Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 76 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Jakarta: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1997
553.24 STU
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Batubara, A.P.
Jakarta : Yayasan Proklamasi 17 Agustus 1945, 2003
923.259 8 BAT k
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Rustam
"Penelitian merupakan evaluasi terhadap kebijakan dan strategi pemanfaatan batubara dalam mendukung pembangunan di bidang energi nasional selama 5 tahun terakhir. Permasalahan yang diangkat dalam tesis ini meliputiz (1). Bagaimana kontribusi pemanfaatan batubara dalam usaha energi di Indonesia, (Z). Faktor-faktor apakah saja yang berpengaruh terhadap pemanfaatan batubara dalam meningkatakan ketzhanan energi nasional, dan (3). Seberapa besar pengaruh batubara dalam kesinambungan energi, peningkatan nilai mmbah, dan iingkungan hidup.
Menganalisa kontribusi batubara terhadap peningkatkan kelahanan energi nasional, diangkat tiga varlabe1 observasi, yakni: ketersediaan batubara, perdagangan (penjualan), dan pola pemakaian (konsumsi). Dasar teori dan kebijakan penelitian meliputiz batubara & energi; pengusahaan energi batubara; serta kebnakan energi dan ketahanan nasional. Ketahanan Energi Nasional disini diartikan sebagai ?Kondisi dinamis di bidang energi yang mengandung upaya penyecliaan energi, baik dengan memproduksikan (dan mengimpor) jenis energi dalam jumlah, mutu, harga, daerah dan waktu sesuai dengan kebutuhan" Sedangkan alat analisa yang digunakan adalah "Ana\itik Hierarki Pr05eS" (AHP).
Hasil penelitian ini menemukan:
1). Batubara dapat memberi kontribusi dalam pembangunan energi (sebagai modal dasar pembangunan energi, dan bahan bakar pengganli migas).
2). Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pemanfaatan batubara adalah Ketersediaan stok batubara, perdagangan (penjualan) dan pemakaian (konsumsi), Serta
3). Pengaruh pemanfaatan batubara terhadap: kesinambungan energi sebesar 56 %; peningkatan nilai tambah sebesar 28 %; dan Ilngkungan hidup sebesar 16 %.

The research has evaluated the policy and strategic of the coal utilization in supporting the development of national energy during five years later. The researdi question is namely: (1). To what extent does the coal contribute existing energy in Indonesia, (2). What factors influent the coal utilization to increase the national energy security, and (3). To what extent does the coal influent the sustainable energy, value added, and environment.
Analysis the coal utilization to increase the energy national security, there are three variables, namely: the availability of the coal, trading or selling, and consumtion. The Teoritical and policy is namely: the coal and energy, exertion of the coal energi, with the energy policy and national resiliense. The method of the research is ?Analitical Hierarchi Proceas? (AHP).
The results of the researdi are:
1). The coal can oontribute to energi development,
2). The factors influent the coal utilization to increase the national energy security there are: stock, trade, conmmption,
3). The influence of continuity 56 %, additional value added 28 %, and environment 16 %."
Depok: Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 2002
T6441
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Novita fitriah
"Data seismik merupakan data yang secara alami tidak stasioner, karena mempunyai berbagai kandungan frekuensi dalam domain waktu. Salah satu atribut seismik yang bertujuan untuk mencirikan tanggap frekuensi yang tergantung waktu dari batuan dan reservoir bawah permukaan adalah dekomposisi waktu-frekuensi atau sering disebut sebagai dekomposisi spektral. Dengan dekomposisi spektral diharapkan lapisan-lapisan sedimen yang tidak tampak terpisah (berada di dalam satu wiggle wavelet) dengan menggunakan data seismik konvensional, akan tampak terpisah jelas. Salah satu metode dari dekomposisi spektral yaitu Continous Wavelet Transform (CWT).
