Hasil Pencarian

Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 698 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Mohamad Hanief
"ABSTRAK
PT Garuda Indonesia sebagai Badan Usaha Milik Negara díbawah
Departemen Perhubungan berkewajilban mengeloIa prosedur pengadaan
barang dan jasa untuk kebutuhan Internal dan eksternal perusahaan
serta mengelola keuangan perusahaan yang berhubungan dengan
pengadaan yakni hutan perusahaan dan pengeluaran kas; dengan
memperhatlkan keefisienan, keefektifan dan Keintegrasian sistem
Informasi pengadaan barang dan jasa tersebut. Di dalam perusahaan.
Pengadaan barang dan jasa di PT Garuda indonesia pada
dasarnya dilaksanakan oleh Bidang Pengadaan pada Biro Umum,
tetapi untuk barang atau jasa yang khusus sifatnya, wewenang
pengadaan dlberÌkan kepada unit-unit tertentu (keseluruhannya
terdiri 8 unit PeIaksana Pengadaan).
Permasalahannya adalah proses pengoIahan data yang belum
efisien ( beberapa kegiatan masih dilakukan secara manual ),
jumlah data yang besar dan tersebar ( terdapat pada tiap-tiap
Unit Pengadaan), kebutuhan Informasi bagi rnasing-masing fungsi
mnanajerial belum dapat diberikan dengan sesuai baik dltinjau dari
segi isi maupun nilai lnformasinya dan makin dltuntutnya
penyajian Intormasi yang cepat sehingga sistim yang ada sekarang
belum dapat memenuhi hal-hal tersebut díatas.
Salah satu alternatif yang memungkinkan adalah merancang
suatu sistem pengolahan data baru yang dapat memecahkan masalah
masalah diatas. Oleh karena Itu dengan bantuan komputer yang
terintegrasi adalah suatu tindakan yang cukup tepat, sehingga
informasi yang dlbutuhkan dapat Iebih terjamin akan kecepatan
penyampaiannya, kelengkapan isi, serta segi kualitas.
"
Lengkap +
1992
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2003
S9399
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Lani Sidharta
Jakarta: Elex Media Komputindo, 1995
005.74 LAN s
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Lucas, Henry C.
Jakarta: Erlangga, 1987
658.4038 LUC at
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Moch. Idochi Anwar
Jakarta: Rajawali, 2009
025.04 MOC p (1);025.04 MOC p (2)
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Siagian, Sondang P.
Jakarta: Gunung Agung, 1983
350.072 2 SIA s
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Ign. Hardanto Subagyo
"Hypercompertition adalah suatu lingkungan persaingan yang diakibatkan oleh keganasan dan kecepatan interaksi diantara setiap arena persaingan, sehingga keunggulan-keunggulan kompetisi tidak lagi dapat dipertahankan untuk jangka lama. D. Aveni menyusun sebuah strategi untuk menghadapi situasi ini. Strategi tersebut diberi nama New 7-S yang merupakan pengembangan dari 7-S yang pernah disusun oleh McKinsey. Dengan memetakan setiap komponen dari strategi tersebut kedalam setiap primary activity pada Porter's Value Chain Model maka dapat diperoleh daftar kemampuan dan karakteristik dari setiap aktivitas yang selanjutnya dapat digunakan untuk merumuskan kebutuhan sistem informasi yang akan digunakan untuk mendukung proses tersebut. Dengan demikian dapat disusun pula Perencanaan Strategi Sistem Informasi.bagi suatu perusahaan. Tesis ini mengambil kasus Harian Kompas karena industri informasi, terutama surat kabar, sekarang ini sedang menghadapi situasi hypercompetition. Hal ini antara lain disebabkan oleh lahirnya kebebasan pers dan ditiadakannya SIUPP untuk menerbitkan surat kabar. Hasil akhir dari tesis ini adalah sebuah Perencanaan Strategis Sistem Informasi Harian Kompas dan dapat digunakan sebagai acuan untuk mengembangkan sistem informasi yang mampu mendukung surat kabar ini dalam mengadapi situasi hypercompetition.

Hypercompetition is a competition environment where interactions among four competition arenas (cost & quality, timing & know how, strongholds and deep pocket) are fast and aggressive. Competitive advantages are rapidly created and eroded. A strategy, developed by D' Aveni, called New 7-S is an improvement of McKinsey's traditional 7-S. By mapping each component of New 7-S into each primary activity of Porter's value chain model, we define the characteristics of the activities. The result is used to identify the necessary information system to support the characteristics of each primary activities. Finally the Information System Plan then can be developed. We take Harian Kompas as a case study because in the information industry, especially newspaper, is entering the hypercompetition era. The freedom of press and freedom to publish print media are the two of many cautions In this thesis we will develop the Information Sistem Plan for Harian Kompas based on the hypercompetition paradigm.
