Ditemukan 20 dokumen yang sesuai dengan query
Dini Rachmaniah
"Masalah kekurangan volume cairan dan elektrolit sebagian besar terjadi pada anak dengan penyakit diare Anak yang mengalami kekurangan volume cairan dan elektrolit memerlukan konservasi untuk dapat beradaptasi dalam memperbaiki kondisi tubuhnya sehingga dapat mencapai proses penyembuhan secara wholeness Karya ilmiah akhir ini membahas tentang aplikasi model konservasi Levine dalam pengelolaan asuhan keperawatan pada anak dengan kekurangan volume cairan dan elektrolit Metode yang digunakan adalah studi kasus dimana terdapat lima kasus yang diaplikasikan dengan menggunakan model konservasi Hasil pengkajian dengan menggunakan prinsip konservasi pada kelima kasus semua mengalami trophicognosis kekurangan volume cairan dan elektrolit Intervensi yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut yang utama adalah pemberian dan pemantauan asupan cairan dan elektrolit secara adekuat Hasil pengamatan respon organisme pada akhir perawatan menunjukkan empat kasus mampu beradaptasi dan mencapai wholeness sedangkan satu kasus tidak mencapai wholeness Hal ini ditunjukkan oleh keberhasilan dalam mengatasi trophicognosis yaitu ada yang sudah teratasi belum teratasi tetapi sudah menunjukkan perbaikan dan ada juga yang tidak teratasi.
Most of fluid and electrolyte deficit in children are caused by diarrhea Children who have deficit of fluid and electrolyte need conservation to adapt and to heal the body Thus the wholeness healing is achieved This study is aims to clarify the application of Levine Conservation Model in nursing care of children with fluid and electrolyte deficit To accomplish this study case study method was conducted with five cases Assessment with conservation principle found that all cases are trophicognosis deficit of fluid and electrolyte The main intervention is giving and observing intake fluid and electrolyte tightly In the end of treatment the result showed that four of five cases were able to adapt and achieve the wholeness healing This result showed the accomplishment of against the trophicognosis which consist of solved completely solved incomplete and unsolved."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2014
SP-pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Kustati Budi Lestari
"[
ABSTRAK Penulisan Karya Ilmiah ini bertujuan untuk memberikan gambaran dalampemberian asuhan keperawatan pada anak pasca bedah dengan pemenuhankebutuhan nutrisi yang terintegrasi dengan teori keperawatan Model KonservasiLevine di Ruang Pediatric Intensive Care Unit Kelelahan pada pasiendisesebabkan kurangnya asupan nutrisi sebelum operasi dan kehilangan energiselama proses operasi apabila kondisi tersebut tidak segera diatasi dapat menjadimalnutrisi Pasien pasca bedah harus segera di beri nutrisi melalui parenteral enetral atau oral Tindakan Keperawatan berdasarkan ke 4 konservasi yaitumenjaga kepatenan aliran TPN dan memastikan kebutuhan nutrisi anak terpenuhi untuk mencapai keseimbangan energi Perawat juga melakukan pendekatankonservasi integritas sosial untuk mendapatkan dukungan dari orang tua Selamamemberikan asuhan keperawatan anak mencapai keseimbangan energi yangdiberikan secara parenteral parsial dan oral serta melibatkan keluarga dalamproses perawatan tersebut
ABSTRACT This Scientific Paper aims to provide an overview of the provision of nursingcare in children post surgical by integrated nutritional fulfillment by using LevineConservation Model nursing theory in Pediatric Intensive Care Unit Room Fatigue of patients caused of nutritional deficiencies intake pre surgical and lossenergy during surgery process when the condition is not immediately resolvedcan generate malnutrition effect Patients of post surgical should be givennutrition through parenteral enetral or oral Nursing treatment based on 4conservations is to maintain the patency of TPN stream and to ensure the child 39 snutritional needs is fulfilled to get energy balance Nurses also undertakeconservation of social integrity approach to obtain the parents support Duringprovide separated parenterally and orally nursing care child achieve energybalance and involve families in the treatment process ;This Scientific Paper aims to provide an overview of the provision of nursingcare in children post surgical by integrated nutritional fulfillment by using LevineConservation Model nursing