Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 7 dokumen yang sesuai dengan query
cover
"The analyses of isotop Cs and Cs elment in an unknown active solution of CsNO3 has been carried out with the main goal of identification of Cs element and that contained isotopes. The uknown active solution of CSNO3 was available in the Physical chemistry laboratory - Radiometalurgy Development Division (BPR) - at the centre for Nnuclear Fuel Technology (PTBN)...."
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Nita Suhartini
"Percobaan ini bertujuan untuk membandingkan profil distribusi vertikal konsentrai 137Cs di lapisan tanah pada suatu lokasi yang stabil. Hutan lindung Pangrango telah dipilih sebagai lokasi penelitian, yaitu suatu lokasi yang tidak pernah dirusak sejak tahun 1925. Pengambilan sampel dilakukan Pancawati - Ciawi. Alat untuk sampling tanah adalah scraper dengan ukuran (20 x 50) cm, dengan ketebalan setiap lapisan adalah 2 cm sampai dengan kedalaman 24 cm (107 kg/m2) atau 26 cm (137 kg/m2), dan pengambilan sampel dilakukan pada 5 titik percobaan. Sampel-sampel tanah kemudian dibawa ke laboratorium untuk dilakukan persiapan awal dan dianalisis kandungna 137Cs nya menggunakan alat MCA pada energi 662 keV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbedaan yang cukup nyata antara profil distribusi vertikal 137Cs yang dihitung secara simulasi dan perhitungan.

Comparison Of 137Cs Vertical Distribution Profile At Soil Layer Obtained By Measurement And Simulation. This investigation aimed to compare a profile of 137Cs vertical distribution at soil layer in the stable site (undisturbed site). Conservation forest that has been becoming as conservation area since 1925 namely Gn. Pangrango was selected as study site. Sampling of soil was done in Pancawati - Ciawi. Sampling was done by using scrapper ( 20 x 50) cm, with layer increment of 2 cm until the depth of 24 cm (107 kg/m2) or 26 cm (137 kg/m2), and sampling was done at 5 points. Soil samples were brought to the laboratory for preparation and analysis of 137Cs content by using MCA at 662 keV energy. The result showed that the comparison of 137Cs vertical distribution profile between measurement and simulation has a significant differences."
Depok: Lembaga Penelitian Universitas Indonesia, 2006
AJ-Pdf
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
"The strategic significance of the Dariali Gorge, the main pass across the central Caucasus, has long been recognised. It forms a border today as it has done for much of the past 2000 years. But how was an effective military force sustained in an isolated Alpine environment? Excavations, osteoarchaeology and landscape survey have revealed that the Early Middle Ages saw as much investment in controlling this key route as there was in Antiquity. Guarded by the same Muslim-led garrison for at least a quarter of a millennium, its survival in a harsh environment was made possible through military effort and long-distance food supplies."
300 ANT 89 (346) 2015
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
"ABSTRAK
Geologi dan keterdapatan uranium di sektor Paluq Hulu, Kalimantan timur. Tahapan prospeksi sistematik mencakup luasan Sektor Paluq (0,8 km2). Tujuan kegiatan ini untuk mendapatkan gambaran geologi rinci dan mineralisasi U serta potensi di Sektor Paluq. kegiatan yang dilakuan adalah pengukuran topografi, pengukuran radioaktivitas tanah, pengamatan stratigrafi dan struktur geologi rinci, pembuatan kupasan pada lokasi anomali dan pembuatan kupasan/paritan pada lokasi anomali radiometri. Pada sektor paluq terdapat 5 (lima) lokasi anomali radiometri yang signifikan yaitu Anomali Putra, Roos, Paluq Hulu, Mahakam dan Siweg dengan nilai radiometri 500 - 10.000 c/s, dengan nilai latar 100 c/s, telah dilakukan pembuatan kupasan dan paritan dilakukan pengambilan contoh mineralisasi dengan metode sistematic chanel sampling. Hasil analisis petrografi dan mineragrafi menunjukkan bahwa mineralisasi berupa pitchblenda, autonit berasosiasi dengan mineral bornit, kalkosit, kalkopirit, lolingit, pirhotit, pirit, sfalerit, ilmenit, limonit, magnetit, markasit, rutil, melnikovit, hematit dan oksida besi. Hasil analisis geokimia uranium total batuan berkisar antara 35 ppm U hingga 4.600 ppm U. "
Jakarta Selatan: Pusat Teknologi Bahan Galian Nuklir. Badan Tenaga Nuklir Nasional, 2011
660 EKSPLOR
Majalah, Jurnal, Buletin  Universitas Indonesia Library
cover
Muhammad Aziz Rahman
"Lapisan tunggal atom silikon dan karbon dalam dua dimensi dengan kisi berbentuk heksagonal telah dikenal dengan nama silicene dan graphene. Selain atom penyusunnya, sedikit perbedaan tambahan antara keduanya adalah bahwa silicene memiliki ketebalan yang lebih besar daripada graphene karena kisi heksagonnya tertekuk. Dengan mengganti semua atom silikon-28 (atau karbon-12) pada silicene (atau graphene) dengan isotop stabilnya, yaitu silikon-29 dan silikon-30 (atau karbon-13), memungkinkan untuk terjadinya rekayasa struktur pita pada material tersebut yang menjadikannya sebuah material isotopic homojunction, yang artinya sebuah heterostructure dapat dibuat dengan mengganti atom-atom pada sel satuan dengan isotopnya. Pada studi ini, kami menginvestigasi efek dari isotop silikon dan karbon terhadap struktur pita silicene dan graphene dengan menggunakan first-principles calculations. Kami berhipotesis bahwa akan ada perubahan pada konstanta kisi silicene maupun graphene karena substitusi isotop yang akan diakomodasi di dalam interaksi elektron-fonon yang menyebabkan energi dispersi elektron dapat termodifikasi pada orde meV. Untuk dispersi fonon, massa isotop akan memberikan kon-tribusi dominan terhadap pergeseran frekuensi fonon.

