Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 6 dokumen yang sesuai dengan query
cover
cover
Okky Arif Rachmanputra
"[ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara gaya pengambilan keputusan karier dengan adaptabilitas karier di dunia kerja. Keputusan karier yang dimaksud dalam penelitian ini pun berfokus pada keputusan individu saat memilih pekerjaan. Penelitian ini juga ingin melihat di antara lima gaya pengambilan keputusan, yakni rational, intuitive, dependent, avoidant, dan spontaneous yang mendukung keterampilan adaptabilitas karier. Pengukuran gaya pengambilan keputusan karier menggunakan alat ukur General Decision Making Scale (GDMS). Selain itu pengukuran adaptabilitas karier menggunakan Career Adapt-Abilities Scale. Sebanyak 170 lulusan sarjana Universitas Indonesia yang sedang bekerja berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil analisa memperlihatkan semua gaya pengambilan keputusan berkorelasi secara signifikan dengan adaptabilitas karier. Lalu, hanya gaya pengambilan keputusan rational yang berkorelasi positif dan mendukung adaptabilitas karier di dunia kerja.
ABSTRACT
The purpose of this study aimed to find the correlation between career decision
making style and career adaptability in workplace. The focus of career decision in
this research is a decision when individuals choose a job. This research wants to
find between five career decision making style, that is rational, intuitive,
dependent, avoidant, and spontaneous which support career adaptability. The
measurement of career decision making style uses General Decision Making Scale
(GDMS). Besides that, the measurement of career adaptability uses Career Adapt-
Abilities Scale. 170 fresh graduates from University of Indonesia in work
participate in this research. The result shows that five career decision making style
have a significant correlation with career adaptability. Then, only rational career
decision making that have positive correlation and support career adaptability., The purpose of this study aimed to find the correlation between career decision
making style and career adaptability in workplace. The focus of career decision in
this research is a decision when individuals choose a job. This research wants to
find between five career decision making style, that is rational, intuitive,
dependent, avoidant, and spontaneous which support career adaptability. The
measurement of career decision making style uses General Decision Making Scale
(GDMS). Besides that, the measurement of career adaptability uses Career Adapt-
Abilities Scale. 170 fresh graduates from University of Indonesia in work
participate in this research. The result shows that five career decision making style
have a significant correlation with career adaptability. Then, only rational career
decision making that have positive correlation and support career adaptability.]"
Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2015
S62303
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Julia Tri Purnomowati
"Kegiatan berbelanja identik dengan konsumen yang lahir pada tahun 1977-1994 atau disebut Generasi Y. Generasi Y sendiri digambarkan sebagai Generasi yang memperhatikan penampilan dan gaya berpakaian, sehingga Generasi Y merupakan konsumen potensial. Bagi Generasi Y, kegiatan berbelanja tidak lagi dianggap sebagai tindakan sederhana, melainkan tindakan yang berorientasi untuk hiburan. Untuk itu, pemasar pada kelompok ini membutuhkan pendekatan yang berbeda dalam menggarap pasar konsumen Generasi Y. Untuk dapat menentukan pendekatan dalam menggarap pasar konsumen Generasi Y, pemasar perlu mengetahui gaya keputusan pembelian seperti apa yang dilakukan oleh konsumen Generasi Y. Dengan menggunakan statistik deskriptif, penelitian ini ingin mengetahui bagaimana gaya pengambilan keputusan pada konsumen pria Generasi Y untuk produk fashion casual yang dibeli di toko. Dengan menggunakan teknik Purposive sampling dan Snowball sampling, 180 pria di Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga menjadi responden dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan konsumen pria Generasi Y menggunakan Gaya Perfeksionis dalam melakukan keputusan pembelian terhadap produk fashion casual. Hal tersebut memunculkan dugaan bahwa responden cenderung memiliki karakteristik sports-oriented dibandingkan dengan socially driven."
Karawaci Tangerang: Buiness School Universitas Pelita Harapan, 2018
338 DEREMA 13:1 (2018)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Simbolon, Relvina
"Kesadaran diri merupakan aspek penting dalam perkembangan individu, terutama pada masa dewasa awal yang ditandai dengan berbagai transisi dan tuntutan hidup, termasuk dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesadaran diri dengan gaya pengambilan keputusan pada usia dewasa awal di Jawa Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sebanyak 480 responden berusia 18 hingga 40 tahun yang berdomisili di Jawa Barat dilibatkan melalui teknik probability sampling dengan pendekatan simple random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Private Self-Consciousness Scale-Revised (PSCS-R) dan General Decision Making Style Instrument (GDMSI). Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kesadaran diri dan gaya pengambilan keputusan pada dewasa awal (p=0,932). Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi praktisi keperawatan khususnya bidang jiwa dalam memberikan intervensi yang mempertimbangkan berbagai faktor selain kesadaran diri. Individu dewasa awal tetap disarankan untuk mengembangkan kesadaran diri dan strategi pengambilan keputusan secara adaptif. Penelitian selanjutnya dapat mengkaji variabel lain yang berpotensi berhubungan lebih erat dengan gaya pengambilan keputusan.