CWT adalah metoda dekomposisi waktu-frekuensi (time-frequency decomposition) yang ditujukan untuk mengkarakterisasi respon seismik pada frekuensi tertentu. Studi ini dilakukan dengan mengaplikasikan CWT pada wavelet dan frekuensi tertentu untuk melihat resolusi dari seismik .Wavelet yang digunakan pada studi ini adalah wavelet morlet, complex Gaussian-4, daubechies-5, coiflet-3 dan symlet-2 pada frekuensi 20 Hz, 40 Hz, 60 Hz dan 80 Hz (pada data sintetik 2D seismik) serta 40 Hz, 60 Hz, 80 Hz (pada data real 2D seismik)
Dan hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada data seismik sintetik 2D seismik dilakukan aplikasi CWT dengan time sample 3s dan 50 CDP trace menunjukkan bahwa semakin tinggi frekuensi maka pemisahan lapisan tipis yang dapat dilakukan semakin baik. Pada data seismik real 2D, pemisahan lapisan tipis pada batubara terjadi pada tuningfrequency 80 Hz dengan menggunakan wavelet symlet-2.

Seismic data is naturally a non-stationary data, because it has many frequencies information in time domain. One of seismic attributes, which is used to characterize the frequency response as function of time and reservoir rock, is time-frequency decomposition or commonly known as spectral decomposition. By using spectral decomposition, it is expected that thin sedimentary layers (in one wiggle wavelet) can be separated rather than using conventionally seismic data.
CWT is one of time-frequency decomposition method to decompose the seismic signal into single frequency. This study had been carried out by implementing CWT in certain wavelet and frequency to analyze the seismic resolution. The various wavelets had been used this study, they are morlet, complex Gaussian-4, daubechies- 5, coiflet-3 and symlet-2. The various frequencies of 20 hz, 40 Hz, 60 Hz dan 80 Hz frequency (for 2D synthetic seismic data) and 40 Hz, 60 Hz, 80 Hz frequency (for 2D real seismic data) are applied.
The application of 2D synthetic seismic data that is implemented with CWT, 0.3 s time sample and 50 trace, shows that the use of higher frequency shows better separation. In addition, the application of 2D real seismic data shows that the best separation is in the frequency of 80 Hz with wavelet symlet-2.
"
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2009
T26121
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Mayora Andrea Utomo
"Kebutuhan akan energi dunia terus berkembang dari tahun ke tahun seiring dengan percepatan industri. Batubara merupakan salah satu energi yang masih sangat dibutuhkan untuk industri energi. Indonesia yang merupakan penghasil batubara terbesar di dunia, mencatat ekspor batubara Indonesia ke India tebesar dalam 10 tahun terkahir dan diperkirakan akan terus bertambah. Kegiatan jual beli batubara dilakukan dengan ekspor impor yang dimana membutuhkan armada kapal untuk menunjang kegiatan tersebut. Kegiatan ekpor impor batubara pun diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 80 Tahun 2018 tentang Ketentuan Penggunaan Angkutan Laut dan Asuransi Nasional untuk ekspor dan impor barang dimana pengangkutan batubara ekspor harus memakai kapal dalam negeri. Penelitan ini dilakukan untuk melihat proyeksi kebutuhan batubara di masa depan dan perencanaan armada yang dibutuhkan untuk menunjang kebutuhan ekspor tersebut. Dalam Penelitian ini didapatkan rencana armada untuk rute ekpor batubara dari Tarahan ke Mundra yaitu menggunakan tipe kapal Capesize, selain itu kombinasi beberapa kapal dari jenis Post Panamax, Panamax, dan Handymax juga memungkinkan jika ingin dilakukan cara charter kapal atau pembelian kapal bekas.

