Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 6 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Jaelussyahadat Jalalain
"ABSTRAK
Ilmu hubungan masyarakat beserta cabang ilmu komunikasi yang lain dalam usahanya membuat proses komunikasi menjadi efektif terlalu berpusat pada pembuatan isi pesan dan kurang memperhatikan faktor-faktor lain dalam berkomunikasi. Artikel ini menjelaskan faktor dalam penyampaian pesan yang mempengaruhi personal branding. Kasus yang diangkat adalah Vicky Prasetyo yang terjadi pada akhir tahun 2013 lalu, yang pada saat itu berusaha menyampaikan pesan melalui kegiatan personal branding dengan menggunakan gaya dan bahasa yang unik. Terdapat perbedaan reaksi dari masyarakat sebagai penerima pesan terhadap Vicky sebagai pengirim pesan, walaupun pesan yang disampaikan sama.
Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi kompetensi di dalam personal brand memegang peranan penting terhadap keberhasilan penyampaian pesan melalui personal branding. Vicky Prasetyo dianggap belum memiliki kompetensi oleh sebagian masyarakat yang memberikan reaksi negatif, sementara ia dianggap sudah memiliki kompetensi oleh sebagian masyarakat lain yang memberikan reaksi positif.

ABSTRACT
Public relations science and other branches of communication science in the attempt to make the communication process effective become too focused on making the content of the message and giving less attention to other factors in communication. This article describes factors that affect the delivery of messages in personal branding. Case in point is Vicky Prasetyo that occurred at the end of 2013, which at the time was trying to convey a message through personal branding by using a unique style and language. There are differences in the reaction from the community as a recipient of the message to Vicky as the sender of the message, even though the same message delivered.
This study uses a case study method with content analysis techniques. The results showed that the dimension of competence in personal brand plays an important role for the success of the delivery of messages through personal branding. Vicky Prasetyo deemed not to have competence by some people who give negative reactions, while he considered to own competence by some others that give positive reactions."
[, ], 2014
MK-PDF
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Lili Febriyani
Depok: Universitas Indonesia. Sekolah Kajian Stratejik dan Global, 2019
T52447
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Shafira Yasmin Nandini
"Keunggulan organisasi tercermin melalui proses komunikasi organisasi yang terjadi, termasuk komunikasi yang dilakukan oleh pemimpin melalui gaya kepemimpinan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya kepemimpinan trasnformasional Arya Sinulingga dan bagaimana gaya kepemimpinan tersebut membentuk kompetensi komunikasi Tim SKB. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif kualitatif yang mengacu pada paradigma post-positivistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional yang dimiliki oleh Arya Sinulingga diwujudkan melalui pemberian arahan atau instruksi kerja yang merangsang tanggung jawab dan kemandirian sebagai perkembangan profesional anggotanya, pemberian motivasi secara konstan, mendorong kolaborasi anggota, dan menyasar kinerja tingkat tinggi, inovatif, serta kreatif. Arya Sinulingga selaku pemimpin menganggap penting kompetensi komunikasi untuk dimiliki oleh anggota Tim SKB. Secara umum, anggota Tim SKB merasakan ada peningkatan pada diri masing-masing terkait dengan knowledge competency, sensitivity competency, skill competency, dan values competency berkat dukungan gaya kepemimpinan transformasional yang dimiliki oleh Arya Sinulingga. Tim SKB yang bekerja pada sektor pemerintahan yaitu Kementerian BUMN, dengan hasil kerja menyangkut masyarakat telah menghasilkan kinerja yang baik serta kompetensi komunikasi yang mumpuni, berkat komunikasi organisasi yang berjalan dikomandoi Arya Sinulingga, khususnya gaya kepemimpinan transformasional yang dimilikinya.

Organizational excellence is reflected through the organizational communication process that occurs, including leadership communication through certain leadership styles. This study aims to analyze Arya Sinulingga's transformational leadership style and how it shapes the communication competencies of Tim SKB. This study employs descriptive qualitative method which refers to the post-positivistic paradigm. The results of the study shows that transformational leadership style possessed by Arya Sinulingga is manifested through providing direction or work instructions that stimulate responsibility and independence of Tim SKB, provide constant motivation, encourage member collaboration, and target innovative, high levels performance. Arya Sinulingga considers it is important to have communication competencies for Tim SKB. In general, the members of Tim SKB felt that there was improvement in terms of knowledge competency, sensitivity competency, skill competency, and values competency due to the support of Arya Sinulingga's transformational leadership style. As a team working in the government sector, Tim SKB has produced good performance and qualified communication competencies due to the organizational communication that runs under the command of Arya Sinulingga, especially through his transformational leadership style."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2023
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Bonny Raynata
"ABSTRAK
Penelitian ini membahas pengaruh kompetensi komunikasi interpersonal dan motivasi terhadap kualitas pelayanan account representative Direktorat Jenderal Pajak di Lingkungan Kantor Wilayah DJP Jakarta Selatan Penelitian ini menggunakan paradigma positivis dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei kepada 194 responden dengan menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis data multivariat dengan menggunakan analisis regresi. Hasil dari penelitian ini menunjukan ada pengaruh yang signifikan dari Kompetensi Komunikasi Interpersonal , motivasi terhadap kualitas pelayanan. Baik secara sendiri sendiri maupun secara bersama. Walau tidak besar pengaruhnya , hal ini menunjukaan kompetensi komunikasi tidak bisa dianggap tidak penting dalam memberikan pelayan. Kompetensi Komunikasi interpersonal yang tinggi dengan penerapan yang benar, dapat menghasilkan kualitas pelayanan yang prima .

