Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
Ingrid Rismanto Putri
"
ABSTRAKMasa kejayaan Hindia-Belanda di bidang ekonomi dan dampak dari Politik Etis turut mendorong maju dan berkembangnya dunia iklan pada waktu itu. Banyak perusahaan berlomba-lomba agar produknya laku di pasaran, oleh sebab itu mereka memanfaatkaan media iklan untuk mewujudkan tujuannya. Situasi ini dimanfaatkan pula oleh perusahaan Belanda yaitu Van Nelle dengan mengimpor produknya ke Hindia-Belanda. Penggunaan sosok pribumi dalam iklan Tembaco Van Nelle salah satunya memiliki tujuan untuk menarik hati kaum tersebut agar mau membeli produk yang ditawarkan. Dari sana dapat dilihat citra yang berusaha dibangun oleh perusahaan berkaitan dengan sosok pribumi yang ditampilkan dalam iklan poster. Tulisan ini membahas bagaimana citra pribumi dibentuk dalam iklan poster Tembaco Van Nelle, dengan ruang lingkup pembahasan berada pada periode tahun 1925-1935 di Hindia-Belanda. Dalam meneliti citra pribumi, penulis menggunakan teori citra oleh Frank Jefkins dengan metode penelitian kualitatif.
The Indies glory period in the economic field and the impact of the Dutch Ethical Policy has contributed to the advancement and development of the advertising world at that time. Many companies were competing to have their products sold in the market, so they took advantage of advertising media to achieve their goals. This situation was exploited also by the Dutch company, Van Nelle, by importing its products to the Dutch East Indies. One of the purposes by using the indigenous figures in Tembaco Van Nelle advertising was to attract the people to buy products offered. From there it can be seen the image that the company was trying to build regarding the indigenous figure featured in the poster advertisement. This journal discusses about how the indigenous image of Indonesian is shaped in the Tembaco Van Nelle poster advertisement, with the scope of the discussion lies in the period 1925-1935 in the Dutch East Indies. In researching the indigenous image, the author uses the theory of image by Frank Jefkins with qualitative research methods. "
2018
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja Universitas Indonesia Library
Ayu Astiarini
"
ABSTRAKKemajuan periklanan di Hindia-Belanda pada abad ke-20 memberikan dampak pada budaya visual periklanan masa itu. Dalam promosi periklanan abad 20, penggunaan visual masyarakat lokal di Hindia-Belanda marak digunakan untuk menarik simpati pribumi. Salah satu yang menggunakan teknik periklanan tersebut adalah produk Verkades Biscuit yang berasal dari Belanda. Terdapat hal yang menarik dalam iklan Verkades Biscuit periode 1928-1938 di Hindia-Belanda yaitu penggunaan figur pribumi yang berbeda-beda pada iklannya. Melalui simbol-simbol yang terdapat pada iklan, dapat dilihat perkembangan sosial yang terjadi dalam masyarakat di Hindia-Belanda. Penelitian ini membahas bagaimana citra pribumi dalam iklan Verkades biscuit periode 1928-1938 di Hindia-Belanda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memaparkan citra pribumi yang terdapat pada iklan Verkades Biscuit. Dalam menganalisa, peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pendekatan semiotik dan sejarah akan digunakan juga dalam penelitian ini, sehingga penelitian ini akan memperlihatkan citra pribumi yang digambarkan dalam iklan Verkades Biscuit.
ABSTRACTThe progress of advertising in the Dutch East Indies in the 20th century had an impact on the visual culture of advertising at that time. In the 20th of advertising promotion, the use of local people in the Dutch East Indies was widely used to attract indigenous sympathy. One of the products which used this advertising technique is Verkades Biscuit from The Netherlands. The interesting thing on Verkades Biscuit ad from 1928-1938 in the Dutch East Indies was using different indigenous figures in their four ads. Through the symbols contained in the advertisement, it can be seen the social developments that occur in society in the Dutch East Indies. This study discusses how the indigenous image in the Verkades Biscuit advertisement from 1928-1938 in the Dutch East Indies. The purpose of this study was to find out and describe the indigenous image contained in the Verkades Biscuit ad. In analyzing, researcher used qualitative descriptive methods. Semiotic and historical approaches will also be used in this study, so this study will show the indigenous image depicted in Verkades Biscuit ad."
2019
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja Universitas Indonesia Library