Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 1096 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Vernanda Rianti Putri
"ABSTRAK
Praktek Kerja Profesi Apoteker di Apotek bertujuan memahami tugas dan tanggung jawab apoteker dalam pengelolaan apotek, serta melakukan praktek pelayanan kefarmasian sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan etika yang berlaku; dan memiliki gambaran nyata tentang permasalahan praktek kefarmasian serta mempelajari strategi dan kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan dalam rangka pengembangan praktek kefarmasian. Sedangkan tugas khusus yang berjudul Analisis Kerasionalan Resep Pasien Tuberkulosis di Apotek Kimia Farma No. 7 Bogor bertujuan untuk menganalisis kerasionalan penggunaan obat pada salah satu resep penyakit tuberkulosis (TB) yang ada di apotek Kimia Farma No. 7 Bogor.

ABSTRACT
Apothecary profession internship at Kimia Farma Pharmacy aims to understand the duties and responsibilities of pharmacists in pharmacy management, as well as to pharmacy services according to legislation and ethics; and have an actual experiences about the problems of pharmacy practice and learn the strategies and activities that can be done to the development of pharmacy practice in. Given special assignments titled Rationality Analysis of Tuberculosis Patients Recipes at Kimia Farma Pharmacy No. 7 Bogor aims to analyze the medicine use in one of the tuberculosis recipe at Kimia Farma Pharmacy No. 7 Bogor."
2016
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Nova Amalia
"ABSTRAK
Praktek kerja profesi di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional (RSUPN) Dr. Cipto
Mangunkusumo periode bulan Agustus-September tahun 2017 bertujuan agar
mampu memahami peranan, tugas, dan tanggung jawab apoteker di rumah sakit
sesuai dengan standar pelayanan farmasi, dan memiliki wawasan, pengetahuan,
keterampilan, dan pengalaman praktis untuk melakukan praktek kefarmasian di
rumah sakit, serta memiliki gambaran nyata tentang permasalahan praktik
kefarmasian di rumah sakit serta mempelajari strategi dan kegiatan kegiatan yang
dapat dilakukan dalam rangka pengembangan praktek kefarmasian di rumah sakit.
Praktek kerja profesi di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo dilakukan sekitar 6
minggu dengan tugas khusus yaitu Analisis Keseragaman Bobot Puyer di Satelit
Kiara RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo. Tujuan dari tugas khusus ini yaitu
untuk
mengetahui mutu sediaan puyer yang diracik di Satelit Farmasi Kiara RSUPN Dr.
Cipto Mangunkusumo ditinjau dari keseragaman bobot

ABSTRACT
Internship at National Center General Hospital of Dr. Cipto Mangunkusumo
month period August - September 2017 aimed to understand the duties and
responsibilities of pharmacists in pharmacaceutical care service in community
health clinic according to applicable laws and ethics, then had knowledge, skills,
professionalism, insight and reality to undertake pharmaceutical practices in
hospital, had practical experiences about problems of pharmaceutical care practice
in hospital. Internship at RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo was conducted for six
weeks with special assignment Weight Uniformity Tests of Pulveres at Kiaras
Pharmaceutical Satellite RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo. The purpose of this
special assignment was to knowing the quality of pulveres preparations at Kiaras
Pharmaceutical Satellite RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo in terms of weight
uniformity"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2017
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Cheputri Rahma Astrini
"Praktik kerja profesi di Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Periode AprilTahun 2018 bertujuan untuk memahami peranan, tugas dan tanggung jawab apoteker di instansi pemerintahan yaitu Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Selain itu calon apoteker juga dapat memiliki gambaran nyata tentang permasalahan pekerjaan kefarmasian di instansi pemerintahan memiliki wawasan, pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman praktis untuk melakukan pekerjaan kefarmasian di instansi pemerintahani. Tugas khusus yang diberikan yaitu berjudul ldquo;Kegiatan Pengembangan Produk Alat Kesehatan Lokal rdquo;. Tujuan dari pelaksanaan tugas khusus adalah mempelajadi apa saja yang dilakukan kementerian kesehatan untuk pengembangan produk alat kesehatan lokal. Secara umum, Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan telah melakukan kinerja yang baik dan sesuai dengan tupoksinya, penulis juga telah mendapatkan kemampuan untuk memahami peran, tugas, wawasan dan tanggung jawab apoteker dan memberikan solusi pada permasalahan di institusi pemerintahan