theory in Pediatric Intensive Care Unit Room Fatigue of patients caused of nutritional deficiencies intake pre surgical and lossenergy during surgery process when the condition is not immediately resolvedcan generate malnutrition effect Patients of post surgical should be givennutrition through parenteral enetral or oral Nursing treatment based on 4conservations is to maintain the patency of TPN stream and to ensure the child 39 snutritional needs is fulfilled to get energy balance Nurses also undertakeconservation of social integrity approach to obtain the parents support Duringprovide separated parenterally and orally nursing care child achieve energybalance and involve families in the treatment process , This Scientific Paper aims to provide an overview of the provision of nursingcare in children post surgical by integrated nutritional fulfillment by using LevineConservation Model nursing theory in Pediatric Intensive Care Unit Room Fatigue of patients caused of nutritional deficiencies intake pre surgical and lossenergy during surgery process when the condition is not immediately resolvedcan generate malnutrition effect Patients of post surgical should be givennutrition through parenteral enetral or oral Nursing treatment based on 4conservations is to maintain the patency of TPN stream and to ensure the child 39 snutritional needs is fulfilled to get energy balance Nurses also undertakeconservation of social integrity approach to obtain the parents support Duringprovide separated parenterally and orally nursing care child achieve energybalance and involve families in the treatment process ]"
Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2015
SP-PDF
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Halimah
"Nyeri merupakan salat satu ketidaknyamanan yang sering dialami bayi yang dirawat di rumah sakit. Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk mendapatkan gambaran tentang pemenuhan rasa nyaman neoantus dengan Non-nutritive Sucking (NNS) dan pijat ekstremitas berdasarkan penerapan Model Konservasi Levine. Model ini mempertimbangkan konservasi bayi saat prosedur ketidaknyamanan, peningkatan adaptasi bayi untuk mencapai keutuhan. Lima bayi dengan berbagai kondisi yang mengalami masalah nyeri akut diberikan asuhan keperawatan dengan pendekatan model konservasi Levine. Masalah keperawatan lain yang ditemukan adalah ketidakefektifan pola nafas, ketidakefektifan termoregulasi, ikterik neonatus, risiko cidera, risiko pertumbuhan tidak proporsional, ketidakcukupan ASI, dan risiko keterlambatan perkembangan. Masalah-masalah tersebut berisiko meningkatkan ketidaknyamanan dan menghambat proses adaptasi neonatus dalam mencapai keutuhan.
Pain is a discomfort sensational that felt by hospitalized neonates. The purpose of this case study is to get description about the fulfill comfort of neoantus with Non Nutritive Sucking (NNS) and extremities massage based Levine Conservation Model application. This model considers the conservation of the baby during discomfort procedures, increased infant adaptation to achieve the wholeness. Five infants with various conditions experienced acute pain problems given nursing care with levine conservation model approach. Another nursing problems found were ineffective breathing patterns, neonatal jaundice, ineffective thermoregulation, risk of injury, risk of disproportionate growth, insufficient breastfeeding and risk of developmental delay. Such problems are at increased risk of discomfort and inhibit the neonatal adaptation process in achieving neonatal wholeness."
Depok: Universitas Indonesia, 2016
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Siti Kusnul Khotimah
"Anak dengan kondisi penyakit pneumonia yang mengalami gangguan pernapasan jika tidak cepat di tangani dapat menyebabkan kematian atau kecacatan. Pemberian oksigen dan bersihan jalan napas merupakan salah cara yang efektif dan aman untuk mengurangi komplikasi. Tujuan studi kasus ini adalah memberikan gambaran asuhan keperawatan berdasarkan Teori model Konservasi Levine pada anak yang mengalami kecemasan dengan masalah respirasi di ruang gawat darurat. Model Konservasi Levine digambarkan pada 5 kasus pasien anak. Pengkajian di lakukan berdasarkan 4 prinsip yaitu Konservasi individu meliputi konservasi energi, konservasi integritas struktural, konservasi integritas personal, dan konservasi integritas sosial.