"
Lengkap +
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2000
T40242
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Evi Darni
"Pengembangan Sistem Informasi PWS-KIA herbasis SIG ini adalah dihasilkannya Prototipe aplikasi Program KIA Puskesmas untuk Dlnas Kesehatan Kabupaten. Selaln itu dapat pula dilakukan pemetaan untuk melihat cakupan indikator KIA dan melihat wilayah prioritas herdasatkan cakupan indikator KIA, rasio tenaga Bidan terhadap desa binaan, jarak tempuh kecamatan ke ibu kota kabupaten dan persentase desa rawan per keeamatan. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan sistem yang terdiri dari analisis sistem yang dimulai dengan: menetapkan manalah sistem informasi yang ada, informasi peluang pengembangan, indikator dan data yang dibutuhkan. Kemudian membuat perancangan sistem yaitu membuat format input dan output. Selanjutnya dilakukan analisis dengan pemetaan. Diharapkan dengan tersusunnya prototipe PWS-KIA ini, dapat diterapkan dl Dinas Kesehatan dalam mempermudah pelaksanaan Evaluasi Program KIA.

Information system development of PWS-KlA with Geographic Information System (GIS) based produced prototype application KIA program in Public Health Centre for Public Health Office. The prototype can be conducted mapping to see coverage indicator and see priority region with indicator coverage based, personnel ratio of midwife fur building village. traveled distance from district to capital city sub-province and less village percentage by district. The methodology used is system approach that consist of system analysis started with: specify existing information system problem, information of development opportunity, indicator and data required. Then make system design that make input furmat and output. Furthermore is made analysis with mapping. The prototype result has been gotten information about the first priority Public Health Centre for intervention is Public Health Centre- with low coverage indicator KIA. personnel ratio of midwife for building village, less village percentage and traveled distance from district to capital city sub province that far is West Woyla Public Healt Center, East Woyla Public Health Center, Sungai Mas Public Health Center and Meutulang Public Health Center. Expectation from PWS-KIA prototype can help Public Health Office for monitoring and evaluating KIA Program."
Lengkap +
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2008
T21033
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Bambang Sugianto Ibrahim
"Sistem lnforrnasi Akuntansi merupakan salah satu hal yang penting bagi manajemen suatu perusahaan, agar manajemen dapat memperoleh suatu informasi yang akurat dan tepat waktu, Pada saat ini sistem informasi yang ada pada PT "X" kurang memadai sehingga manajemen perusahaan mendapat informasi sangat terlambat dan bahkan kadang - kadang inforrnasi yang diperolehnya tersebut tidak akurat.
Hal ini disebabkan antara lain:
Sistem Akuntansi Biaya yang berjalan saat ini tidak baik dan dapat dikatakan menggunakan pendekatan yang disebut dengan traditional approach. Hal ini berakibat informasi yang dihasilkan menjadi tidak akurat, sehingga manajemen dapat mengambil keputusan yang kurang tepat atau salah. Proses akuntansi hanya menggunakan modul general ledger saja. sedangkan untuk yang lainnya masih dilakukan dengan manual. Struktur sistematika kode akun belum sistematis dan tidak dapat menghasilkan kebutuhan informasi manajemen perusahaan. Sehubungan dengan masalah tersebut diatas maka diberikan saran untuk memperbaiki sistem akuntansi yang berjalan saat ini.
Saran perbaikan tersebut adalah sebagal berikut :
Sistem akuntansi bìaya sebaiknya menggunakan pendekatan dengan metode "two stage process", sehingga alcan dapat dihasilkan informasi yang lebih akurat. Proses akuntansi disamping menggunakan modul general ledger, juga diusulkan untuk menggunakan modul account receivable (sales), modul account payable (purchasing), modul inventory sehingga informasi dapat dihasilkan dengan tepat waktu. Sistematika kode akun perlu dimodifikasi sedemikan rupa sehingga mencakup kebutuhan informasi manajemerl perusahaan.
Agar saran - saran tersebut dapat diimplementasikan dengan balk maka diperlukan staf yang mempunyai kemampuan yang cukup dibidang akuntasi serta mempunyai pengetahuan mengenai software akuntansi."
Lengkap +
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 1996
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Suginata Indradjaja
"ABSTRAK
PT PPJT adalah perusahaan pemhuat panel listrik yang
berproduksi berdasarkan Pesanan. Dalam menerapkan harga jual
pesanan PT PPJT mempunyai perumusan yang ditetapkan Direksi
setiap tahun. Menurut perumusan tersebut harga jual adalah harga
beli bahan baku yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu
pesanan ditambah lima puluh lima persen dari harga beli tersebut
yang diperlukan untuk menutup biaya overhead pabrik dan overhead
kantor serta dua puluh persen diperuntukan sebagai margin laba.
