Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Muhammad Mu`in
"Penelitian bertujuan mengetahui arti dan makna pengalaman diabetisi melaksanakan perawatan di rumah. Penelitian dengan metode kualitatif fenomenologi deskriptif. Partisipan didapatkan dengan criterion sampling. Hasil wawancara dan catatan lapangan dianalisis dengan teknik Collaizi. Penelitian mengidentifikasi 22 tema yaitu karakteristik penyakit DM, penyebab, manajemen perawatan, keyakinan, perubahan akibat DM, respon terhadap diagnosis, respon terhadap pengaturan manajemen perawatan, perasaan subyektif saat gula darah tinggi, modifikasi diit, aturan diit, pelaksanaan olah raga, pelaksanaan terapi obat medis, pelaksanaan periksa ke pelayanan kesehatan, pemanfaatan pengobatan alternatif, upaya lain, mempertahankan kualitas hidup, motivator utama perawatan, sumber pendukung, jenis dukungan, jenis hambatan, pengalaman spiritual, dan pelajaran hidup.

Research aimed to explore Diabetes patient experiences performing care at home. It used qualitative descriptive phenomenology. Participants were collected by criterion sampling. In-depth interview and field note records analyzed using Collaizi's method. It identified 22 themes, consist of disease characteristics, etiology, care management, beliefs, alterations caused by diabetes, responds to diagnosis, responds to care management, subjective feeling during high blood sugar, dietetic modification, dietetic rule, physical exercise activity, medical treatment activity, health provider visits activity, alternatives medicine use, other effort, maintaining quality of life, primary motivator to perform care, supports resources, supports type, barriers type, spiritual experience, and life lessons."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2011
T-Pdf
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Edo Rezaprasga
"Latar Belakang : Hiponatremia adalah kelainan elektrolit yang paling sering terjadi saat perawatan dengan prevalensi hingga 24,6%. Hiponatremia juga meningkatkan risiko mortalitas saat perawatan pada populasi umum (Rasio Peluang (RP) 2,25  Interval Kepercayaan (IK) 95% 1,857–2,667). Pasien dengan Diabetes Mellitus Tipe 2 (DMT2) memiliki peningkatan risiko hiponatremia (RP 1,98, IK 95% 1,47–2.68) dan belum ada penelitian hubungan antara hiponatremia pada pasien DMT2 dengan mortalitas dan lama perawatan. 
Tujuan : Mengevaluasi prevalensi hiponatremia saat masuk rumah sakit dan hubungannya dengan mortalitas di rumah sakit dan lama perawatan pada pasien DMT2 yang masuk melalui unit gawat darurat (UGD).
Metode: Studi kohort retrospektif dilakukan menggunakan rekam medis elektronik pada Oktober 2022–Februari 2023. Studi ini mencakup pasien DMT2 berusia ≥ 18 tahun yang dirawat melalui UGD di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo. Lama rawat inap (LOS) dibandingkan menggunakan uji Mann-Whitney U. Hubungan mortalitas dinilai menggunakan uji Chi-square atau Fisher's exact test dan regresi logistik multivariat, menghitung risiko relatif (RR) dengan interval kepercayaan (CI) 95% yang disesuaikan untuk demografi, diagnosis, dan komorbiditas.
Hasil: Studi ini mencakup 296 pasien (median usia 62,5 tahun, median Charlson Comorbidity Index (CCI) 5). Prevalensi hiponatremia saat masuk adalah 39,5%. Tidak ada perbedaan signifikan LOS antara kelompok normonatremia dan hiponatremia, meskipun hiponatremia moderat berhubungan dengan LOS yang lebih lama dibandingkan dengan kelompok normonatremia (median 17 vs 11 hari, p<0,05). Mortalitas di rumah sakit secara signifikan lebih tinggi pada kelompok hiponatremia (29,9% vs. 11,2%, p<0,005). Hiponatremia saat masuk tetap menjadi prediktor independen mortalitas setelah disesuaikan untuk variabel perancu (HR terkoreksi 2,09, CI 95% 1,04 – 4,20, P = 0,037) dengan risiko yang terutama meningkat pada hiponatremia moderat (HR terkoreksi 4,79, CI 95% 1,67 – 13,74, p = 0,004).
