"Pendahuluan: Meskipun adopsi ESG berkembang di sektor perbankan Asia Pasifik, mekanisme transmisi melalui mana praktik ESG menciptakan nilai masih kurang dipahami, terutama mengenai jalur operasional spesifik.
Metode: Kami menganalisis data panel dari 226 bank yang terdaftar di 20+ negara Asia Pasifik (2021-2023) menggunakan model efek tetap dan analisis DuPont yang diperluas. Kerangka kerja ini menguraikan Return on Equity menjadi Net Profit Margin, Asset Turnover, dan Equity Multiplier untuk mengidentifikasi saluran transmisi ESG.
Hasil: Skor ESG menunjukkan efek langsung yang positif namun tidak signifikan terhadap ROE (p=0,321). Namun, analisis DuPont yang diperluas mengungkapkan efisiensi operasional sebagai saluran transmisi utama (korelasi 0,2557, p<0,001). Praktik sosial menunjukkan dampak profitabilitas terkuat (0,2934, p<0,001), sementara ESG berkorelasi negatif dengan kredit bermasalah (-0,253, p<0,05). Efisiensi operasional meningkat 27,9% bersamaan dengan peningkatan ESG sebesar 7,4% selama periode studi.
Pembahasan: ESG mempengaruhi kinerja bank melalui jalur keunggulan operasional dan manajemen risiko daripada saluran profitabilitas langsung. Praktik sosial menawarkan pengembalian yang lebih cepat dibandingkan inisiatif lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bank harus memprioritaskan investasi ESG yang menargetkan efisiensi operasional, sementara pembuat kebijakan harus merancang kerangka regulasi yang adaptif dengan mempertimbangkan tingkat kematangan institusional.
Introduction: Despite growing ESG adoption in Asia Pacific banking, transmission mechanisms through which ESG practices create value remain poorly understood, particularly regarding specific operational pathways. Methods: We analyze panel data from 226 listed banks across 20+ Asia Pacific countries (2021-2023) using fixed effects models and enhanced DuPont analysis. The framework decomposes Return on Equity into Net Profit Margin, Asset Turnover, and Equity Multiplier to identify ESG transmission channels. Results: ESG scores show positive but non-significant direct effects on ROE (p=0.321). However, enhanced DuPont analysis reveals operating efficiency as the primary transmission channel (correlation 0.2557, p<0.001). Social practices demonstrate strongest profitability impact (0.2934, p<0.001), while ESG correlates negatively with non-performing loans (-0.253, p<0.05). Operating efficiency improved 27.9% alongside 7.4% ESG increase during the study period. Discussion: ESG influences bank performance through operational excellence and risk management pathways rather than direct profitability channels. Social practices offer more immediate returns than environmental initiatives. Results suggest banks should prioritize ESG investments targeting operational efficiency, while policymakers should design adaptive regulatory frameworks considering institutional maturity levels. "
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2025