Trophicognosis, hipotesis dan intervensi dilakukan untuk mencapai adaptasi serta membuat pasien mencapai keutuhan dalam menjalani proses keperawatan di ruang gawat darurat. Model Konservasi Levine di rekomendasikan dalam memberikan asuhan keperawatan pada anak dengan masalah pneumonia. Aplikasi Evidence-Based Nursing Practice (EBNP) menggunakan desain quasi experimental pre-post test in one group dengan melibatkan 68 anak di UGD salah satu rumah sakit rujukan nasional menunjukan bahwa terapi bermain denan mewarnai gambar efektif menurunkan kecemasan anak."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2023
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Siti Wahyuni
"Pneumonia masih menjadi penyebab pertama kematian anak secara global dan nasional. Manajemen yang akurat diperlukan dalam mengatasi gangguan pemenuhan kebutuhan oksigen berupa bersihan jalan nafas tidak efektif pada anak dengan pneumonia untuk meningkatkan kepatenan jalan nafas. Model konservasi Levine berfokus pada pemeliharaan energi individu dengan pendekatan empat konservasi, yaitu konservasi energi, integritas personal, struktural, dan sosial. Tujuan penulisan karya ilmiah akhir spesialis ini adalah memberikan gambaran mengenai aplikasi teori konservasi Levine dalam pemenuhan kebutuhan oksigen anak yang dirawat di ruang rawat inap infeksi. Proses keperawatan menggunakan model konservasi Levine digambarkan dalam lima kasus pasien anak, yang meliputi pengkajian, trophycognosis, hipotesis, intervensi, dan respon organismik. Berdasarkan hasil pengkajian pada anak dengan gangguan pemenuhan kebutuhan oksigen ditemukan trophycognosis bersihan jalan nafas tidak efektif (100%), risiko aspirasi (100%), gangguan pertukaran gas (20%) dan pola nafas tidak efektif (20%). Intervensi berdasar konservasi Levine ditujukan untuk membantu anak beradaptasi terhadap kondisi sakit dan ditemukan 60% anak mengalami perbaikan dan 40% mengalami perburukan kondisi sehingga membutuhkan perawatan intensif. Penerapan quality improvement project dengan pemberian posisi semi-Fowler 45o saat dilakukan terapi kolaborasi inhalasi untuk meningkatkan bersihan jalan nafas pada anak pneumonia dengan gangguan pemenuhan kebutuhan oksigen menunjukkan efektif yang ditunjukkan dengan penurunan suara nafas ronkhi, penurunan frekuensi pernapasan dan peningkatan saturasi oksigen. Kesimpulan: aplikasi model konservasi Levine dapat diterapkan pada anak dengan gangguan pemenuhan kebutuhan oksigen di area perawatan akut di ruang rawat inap infeksi.
Pneumonia is still the first cause of children death globally and nationally. Accurate management is needed to overcome disturbances in meeting oxygen needs in the form of ineffective airway clearance in children with pneumonia to improve airway patency. Levine’s conservation model focuses on maintaining individual energy with a four-conservation approach, namely energy conservation, structural, personal, and, social integrity conservation. The aim of writing the final specialist scientific paper is to provide an overview of the application of Levine’s conservation theory in meeting the oxygen needs of children treated in the infection inpatient wards. The nursing process using Levine’s conservation model is described in five cases of pediatric patients, which include assessment, trophycognosis, hypothesis, intervention, and organismic response. Based on the result of the assessment of children with impaired oxygen needs, trophycognosis found ineffective airway clearance (100%), risk of aspiration (100%), impaired gas exchange (20%), and ineffective breathing pattern (20%). Levine’s conservation-based interventions are aimed at helping children adapt to sick conditions and it was found that 60% of children experienced improvement and 40% experienced worsening condition requiring intensive care. The implementation of the quality improvement project by providing a semi-Fowler 45o position when carrying out collaborative inhalation therapy to increase airway clearance in children with pneumonia who have problems meeting oxygen needs has shown to be effective as indicated by a decrease in ronchi breath sounds, a decreased in respiratory frequency and an increase in oxygen saturation. Conclusion, the application of the Levine’s conservation model can be applied to children with problems meeting oxygen needs in the acute care area in the infection inpatient room."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2024
SP-pdf
UI - Tesis Membership Universitas Indonesia Library
Syarifah Aini T.
