Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 269 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Richardus Eko Indrajit
Yogyakarta: Andi, 2002
650 RIC k
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Daitel, H.M.
New Jersey : Prentice-Hall, 2001
658.84 DIE e
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Kalakota, Ravi
California : Addison-Wesley , 1999
658.054 KAL e
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Whyte, W.S.
Chichester: John Wiley & Sons, 2001
658.84 WHY e
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Rayport, Jeffrey F.
Boston : McGraw-Hill, 2004
658.84 RAY i
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Budhi Setyanto
"Reformasi yang telah bergulir menuntut adanya pemerintahan yang bersih, transparan, dan mampu menjawab tuntutan perubahan secara efektif. Era otonomi daerah yang telah diberlakukan berdasarkan UU NO. 22 tahun 1999 membuat suatu perubahan kehidupan berbangsa dan bernegara secara fundamental, dari suatu Sistem kepemerintahan oioriter dan setralistik menuju ke sistem kepemerintahan yang demokratis, dan menerapkan perimbangan kewenangan pusat dan daerah otonom sehingga daerah harus bisa mengelola dan mengembangkan dirinya sendiri. AFTA atau era perdagangan bebas, yang berorientasi pada iklim keterbukaan antar negara membuat APEC melalui task force-nya yaitu e-APEC telah memberikan jangka walau sampai dengan tahun 2010 untuk mempersiapkan dan melaksanakan penggunaan Teknologi lnformasi atau di Indonesia atau dikenal dengan Program Telematika dalam membenahi diri, atau Indonesia akan terkena DigitaI Divide.
Keadaan tersebut diatas merupakan tuntutan yang mau tidak mau harus segera ditindak lanjuti oleh Pemerintah Indonesia dan kesemuanya itu mengacu kepada satu hal yaitu pelayanan yang Iebih baik dan transparan dari pemerintah kepada masyarakat. Oleh sebab itu dibutuhkan suatu media yang dapat menyatukan hubungan antara pemerintah, masyarakat dan dunia usaha, dimana media itu harus mendukung adanya ketepatan, keakuratan, kecepatan, tidak bergantung waktu (timeless) dan tanpa batas (borderless).
Konsep e-Government adalah suatu inovasi yang sedang diterapkan oleh Pemerintah Indonesia, dimana konsep e-Government meliputi 3 (tiga) hal yaitu G2G (Government-to-Government), G25 (Government-to-Business) dan G2C (Government-to-Citizen). G2G adalah konsep yang menitik beratkan pada hubungan antar instansi pemerintah sampai pada unit terkecil dalam Iingkup organisasi pemerintahan, dimana pertukaran data dan informasi dalam Iingkup pemerintahan dapat lebih terstruktur, sehingga proses informatisasi yang meliputi kegiatan administratif maupun penyimpanan dokumen Serta Iaporan kerja dapat mencapai optimalisasi dan efisiensi pada instansi pemerintah. G2B adalah konsep yang menitik beratkan pada hubungan antara pemerintah dengan dunia usaha, dimana dunia usaha dapat melihat adanya kesempatan berinvestasi meIalui data-data potensi daerah yang ada, dimana data tersebut meliputi kondisi daerah, sumber daya alam, struktur geografi, budaya, tingkat pendidikan sumber daya manusia, dan yang Iebih penting lagi dunia usaha dapat melakukan bisnis dengan pemerintah secara transparan, sehingga kalangan dunia usaha memiliki kesempatan yang sama untuk berinvestasi. G2C adalah konsep yang menitik beratkan pada hubungan antara pemerintah dengan masyarakat umum. Konsep ini menjadi sangat penting apabila masyarakat ingin berpartisipasi dengan menggunakan sistem informasi yang mengorganisir pemerintah kedalam jaringan organisasi pemerintahan yang menghubungkan institusi pemerintah dan sebaliknya, pemerintah dengan masyarakat.
Konsep e-Government menggunakan aplikasi Teknologi lnformasi dan Internet sebagai media saluran informasi. Ditengah keterbatasan infrastruktur telekomunikasi, penetrasi internet yang rendah, Konsep e-Government yang diterapkan oleh instansi pemerintah maupun pemerintah daerah sebagian besar baru pada tahap pemberian informasi pelayanan kepada masyarakat dan dunia usaha, belum kepada hal-hal yang bersifat transaksi secara on-line.
