Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Anggi Emirah Rahmadina
"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika return spillover antar sepuluh saham perbankan yang terdaftar dalam indeks IDX-Pefindo Prime Bank di Indonesia. Studi ini menerapkan model Time-Varying Parameter Vector Autoregressive (TVP- VAR) menggunakan data harian dari tahun 2018 hingga 2023 untuk menangkap perubahan return spillover antar saham secara dinamis. Berdasarkan indeks spillover yang dihasilkan, dibangun Minimum Connectedness Portfolio (MCoP) dan dibandingkan dengan pendekatan portofolio tradisional, yaitu Minimum Variance Portfolio (MVP) dan Minimum Correlation Portfolio (MCP), dengan mengukur kinerja melalui Sharpe Ratio dan Hedge Effectiveness Score. Hasil penelitian mengungkapkan adanya return spillover yang signifikan antar saham perbankan dengan peningkatan return spillover seiring dengan pandemi COVID-19. Bank BBNI, BMRI, BBRI, dan BBTN berperan sebagai net transmitter return spillover, sedangkan bank-bank lain seperti BBCA, BNLI, BNGA, PNBN, BDMN, dan BRIS lebih dominan sebagai net receiver. Selain itu, strategi MCoP menunjukkan efektivitas pengurangan risiko yang lebih baik dibandingkan MVP dan MCP. Peningkatan return spillover selama pandemi COVID-19 menegaskan pentingnya penerapan strategi portofolio yang adaptif untuk mengelola risiko di sektor saham perbankan Indonesia.

This study aims to analyze the dynamics of return spillover among ten banking stocks listed in the IDX-Pefindo Prime Bank index in Indonesia. The study employs a Time- Varying Parameter Vector Autoregressive (TVP-VAR) model using daily data from 2018 to 2023 to capture the dynamic changes in return spillover among stocks. Based on the resulting spillover indices, a Minimum Connectedness Portfolio (MCoP) is constructed and compared with traditional portfolio approaches, namely Minimum Variance Portfolio (MVP) and Minimum Correlation Portfolio (MCP), by assessing performance through the Sharpe Ratio and Hedge Effectiveness Score. The findings reveal significant return spillovers among banking stocks with an increase in return spillover coinciding with the COVID-19 pandemic. Banks such as BBNI, BMRI, BBRI, and BBTN act as net transmitters of return spillover, while other banks including BBCA, BNLI, BNGA, PNBN, BDMN, and BRIS predominantly serve as net receivers. Furthermore, the MCoP strategy demonstrates superior risk reduction effectiveness compared to MVP and MCP. The increase in return spillover during the COVID-19 pandemic underscores the importance of implementing adaptive portfolio strategies to manage risks in Indonesia’s banking stock sector."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muhamad Rizky Rizqita
"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dynamic return spillover antara aset cryptocurrency dan pasar saham ASEAN-5 dengan menggunakan pendekatan Time-Varying Parameter Vector Autoregression (TVP-VAR). Data yang digunakan berupa data harian selama periode 2018 hingga 2023, yang mencakup masa krisis global seperti COVID-19 dan konflik Rusia–Ukraina. Analisis mencakup tiga aset crypto utama, yaitu Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan Binance Coin (BNB), serta lima indeks saham dari negara anggota ASEAN-5, yaitu Singapura (STI), Indonesia (JCI), Malaysia (KLCI), Filipina (PSEI), dan Thailand (SETI), dengan data bersumber dari CoinGecko dan Thomson Reuters Datastream. Hasil penelitian menunjukkan adanya return spillover yang bersifat dinamis antara aset crypto dan pasar saham ASEAN-5, dengan intensitas yang meningkat selama periode krisis. Temuan ini mencerminkan keterkaitan yang semakin erat antara aset digital dan pasar keuangan konvensional dalam menghadapi ketidakpastian global. Selain itu, ditemukan bahwa peran aset crypto terhadap pasar saham bersifat tidak konsisten secara keseluruhan, tetapi menunjukkan pola yang relatif stabil sebagai net transmitter terhadap indeks JCI sepanjang periode observasi, serta terhadap indeks KLCI dan PSEI selama konflik Rusia–Ukraina. Sementara itu, terhadap indeks STI dan SETI, peran aset crypto cenderung berfluktuasi antara sebagai net transmitter dan net receiver. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa dynamic return spillover antara aset crypto dan pasar saham dapat menjadi landasan dalam membangun sistem peringatan dini terhadap transmisi risiko lintas pasar di tengah dinamika pasar global.

This study aims to analyze the dynamic return spillover between cryptocurrency assets and the ASEAN-5 stock markets using the Time-Varying Parameter Vector Autoregression (TVP-VAR) approach. The data employed consist of daily observations from 2018 to 2023, encompassing periods of global crises such as the COVID-19 pandemic and the Russia–Ukraine conflict. The analysis includes three major crypto assets, namely Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), and Binance Coin (BNB), as well as five stock market indices from ASEAN-5 countries, specifically Singapore (STI), Indonesia (JCI), Malaysia (KLCI), the Philippines (PSEI), and Thailand (SETI), with data obtained from CoinGecko and Thomson Reuters Datastream. The results reveal the presence of dynamic return spillovers between crypto assets and the ASEAN-5 stock markets, with intensifying spillover effects during crisis periods. These findings reflect the growing interconnectedness between digital assets and conventional financial markets amid global uncertainties. Furthermore, the role of crypto assets in relation to stock markets is found to be generally inconsistent, yet relatively stable as net transmitters toward the JCI index throughout the observation period, and toward the KLCI and PSEI indices during the Russia–Ukraine conflict. In contrast, the role of crypto assets fluctuates between being net transmitters and net receivers for the STI and SETI indices. This study implies that the dynamic return spillover between crypto assets and stock markets may serve as a basis for developing early warning systems for cross-market risk transmission amid global market dynamics."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Leviana Hestiawan
"ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan serta arah dari return spilloverpasar REIT di Asia, antara REIT dengan saham lokal dan pengaruhnya terhadap imbal hasil REIT di Asia. Negara yang dijadikan sampel penelitian ini adalah Hong Kong, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Singapura, Thailand dan Taiwan pada periode Januari 2010 hingga Desember 2018. Penelitian ini menggunakan metodologi indeks spilloveryang dikembangkan oleh Diebold dan Yielmaz untuk mengukur hubungan dan arah transmisi return spilloverantar kelas aset kemudian digunakan regresi OLS untuk mengetahui pengaruh faktor spillover terhadap imbal hasil REIT. Hasil dari penelitian ini menunjukkan connectedness yang rendah pada pasar REIT di Asia, dimana Jepang dan Singapura menjadi pasar yang paling berpengaruh. Connectedness yang rendah juga ditemukan pada REIT dan saham lokal. Secara umum, pengaruh faktor return spillover yang signifikan mempengaruhi imbal hasil REIT adalah net spillover dari pasar REIT di Asia."
2019
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library