Ditemukan 1 dokumen yang sesuai dengan query
Adristi Arum Nabilah
"Indonesia merupakan negara berkembang dengan maraknya penyakit infeksius. Beberapa penyakit infeksius menjadi penyumbang angka kematian tertinggi dibanding penyakit lainnya. Penggunaan obat antiinfeksi, terutama dalam jalur pemberian oral, tentunya menjadi perhatian karena apabila penggunaannya tidak dilakukan secara rasional, maka dapat mengakibatkan resistensi mikroba terhadap obat antiinfeksi. Puskesmas sebagai fasilitas kesehatan utama tingkat pertama menjadi tempat pasien pertama kali berobat ketika merasa sakit. Penggunaan obat antiinfeksi yang rasional perlu diterapkan dari awal pasien berobat guna mencegah terjadinya resistensi mikroba, maka dari itu diperlukan handbook antiinfeksi oral berisikan dosis maksimum, efek samping, dan interaksi obat dari obat antiinfeksi oral yang ada di Puskesmas Jatinegara. Obat antiinfeksi oral yang tercantum pada Formularium Puskesmas Jatinegara tahun 2022 dilakukan penelusuran literatur. Data dosis maksimum didapatkan dari Drug Information Handbook Edisi 22 dan aplikasi Medscape®. Data efek samping dan interaksi obat didapatkan dari aplikasi Medscape®. Handbook yang telah dibuat diharapkan dapat membantu praktisi untuk mencari data dosis maksimum, efek samping, dan interaksi obat dari obat antiinfeksi oral yang akan diberikan pada pasien sehingga dapat mengurangi tingkat kejadian yang tidak diinginkan akibat pemakaian obat.
Indonesia is a developing country with many infectious diseases. Some infectious diseases contribute to the highest mortality rate compared to other diseases. The use of anti-infective drugs, especially in the oral administration route, is of course a concern because if their use is not carried out rationally, it can lead to microbial resistance to anti-infective drugs. Puskesmas as the main first-level health facility is the first place for patients to seek treatment when they feel sick. Rational use of anti-infective drugs needs to be applied from the start of the patient's treatment to prevent microbial resistance from occurring, therefore an oral anti-infective handbook is needed containing the maximum dose, side effects, and drug interactions of oral anti-infective drugs available at Puskesmas Jatinegara. Oral anti-infective drugs listed in Puskesmas Jatinegara Formulary for 2022 were carried out through a literature search. Maximum dose data were obtained from Drug Information Handbook Edition 22 and Medscape® application. Data on side effects and drug interactions were obtained from Medscape® application. The handbook that has been created is expected to help practitioners find data on maximum doses, side effects, and drug interactions of oral anti-infective drugs that will be given to patients so that they can reduce the level of unwanted events due to drug use."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas ndonesia, 2022
PR-pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library