Self-awareness is an important aspect of individual development, especially in early adulthood, which is marked by various transitions and life demands, including decision making. This study aims to determine the relationship between self-awareness and decision-making styles in early adulthood in West Java. The study employs a quantitative approach with a cross-sectional design. A total of 480 respondents aged 18 to 40 years residing in West Java were involved through probability sampling using simple random sampling. The instruments used in this study were the Private Self-Consciousness Scale-Revised (PSCS-R) and the General Decision Making Style Instrument (GDMSI). Data analysis was conducted using the chi-square test. The results of the analysis showed that there was no significant relationship between self-consciousness and decision-making style in young adults (p=0.932). These findings are expected to provide input for nursing practitioners, particularly in the field of mental health, in providing interventions that consider various factors other than self-consciousness. Young adults are still advised to develop self-consciousness and adaptive decision-making strategies. Further research could explore other variables that may be more closely related to decision-making style."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Thasya Fadilla
"ABSTRAK
Sebagai negara dengan penduduk Muslim lebih dari 200 juta penduduk, banyak penelitianmengungkapkan bahwa Indonesia merupakan pasar potensial bagi produk halal. Sejauh ini, daribeberapa penelitian yang telah dilakukan, label halal pada produk perawatan pribadi yang halal PCP halal ternyata kurang terlalu dipedulikan sebagai atribut penting bagi umat Muslim yangsering menggunakan produk tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menemukanfaktor-faktor intensi beralih yang memengaruhi umat Muslim Indonesia untuk menggunakanPCP yang halal. Dengan menggunakan model jalur regresi, penelitian ini mengonfirmasihipotesis hubungan antara religiositas, sikap, dan niat konsumen untuk beralih beberapa klasterkonsumen dengan menggunakan teori gaya pengambilan keputusan. Sebagai hasil, penelitian inimenunjukan bahwa religiositas dan gaya pengambilan keputusan tidak secara kuat menjelaskansikap konsumen terhadap PCP halal secara bersamaan. Teori Consumer Style Inventory CSI oleh Sproles dan Kendall 1986 membantu menunjukkan keragaman pengambilan keputusankonsumen Muslim Indonesia terhadap PCP halal, bahkan klaster-klaster ini tidak membuatperbedaan dalam sikap terhadap pembelian PCP halal. Data yang dikumpulkan melalui teori CSIdan dianalisis menggunakan Principal Component Analysis PCA menghasilkan enam gayaalamiah pengambilan keputusan konsumen Muslim Indonesia mengenai pembelian PCP. p.p1 margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 10.0px Helvetica.

ABSTRACT
Many research reports that Indonesia, home of more than 200 million Muslims, to be the bigpotential market for halal products. However, few studies have been conducted to understand theconsumers rsquo switching intention to use halal personal care product halal PCP . Halal label on PCPis less concerned as an important attribute even tough Muslims consume PCP as frequent as foodsand beverages. This study aims to find the switching intentions rsquo determinant factors that influenceIndonesian Muslim to use halal personal care product. This study uses a path model regression toconfirm hypothetical relationships between consumers rsquo religiosity, attitude and intention to switchfor each consumers rsquo cluster using decision making style theory. This research shows thatreligiosity and decision making style do not strongly explain consumers rsquo attitude towards halalpersonal care product simultaneously. The original theory of Consumer Style Inventory CSI bySproles and Kendall 1986 helps showing diversity of Muslim consumers decision makingtowards halal PCP, even these clusters makes no differences in Muslim attitude towards halal PCPpurchase. The original data collected based on CSI theory and analyzed using PrincipalComponent Analysis PCA produces six original Indonesian Muslim consumers rsquo decision makingstyle regarding PCP purchasing. p.p1 margin 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px font 10.0px Helvetica "
2018
T51500
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Shafira Tania Khairani
"Penting bagi pemasar untuk memahami konsumen agar mampu mengembangkan strategi pemasaran yang tepat. Tingkah laku konsumen dipengaruhi oleh berbagai faktor, namun faktor individualitas konsumen merupakan salah satu faktor yang paling menentukan. Salah satu faktor individualitas yang paling banyak diteliti adalah mengenai gaya pengambilan keputusan konsumen, yang dianggap sebagai “tipe kepribadian konsumen”. Studi-studi terdahulu menunjukkan adanya pengelompokkan kepribadian secara geografis dan pengaruh spasial pada tingkah laku membeli. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini ingin mencari tahu kontribusi tiap tipe kepribadian serta peran spasial terhadap gaya pengambilan keputusan konsumen di DKI Jakarta. Penelitian ini dilakukan pada N = 500 penduduk dewasa muda yang tersebar di 42 kecamatan Jakarta dengan menggunakan alat ukur Consumer Style Inventory (Sproles & Kendall, 1986) dan Big Five Inventory-44 (John dkk., 1991) yang telah diadaptasi. Hasil analisis Pearson’s correlation dan regresi berganda menunjukkan adanya kontribusi signifikan lima tipe kepribadian terhadap gaya pengambilan keputusan. Selain itu, pengujian autokorelasi spasial (Moran’s I) menunjukkan hubungan spasial yang sangat rendah terhadap gaya pengambilan keputusan (rata-rata r = 0,11, pseudo p-value = 0,001) pada penduduk dewasa muda DKI Jakarta.

It is essential for marketers to understand their consumers so that they can develop the best and most suitable marketing strategies. Fundamentally, consumer behavior is influenced by many factors, but the consumer individuality is one of the most prominent factor. One of the individual factors is consumer decision-making styles, which often considered as “consumers’ personality”. Previous studies have shown that personality traits are geographically clustered and there is spatial influence on consumption behavior. Based on these studies, current study aimed to find the spatial effect on consumer decision-making styles and how personality traits contribute to each styles. This study is done towards N = 500 young adult Jakarta residents that spread across 42 districts, which data is collected by using Consumer Style Inventory (Sproles & Kendall, 1986) and Big Five Inventory (John dkk., 1991). Analysis examination using Pearson’s correlation and multiple regression showed significant contributions of five personality traits on each of eight decision-making styles. Moreover, Moran’s I spatial autocorrelation analysis showed that there is very low spatial effect on consumer decision-making styles (mean r = 0,11, pseudo p-value = 0,001) of DKI Jakarta residents."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2021
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library