Penetapan harga jual berdasarkan biaya produksi penjual
seperti yang dianut PT PPJT sudah tepat, karena metode tersebut
adalah satu-satunya metode penetapan harga jual yang sesuai
untuk perusahaan yang bekerja berdasarkan pesanan, mengingat
produk yang dihasilkan sangat beraneka ragam dan sukar dilakukan
perbandingan dengan produk pesaing. Tetapi perhitungan harga
pokok yang dilakukan oleh PT PPJT sebagai dasar penetapan harga
jual sangat kasar. Hal tersebut dapat terjadi karena management
report yang dihasilkan oleh Divisi Akuntansi PT PPJT lebih
bersifat finansial dengan dimensi waktu masa lampau, sehìngga
tidak dapat memberikan dukungan untuk pengambilan keputusan
dalam penetapan harga jual.
Kurangnya cost information yang diterima oleh Divisi
Penjualan PT PPJT tidak memungkinkan Divisi tersebut menetapkan
harga jual berdasarkan perhitungan harga pokok yang akurat yang
berakibat pada rendahnya tingkat realisasi dan permintaan
penetapan harga jual yang diterima dari pelanggan. Banyaknya
pesanan yang terlepas tentu saja menyebabkan tingkat
profitabilitas perusahaan menurun. Karena itu diperlukan suatu
tim yang dapat melakukan perhitungan harga pokok pesanan
secara akurat dan dalam waktu yang cepat.
Perhitungan harga pokok yang sekarang dilakukan oleh PT
PPJT mengasumsikan adanya hubungan yang proposional antara biaya
bahan baku suatu pesanan dengan biaya overhead pabrik dari kantor
yang diperlukan untuk menyelesaìkan pesanan tersebut. Metode
alokasi bìaya overhead yang mengasumsikan hubungan yang
proposional tersebut dikenal sebagai volume related allocation
bases. Kebaikan metode ini adalah cara perhitungan yang
sederhana tetapi mempunyai kelemahan dalam hal tingkat
keakurasiannya, karena dua buah pesanan yang mempergunakan bahan
baku yang sama nilainya tidak berarti akan menyerap biaya
overhead yang sama mengingat aktivitas yang diperlukan untuk
menyelesaikan kedua pesanan tersebut dapat saja berbeda.
Untuk memperoleh perhitungan harga pokok yang akurat PT
PPJT harus mengubah metode alokasi biaya overhead dan volume
related allocation bases kepada activity based costing. Dengan
metode aktivity based costing ditentukan terlebih dahulu jenis
dan ukuran aktivitas masing masing Divisi PT PPJT, untuk
kemudian
diperoleb tarif per ukuran aktivitas untuk setiap jenis
aktivitas. Tarif tersebut diperoleh dari total cost suatu jenis
aktivitas dibagi dengan total ukuran aktivitas dari jenis
aktivitas tersebut. Dengan diperolehnya tarif per ukuran
aktivitas tersebut akan memudahkan menghitung besarnya overhead
yang harus dibebankan kepada suatu pesanan secara akurat. Dengan
menambahkan biaya bahan baku pada alokasi biaya overhead
tersebut, maka harga pokok suatu pesanan dapat diketahui.
Agar dapat diperoleh perhitungan tarif per satuan aktivitas
dengan cepat, maka diperlukan suatu Sistim Informasi Akuntansi
Manajemen yang mempergunakan Jasa pemrosesan komputer, sehingga
penetapan harga jual dapat dilakukan dalam waktu yang tidak
terlalu lama. Untuk itu perlu dilakukan suatu pemeliharaan data
base yang memuat data mengenai profil pelanggan, jenis bahan dan
harga belinya, jenis dan tarif tenaga kerja, jenis dan nilai
mesin serta peralatan lainnya dari jenis serta ukuran aktivitas
dan keempat divisi yang ada pada PT PPJT. Berdasarkan data base
tersebut, komputer akan melakukan proses perhitungan, baik
perhitungan tarif per satuan aktivitas maupun perhitungan harga
pokok pesanan serta dapat langsung menghasilkan Surat Penawaran
Pesanan kepada pelanggan setelah menambahkan margin laba yang
diperlukan untuk mencover biaya bunga dan laba perusahaan. Data
base tersebut diatas sedikitnya terdiri atas file-file
pelanggan, bahan baku, bahan tak langsung, payroll, harta tetap,
jenis aktivitas dan pesanan. Sistim Informasi Akuntansi
Manaiemen yang mempergunakan jasa pemrosesan komputer tersebut
diatas diharapka dapat memberikan dukungan pada pengambilan
keputusan untuk menetapkan harga jual. pesanan secara cepat dan
akurat, sehingga tingkat realisasi permintaan penawaran harga
pesanan menjadi lebih baik.
"
Lengkap +
1993
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>