Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 9 dokumen yang sesuai dengan query
cover
cover
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 1993
S7581
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Jakarta: Direktorat Jenderal Tanaman Pangan dan Holtikultura, 1994
R 635 IND p
Buku Referensi  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Tanoko Prawira Sulistio
"Hama, dikenal sebagai salah satu fenomena yang membahayakan dalam kehidupan manusia, karena memiliki banyak kemungkinan untuk menghancurkan sumber daya manusia, tanpa terkecuali koleksi perpustakaan seperti buku, naskah, arsip. Koleksi Perpustakaan rentan mendapat ancaman yang berasal dari agen biologis (makhluk hidup) yang dapat menyebabkan kerusakan, baik sedang maupun besar. Penyebab datangnya hama disebabkan oleh beberapa faktor seperti temperatur, kelembaban, dan lingkungan yang kotor.
Tujuan penelitian ini adalah menelusuri indikasi hama  dan apa saja kerusakan yang terjadi pada koleksi Perpustakaan Universitas Indonesia serta upaya-upaya preservasi dan konservasi yang dilakukan.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif yang menguraikan gambaran perservasi dan konservasi koleksi perpustakaan. Penelitian dilakukan di Perpustakaan Universitas Indonesia, menggunakan metode pengumpulan data, observasi, pencatatan dan wawancara serta analisis dokumen.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat beberapa kerusakan baik pada koleksi perpustakaan maupun pada sarana penyimpanan koleksi perpustakaan yang disebabkan oleh debu, serangga (ngengat, kutu buku, kecoa), air, kelembaban, jamur, karat dan hewan pengerat yaitu tikus. Kerusakan terjadi terutama pada koleksi buku terbitan diatas 15 tahun yang lalu. Perservasi dan konservasi yang telah dilakukan meliputi; perbaikan atap yang bocor, relokasi koleksi, melindungi koleksi dengan cara membungkus dengan plastic dan melakukan penyemprotan hama secara berkala.
Kesimpulan penelitian ini adalah hama, seperti serangga, jamur (fungi) dan hewan pengerat seperti tikus, cuaca dan kelembaban udara dapat merusak koleksi yang disimpan di Perpustakaan, dengan demikian preservasi dan konservasi koleksi perpustakaan harus dilakukan secara berkala dan rutin agar kerusakan lebih lanjut tidak terjadi, terutama di ruang penyimpanan koleksi umum yang menyimpan koleksi berbahan kertas.

Pest, known as one of many hazardous phenomenons in human daily life and having so much possibilities to destroying human resources. Without any exception, the collections on library such as books, archive, and others collections that made from the paper, considered to be fragile when it has a threat from any biological agents. Pests can cause mild or even heavy damage for all those collections.  However, the Cause of Pest infestation can be caused by several factors such as temperature, lights, humidity, or even a dirty environment.
The focus of this research is about Pest Control as the part of Preservation and Conservation subjects on Library and Information Science Department. This research (Mini Thesis) was occurred and held on University of Indonesia Library prior as the part of the researches graduation requirements.
This Research was written and finished by using qualitative methods of research. And the use of Observation, Data Analysis, and Case Study approaches as the methods of information and data gathering.
