Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 19 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Saiful Kiram
"[ABSTRAK
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, mendeskripsikan stres dan manajemen stres yang dilakukan oleh pegawai Puskesmas yang mengambil tempat pada Puskesmas Raga Jaya, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Penelitian ini memperlihatkan stres dan manajemen stres yang dialami oleh pegawai Puskesmas Raga Jaya dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Dari penelitian ini dapat terlihat bahwa pegawai Puskesmas Raga Jaya memiliki stresor yang mempengaruhi mereka dalam bekerja. stresor yang dimiliki kemudian ditangani dengan menggunakan manajemen stres yang masing-masing pegawai memiliki caranya tersendiri dalam menangani stres yang dimiliki.;This study is a qualitative research, describe stress and management stress on Local Government Clinic Employee that take place on the Puskesmas Raga Jaya, Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat Province.

ABSTRACT
This research shows that stress and management stress experienced by Puskesmas Raga Jaya employee in carrying out tasks and responsibilities. From this research can be seen that current Puskesmas Raga Jaya employees having stresor that affect them in work . Stresor owned by them then they dealt it with using the management of stress that each employee has its own way in dealing with stress .;This study is a qualitative research, describe stress and management stress on Local Government Clinic Employee that take place on the Puskesmas Raga Jaya, Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat Province. This research shows that stress and management stress experienced by Puskesmas Raga Jaya employee in carrying out tasks and responsibilities. From this research can be seen that current Puskesmas Raga Jaya employees having stresor that affect them in work . Stresor owned by them then they dealt it with using the management of stress that each employee has its own way in dealing with stress., This study is a qualitative research, describe stress and management stress on Local Government Clinic Employee that take place on the Puskesmas Raga Jaya, Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat Province. This research shows that stress and management stress experienced by Puskesmas Raga Jaya employee in carrying out tasks and responsibilities . From this research can be seen that current Puskesmas Raga Jaya employees having stresor that affect them in work . Stresor owned by them then they dealt it with using the management of stress that each employee has its own way in dealing with stress .]"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2014
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Scott, Carol
New Jersey: John Wiley & Sons, 2008
155.904 2 SCO o
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Intan Dian Astari
"Latar belakang. Bidang kerja sosial merupakan salah satu pekerjaan yang rentan terhadap stres kerja. Hal ini karena tugas pekerja sosial adalah untuk membantu orang lain dalam mengatasi masalah ataupun pemberdayaan individu untuk meningkatkan kesejahteraan diri. Dalam menjalankan pekerjaannya, terkadang kesejahteraan pribadi mereka terlupakan sehingga muncul stres kerja. Stres kerja dapat berdampak pada banyak hal, misalnya kesalahan pada pekerjaan, tingginya tingkat absensi, terganggunya hubungan sosial, dan bahkan depresi. Untuk mencegah hal tersebut perlu dilakukan intervensi manajemen stres terhadap pekerja sosial tersebut.
Metode. Penelitian ini menggunakan desain before-after dengan jenis penelitian kualitatif yang ditunjang dengan kuantitatif. Intervensi didasarkan pada modul manajemen stres kerja dari Davis, Eshelman dan M?Kay (2008) yang diadaptasi sehingga sesuai bagi partisipan penelitian. Partisipan penelitian ini adalah pekerja sosial yang berasal dari staf pengasuhan Yayasan Kampus Diakonea Modern (KDM). Manajemen stres dilakukan dengan intervensi kelompok karena diharapkan tiap individu dapat berbagi informasi maupun rasa empati satu sama lain. Penelitian ini dijalani oleh tiga orang partisipan dengan rangkaian intervensi sebanyak empat pertemuan.
Hasil. Berdasarkan wawancara dan hasil alat ukur, diketahui bahwa intervensi manajemen stres ini dapat menurunkan tingkat stres dua dari tiga partisipan yang mengikuti program. Terdapat beberapa perubahan positif yang muncul, misalnya mulai digunakannya komunikasi asertif dengan anak-anak penghuni KDM, digunakannya skala prioritas untuk menyelesaikan masalah, atau munculnya kemampuan mengatasi kecemasan ketika menghadapi atasan. Akan tetapi satu partisipan mengalami peningkatan stres setelah mengikuti rangkaian program ini.

Background. Social work is a field that is vulnerable to occupational stress. The social work profession promotes social change, problem solving in human relationships and the empowerment of people to enhance well-being, while their own well being is sometimes left behind and creates occupational stress There are some effects from occupationnal stress: mistakes when doing tasks, abseenteism, high alcohol consumtion, disruption of social relationship, and it can lead to depression. Stress management is considered as an effective way to defeat occupational stress.