ABSTRACT
Internship at Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices Ministry of Health Republic of Indonesia Period April 2018 aims to understand the duties and responsibilities of pharmacists in goverment and understanding jobdesk in government. In addition, the pharmacist candidate can also have the insight, knowledge, skills and practical experience to undertake pharmaceutical work in government The special assignment given is ldquo; Improvement of local production in medical devices rdquo;. The purpose of this special assignment is to know and compare strategic to improve medical devises industry, the authors also have the ability to understand the roles, duties, insights and responsibilities of pharmacists and provide solutions on products in the government."
2018
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Ratih Dwi Amaliah
"Praktik kerja profesi di Rumah Sakit Anak Dan Bunda Harapan Kita periode Juli - Agustus 2017 bertujuan agar mampu memahami peranan, tugas, dan tanggung jawab apoteker di rumah sakit sesuai dengan standar pelayanan farmasi, dan memiliki wawasan, pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman praktis untuk melakukan praktek kefarmasian di rumah sakit, serta memiliki gambaran nyata tentang permasalahan praktik kefarmasian di rumah sakit serta mempelajari strategi dan kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan dalam rangka pengembangan praktek kefarmasian di rumah sakit. Praktik kerja profesi di Rumah Sakit Anak Dan Bunda Harapan Kita dilakukan selama 6 minggu dengan tugas khusus yaitu "Evaluasi Resep Tidak Terlayani Di Depo Farmasi Rawat Jalan Rumah Sakit Anak Bunda Harapan Kita Periode Juli 2017". Tujuan dari tugas khusus ini yaitu untuk mengetahui item R/ dalam resep yang tidak terlayani pada pasien rawat jalan di Instalasi Farmasi RSAB Harapan Kita untuk meningkatkan mutu pelayanan obat.

Internship at Harapan Kita Mother and Child Hospital Period of July - August 2017 aimed to understand the duties and responsibilities of pharmacists in pharmacaceutical care service in community health clinic according to applicable laws and ethics, then had knowledge, skills, professionalism, insight and reality to undertake pharmaceutical practices in hospital, had practical experiences about problems of pharmaceutical care practice in hospital. Internship at Harapan Kita Mother and Child Hospital was conducted for six weeks with special assignment "Evaluation of Underserved Prescriptions at Outpatient Pharmacy Unit of Harapan Kita Mother and Child Hospital period of July 2017". The purpose of this assigment was to investigated the items of R / in Underserved Prescriptions at Outpatient Pharmacy Unit of Harapan Kita Mother and Child Hospital to improve the quality of drug services."
Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2017
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Ika Mustika
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2000
S32215
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Santy Rahmawati
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2001
S32256
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sugindro
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2008
T39538
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Diah Ratnawati
"Kegiatan pendidik sebaya dilaksanakan untuk mencegah terjadinya perilaku seks bebas pada remaja. Penelitian ini bertujuan menggali pengalaman remaja sebagai pendidik sebaya dalam pencegahan perilaku seks bebas di sekolah dan masyarakat. Penelitian menggunakan wawancara mendalam kepada sepuluh partisipan di SMU “R”, Kelurahan Tugu, Cimanggis, Depok pada Desember 2012-Januari 2013. Penelitian menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif. Analisis data menggunakan metode Colaizzi. Remaja menyatakan senang menjadi pendidik sebaya karena bermanfaat bagi diri sendiri dan lingkungan. Pengalaman remaja diperoleh saat menjalani proses awal menjadi pendidik sebaya dan dalam pelaksanaan kegiatan pendidik sebaya. Hambatan dari diri sendiri dan lingkungan serta dukungan lingkungan dialami remaja selama pelaksanaan kegiatan. Remaja berharap agar kegiatan pendidik sebaya terus berlanjut. Perawat komunitas perlu berperan aktif mengembangkan program pendidik sebaya bagi remaja sebagai salah satu tindakan utama asuhan keperawatan komunitas tingkat prevensi, khususnya dalam pencegahan perilaku seks bebas.