Tetapi, bagaimanapun juga dalam pelaksanaanya, website atau situs pemerintah baik pusat maupun daerah Serta institusi pemerintah Iainnya, telah banyak bermunculan dan fenomena ini merupakan Iangkah awal dari inisiatif pemerintah untuk menuju ke arah digitalisasi informasi dengan segala keterbatasan infrastruktur yang memadai. Yang menjadi pertanyaan, apakah Konsep e-Govemment ini akan berkembang seiring dengan perkembangan teknologi dan infrastruktur komunikasi ?, hal ini tentunya tergantung kepada pemerintah sebagai pembuat kebijakan Serta penerimaan masyarakat dan dunia usaha sebagai bagian dari sistem Sosial terhadap inovasi tersebut.
Peneliti menganalisa pelaksanaan Konsep e-Government berdasarkan pada Teori Difusi Inovasi, dimana keberhasilan suatu inovasi bergantung kepada 5 (lima) Karakteristik Difusi lnovasi, yaitu Relative Advantage, Compability, Complexity, Trialability, dan Observability. Selain itu, Informasi yang didapat dari Internet, baik artikel maupun forum diskusi mengenai perkembangan dan implementasi Konsep e-Government di Indonesia serta data-data baik berupa wawancara maupun dokumen dari instansi yang bersangkutan digunakan sebagai acuan didaIam menganalisa konsep yang sampai saat ini sedang berjalan."
Depok: Universitas Indonesia, 2003
T10770
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Pudyatmoko
"Informasi merupakan faktor yang sangat menetukan dalam setiap pengambilan keputusan, dengan adanya informasi yang berkualitas maka kita dapat menentukan tindakan apa yang akan dilakukan kemudian dengan tepat, sehingga tercapai keberhasilan yang diinginkan. Badan Meteorologi dan Geofisika menyadari betul akan manfaat dari informasi yang mereka sediakan kepada masyarakat, tidak hanya dapat digunakan sebagai panduan dalam kegiatan sehari-hari, namun lebih dari itu, informasi dari BMG dapat menyelamatkan masyarakat dari bencana alam yang dapat datang setiap saat. Kondisi geografis Indonesia mengakibatkan kepulauan Indonesia rawan akan bencana alam. Banjir, longsor, gempa bumi dan tsunami, merupakan bencana alam yang sering terjadi dan akan terjadi di kemudian hari. Tidak mudah untuk menyampaikan informasi keseluruh masyarakat di Indonesia, letaknya yang tersebar diseluruh kepulauan Indonesia menyulitkan BMG dalam menyampaikan informasi dengan cepat dan tepat..
Dengan menggunakan penelitian deskriptif, peneliti berusaha untuk menjelaskan keadaan yang sebenarnya dilakukan oleh Badan Meteorologi dan Geofisika dalam upayanya melayani masyarakat untuk memberikan informasi yang tepat dan akurat mengenai fenomena alam dengan memanfaatkan berbagai kelebihan yang dimiliki oleh teknologi informasi sebagai sarana penyampaian informasi kepada masyarakat.
Teknologi Informasi dapat menjadi "pedang bermata dua" apabila pemanfaatanya tidak sesuai dengan yang diharapkan, oleh karena itu banyak factor-faktor selain penggunaan teknologi yang harus dilakukan secara bersama-sama oleh BMG agar informasi dapat disampaikan secara efektif kepada semua pihakyang membutuhkannya.

Information is a critical factor in decision making, with the existence of qualify information we could determine the action that will be carried out afterwards exactly, so that the aim of success can be reached. The Meteorological and Geophysical Agency realized the benefit from information that was provided by them to the community, is not only crucial to everyday activity, but more than that, information from BMG could rescue the community from the natural disaster that could come every time. The Indonesian geographical condition which is in the endanger of Indonesian island in the case of the natural disaster. The flood, the landslide, the earthquake and the tsunami are natural disasters that often happen. It is not a simple task to send information all through the community in Indonesia, its location that was spread all over the Indonesian island had caused difficulties for BMG to send information fast and exact..
By using the descriptive research, the researcher tries to explain the effort done by The Meteorological and Geophysical Agency towards its effort to serve the community by giving the exact and accurate information concerning the phenomenon of nature by using various benefits owned by information technology as means of information delivery to the community
Information Technology could become a ?double edge sword?, if the beneficiary is not in accordance with that it was hoped for, thus many factors apart from the use of technology that must be carried together out by BMG so that information could be sent effectively to all needed party."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2008
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Farid Yanuar Faisal
"Pesatnya perkembangan IPTEK telah membawa kita ke era komputer dan informasi, hal ini ditandai dengan munculnya internet. Dengan internet, segala aspek kehidupan manusia berubah. Salah satunya adalah bagaimana cara manusia berkomunikasi satu dengan yang lainnya.