Method. The research design is before-after with qualitative - quantitative approach. This intervention is based on occupational stress management invented by Davis, Eshelman and M?Kay (2008) that was modified and added with materials that suits the demand of participants. The study involved 3 parenting staffs from Yayasan Kampus Diakonea Modern (KDM) and will be done with group intervention. Participants underwent 1 pre assessment meeting, 4 group intervention sessions, and 1 post assessment meeting along the program.
Result. Measurement using observation and interview shows that stress management intervention (assertive communication, priority scale as one way to solving problems, or handling anxiety provoking thoughts) gives additional information and behavior changes in 2 participants, Unfortunately, 1 participant report a raise in occupational stress after the intervention.
"
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2012
T30584
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Hoboken: John Wiley &​ Sons , 2009
158.7 INT
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Dian Asih Rianty
"ABSTRAK
Hipertensi memberikan dampak bagi penderita, keluarga, masyarakat dan pemerintah sehingga sangat diperlukan penanganan yang komprehensif tidak hanya pada faktor genetik dan gaya hidup. Kemampuan mengelola stres dengan mengenal sumber stresor, mengungkapkan kemarahan dengan tidak berlebihan, mendapatkan dukungan keluarga serta penggunaan teknik relaksasi menjadi komponen penting dalam manajemen diri hipertensi. Keluarga menjadi sumber dukungan dalam pengelolaan kesehatan anggota keluarga dengan hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan dukungan keluarga dengan manajemen stres pada dewasa hipertensi di Kabupaten Pringsewu, Lampung. Metode penelitian menggunakan cross sectional, dengan jumlah sampel 162 dewasa hipertensi. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan teknik pemilihan sampel menggunakan metode consecutive sampling. Sampel penelitian adalah dewasa hipertensi dengan usia 30-59 tahun, tinggal bersama keluarga dan mampu berkomunikasi verbal dengan baik. Analisis menggunakan uji Pearson menunjukkan ada hubungan antara dukungan instrumental, informasi, emosional, penghargaan dan dukungan keluarga dengan manajemen stres pada dewasa hipertensi di Kabupaten Pringsewu, Lampung dengan nilai p value < 0,05. Analisis lebih lanjut menggunakan regresi linier berganda menunjukkan bahwa dukungan emosional merupakan variabel yang paling berhubungan dengan manajemen stres setelah dikontrol variabel confounding. Dukungan keluarga merupakan bentuk bantuan keluarga yang sangat penting dalam manajemen stres hipertensi.

ABSTRACT
comprehensive treatment not only on genetic and lifestyle factors. The ability to manage stress by knowing the source of stressors, expressing anger with moderation, getting family support as well as the use of relaxation techniques become an important component in hypertension self management. Families become a source of support in managing the health of family members with hypertension. This study aims to identify the relation of family support with stress management in adult hypertension in Pringsewu Regency, Lampung. The research method used cross sectional, with 162 adult sample of hypertension. Sampling using purposive sampling with sample selection technique using consecutive sampling method. The study sample is adult hypertension with age 30 59 years old, living with family and able to communicate verbally well. Analysis using Pearson test showed there was correlation between instrumental support, information, emotional, appreciation and family support with stress management in adult hypertension in Pringsewu Regency, Lampung with p value "
2018
T51586
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Asminarsih Zainal Prio
"Karya ilmiah akhir ini bertujuan menguraikan manajemen stres sebagai bentuk intervensi keperawatan komunitas pada aggregate lansia gastritis dengan menggunakan integrasi teori manajemen, Model Adaptasi Roy dan Family Centered Nursing di Kelurahan Ratujaya, Kota Depok. Hasil yang didapatkan adalah manajemen stres efektif dalam menurunkan tingkat nyeri, frekuensi kekambuhan gastritis, tingkat stres, dan mekanisme koping maladaptif.
Hasil pelaksanaan manajemen stres melalui proses kelompok menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan dan sikap keluarga dalam merawat lansia gastritis, serta terjadi perubahan perilaku positif yaitu penurunan lansia dengan pola makan tidak teratur, kebiasaan konsumsi makanan pedas dan asam, serta konsumsi OAINS.
Hasil pelaksanaan asuhan keperawatan pada 10 keluarga lansia gastritis menunjukkan bahwa kombinasi terapi modifikasi perilaku dan manajemen stres efektif dalam mencegah kekambuhan gastritis. Disarankan kepada pembuat kebijakan untuk membuat dan mengembangkan strategi manajemen stres dan proses kelompok dalam memberikan dukungan pada lansia gastritis dan mencegah faktor risiko penyakit tidak menular.

This scientific paper aimed to explore the effect of stress manaegement as one of the strategy intervention in order to prevent and to treat aggregate elderly with gastritis by using integration management theory, Roy adaptation model and family centered nursing model at Ratujaya sub-district, Depok City.