"Penyakit Ginjal Kronis (PGK) pada anak adalah kondisi medis serius yang membutuhkan perhatian khusus dan perawatan berkelanjutan. Salah satu metode perawatan yang sering digunakan untuk anak dengan PGK stadium lanjut adalah hemodialisis. Hemodialisis sangat penting untuk kelangsungan hidup pasien, namun prosedur ini dapat membawa sejumlah tantangan dan risiko, termasuk masalah psikososial. Asuhan keperawatan yang menekankan pentingnya menjaga keseimbangan dan integritas pada berbagai aspek kehidupan pasien untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan dilakukan dengan menerapkan Model Konservasi Levine. Tujuan karya tulis ini adalah untuk memberikan gambaran asuhan keperawatan dengan Model Konservasi Levine terhadap anak dengan PGK yang menjalani hemodialisis. Levine memulai asuhan keperawatan dengan melakukan pengkajian, penetapan trophicognosis, perencanaan hipotesis, pemberian intervensi dan evaluasi dengan melihat respon organismik. Empat prinsip konservasi telah diterapkan pada kelima kasus terkait dan menunjukkan respons organismik yang baik, sehingga adaptasi dapat tercapai dan keutuhan kesehatan terpenuhi. Model Konservasi Levine dapat direkomendasikan dalam penerapan kasus penyakit ginjal kronis pada anak yang menjalani hemodialisis.
Chronic Kidney Disease (CKD) in children is a serious medical condition that requires special attention and ongoing care. One treatment method that is often used for children with advanced stages of CKD is hemodialysis. Hemodialysis is essential for patient survival, but the procedure can carry a number of challenges and risks, including psychosocial problems. Nursing care that emphasizes the importance of maintaining balance and integrity in various aspects of a patient's life to improve overall health and well-being is carried out by applying the Levine Conservation Model. The purpose of this paper is to provide an overview of nursing care using the Levine Conservation Model for children with chronic kidney disease who are undergoing hemodialysis. Levine begins nursing care by conducting assessments, determining trophicognosis, planning hypotheses, providing interventions and evaluating by looking at organismic responses. The four conservation principles have been applied to the five related cases and show a good organismic response so that adaptation can be achieved and health integrity is fulfilled. Levine's Conservation Model can be recommended in cases of chronic kidney disease in children undergoing hemodialysis."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2024
SP-pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Jayanti Dwi Puspitasari
"Pendahuluan: Hospitalisasi merupakan peristiwa yang membuat traumatik bagi anak, terlebih pada anak yang dirawat di ruang PICU. Anak yang dirawat di PICU berisiko tinggi mengalami kerusakan integritas kulit karena mengalami imobilitas dan terpasang banyak alat kesehatan. Tujuan studi kasus ini adalah untuk memberikan gambaran pencegahan risiko terjadinya kerusakan integritas kulit pada anak melalui pengkajian kulit dengan menggunakan instrumen Braden QD dengan pendekatan model konservasi Levine. Pengkajian dilakukan berdasarkan konservasi Levine terhadap lima kasus terpilih yang berisiko mengalami kerusakan integritas kulit. Hipotesis, intervensi dan respon organismik ditujukan untuk mencapai adaptasi serta membuat klien mencapai keutuhan (wholeness). Pengkajian dengan menggunakan instrument Braden QD terbukti efektif mencegah terjadinya cedera tekan.