Single layers of silicon and carbon atoms in two dimensions with a hexagonal/honeycomb lattice are well known as silicene and graphene. Apart from the constituent atoms, an additional difference between the two is that silicene has a slightly larger thickness than graphene because its hexagon lattice is bent forming the so-called buckled hexagonal lattice. By replacing all the silicon-28 (or carbon-12) atoms in silicene (or graphene) with their stable isotopes, i.e. silicon-29 andsilicon-30 (or carbon-13), it is possible to engineer the band structure of the materialthat transforms it into an isotopic homojunction, which means that a heterostructure can be created by replacing the atoms in the unit cell with their isotopes. In this study, we investigate the effect of silicon and carbon isotopes on the band structure of silicene and graphene using first-principles calculations. We hypothesize that there will be a change in the lattice constants of both silicene and graphenedue to the substitution of the isotopes that will be accommodated in the electron-phonon interactions that cause the electron dispersion energy to be modified on the order of meV. For phonon dispersion, the mass of the isotope will make a dominant contribution to the shift in phonon frequency."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2021
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ngadenin
"Thorium dan uranium di Pulau Bangka terdapat di dalam mineral monasit. Secara geologi monasit terbentuk pada granit tipe S, batupasir, serta endapan aluvium. Di daerah Bangka Barat terdapat beberapa granit tipe S dan aluvium hasil rombakannya sehingga wilayah ini dianggap sebagai wilayah potensial untuk terbentuk cebakan monasit tipe plaser. Granit tipe S dianggap sebagai sumber monasit sedangkan aluvium hasil rombakannya dianggap sebagai tempat berakumulasinya monasit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui informasi geologi dan potensi sumber daya thorium dan uranium pada endapan aluvium di Bangka Barat. Metoda yang digunakan adalah pemetaan geologi, pengukuran kadar thorium dan uranium batuan, pengambilan sampel batuan granit untuk analisis petrografi, pengambilan sampel mineral berat pada aluvium untuk analisis butir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa litologi di wilayah Bangka Barat tersusun oleh satuan sekis, satuan meta batu pasir, terobosan granit, terobosan diabas, satuan batupasir dan aluvium. Monasit dijumpai pada terobosan granit, satuan batupasir dan aluvium. Sesar yang berkembang adalah sesar-sesar yang berarah relatif Barat Laut Tenggara, Timur Laut, Barat Daya dan Barat Timur. Hasil analisis butiran mineral berat menunjukkan persentase monasit rata-rata dalam mineral berat adalah sebesar 6,34%. Mineral lain yang terdapat dalam cebakan plaser dan cukup potensial adalah zirkon 36,65 %, ilmenit 19,67%, dan kasiterit 14,75%."
Pusat Teknologi Bahan Galian Nuklir. Badan Tenaga Nuklir Nasional, 2014
660 EKSPLOR 35:2 (2014)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Adi Gunawan Muhammad
"Sektor Lemajung, merupakan salah satu sektor potensial uranium di daerah Kalan, Kalimantan Barat. Mineralisasi uranium dijumpai pada batuan metalanua dan metapelit sekistosan, dengan arah umum mineralisasi timur-barat miring 70 derajat ke utara sejajar dengan arah foliasinya (S1).Pemboran evaluasi telah dilaksanakan dengan total kedalaman 300 meter dan telah dilakukan logging dengan menggunakan gross-count gamma ray pada lobang bor. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menentukan kadar minelisasi uranium dalam batuan secara kuantitatif dan mengetahui kondisi geologi di daerah sekitar pemboran...."
Pusat Teknologi Bahan Galian Nuklir. Badan Tenaga Nuklir Nasional, 2014
660 EKSPLOR 35:2 (2014)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library