The result shows stress management is able to decrease pain level, pain recurrency, stress level, and coping mechanism. Stress management in group process also increase knowledge and family perception to support elderly with gastritis, and indicate behavioral change include eating habits and consumption of non streorid anti inflammation.
The implementation of nursing care to 10 elderly families with gastritis shows that the combination of behavioral therapy and stress management is effective to prevent pain recurrency of elderly with gastritis. It is suggestted that the policy maker has to improve stress management strategy and group process in order to support elderly with gastritis.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2010
T-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Maharsi Anindyajati
"ABSTRAK
Konflik peran merupakan suatu kondisi yang dapat menyebabkan stres pada atlet
mahasiswa. Stres yang dialami oleh atlet mahasiswa berpengaruh pada unjuk
kerjanya dalam kegiatan akademik dan olahraga. Stres dapat menurunkan unjuk
kerja dan menimbulkan berbagai gangguan emosi, fisik, dan tingkah laku. Di sisi
lain, stres dapat meningkatkan unjuk kerja. Upaya untuk membatasi efek negatif
stres menurut Greenberg adalah melalui manajemen stres.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara sebagai
metode pengumpulan data yang utama. Metode penunjang yang digunakan
adalah observasi. Dalam penelitian ini juga digunakan berbagai alat bantu,
seperti, pedoman wawancara, lembar observasi, dan alat perekam. Subyek dalam
penelitian ini adalah empat orang atlet mahasiswa Universitas Indonesia yang
berasal dari fakultas dan program studi yang berbeda.
Hasil penelitian terhadap keempat atlet mahasiswa menunjukkan bahwa mereka
mengalami konflik peran dengan intensitas dan kualitas yang berbeda. Keempat
subyek juga memiliki persepsi yang berbeda terhadap konflik peran. Konflik
peran pada atlet mahasiswa timbul karena adanya tuntutan dari dalam diri dan
lingkungan subyek untuk dapat menjalankan dua perannya dengan baik.
Kesulitan yang dialami subyek dalam memenuhi tuntutan tersebut akan
menimbulkan stres pada dirinya. Walaupun seluruh subyek mengahadapi sumber
stres yang sama, namun respons yang diberikan berbeda pada tiap subyek. Dari
hasil penelitian juga ditemukan bahwa stres yang disebabkan oleh konflik peran
tidak selalu membawa efek negatif, tetapi juga positif. Untuk mengatasi efek
negatif stres, setiap subyek melakukan manajemen stres yang berbeda.
Intensitas dan kualitas konflik peran mempengaruhi persepsi subyek terhadap
konflik peran. Intensitas dan kualitas konflik peran yang tinggi menyebabkan
persepsi negatif terhadap konflik peran. Konflik peran ini terjadi terutama karena
adanya tuntutan dari dalam diri keempat subyek untuk dapat menjalankan
kegiatan akademik dan olahraganya dengan baik. Untuk mengatasi efek negatif
stres, intervensi terhadap situasi yang merupakan sumber stres adalah teknik
manajemen stres yang paling sering dilakukan oleh keempat subyek. Peranan
berbagai pihak yang terkait sangat diperlukan dalam memberikan pelatihan
khusus dan sosialisasi berbagai teknik manajemen stres bagi para atlet mahasiswa."
2001
S3060
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Kresna Astri
"Tujuan dari penelitian ini adalah menginvestigasi efektivitas Multicomponent Cognitive Behavioral Group Therapy (MCBGT) sebagai intervensi manajemen stres dan kesepian pada lansia di Depok. MCBGT terdiri dari delapan sesi intervensi dengan berbagai macam teknik yang berbeda pada setiap sesi. Teknikteknik yang digunakan adalah relaksasi pernapasan, relaksasi progresif, psikoedukasi, self-monitoring, action planning, pendekatan kognitif, komunikasi efektif, dan teknik pemecahan masalah. Terdapat tujuh lansia yang terdiri dari enam perempuan dan satu laki laki berpartisipasi dalam penelitian ini.
Metode pengumpulan data dilakukan secara kuantitatif, yaitu menggunakan alat ukur stres berupa Perceived Stress Scale (PSS), Perceived Stress Questionnaire (PSQ), dan Subjective Units of Distress (SUD), serta secara kualitatif menggunakan observasi dan juga wawancara. Pengukuran dilakukan pada sebelum dan sesudah dilaksanakan intervensi untuk menelaah perbedaan kondisi partisipan sebagai hasil dari intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat stres dan kesepian pada saat sebelum dan sesudah intervensi, yang mengindikasikan bahwa intervensi secara efektif membantu peserta menangani stres dan kesepian. Efek intervensi diindikasikan lebih besar pada stres dibandingkan kesepian.