As the Conclusion, the purpose of this research refer to the explanation about what pests such as insects, fungi (mushrooms), and rodents could do towards the Collections that stored in the Library, especially common collections room that keeps any paper based material collections.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2018
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 1992
S7514
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
cover
cover
Aghniya Nanda Pradipta
"Telah dilakukan penelitian tentang jasa ekosistem pengendalian hama serangga oleh burung terhadap bibit tanaman kelapa sawit di FMIPA UI. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis spesies burung insektivora yang memberikan jasa ekosistem pengendalian hama serangga kepada bibit tanaman kelapa sawit di FMIPA UI. Penelitian dilakukan dengan mengelompokan 10 bibit kelapa sawit menjadi 2 kelompok dengan perlakuan yang berbeda, yaitu perlakuan bird exclosure dan perlakuan kontrol. Setelah itu, dipilih 15 helai daun secara acak pada tiap bibitnya, baik yang sempurna maupun tidak, dan diberikan tanda menggunakan spidol permanen. Tiap daun yang sudah diberi tanda difoto secara digital, dan tingkat herbivora untuk tiap bibit dihitung berdasarkan proporsi rata-rata luas helai daun yang hilang per anak daun per hari. Luas helai daun dihitung dengan perangkat lunak ImageJ. Pengamatan burung dilakukan menggunakan metode point count selama 3 minggu waktu penelitian. Data yang didapat disusun ke dalam tabel, dan dilakukan hitung uji untuk hasil analisis. Analisis perbedaan tingkat herbivori perlakuan bird exclosure dan control dilakukan dengan menggunakan Uji U. Analisis korelasi antara jumlah individu spesies burung dan tingkat herbivori dihitung menggunakan analisis non-parametrik Spearman's Rank. Hasil menunjukkan bahwa ditemukan 6 spesies burung, antara lain Gereja eurasia (Passer montanus), Walet linci (Collocalia linchi), Cucak kutilang (Pycnonotus aurigaster), Nectarinidae, Tekukur biasa (Streptopelia chinensis), serta Cinenen jawa (Orthotomus sepium) dan 2 di antaranya adalah insektivora, yaitu Walet linci (Collocalia linchi) dan Cinenen jawa (Orthotomus sepium) . Tingkat herbivori bibit kelapa sawit kontrol berkisar pada nilai 0,005 sampai 0,303, dan tingkat herbivori pada kelapa sawit bird exclosure berkisar pada nilai 0,013 sampai 0,295. Hasil uji U menunjukkan tidak ada perbedaan nyata antara tingkat herbivori bird exclosure dan kontrol, dan hasil uji korelasi Spearman menunjukkan bahwa tidak ada korelasi kuat antara tingkat herbivori dengan jumlah individu untuk semua spesies burung.

A Research about the ecosystem services of controlling insect pests by birds on oil palm seedlings at FMIPA UI has been conducted. The purpose of this research is to analyze insectivore bird species’ that provide insect pest control to oil palm experimental seedlings at FMIPA UI. The research was done by grouping 10 experimental palm oil seeds into 2 groups with different treatments, namely bird exposure treatment and control treatment. After that, 15 leaves were randomly selected from each seedling, whether perfect or not, and marked using a permanent marker. Each tagged leaf was digitally photographed, and the herbivory level for each seedling was calculated based on the average proportion of leaf area lost per leaflet per day. Leaf blade area was calculated using ImageJ software. Bird observations were carried out using the point count method during the 3 weeks of research. The data obtained was arranged into a table, and an unique test was calculated for the results of the analysis. Analysis of the difference of herbivory rate in the bird exclosure treatment was done by using the U Test. Correlation analysis between the number of individual bird species and the level of herbivory was calculated using non-parametric Spearman's Rank analysis. The results showed that 6 species of birds were found, among them are Eurasian tree sparrow (Passer montanus), Cave swiflet (Collocalia linchi), Sooty-headed bulbul (Pycnonotus aurigaster), Nectarinidae, Spotted Dove (Streptopelia chinensis), and Olive-backed tailorbird (Orthotomus sepium) and 2 of them are insectivores, namely Cave swiflet (Collocalia linchi) and Olive-backed tailorbird (Orthotomus sepium). The herbivory level of control oil palm plants ranged from 0.005 to 0.303, and the herbivory level of the bird exposed oil palms ranged from 0.013 to 0.295. The U test results from the research showed that There is no difference between the herbivori rate in bird exclosure and control, and the Spearman correlation test results showed that there was no correlation between the level of herbivory and the number of individuals for all bird species."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan alam Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library