Peer education has been conducted to prevent free sex behavior among adolescents. The research aims to explore adolescent’s experience as peer educator to prevent free sex behavior in school and community. The research used in-depth-interview to purposive sample of ten respondents in Senior High School “R”, Kelurahan Tugu, Cimanggis, Depok in December 2012-January 2013. The study design was qualitative using descriptive phenomenology approach. Data analysis used Colaizzi method. Adolescents state happy to be peer educators because of internal-and-external-benefits. The experience gained from process to become peer educator and peer educator performances. Adolescents face internal-and-external-problems as well as gain external supports. Adolescents hope that peer educator program remains ongoing. Community nurses needs to actively develop peer educator program for adolescents as one of main activities of community nursing care at preventive level, specifically to prevent free sex behavior.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2013
T31336
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ichsan Wiryandi Idris
"Praktek Kerja Profesi Apoteker di PT. Konimex Pharmaceutical Laboratories bertujuan untuk mempelajari ruang lingkup profesi apoteker di industri farmasi dan mengetahui penerapan prinsip Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) yang berlaku di PT. Konimex Pharmaceutical Laboratories. Pedoman CPOB ini selayaknya diterapkan pada seluruh kegiatan yang terkait dengan produksi obat untuk menghasilkan produk yang memiliki keamanan, kualitas dan kemanfaatan yang maksimal bagi masyarakat. Dalam tugas khusus, penulis ditempatkan di bagian Validation PT. Konimex Pharmaceutical Laboratories yang bertujuan untuk memahami prinsip serta proses penyusunan dan pembuatan protokol validasi proses PT. Konimex Pharmaceutical Laboratories. Validasi proses dilakukan sebagai pembuktian bahwa proses pembuatan obat akan senantiasa menghasilkan produk yang memenuhi persyaratan dan menjaga konsistensi kualitas produk. Protokol validasi proses disusun sebagai panduan terhadap pelaksanaan validasi proses.

Apothecary Internship at PT. Konimex Pharmaceutical Laboratories aims to study the scope of the apothecary profession in the pharmaceutical industry and determine the application of the principles of Good Manufacturing Practice (GMP) applicable to PT. Konimex Pharmaceutical Laboratories. This GMP guidelines should apply to all activities associated with the production of the drug to produce a product that has the safety, quality and maximum benefit for the community. In this task, the author placed on the Validation section of PT. Konimex Pharmaceutical Laboratories that aims to understand the principles and process of making and manufacturing validation process protocols of PT. Konimex Pharmaceutical Laboratories. The validation process is carried out as a proof that the drug manufacturing process will consistently produce a product that meets the requirements and maintain consistency of product quality. Validation process protocols developed to guide the implementation of the validation process.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2012
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Melinda Anggita Setiyadi
"Praktek Kerja Profesi Apoteker di Direktorat Bina Produksi dan Distribusi Kefarmasian Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bertujuan untuk mendapatkan pengetahuan dan gambaran mengenai kebijakan, pengawasan dan pengendalian pada kegiatan distribusi dan produksi kefarmasian. Direktorat Bina Produksi dan Distribusi Kefarmasian mempunyai tugas dalam melaksanakan penyiapan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan penyusunan Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria (NSPK), serta pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang produksi dan distribusi kefarmasian. Untuk mendapatkan gambaran mengenai aktivitas yang dilakukan, maka penulis ditempatkan di direktorat tersebut dan melakukan pengkajian kebijakan tentang pencegahan diversi prekursor di negara Canada dan Thailand. Pengkajian dilakukan dengan tujuan untuk mempelajari tentang diversi prekursor dan upaya pencegahan yang berlaku di Canada dan Thailand. Negara Canada dan Thailand memiliki Undang-Undang yang memuat aturan dan sangsi pidana maupun perdata berkaitan dengan diversi prekursor di negaranya. Canada memiliki Controlled Drugs and Substances Act S.C. 1996, sedangkan Thailand memiliki Undang-Undang Pengawasan Komoditi tahun 1952.

Apothecary internship at Direktorat Bina Produksi dan Distribusi Kefarmasian Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia aims to gain knowledge and an overview of policies, monitoring and controlling the activities of distribution and pharmaceutical production. Direktorat Bina Produksi dan Distribusi Kefarmasian has a duty to carry out the preparation of the formulation and implementation of policies and preparation of Norms, Standards, Procedures and Criteria (NSPK), and providing technical guidance and evaluation in the field of production and distribution of pharmacy. To get an overview of the activities carried out, the authors placed in the directorate and assessing the policy on the prevention of diversion of precursors in Canada and Thailand. The assessment carried out with the aim to learn about the diversion of precursors and prevention policies in Canada and Thailand. Country Canada and Thailand have Act containing rules and sanctions relating to civil and criminal diversion of precursors in the country. Canada has the Controlled Drugs and Substances Act SC 1996, while Thailand has the Commodities Control Act of 1952.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2012
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>