Background: Hospitalization has become a traumatic event particularly in pediatric patients in pediatric intensive care unit (PICU). Pediatric patients who were admitted in PICU have a risk for impaired skin integrity particularly for those who had immobility and under medical treatment devices. This case study aimed at describing the risk prevention of impaired skin integrity in pediatric patients by skin assessment using Braden QD Scale through a Levine Conservation Model approach. Skin assessment was performed based on this Levin s model amongst five selected cases which have the risk for impaired skin integrity. Hypothesis, intervention, and organismic response were addressed to achieve an adaptation and eventually reached the patients wholeness. The skin assessment using Braden QD Scale was effective in preventing the pressure injury."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2019
SP-pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Ramadhaniyati
"Distres pernapasan merupakan suatu gangguan pulmonal yang mengacu pada kondisi hipoksemia dan kegagalan pernapasan Angka kematian akibat kondisi distres pernapasan tergantung pada etiologinya dan dilaporkan angka kematian dapat mencapai 40 sampai 75 Karya ilmiah ini menggambarkan penerapan model Konservasi Levine pada pasien anak dengan masalah distres pernapasan yang dirawat di ruang intensif Beberapa masalah keperawatan yang ditemukan antara lain gangguan pertukaran gas ketidakefektifan pola napas dan ketidakefektifan bersihan jalan napas Masalah keperawatan tersebut diatasi melalui peran perawat anak terutama Ners Spesialis Keperawatan Anak untuk meningkatkan adaptasi pasien terhadap kondisi distres pernapasan dan mencapai wholeness Peran lainnya yang dilakukan oleh residensi keperawatan anak antara lain adalah peran sebagai pengelola asuhan keperawatan peran pendidik serta peran peneliti dan agen perubah
Respiratory distress is a pulmonary disorder refers to the condition of hypoxemia and respiratory failure The death rate due to respiratory distress conditions depending on the etiology and the mortality rates report can reach 40 to 75 This scientific paper describes the application of Levine Conservation Model in children with respiratory distress problems that treated in intensive care unit Some major nursing problems were found such as impaired gas exchange ineffective breathing pattern and ineffective airway clearance Those problems are addressed by the role of pediatric nurses especially by Ners Specialist of Pediatric Nursing which is to improve adaptation to respiratory distress condition and achieving the wholeness The other roles that have been done by a Pediatric Nursing Residencies include the role as manager of nursing care the role of educators as well as the role of investigators and change agents "
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2013
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Nova Yanti
"Diabetes melitus (DM) merupakan masalah endokrin terbanyak dan 95% diantaranya adalah DM tipe 2. Model Konservasi Levine mengarahkan perawat dalam membantu pasien beradaptasi terhadap perubahan lingkungan melalui konservasi integritas energi, struktural, personal dan sosial. Kemampuan pasien dalam manajemen diabetes dapat ditingkatkan melalui konservasi integritas personal dan sosial dengan dukungan keluarga sehingga integritas energi dan struktural tetap terjaga dan akhirnya komplikasi akut dan kronis dapat dihindari. Diabetes melitus sangat rentan menimbulkan masalah psikologis. Hasil pengkajian distress diabetes yang merupakan praktek keperawatan berbasis pembuktian (evidence based practice) menunjukkan bahwa sebagian besar (66,7%) pasien DM mengalami distress yang disebabkan oleh beban emosional, pelayanan kesehatan, kesulitan menjalankan manajemen diabetes, dan kurangnya dukungan keluarga. Hasil sosialisasi pengkajian psikososial yang merupakan kegiatan inovasi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan perawat dalam mengkaji masalah psikososial pasien DM Tipe 2. Model Konservasi Levine dapat dijadikan sebagai kerangka kerja dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan DM, namun aplikasinya masih perlu dikembangkan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik
Diabetes mellitus (DM) is the largest endocrine problems and 95% are type 2 diabetes. Levine Conservation Model directs the nurses in helping patients to adapt the changes of the environment integrity through the energy conservation, structural, personal and social. The ability of patients in diabetes management can be enhanced through conservation of personal integrity and social with family support, so that the energy and structural integrity is maintained and eventually acute and chronic complications can be avoided. Diabetes mellitus is very vulnerable cause psychological problems. Diabetes distress assessment resulted that evidence-based nursing practice (evidence based practice) showed that the majority (66.7%) patients with DM experienced distress caused by emotional burden, health care, difficulty running diabetes management, and lack of family support. As an innovation activities, the results of socialization psychosocial assessment showed an increase nurses' ability to assess psychosocial problems patients with Type 2 of diabetes mellitus. Levine Conservation Model can be used as a framework for providing nursing care to patients with diabetes, but the application still needs to be developed to get the better results."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2013
