Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Usmanshah W. A. Hamzah
"ABSTRAK
Preferensi memegang peranan yang penting sebagai salah satu komponen dalam riset pemasaran, Karena dengan mengetahui apa yang menjadi preferensi konsumen suatu perusahaan dapat melakukan strategi pemasarannya dengan tepat. Untuk melihat bagaimana preferensi konsumen, terlebih dahulu harus diketahui bagaimana persepsi konsumen tersebut, karena persepsi merupakan suatu langkah awal di dalam pembentukan preferensi konsumen, walaupun akhirnya tetap preferensi konsumen yang dipakai untuk mengetahui selera konsumen. Faktor-faktor yang membentuk persepsi dibatasi hanya yang berasal dari produk tersebut (product attributes), sedangkan faktor lainnya tidak akan dibahas. Hal ini sesuai dengan apa yang menjadi tujuan penelitian skripsi, yaitu menggambarkan posisi produk genteng asbes Harflex kedalam pemetaan preferensi berdasarkan atribut-atribut yang dimilikinya. Untuk itulah atribut-atribut tersebut harus dilihat kembali apakah masih berpengaruh atau tidak berpengaruh terhadap persepsi konsumen, yaitu dengan pengujian kekuatan hubungan menggunakan tehnik Multiple Regression Analysis, setelah atribut-atribut tersebut dikelompokkan melalui perhitungan Factor Analysis. Genteng asbes adalah suatu produk genteng relatif merupakan suatu produk substitusi dari produk genteng dari bahan lainnya. Produk genteng asbes secara relatif pula lebih murah harganya dan sekarang banyak dipakai sebagai genteng untuk perumahan BTN. Sebagaimana diketahui pula perumahan BTN ini sekarang banyak diminati oleh konsumen, terutama untuk golongan menengah bawah. Sepanjang pengamatan penulis, belum terdapat suatu penelitian mengenai pasaran genteng asbes, dengan menggunakan konsep pemetaan produk (Product Positioning). Untuk itulah yang membuat daya tarik tersendiri untuk melakukan penelitian ters~but. Genteng asbes yang diteliti adalah yang dihasilkan oleh perusahaan industri besar saja, misalnya Harflex, Jabesmen, Atrisco dan Eternit Gresik, yang masuk pasaran genteng asbes di Jakarta. Sebagai unit analisis penulis mengambil genteng asbes Harflex untuk dibandingkan dengan genteng ashes lainnya, karena genteng asbes Harflex adalah genteng asbes pertama yang ada di pasaran. Genteng asbes Harflex ini pada tahun 1985 tidak lagi merupakan produk yang unggul dipasaran. Posisi produk terunggul di pasar diraih oleh genteng asbes Jabesmen. Namun berdasarkan penelitian didalam skripsi ini, yaitu pada bulan Oktober 1987 ternyata posis_i gent.eng ashes Harflex kembali menduduki peringkat pertama di pasar genteng asbes."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 1988
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Denny Ardijat Gunawan
"Krisis ekonomi yang melanda Indonesia sejak tahun 1997 lalu telah memukul industri tekstil, penyebabnya adalah bahan baku utamanya yang hampir 70% impor. Hal ini tentu menimbulkan masalah akibat fluktuasi nilai tukar mata uang rupiah terhadap dollar Amerika. PT. Texmaco Jaya salah satu perusahaan tekstil swasta terbesar di Indonesia juga tidak luput mengalami dampak dari krisis ekonomi yang belum jelas kapan akan berakhir. Untuk menghadapi masa-masa sulit tersebut, perusahaan berusaha menjalankan tindakan strategis, dimana landasan arah strategisnya adalah inovasi produk. Salah satu produk yang dihasilkan adalah tekstil bermerek "Simphony".
Masalahnya adalah kinerja dari merek tersebut tidak menggembirakan, setelah diluncurkan tiga tahun lalu. Diperkirakan selain faktor eksternal yang berubah dengan cepat dan kurangnya antisipasi. Faktor internal antara lain penetapan harga yang relatif tinggi dibandingkan dengan pesaing sedangkan nilai tambah yang diperoleh dari kain Simphony tidak terlalu berbeda dengan produk pesaing, desain yang terlambat mengikuti trend, manajemen pemesanan kurang rapi dimana pesanan dari pelanggan seringkali dikirimkan terlambat atau tidak on time. Selain itu jika ada pesanan dari pelanggan untuk item tertentu atau permintaan khusus, perusahaan kurang memberikan respon cepat serta seringkali tidak memenuhi harapan pelanggan artinya produk pesanan tidak sesuai dengan produk contoh yang ditawarkan. Permasalahan dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut "Bagaimana merumuskan strategi pemasaran yang tepat untuk kain merek Simphony ?"
Dengan menggunakan kerangka perencanaan pemasaran strategik, penelitian diawali dengan mengidentifikasi lingkungan baik internal maupun eksternal guna memperoleh gambaran kekuatan, kelemahan, tantangan dan peluang. Identifikasi lingkungan tersebut dianalisis dengan menggunakan matriks GE (General Electric). Guna menentukan derajat kepentingan penelitian ini menggunakan metode AHP (Analitical Hierarchy Process) dan dibantu alat pemrosesan data expert choice for windows 9th edition. Dan hasil penelitian diperoleh gambaran bahwa posisi perusahaan dalam GE matrix terletak pada sell V dengan pilihan strategi penetrasi pasar dan pengembangan pasar potensial. Oleh sebab itu perusahaan sebaiknya melakukan pengembangan pasar secara hati-hati dan berupaya memperoleh keuntungan melalui prinsip prinsip bisnis yang tidak spekulatif dalam perhitungan bisnisnya.
Selanjutnya berdasarkan strategi yang dipilih, perusahaan merumuskan strategi pemasaran berupa STP dan 4P. Untuk tekstil merek Simphony perusahaan memposisikan sebagai produk yang berkelas, oleh karena itu target marketnya adalah golongan masyarakat mampu dengan SES A, B dan C+. Implikasinya dalam menterjemahkan positioning produk tersebut dalam bauran pemasaran adalah dari segi produk, Simphony adalah tekstil yang berkualitas tinggi, segi harga, Simphony mengambil harga premium atau diatas lebih sedikit dibandingkan dengan pesaing, segi distribusi, Simphony sebaiknya diedarkan secara langsung oleh perusahaan pada gerai atau butik yang baik dan selektif, dan dari segi promosi, Simphony harus memiliki brand image yang kuat di mata pelanggannya oleh karena itu promosi harus gencar dan dengan media yang tepat yang menunjang dengan positioning produk tersebut sebagai produk kelas satu dan berkelas."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2001
T1526
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library