The need for world energy continues to grow from year to year in line with industry acceleration. Coal is one of the energy that is still needed for the energy industry. Indonesia, which is the largest coal producer in the world, recorded Indonesia's coal exports to India has been the largest in the last 10 years and its expected to continue to grow. Coal buying and selling activities are carried out with import and export which requires a fleet of ships to support these activities. Coal import export activities are also regulated in Regulation of the Minister of Trade of the Republic of Indonesia Number 80 Year 2018 concerning Provisions on the Use of Sea Transportation and National Insurance for export and import of goods where export coal transportation must use domestic vessels. This research was conducted to see the projected future coal demand and fleet planning needed to support the export needs. In this research, the fleet plan for the coal export route from Tarahan to Mundra is to use the Bulkcarier Capesize ship type, besides the combination of several ships of Post Panamax, Panamax and Handymax types, it is also possible if you want to be chartered or purchase used vessels."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Merry Lucia Wani
"ABSTRAK
Empat buah sampel batubara dianalisis secara geokimia untuk membandingkan distribusi biomarker dalain fasa molekuler maupun dalam fasa inakromolekulnya. Keempat batubara mi diekstraksi dengan kombinasi campuran pelarut C6H5 OH/CH 3OH (3/1). Estrak dipiaahkan menjadi fraksi polar dan fraksi netral dengan kolom kromatograf I adsorbsi. FraksI netral difraksionasi lebih lanjut menjadi fraksi alkana dan frakal aromatik dengan kromatograf I lapisan tipis. Fraksi polar dan residu tak-terekstraksi didegradasi secara kimiawi dengan okaidator Ru04 /Na104 . Hasil dagradasi fasa makromolekul ml selanjutnya dimurnikan dan diasterifikasi dengan CH2N2. Keseluruhan frakal yang diperoleh ditentukan distribusi biomarkernya dengan kombinasi kromatograf I gas/spektroskopi massa. Tipe senyawa biomarker yang ditelusuri adalah senyawa karbon rantai lurus, isoprenoida, dan triterpenoida balk sebagai hidrokarbon jenuh maupun sebagal asam mono karbokailat rantai panjang. Terungkap bahwa hasil degradasi fasa makromolekul yang utama adalah senyawaan asam karboksilat. Berarti fasa makromolekul batubara paling tidak tersusun oleh jaringan struktur alkil benzena, dengan bermacam variasi panjang rantai alkil. Biomarker dengan rangka siklispun terdeteksi pada hasil degradasi yakni serangkaian struktur hopanoida, yang dikenal berasal-usul bakteri. Meskipun tipe biomarker yang terdetekai pada fasa molekuler maupun pada fasa makromolekul umuxnnya sama, naxnun terdapat perbedaan distribusi. Demikian pula dengan terungkapnya atruktur biomarker bakteri menunjukkan besarnya aktivitas mikroorganisme pada saat zat organik terdepositkan pada awal sedimentasi."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 1994
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Bona Maruli Tua
"ABSTRACT
Dalam proses pembuatan pakan ternak dibutuhkan ikan kering dengan kadar air berkisar antara 6-10%. Proses penurunan kadar air ini Iebih dikenal dengan istilah pengeringan. Pengeringan yang dilakukan secara tradisonal yaitu dengan penjemuran bahan di bawah terik sinar matahari sangat bergantung kepada kondisi cuaca yang seiaiu berubah-ubah dan rentannya proses pengeringan tersebut terhadap gangguan-gangguan lain seperli burung, ayam atau hewan lain yang dapat mengurangi kuantitas bahan yang dikeringkan. Lagi pula, pengeringan secara tradisonal sangat dibatasi dengan areal yang tersedia.
Sehingga kapasitas pengeringannya pun tergantung kepada lahan yang tersedia.
Pembahasan yang dilakukan adalah merancang dan menghitung proses pengeringan ditinjau dari perpindahan panas energi dan perpindahan massa (uap air). Dengan mengambil asumsi perancangan terhadap beberapa kondisi yang periu untuk ditentukan. Dengan rincian di atas, hasil dari skripsi ini diperoleh spesifikasi alat pengering ikan hasil rancangan awal dengan kapasitas yang ditentukan dan data-data mengenai kebutuhan kalor, jenis dan besar kipas dan motor pada alat pengering tipe rak, untuk melakukan penelitian dan pengembangan selanjutnya.