SP-pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Feni Amelia Puspitasari
"[
ABSTRAK Pemenuhan nutrisi pada bayi prematur seringkali menimbulkan masalah yang diakibatkan oleh imaturitas fungsi pencernaannya. Asuhan keperawatan yang tepat dapat mendukung keberhasilan terhadap pemenuhan kebutuhan nutrisi pada bayi prematur. Asuhan keperawatan berbasis Model Konservasi Levine telah digunakan dalam menganalisis pemenuhan nutrisi pada bayi prematur melalui aplikasi praktik residensi pada lima kasus terpilih di Ruang Perinatologi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo pada bulan Maret-Mei tahun 2015. Analisis aplikasi Model Konservasi Levine melalui tahapan pengkajian, tropokognosis, hipotesis, intervensi, dan evaluasi. Tropikognosis utama terjadi pada konservasi energi yaitu masalah ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh. Keberhasilan aplikasi Model Konservasi Levine terjadi pada empat kasus. Masalah nutrisi pada satu kasus lain belum teratasi. Hal ini mungkin ada kaitannya dengan faktor-faktor lain seperti hipomotilitas, tersangka sepsis, dan imaturitas fungsi pencernaan. Keberhasilan penerapan Model Konservasi Levine dicapai melalui kompetensi perawat sebagai pemberi asuhan, edukator, promotor kesehatan, konsultan, inovator, dan peneliti.
ABSTRACT Fulfillment of nutritional needs on premature baby occasionally give rise to problems that lead into immaturity digestive system. Nursing care that execute correctly can support to solve this problems. Levine?s Conservation Model is being used to analyze nutrition achievement on preterm baby through nursing practice residency on selected five cases in Perinatology Unit on Cipto Mangunkusumo Hospital. The analysis of Levine?s Conservation Model through stages of assessment, trophicognosis, hypothesis, intervention, and evaluation. The main trophicognosis founded on conservation energy, the imbalance of body needs nutrition. Four of five cases have been succeded using Levine?s Conservation Model. The other one still has nutrition problem. This problem related to another factors, like intestine hypomotility, suspect of sepsis, and the immaturity of intestinal function. The objectives of nursing care can be achieved through nurse?s role as a good caregiver, educator, health supervisor, consultant, innovator, and researcher.;Fulfillment of nutritional needs on premature baby occasionally give rise to problems that lead into immaturity digestive system. Nursing care that execute correctly can support to solve this problems. Levine?s Conservation Model is being used to analyze nutrition achievement on preterm baby through nursing practice residency on selected five cases in Perinatology Unit on Cipto Mangunkusumo Hospital. The analysis of Levine?s Conservation Model through stages of assessment, trophicognosis, hypothesis, intervention, and evaluation. The main trophicognosis founded on conservation energy, the imbalance of body needs nutrition. Four of five cases have been succeded using Levine?s Conservation Model. The other one still has nutrition problem. This problem related to another factors, like intestine hypomotility, suspect of sepsis, and the immaturity of intestinal function. The objectives of nursing care can be achieved through nurse?s role as a good caregiver, educator, health supervisor, consultant, innovator, and researcher., Fulfillment of nutritional needs on premature baby occasionally give rise to problems that lead into immaturity digestive system. Nursing care that execute correctly can support to solve this problems. Levine’s Conservation Model is being used to analyze nutrition achievement on preterm baby through nursing practice residency on selected five cases in Perinatology Unit on Cipto Mangunkusumo Hospital. The analysis of Levine’s Conservation Model through stages of assessment, trophicognosis, hypothesis, intervention, and evaluation. The main trophicognosis founded on conservation energy, the imbalance of body needs nutrition. Four of five cases have been succeded using Levine’s Conservation Model. The other one still has nutrition problem. This problem related to another factors, like intestine hypomotility, suspect of sepsis, and the immaturity of intestinal function. The objectives of nursing care can be achieved through nurse’s role as a good caregiver, educator, health supervisor, consultant, innovator, and researcher.]"
Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2015
SP-PDF
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library