E-Government (E-Gov) merupakan konsep penggunaan internet dan teknologi informasi oleh pemerintah yang bertujuan untuk membantu kelancaran roda pemerintahan. Di Indonesia, permasalahan kependudukan merupakan salah satu isu yang dapat memanfaatkan konsep E-Gov.
Sistem Informasi Penduduk dan Pemilih (SIDUKLIH) yang digunakan untuk pemilihan umum adalah salah satu contohnya. Tujuan utama dari sistem ini adalah meremajakan dan melaporkan data penduduk dan pemilih di setiap lokasi, menampilkan pemetaan data penduduk dan pemilih berdasarkan daerah pemilihannya, memprediksi jumlah pemilih serta membantu Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menjalankan fungsi pengawasannya terhadap pemilu yang akan atau sedang berlangsung.
Sistem ini dikembangkan dengan mengunakan metodologi software development life cycle (SDLC) dengan memanfaatkan Unified Modeling Language (UML) untuk memodelkan sistem. Model tersebut kemudian diimplementasikan dengan menggunakan bahasa pemrograman yang berbasis Java."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2003
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Hendra Wiradinata
"Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan fasilitas dan menyempurnakan proses bisnis yang sedang berjalan di perusahaan PT. Gateway Internusa. Dimana proses bisnis yang ada sekarang masih mempunyai kendala ? kendala yang sangat berpengaruh terhadap kegiatan operasional PT. Gateway Internusa sekarang ini. Metode penelitian berupa pengumpulan data atau informasi pada sistem yang sedang berjalan. Mengidentifikasikan permasalahan yang dihadapi pada sistem yang sedang berjalan.
Hasil yang dicapai berupa jalur baru dimana konsumen bisa melakukan aktivitas bisnis melalui teknologi internet dengan cara belanja online, mendaftar online dan mendapatkan personalisasi layanan secara online Kesimpulannya adalah dengan adanya rancangan aplikasi e-bisnis ini, dapat mendukung dan menambah operational excellence di dalam proses bisnis PT. Gateway Internusa, juga dengan rancangan e-bisnis ini memungkinkan juga menaikan posisi strategis perusahaan di industri sejenis.

The purpose of this research is to facilitate and enrich the ongoing business process in PT. Gateway Internusa. The current ongoing business process still have a lot of problems and obstacles which have huge effect on the current ongoing operational activities. The research methodology are data and fact finding and also information gathering on the current system and identify problems occurred on the ongoing system.
The results is a new way which the consumer can do the business process through internet technology by doing the online shopping, online subscription, and get personalize online services.The summary is with the design of e-business application, can be supporting and enhance operational excellence in the business process of PT. Gateway Internusa, and with e-business design can also raising up the bargaining position of PT. Gateway Internusa in the similar industry."
Depok: Universitas Indonesia, 2004
T40258
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Wisnu Putro Prabowo
"Internet mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap perekonomian dunia. Internet membawa perekonomian dunia memasuki babak baru yang lebih popular disebut dengan istilah digital econmics atau perekonomian digital. Makin banyak kegiatan perekonomian dilakukan melalui media Internet. Perdangangan misalnya, semakin banyak mengandalkan e-commece sebagai media transaksi. Dengan kondisi gepgrafis yang terdiri dari ribuan pulau, dan kondisi demografis yang sangat besar dan tersebar luas, bisnis e-commerce di Indonesia memiliki potensi yang besar unutk maju. PT bumi Mataram merupakan sebuah perusahaan star-up e-commerce dengan jenis electronic marketplace. Emarketplace ini memperjualbelikan segala jenis barang dengan karakteristik tertentu seperti alat eletronik (jam tangan, ponsel, PDA, notebook, MP3 Player, PS2), buku-buku koleksi, ukiran, kompoen otomotif (turbo, karburator, ECU), dan lain-lain. Dengan e-marketplace ini, baik penjual maupun pembeli akan memperoleh banyak manfaat dibandingkan dengan pasar konvensional, diantaranya adalah bertambahnya jalur penjualan baru, kemudahan dalam menjual barang, penjualan dapat dilakukan kapan dan dimana saja di Indonesia, harga yang lebih murah, dan tidak adanya kontak langsung."
Depok: Universitas Indonesia, 2005
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>