Kesimpulan: Hiponatremia saat masuk rumah sakit sangat umum terjadi dan berfungsi sebagai prediktor independen yang penting untuk mortalitas di rumah sakit pada pasien DMT2 yang masuk melalui UGD.

Background: Hiponatremia is the most frequent electrolyte disorder encountered during hospital admission with prevalence up to 24,6%. Hyponatremia also increase in-hospital mortality risk in the general population(Rasio Peluang (RP) 2,25  Interval Kepercayaan (IK) 95% 1,857–2,667). Type 2 Diabetes Mellitus (T2DM) Patient have increased risk of hyponatremia (RP 1,98, IK 95% 1,47–2.68) therefore this research aims to identify the association between hyponatremia in T2DM patient to hospital length of stay and in-hospital mortality. 
Objective : To evaluate the prevalence of admission hyponatremia and its association with in-hospital mortality and length of stay (LOS) in Type 2 Diabetes Mellitus (T2DM) patients admitted through the emergency department (ED).
Methods: A retrospective cohort study was conducted using electronic medical records in October 2022–February 2023. This study include T2DM patients aged ≥18 years admitted via ED at Cipto Mangunkusumo National Referral Hospital. Length of stay (LOS) was compared using Mann-Whitney U tests. Mortality association assessed using Chi-square or Fisher's exact tests and multivariate logistic regression, calculating relative risks (RR) with 95% confidence intervals (CI) adjusted for demographics, diagnoses, and comorbidities.
Results: This study includes 296 patients (median age 62.5 years, median Charlson Comorbidity Index (CCI) 5). Prevalence of admission hyponatremia was 39.5%. No significant difference of LOS between normonatremic and hyponatremic groups, although moderate hyponatremia was associated with longer LOS compared to normonatremic group (median 17 vs 11 days, p<0.05). In-hospital mortality was significantly higher in the hyponatremia group (29.9% vs. 11.2%, p<0.005). Admission hyponatremia remained as an independent predictor of mortality after adjustment for confounding varibles(adjusted HR 2,09, 95% CI 1,04 – 4,20 P = 0,037) with risk particularly elevated in moderate (Adjusted HR 4,79, 95% CI 1,67 – 13,74 p = 0,004). 
Conclusion: Admission hyponatremia is highly prevalent and serves as an important independent predictor of in-hospital mortality among T2DM patients admitted through the ED.
"
Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2025
SP-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Tjutju Rumijati
"Diabetes mellitus (DM) adalah penyakit menahun yang akan diderita seumur hidup, sehingga diperlukan peran dari keluarga dan klien sendiri. Masalah DM pada lansia dapat menjadi ancaman bagi keluarga yang merawat dapat menyebabkan berbagai komplikasi skibat dan ketidakpatuhan. Tujuan penelitian ini adalah diketahui hubungan antara faktor individu, dukungan keluarga dan ketersediaan fasilitas kesehatan dengan kepatuhan lansia dalam menjalani perawatan diabetes melitus di kecamatan Rancasari Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan deskriptif korelasi dengan pendekatan waktu cross sectional. Sampel diambil steam total sampling, berjumlah 128 orang lansia. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner dan food record. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan chi square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepatuhan lansia lebih dari setengahnya menunjukkan patuh. Berdasarkan uji statistik terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan kepatuhan lansia dalam menjalani perawatan DM (p=0.01). sedangkan faktor lain tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Dengan demikian maka diperlukan peran perawat komunitas dalam upaya promosi kesehatan dengan memberikan penyuluhan secara berkala tentang perawatan diabetes melitus."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2007
T21860
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library