Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query
Lanny Octavia
"Dalam rangka meningkatkan kualitas kinerjanya, BMT At-Taqwa sebagai Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) memerlukan kemampuan mendeteksi permasalahan yang akan dan tengah dihadapi dengan melakukan evaluasi atau penilaian tingkat kesehatan BMT, terutama pada kinerja keuangannya,. Hal itu dapat dilakukan dengan melihat indikator struktur permodalan, kualitas aktiva produktif, likuiditas, efisiensi dan rentabilitas BMT.
Melalui teknik analisis faktor dan analisis regresi berganda menggunakan program SPSS 11.05 terhadap pertumbuhan rasio finansial BMT At-Taqwa tersebut, informasi mengenai faktor yang paling dominan mempengaruhi pertumbuhan tingkat kesehatan BMT dapat diperoleh. Dalam hal ini, data yang digunakan adalah pertumbuhan rasio-rasio keuangan BMT At-Taqwa yang diolah dari laporan bulanannya selama 30 bulan (Januari 2002 - Juni 2004). Hasil pengujian secara statistik membuktikan bahwa pertumbuhan MODAL adalah variabel determinan utama pada pertumbuhan tingkat kesehatan BMT At-Taqwa.
For its quality improvement, BMT At-Taqwa as a Micro Financial Institution based on Sharia requires the ability to detect its financial problems by means of evaluation as well as valuation on its safety and soundness, by observing the indicators of capital structure, asset quality, liquidity, efficiency and profitability of BMT.By means of factor analysis and multiple regression analysis by SPSS 11.05 on the growth of those financial ratios, information about the most dominant factor in the growth of BMT's safety and soundness will be acquired. In this case, the used data is the growth of BMT's financial ratios derived from its monthly financial statement during 30 months (January 2002 - June 2004). Statistical test proved that the growth of capital structure is the prime determinant in the growth of BMT's safety and soundness."
Jakarta: Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 2004
T14846
UI - Tesis Membership Universitas Indonesia Library
Febrio Giring Tolangga
"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah peningkatan diversifikasi pendapatan meningkatkan profit dan risk-adjusted profit bank di Indonesia pada periode tahun 2007 sampai dengan tahun 2016. Penelitian ini juga meneliti apakah terdapat perbedaan pengaruh diversifikasi pendapatan terhadap kelompok bank berdasarkan status kepemilikan dan asset quality. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diversifikasi pendapatan berkorelasi positif terhadap profit dan risk-adjusted profit bank di Indonesia. Terdapat indikasi bahwa bank publik memperoleh profit lebih tinggi dan bank asing memperoleh risk-adjusted profit lebih tinggi dibandingkan kelompok bank lainnya. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa diversifikasi pendapatan memberikan keuntungan lebih besar bagi bank dengan asset quality lebih rendah dibandingkan bank dengan asset quality lebih tinggi. Hasil penelitian konsisten pada model estimasi data panel dinamis.
This research investigates whether income diversification increase profits and risk adjusted profits of banks in Indonesia for the period 2007 until 2016. This research also investigates how it varies across different ownership groups and asset quality groups. This research finds that income diversification has positive relation to profits and risk adjusted profits of bank in Indonesia. The results indicate that foreign banks earn more risk adjusted profits compared to others meanwhile, public banks earn more profits compared to others. Furthermore, this research also finds that income diversification benefits more to the banks with lower asset quality compared to those with higher asset quality. The findings are insensitive to dynamic panel data estimators."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Alya Fadila
"Penelitian ini mengkaji pengaruh diversifikasi pendapatan terhadap kualitas aset dan biaya dana bank, dengan fokus pada peran moderasi kinerja Environmental, Social, Governance (ESG) dari 2015 hingga 2023. Skor pengungkapan ESG diperoleh dari Refinitiv Eikon. Menggunakan data unbalanced panel dari 99 bank di 12 negara, penelitian ini menerapkan metode Two-Stage Least Squares (2SLS) untuk mengatasi potensi endogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi pendapatan nonbunga yang lebih tinggi secara signifikan meningkatkan rasio nonperforming loans to gross loans, yang mengindikasikan bahwa diversifikasi pendapatan dapat menurunkan kualitas aset. Sebaliknya, pendapatan nonbunga berpengaruh negatif signifikan terhadap cost of funds, yang menunjukkan bahwa diversifikasi pendapatan membantu menurunkan biaya dana bank. Kinerja ESG berperan sebagai variabel moderasi yang melemahkan dampak negatif diversifikasi pendapatan terhadap kualitas aset, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap hubungan antara diversifikasi pendapatan dan biaya dana. Kinerja lingkungan dan sosial secara signifikan membantu mengimbangi dampak negatif diversifikasi pendapatan terhadap kualitas aset. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi bank dan regulator dalam meningkatkan ketahanan sektor perbankan melalui strategi diversifikasi pendapatan dan integrasi ESG.
This study examines the impact of income diversification on asset quality and cost of funds in banks, with a focus on the moderating role of Environmental, Social, and Governance (ESG) performance from 2015 to 2023. ESG disclosure scores were obtained from Refinitiv Eikon. Using unbalanced panel data from 99 banks across 12 countries, the study applies the Two-Stage Least Squares (2SLS) method to address potential endogeneity. The results show that a higher proportion of non-interest income significantly increases the nonperforming loans to gross loans ratio, indicating that income diversification lower asset quality. Conversely, non-interest income has a significant negative effect on the cost of funds, suggesting that diversification helps reduce banks' funding costs. ESG performance moderates the negative impact of income diversification on asset quality but does not significantly affect the relationship between income diversification and cost of funds. Environmental and social performance significantly help offset the negative impact of income diversification on asset quality. These findings provide practical implications for banks and regulators in enhancing the resilience of the banking sector through income diversification strategies and ESG integration. "
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library