"Kenyamanan termal, kualitas udara dalam ruang, serta tingkat pencahayaan alami yang memengaruhi produktivitas penghuni bangunan dipengaruhi oleh isu lingkungan yaitu pemanasan global. Salah satu solusi yang relevan untuk mengurangi dampak tersebut adalah penerapan konsep bangunan hijau atau bangunan hemat energi. Konsep ini bertujuan untuk menurunkan konsumsi energi, meningkatkan efisiensi operasional bangunan, serta meminimalkan emisi karbon. Salah satu pendekatan dari bangunan hijau adalah Net Zero Energy Building (NZEB) yaitu bangunan yang secara tahunan menghasilkan energi dari sumber terbarukan setara dengan jumlah energi yang dibutuhkannya. Dalam penelitian ini, penulis dan tim mengikuti kompetisi Integrated Sustainable Building Design (ISBD) yang diselenggarakan oleh ASHRAE (American Society of Heating, Refrigerating and Air-Conditioning Engineers) dengan merancang bangunan seni kampus. Fokus utama diarahkan pada dua aspek: Efisiensi dan Konservasi Energi dan Manajemen Lingkungan Bangunan. Perhitungan konsumsi energi tahunan dilakukan berdasarkan beban pencahayaan, peralatan, dan sistem HVAC. Hasilnya, Energy Use Intensity (EUI) awal sebesar 106,8 kWh/m²/tahun berhasil ditekan menjadi 77,6 kWh/m²/tahun melalui integrasi sistem panel surya yang mampu menghasilkan 680.766 kWh per tahun. Selain itu, rancangan sistem manajemen lingkungan bangunan berorientasi pada prinsip bangunan hijau melalui pemantauan kualitas udara, pengelolaan sampah, sistem komisioning, dan partisipasi penghuni. Selanjutnya melalui simulasi detail menggunakan EnergyPlus yang mempertimbangkan penerapan desain pasif, optimalisasi pencahayaan alami, penggunaan lampu LED dengan sensor otomatis, peralatan efisiensi tinggi, manajemen lingkungan bangunan yang baik serta sistem HVAC yang efisien, diperoleh penurunan konsumsi energi bangunan menjadi ±1.863.393 kWh/tahun atau EUI ±80,0 kWh/m²/tahun. Setelah dikurangi produksi energi PV yang sama, EUI aktual bangunan turun lebih lanjut menjadi ±50,7 kWh/m²/tahun
Thermal comfort, indoor air quality, and natural lighting levels which influence building occupants’ productivity are affected by environmental issues such as global warming. One relevant solution to mitigate these impacts is the application of green building or energy-efficient building concepts. This concept aims to reduce energy consumption, enhance operational efficiency, and minimize carbon emissions. One of the approaches within green building is the Net Zero Energy Building (NZEB), which refers to a building that annually produces energy from renewable sources equal to its total energy demand. In this study, the author and team participated in the Integrated Sustainable Building Design (ISBD) competition organized by ASHRAE (American Society of Heating, Refrigerating and Air-Conditioning Engineers) by designing a university campus building. The primary focus was on two aspects: Energy Efficiency and Conservation, and Building Environment Management. Annual energy consumption calculations were based on lighting, equipment, and HVAC loads. As a result, the initial Energy Use Intensity (EUI) of 106.8 kWh/m²/year was successfully reduced to 77.6 kWh/m²/year through the integration of a solar panel system capable of generating 680,766 kWh annually. The design of the building environment management system was aligned with green building principles through air quality monitoring, waste management, commissioning systems, and occupant engagement. Furthermore, through detailed simulation using EnergyPlus taking into account passive design strategies, optimization of natural daylighting, utilization of LED lighting with automated sensors, high efficiency equipment, robust building environment management, and efficient HVAC system, the building’s total energy consumption was further reduced to ±1,863,393 kWh/year, yielding an EUI of ±80.0 kWh/m²/year. After accounting for the same PV energy production, the building’s net EUI decreased further to ±50.7 kWh/m²/year."