"
1999
S37022
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Adhi Saputra
"Dengan semakin meningkatnya kebutuhan energi dewasa ini akan menuntut diperlukan adanyn energi alternative yang dapat menggantikan kedudukan minyak bumi sebagai sumber energi utama. Indonesia yang diperkirakan memiliki potensi batu-bara sebanyak 39 milyar ton, dan dengan produksi 73,77 juta ton pertahun dan laju pertumbuhan produksi batubara pertahunnya sekitar 12,4 %, diharapkan dapat menggantikan posisi minyak bumi yang semakin menipis. Pada Skripsi ini dibahas mengenai konduktivitas kalor batubara yang berasal dari beberapa tambang di Indonesia dengan kelas yang berbeda-beda. Tujuan dari skripsi ini adalah untuk mengetahui nilai konduktivitas kalor tersebut yang nantinya berpengaruh kepada pembakaran spontan batubara yang dapat menyebabkan turunnya kwalitas batu bara dan kebakaran diareal penumpukan batubara. Proses penelitian batubara ini dilakukan dengan pengujian yang berskala labolatorium. Hasil yang diperoleh dari pengujian ini adalah berupa nilai konduktivitas batubara yaitu berkisar antara 0,16 (W/m°C) sampai 0,2 (W/m°C) yang berasal dari beberapa tambang di Indonesia yang dijadikan dasar untuk penelitian lebih lanjut mengenai pembakaran spontan pada batubara."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2003
S37440
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Damba Summa Akmala
"Perjanjian Karya Pengusahaan Batubara (PKP2B) merupakan suatu bentuk kontrak karya di bidang pertambangan batubara yang ditandatangani oleh Pemerintah Indonesia dengan Kontraktor Swasta baik dalam rangka Penanaman Modal dalam negeri maupun Penanaman Modal Asing. Permasalahan yang kemudian timbul adalah Kontraktor Swasta mendapatkan hambatan dalam melaksanakan usahanya dikarenakan adanya peraturan perundang-undangan di sektor kehutanan yang bertentangan dengan hak-hak yang diterima oleh Kontraktor Swasta berdasarkan PKP2B dan peraturan perundang-undangan di sektor pertambangan. Pemerintah sendiri dalam kedudukannya sebagai pihak dalam PKP2B memiliki hak dan kewajiban perdata selaku subyek hukum perdata dalam suatu perjanjian, sehingga dalam hal ini fungsi Pemerintah selain sebagai regulator yang dapat memberikan sanksi yang bersifat publik, Pemerintah dalam hal ini juga dapat digugat secara perdata apabila dari pihak Kontraktor Swasta merasa dirugikan dalam hal Pemerintah melanggar apa yang diperjanjikan dalam PKP2B. Kesimpulan dari masalah-masalah tersebut adalah bahwa selama ini terdapat ketidakharmonisan antara peraturan perundang-undangan antara dua sektor termaksud yang dalam hal ini sektor pertambangan dan kehutanan, dan untuk itu peran Pemerintah untuk dapat menengahi ketidakharmonisan tersebut diperlukan dengan menerbitkan peraturan perundang-undangan yang netral yang diharapkan dapat menjadi solusi dari ketidakharmonisan tersebut. Sedangkan untuk perlindungan hukum bagi Kontraktor swasta dalam PKP2B adalah dimungkinkannya melakukan gugatan perdata melalui arbitrase internasional untuk memaksakan dan/atau meminta ganti kerugian dalam hal Pemerintah selaku pihak dalam PKP2B menyebabkan kerugian dengan melanggar seluruh atau sebagian ketentuan dalam PKP2B.

Coal Contract of Work (CcoW) is a work contract in coal mine signed by the Government of Republic Indonesia with Private Contractor as a domestic investor or foreign investor. The problem further arised are Private Contractor found obstacles in rendering their business caused by the foresrty laws which have contradictive with the rights obtained by Private Contractor under the CCoW and mining laws. Government itself in their capacity as a party in CCoW have private rigths and obligations as private entity in an agreement, therefore in this matter Government have a function beside as a regulator who had a authority to give a public saction, but their also may be sue by the Private Contractor considering their loss suffered caused by the breach of agreement by the Government. Summary of problem set forth are found that laws between forestry and mining sector are inharmonic, a neutral product of laws are needed to give a solution to such inharmonic problem. Meanwhile, legal protection for Private Contractor under CCoW are the possibility to make a legal action trough the international arbitration to enforce their rights or inquire the compensation to Government caused by the breaching the provisions under CCoW."
Depok: Fakultas Hukum Universitas Indonesia, 2008
T37132
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
"A coal liqueafaction test carried out to investigate the reactivity of an Indonesian brown coal,called South Banko,and an Australian brown coal,called Yalloum
"
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8   >>