The aim of this research was to examine the effectiveness of stress and loneliness management using Multicomponent Cognitive Behavioral Group Therapy (MCBGT) with the elderly living in Depok. There were eight sessions in which involved several different techniques of MCBGT, with each session focusing on one technique. The techniques used were controlled breathing, progressive relaxation, psychoeducation, self-monitoring, action planning, cognitive approach, effective communication, and problem-solving. There were seven elderly people, six females and one male, that participated in this research. Data collection was through both quantitative and qualitative methods.
The quantitative method used four measurements such as Perceived Stress Scale (PSS), Perceived Stress Questionnaire (PSQ), Subjective Units of Distress (SUD), and UCLA loneliness scale. On the other hand, qualitative method used observation and interview to collect additional information from participants. Pretest and posttest were assessed in order to investigate the differences that occur on the stress and loneliness level due to MCBGT. It was found through the posttest that there were decreased levels of stress and also loneliness. Furthermore, it is suggested through the research that MCBGT was more effective in dealing with stress compared to loneliness.
"
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2012
T30492
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Marcelino Chandra Wiria
"Permasalahan peningkatan prestasi menjadi objek studi yang utama dari sport science atau ilmu olah raga, yang dewasa ini dikcmbangkan secara sistematis dan berencana di berbagai negara. Olahragawan dapat atau mampu memperlihatkan kemampuan prestasi yang maksimal, maka perlu menyiapkan kondisi fisik, psikologis dan juga kesiapan psikologis. Dalam diri seorang atlet dimana tuntutan berprestasi terjadi terus menerus, mereka sering mengalami stres. Physical Self Efficacy yang dipersepsikan oleh individu merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan dalam performasi yang akan datang yang pada gilirannya dapat pula menjadi faktor yang ditentukan oleh pola keberhasilan - kegagalan perormance yang pernah dia1ami Penelitian ini bermula dari pemikiran tentang diperlakukannya konsep psikologis yang dapat mempengaruhi peningkatan prestasi olahraga atiet dalam persiapan dan masa pertandingan, artinya adakah hubungan konsep psikologis yang diteliti, yakni stres dan self effency terhadap peningkatan prestasi olahraga di bidang atletik Beragamnya kualitas asa] atlet dan kondisi pembinaan serta progam pelatihan menyebabkaau perlunya dipikirkan pelatihan berdasar psikologi demi peningkatan. prestasi atlet. Penelitian ini bertujuan mengungkap hubungan stres arousal dan tes psikis dengan prestasi olahraga di bidang atletlk. Melalui kajian teoritis tentang prestasi olahraga, serta variabel yang diperkirakan mempengaruhi prestasi olahraga, yaitu stres dan Physical Self Efficacy, maka diajukan tiga hipotesis penelitian yang diuji kebenararnnya Hipotesis tersebut adalah I. Ada hubungan yang positif signifikan antara stres dalam persiapan pertandingan dan Physical Self Efficacy terhadap peningkatan prestasi olahraga di bidang atletik. 2. Ada hubungan yang positif dan signifikan antara stres dalam persiapan pertandingan dengan prestasi olahraga di bidang atletik, bila pengaruh kepercayaan diri dikontrol 3. Ada hubungan yang positif dan signifikan antara Physical Self Eflicacy dan prestasi olahraga di bidang atletik, bila pengaruh stres dalam persiapan pertandingan di kontrol. Penelitian ini dilaksanakan di stadion madya Senayan yang melibatkan atlt atlet dari daerah DKI Jakarta, Maluku., Papua serta arlet pelatnas yang dianggap mencerminkan populasi atlet. Sampel yang digunakan adalah atlet atlet berprestasi atau lolos kualifikasi PON ke-15 di Surabaya, sebanyak 62 orang dari beberapa nomer cabang olahraga atletik. instrumen yang dipakai adalah Stress Arousal Checklist dan Physical self-efficacy scale. Dari tiga hipotesis yang diajukan ada 1 hipotesis yang dinyatakan diterima atau didukung oleh data yang terkumpul. Sedangkan dua hipotesis lainnya ditolak atau tidak terbukti. Hipotesis yang diterima atau terbukti adalah sebagai berikut Ada hubungan yang positif signifikan antara stres dalam persiapan
pertandingan dan Physical Self Efficacy terhadap peningkatan prestasi
olahraga di bidang atietik. Hipotesis-hipotesis yang tidak diterima atau tidak terbukti adalah sebagai bcrikut 1. Ada hubungan yang positif dan signifikan antara stres dalam persiapan pertandingan dengan prestasi olahraga di bidang atletik, bila pengaruh kepercayaan diri dikontrol. 2 Ada hubungan yang positif dan signifikau antara Physical Self Efficacy dan prestasi olahraga di bidang atletik, bila pengaruh stres dalam persiapan pertandingan di kontrol. Dalam diskusi dibahas berbagai alasan tidak terbuktinya kedua hipotesis."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2000
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2   >>