ABSTRACT
This research explores the influence of interpersonal communication competence and motivation to the quality of service of the Directorate General of Tax representative account in regional offices South Jakarta Research uses a quantitative approach with the positivist paradigm. Data collection methods used in this research is a survey to a 194 respondents using a questionnaire. The analysis of the data used is the multivariate data analysis using regression analysis. The result of this research showed there were significant effects of Interpersonal Communication Competence, motivation to quality of service. Either by himself alone or together. Although not a great influence, it shows the communication competence cannot be deemed not important in giving a maid. Interpersonal Communication competence is high with the correct application, can produce excellent quality of service."
Jakarta: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 2014
T41645
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Susilawati
"ABSTRAK
Rendahnya motivasi belajar mahasiswa terutama pada partisipasi dalam perkuliahan banyak diyakini dipengaruhi oleh kompetensi komunikasi dosen dan iklim komunikasi perkuliahan. Seberapa besar pengaruh kompetensi komunikasi dosen dan iklim komunikasi terhadap motivasi belajar, belum diperoleh gambaran yang jelas. Dengan alasan tersebut, penelitian ini dirancang untuk mengetahui pengaruh kompetensi komunikasi dosen dan iklim komunikasi suportif terhadap motivasi belajar mahasiswa. Kompetensi komunikasi dosen dapat dilihat dari pengetahuan, motivasi, dan keterampilan yang dimilikinya dalam berkomunikasi. Sedangkan iklim komunikasi suportif dapat terbentuk melalui interaksi antara pimpinan dan anggota dimana pimpinan mampu menempatkan diri sejajar dengan anggota, bicara terbuka dan spontan, menciptakan kenyamanan dalam berkomunikasi, dan empatik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang bersifat eksplanatif, dengan metode survei, yaitu menyebarkan kuesioner dengan menggunakan teknik proportional stratified random sampling, dan dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi komunikasi dosen memberikan kontribusi yang lebih besar dibanding iklim komunikasi suportif terhadap motivasi belajar. Namun, motivasi belajar juga dipengaruhi oleh faktor lain diluar kompetensi komunikasi dosen dan iklim komunikasi, antara cita-cita, keinginan belajar, keinginan berprestasi, penghargaan, dan lingkungan.

ABSTRAK
The low students’ learning motivation, especially on participation in lecturing widely believed to be influenced by communication competence of lecturers and communication climate. How much influence of communication competence of lecturers and communication climate on students’ learning motivation, has not obtained a clear description. For these reasons, this study was designed to determine the effect of communication competence of lecturers and supportive communication climate of students’ learning motivation. Communication competence of lecturers can be seen from the knowledge, motivation, and skills they have in communicating. While supportive communication climate can be formed with the support of leaders who are able to put themselves in line with members, open and spontaneous speech, creating convenience in communication, and empathic. This study uses a quantitative approach that is explanative, the survey method, which is disseminating questionnaires using proportional stratified random sampling technique, and analyzed by linear regression. The results showed that the communication competence of lecturers provide a greater contribution than the supportive communication climate of students’ learning motivation. However, learning motivation is also influenced by other factors beyond the communication competence and communication climate, that are the goals, the desire to learn, the desire of achievement, awards, and the environment"
Jakarta: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2014
T42477
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Yusuf Sidharta
"Di era industri 4.0., semakin banyak perusahaan yang mencoba untuk melakukan digitalisasi proses layanannya. Hal ini termasuk pada penggunaan chatbot yang mulai marak di industri perbankan Indonesia, dengan tujuan meningkatkan kepuasan pelanggan melalui interaksi secara cepat. Fenomena ini menarik minat peneliti untuk mempelajarinya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh kualitas komunikasi (terdiri dari akurasi komunikasi, kredibilitas komunikasi, dan kompetensi komunnikasi) terhadap kepuasan nasabah dalam menggunakan chatbot perbankan, dan memahami pengaruh upaya pemasaran yang dibantu chatbot (yang terdiri dari lima dimensi interaksi, hiburan, tren, kustomisasi, dan pemecahan masalah) terhadap kualitas komunikasi. Sampel yang digunakan berjumlah 202 orang nasabah bank, yang berusia 15 sampai 45 tahun dan pernah menggunakan chatbot sebelum penelitian dilakukan. Penelitian ini menggunakan structural equation modelling (SEM) dalam mengolah data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya pemasaran yang dibantu chatbot dapat mempengaruhi secara positif kualitas komunikasi. Sedangkan dari tiga dimensi kualitas komunikasi, hanya akurasi komunikasi dan kompetensi komunikasi yang mempunyai pengaruh positif terhadap kepuasan nasabah. Penelitian ini menjadi sebuah hal yang baru, karena studi ini merupakan studi pertama yang meneliti pengaruh chatbot terhadap kepuasan nasabah di industri perbankan Indonesia.

In industry 4.0., more and more firms try to digitalize their service process. That includes the popular chatbot usage in Indonesia banking industry, with the goal of more customer satisfaction through fast interaction. This sparked an interest to the writer, hence the topic of this study. This study aims to understand the influence of communication quality consisted of communication accuracy, communication credibility, and communication competence) to customer satisfaction in using banking chatbot, and to understand the influence of service agent marketing effort (consisted of five dimension: interaction, entertainment, trendiness, customization, and problem solving) to communication quality. 202 samples of banking customers were used, which age were 15 to 45 years old and had used banking chatbot before. This study used structural equation modelling (SEM) to process the data. The result showed that service agent marketing effort affects positively communication quality. While only two of three dimensions of communication quality (that is communication accuracy and communication competence) affect positively customer satisfaction. This study is a novel study, since it is the first study that discussed about chatbot effects to customer satisfaction in Indonesia banking industry."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library