Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
Jana Hafiza
"
ABSTRAKPoliuretan merupakan jenis polimer yang dihasilkan dengan mereaksikan bahan kimia reaktif poliol dan diisosianat. Penambahan lignin pada poliuretan dapat dijadikan sebagai kompatibiliser karena lignin memiliki gugus polar dan nonpolar. Penelitian ini dilakukan pembuatan produk hibrida poliuretan berbasis lignin dengan menggunakan polietilen glikol PEG dan 4,4 rsquo; metilenbis sikloheksil isosianat HMDI serta lignin sebagai kompatibiliser. Variabel yang digunakan adalah penambahan berat molekul PEG dan mol HMDI dengan 0,5 gram lignin. Produk kemudian dikarakterisasi dengan menggunakan FT-IR Fourier Transform Infra-Red Spectroscopy , 1H-NMR Nuclear Magnetic Resonance , STA Simultaneous Thermal Analysis , SEM Scanning Electron Microscopy , serta sudut kontak. Hasil pengujian NMR diketahui bahwa gugus hidrogen meningkat seiring dengan peningkatnya berat molekul PEG. Spektra FTIR memperlihatkan pita serapan gugus alkohol yang lebih tinggi dengan penggunaan PEG 6000. Berdasarkan grafik STA terlihat bahwa bertambahnya berat molekul PEG akan semakin meningkatkan temperatur melting dan temperatur dekomposisi. Kestabilan termal terlihat lebih baik dengan penggunaan PEG 6000. Indeks perbandingan polar dan nonpolar pada produk hibrida poliuretan berbasis lignin meningkat seiring meningkatnya kadar HMDI. Dari pengujian contact angle diketahui bahwa meningkatkan berat molekul PEG meningkatkan sifat kenonpolaran produk hibrida poliuretan berbasis lignin.
ABSTRACTPolyurethane is a polymer formed by reacting the reactive chemicals of polyols and diisocyanates. The addition of lignin to the polyurethane can be used as a compatibilizer because lignin has a polar and nonpolar group. In this research, the product formed by using polyethylene glycol PEG and 4,4 39 methylenebis cyclohexyl isocyanate HMDI and lignin as the compatibilizer. The variable used the addition of molecular weight of PEG and mole of HMDI with 0.5 gram lignin Characterized of product by FT IR Fourier Transform Infra Red Spectroscopy , 1H NMR Nuclear Magnetic Resonance , STA Simultaneous Thermal Analysis , SEM Scanning Electron Microscopy , and contact angle. The results of the NMR test show that the hydrogen group increases by increase the molecular weight of PEG. FTIR spectra showed higher absorption band of alcohol group with using PEG 6000. Based on STA showed that increasing PEG molecular weight will further increase melting temperature and decomposition temperature. Thermal stability looks increase with the use of PEG 6000. The polar and nonpolar comparison index on lignin based polyurethane hybrid products increases with increasing HMDI levels. Contact angle testing showed that increasing the molecular weight of PEG and mole of HMDI increases the nonpolar sides of lignin based polyurethane hybrid products."
2017
T48698
UI - Tesis Membership Universitas Indonesia Library
Masrudin
"
ABSTRAKShape Memory Polyurethane (SMPU) telah disintesis dari penambahan polyethylene glycol (PEG-6000) sebagai segmen lunak dan 4,4'-Methylenebis (Cyclohexyl isocyanate) (HMDI) sebagai segmen keras serta 1,1,1-Trimethylol propane (TMP) sebagai chain extender. SMPU lalu ditambahkan nanopartikel Fe3O4 berukuran 20-50 nm untuk meningkatkan sifat kemagnetan. Untuk mengkonfimasi bentuk ikatan antarmuka komposit SMPU digunakan FTIR (Fourier Transform Infrared Spectroscopy). FE-SEM digunakan untuk mengetahui interface dari filler dan matriks SMPU. Konfirmasi nilai kemagnetan menggunakan VSM (vibrating sampel magnetometer) dan pengujian tarik menggunakan microtensile menunjukkan bahwa penambahan Fe3O4 dengan persentase 11 wt% menghasilkan nilai kemagnetan dan sifat mekanik tertinggi.
ABSTRACTShape Memory Polyurethane (SMPU) has been synthesized by reacting polyethylene glycol (PEG-6000) as softsegment, 4,4'-Methylenebis (Cyclohexyl isocyanate) (HMDI) as hardsegment and 1,1,1-Trimethylol propane (TMP) as chain extender. SMPU was added by Fe3O4 as filler to provide magnetical property. Magnetite which had confirmed by Scanning Elctron Magnetic (SEM) have size 20-50 nm. Functional group was investigated by FTIR (Fourier Transform Infrared Spectroscopy). The magnetic behavior of the nanocomposites was observed by vibrating sample margnetometer (VSM). FE-SEM is used to acknowledge interface between filler and Shape Memory Polyurethane (SMPU) matrix. Mechanical properties tested by microtensile testing showed adding 11% Fe3O4 obtaining magnetic and nanocomposites SMPU resulted in improved materials with higher magnetical and mechanical properties."
2015
S59575
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library