Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Tito Wirananto
Abstrak :
Pada masa resesi ekonomi dewasa ini, banyak kegiatan ekonomi yang mengalami kelesuan. Hampir semua sektor merasakannya termasuk industri jasa perhotelan. Hotel-hotel baru banyak bermunculan di Jakarta pada awal tahun 90'an untuk mengantisipasi ledakan wisatawan pada masa itu, sedangkan sejak akhir tahun 1997 terjadi penurunan yang sangat drastis menyusul memburuknya situasi politik di Indonesia. Dengan kondisi seperti itu, pengusaha perhotelan dipaksa untuk memutar otak untuk dapat mempertahankan usahanya. Persaingan ketat terjadi pada industri jasa perhotelan di Jakarta, karena sementara ini terjadi kesenjangan antara permintaan dengan penawaran. Dalam menyikapi fenomena ini mau tidak mau pengusaha hotel harus meningkatkan kualitas pelayanannya untuk merebut pangsa pasar. Hotel Ibis Arcadia adalah hotel berbintang tiga yang telah berdiri dan beroperasi sejak tahun 1993 di Jakarta. Tingkat hunian rata-rata nya mencapai 80 %, walaupun sempat mengalami penurunan pada masa krisis yang lalu namun pada saat ini sudah mulai membaik. Keberhasilan hotel ini untuk tetap bertahan dimasa sulit tentunya tidak terlepas dari kualitas pelayanan hotel tersebut kepada pelanggannya. Permasalahan yang akan dileliti dari hotel ini adalah: seberapa tinggi tingkat kepuasan pelanggan dapat tercapai dengan kualitas pelayanan yang ada, dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat kepuasan pelanggan tersebut. Dalam penelitian ini, akan diukur kesenjangan antara persepsi pelanggan terhadap pelayanan yang diterimanya dengan harapannya terhadap layanan tersebut. Dari hasil pengukuran kesenjangan tersebut akan diketahui tingkat kepuasan pelanggan dan kualitas pelayanan hotel tersebut. Metode untuk meneliti tingkat kepuasan pelanggan ini adalah menggunakan metode SERVQUAL dan dipertajam lagi dengan analisis Deskriptif Statistik yang difokuskan pada aspek-aspek pelayanan menurut teori Servqual yaitu : Tangible, Responsiveness, Reliability, Assurance dan Empathy. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat kepuasan pelanggan hotel Ibis Arcadia secara umum cukup baik (mencapai 86.25%), namun demikian masih ada peluang bagi manajemen hotel untuk memperbaiki kinerja pelayanan sehingga dapat menaikkan tingkat kepuasan pelanggan. Semua aspek pelayanan secara signifikan mempengaruhi kepuasan pelanggan, maka untuk melakukan perbaikan kinerja pelayanan sebaiknya dibuat skala prioritas berdasarkan faktor-faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi kepuasan pelanggan.
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2000
T10083
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Amdi Ariefianto
Abstrak :
UMKM “usaha mikro, kecil & menengah” di Indonesia merupakan faktor penting bagi perekonomian Indonesia. Fakta ini terlihat dari kontribusi UMKM terhadap PDB dan penyerapan tenaga kerja. Namun, banyak UMKM yang berjuang untuk bersaing dengan perusahaan lokal skala besar atau perusahaan asing karena globalisasi. Salah satu UMKM adalah Hotel Tuju Wijaya Kusuma yang merupakan hotel berkonsep syariah dan hotel ultra-budget di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode business coaching dengan pendekatan kualitatif untuk memetakan kondisi dan permasalahan UMKM, kemudian dilakukan tindakan korektif berdasarkan rekomendasi perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM belum memiliki SOP tertulis sebagai pedoman bisnis dan operasional serta kontribusi penjualan dari website internal yang belum optimal. Oleh karena itu, rekomendasi dan tujuan penelitian membantu UMKM untuk mengembangkan SOP administrasi & teknis dan meningkatkan kontribusi website internal melalui pendekatan digital. Survey dilakukan untuk mendukung analisis SWOT dan pengolahan data untuk mendukung bukti hasil perbaikan. Hasilnya adalah SOP membantu UMKM untuk menjaga kualitas dan mengendalikan bisnis, dan kontribusi penjualan situs web internal meningkat secara bertahap. ......MSMEs “usaha mikro, kecil & menengah” (Indonesia) or “micro, small & medium enterprise” (English) in Indonesia are an essential factor for the Indonesian economy. This fact can be seen from the contribution of MSMEs to GDP and employment. However, many MSMEs struggle to compete with large-scale local companies or foreign companies due to globalization. One of the MSMEs is Tuju Wijaya Kusuma Hotel, which is a hotel with a sharia concept and an ultra-budget hotel in the Cilandak area, South Jakarta. The Data were collected using business coaching method with qualitative approach to mapping MSME’s condition and problem, then take a corrective action based on recommendation for improvement. The result shows that the MSME doesn’t have a written SOP as an business and operational guidance and sales contributions from internal websites that are not yet optimal. Therefore, the recommendation and the research aim are helping the MSME to develop administrative & technical SOP and improving internal website contribution through digital approach. Survey were conducted to support SWOT analysis and data processing for support evidence of the improvement result. The result are SOP is helping MSME to maintain their quality and control the business, and sales contribution of internal website is increasing gradually.
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2021
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library