sekitar 6 jam, temperatur slab akan turun dari 900 °C menjadi sekitar 642 °C. Apabila dibandingkan dengan penyimpanan slab panas di Slab Yard, terlihat ada perbedaan temperatur sebesar 522 °C. Sehingga untuk mencapai temperatur austenisasi sekitar 1250 °C di dalam Reheating Furnace, tidaklah memerlukan energi kalor yang terlalu besar.
Dengan sistem hot charging yang menggunakan HCC ini,penghematan energi yang diperoleh adalah sebesar 40.744 M.t per slab. Atau bila dikonversikan ke dalam nilai penghematan energi bahan bakar untuk setiap slab yaitu sebesar US$85,40 atau Rp.184.464,00. Sehingga dalam hal ini akan terbukti bahwa dapat dicapai suatu optimasi energi pada pembuatan rolled coil. Penghematan biaya bahan bakar yang akan dicapai dalam tahun 1994, 1995 dan 1996 berturut-turut adalah sebesar Rp.3.297 juta, Rp.3.579 juta dan Rp.3.438 juta."
1994
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ifa Syarafina Majid
"Penelitian ini melihat bagaimana dampak dari kebijakan anti-dumping pada volume impor produk Hot Rolled Coil di Indonesia dengan menggunakan data bulanan dari kurun waktu Januari 2014 hingga Desember 2023. Penelitian ini ingin membandingkan dampak dari kebijakan anti-dumping terhadap kelompok negara yang menjadi subjek dari kebijakan anti- dumping dan kelompok negara yang bukan menjadi subjek kebijakan anti-dumping. Untuk melihat dampak dari kebijakan penelitian ini menggunakan analisis ekonometrika dengan menggunakan regresi panel data dengan Random Effect Model dan analisis deskriptif. Variabel dependen yang digunakan adalah volume impor dan variabel independen yang digunakan adalah kebijakan anti-dumping (duty), nilai tukar dan market share. Kemudian untuk variable kontrol yang digunakan adalah dummy periode kebijakan dan juga dummy untuk covid. Penelitian ini berfokus pada produk spesifik yaitu Hot Rolled Coil yang merupakan salah satu produk yang dari kurun waktu 1997-2022 beberapa kali dikenakan bea masuk anti-dumping. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kebijakan anti-dumping tidak efektif dalam menurunkan volume impor Hot Rolled Coil untuk negara yang menjadi subjek kebijakan di Indonesia. Serta variabel market share menunjukkan hasil pada kelompok non named country memiliki koefisien yang lebih besar dibandingkan dengan named country yang tertekan kebijakan anti-dumping. Selain itu variabel kontrol berupa dummy waktu kebijakan ditetapkan menunjukkan hasil positif dimana periode waktu kebijakan tidak menurunkan volume impor dari Hot Rolled Coil.

This study examines the impact of anti-dumping policies on the import volume of Hot Rolled Coil products in Indonesia using monthly data from January 2014 to December 2023. This study aims to compare the impact of anti-dumping policies on groups of countries that are subject to anti-dumping policies and groups of countries that are not subject to anti-dumping policies. To see the impact of the policy, this study uses econometric analysis using panel data regression with a Random Effect Model and descriptive analysis. The dependent variable used is import volume and the independent variables used are anti-dumping policy (duty), exchange rate and market share. Then for the control variables used are dummy policy periods and also dummies for covid. This study focuses on a specific product, namely Hot Rolled Coil, which is one of the products that has been subject to anti-dumping duties several times from 1997- 2022. The results of the study indicate that anti-dumping policies are not effective in reducing the volume of Hot Rolled Coil imports for countries that are subject to policies in Indonesia. And the market share variable shows the results in the non-named country group having a larger coefficient compared to named countries that are under pressure from anti-dumping policies. In addition, the control variable in the form of a dummy when the policy was set showed positive results where the policy time period did not reduce the import volume of Hot Rolled Coil."
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2025
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Yeni Mulia Banjarsari
"Penelitian ini untuk menganalisa pengaruh pengenaan bea masuk anti dumping terhadap impor hot rolled coil/plate di Indonesia dari republik rakyat Cina, India, federasi Rusia dan Ukrania"
Depok: Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 2008
T27350
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library