Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 1 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Caitlyn Calista Tiarazeva Arianto
"Tindakan cyberbullying merupakan fenomena yang umum terjadi di kalangan mahasiswa. Untuk menghadapi situasi tersebut, fleksibilitas kognitif merupakan kemampuan yang perlu dimiliki. Salah satu faktor internal yang dapat mendukung fleksibilitas kognitif adalah penerapan strategi coping. Kedua hal tersebut penting untuk mencegah dampak negatif akibat tindakannya. Oleh karena itu, penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara fleksibilitas kognitif dan coping pada mahasiswa pelaku cyberbullying. Penelitian dilakukan terhadap 188 mahasiswa pelaku cyberbullying di Indonesia. Alat ukur yang digunakan meliputi Cognitive Flexibility Inventory-Indonesia (α =0.824), Brief COPE (α = 0.820), dan Cyberbullying in Social Media Scale (α = 0,852). Analisis data dilakukan menggunakan uji asumsi klasik dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menemukan adanya hubungan positif dan signifikan antara fleksibilitas kognitif dengan coping adaptif (F (1, 186) = 25.708, p < 0.001, R² = 0.121) serta hubungan negatif dan signifikan antara fleksibilitas kognitif dan coping maladaptif (F (1, 186) = 19.335, p < 0.001, R² = 0.094). Penelitian ini membuka ruang eksplorasi lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang berperan dalam penggunaan fleksibilitas kognitif dan strategi coping pada mahasiswa pelaku cyberbullying. Implikasi lainnya dibahas dalam diskusi penelitian.

Cyberbullying is a common phenomenon among college students. Cognitive flexibility is an essential ability that enables them to respond effectively to the challenge. One internal factor that may support the implementation of cognitive flexibility is coping strategies. The importance of implementing both cognitive flexibility and coping also applies to college student cyberbullying perpetrators, given the potential consequences they may face as a result of their actions. This study aimed to explore the correlation between cognitive flexibility and coping in college student cyberbullying perpetrators. A total of 188 college students in Indonesia participated in this study. This study applied correlational and cross-sectional design, and used the convenience sampling technique. The instruments used were Cognitive Flexibility Scale-Indonesia (α = 0.824), Brief COPE (α = 0.820), and Cyberbullying in Social Media Scale (α = 0,852). Results revealed a significant positive correlation between cognitive flexibility and adaptive coping (F (1, 186) = 25.708, p < 0.001, R² = 0.121), along with significant negative correlation between cognitive flexibility and maladaptive coping (F (1, 186) = 19.335, p < 0.001, R² = 0.094). Further implications are discussed in this paper."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library