Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Yevita Nurti
"Banyak literatur menunjukkan bahwa peningkatan gizi anak atau kurang gizi pada anak berkaitan dengan kondisi ekonomi masyarakat, ketahanan pangan, serta aspek sosial budaya masyarakat.
Tulisan ini mencoba mempelajari gaya hidup masyarakat sebagai produk interaksi aspek ekonomi, katahanan pangan, serta aspekaspek sosial budaya terhadap kebiasaan makan anak balita di desa Sukamulya, Sukabumi.
Penelitian dengan menggunakan metode observasi partisipasi ini beranjak dari adanya beberapa gejala yang teramati setelah terjadinya perubahan tanaman pertanian dan berbagai perubahan sosial budaya dan ekonomi masyarakat di Sukamulya. Tersedianya bahan-bahan pangan di lingkungan geografis, peningkatan ekonomi, serta masuknya praktisi medis pada tahun 1996, secara teoritis merupakan sarana untuk peningkatan gizi anak. Namun demikian gejala kurang gizi pada anak masih ditemui pada masyarakat Sukamulya, sehingga muncul asumsi bahwa pengetahuan mengenai makanan balita secara medis di satu sisi dan peningkatan ekonomi di sisi lainnya tidak merubah kebiasaan makan balita menjadi lebih baik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan pendapatan tidak selalu disertai dengan peningkatan gizi. Uang belanja yang dikeluarkan untuk bahan pangan tidak berkaitan dengan jumlah pendapatan tetapi lebih berkaitan dengan karakteristik individu dan gaya hidup keluarga yang satu lama lain saling berinteraksi.
Karakteristik individual yang dimaksud adalah menyangkut selera, sikap fatalistic, keinginan memasak, serta kearifan mengolah dan memvariasikan bahan makanan dalam keluarga.
Sedangkan gaya hidup menyangkut gaya hidup yang kondusif dan tidak kondusif. Gaya hidup yang kondusif, seperti pemanfaatan lembaga kesehatan desa, senantiasa menggunakan pengetahuan secara medis untuk meningkatkan kualitas makan anak, cenderung memiliki keseimbangan dalam alokasi dana rumah tangga. Sedangkan gaya hidup yang tidak kondusif, seperti menolak pemanfaatan lembaga desa, alokasi dana cenderung untuk barang-barang selain bahan pangan, telah menyebabkan terjadinya kurang gizi."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2001
T5219
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Satria Tama
"Daerah Cibadak, Kabupaten Sukabumi, memiliki tingkat kerentanan gerakan tanah yang tinggi akibat kondisi geologi, morfologi, dan curah hujan yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan zona kerentanan gerakan tanah dengan pendekatan pemodelan statistik Weight of Evidence (WoE) serta validasi spasial menggunakan data deformasi PS-InSAR Sentinel-1A. Sembilan parameter utama yang digunakan meliputi elevasi, kemiringan lereng, litologi, densitas struktur, penggunaan lahan, densitas sungai, topographic wetness index (TWI), curvature, dan curah hujan. Model kerentanan yang dihasilkan divalidasi secara statistik menggunakan Area Under Curve (AUC) dengan pembagian data training 70% dan testing 30%, serta validasi spasial berdasarkan overlay titik deformasi PS-InSAR dan kejadian longsor aktual. Hasil penelitian menunjukkan zona kerentanan tinggi terkonsentrasi di wilayah perbukitan bagian tengah hingga barat daya, dengan parameter paling berpengaruh adalah densitas struktur, curah hujan, dan litologi. Validasi statistik menghasilkan nilai AUC success rate sebesar 0,765 dan predictive rate sebesar 0,788, yang mengindikasikan kemampuan klasifikasi model berada pada kategori baik. Validasi spasial menunjukkan sebanyak 77,50% kejadian longsor aktual berada pada zona kerentanan tinggi hasil model, serta 89,66% kejadian sesuai dengan zona deformasi yang terdeteksi oleh PS-InSAR. Penelitian ini membuktikan bahwa model zona kerentanan yang dikembangkan memiliki tingkat akurasi dan kesesuaian spasial yang tinggi, sehingga dapat diandalkan sebagai dasar mitigasi dan perencanaan tata ruang di wilayah rawan gerakan tanah.

The Cibadak area, Sukabumi Regency, has a high level of landslide susceptibility due to complex geological, morphological, and rainfall conditions. This study aims to map landslide susceptibility zones using the statistical modeling approach of Weight of Evidence (WoE) and spatial validation utilizing PS-InSAR Sentinel-1A deformation data. Nine main parameters were used, including elevation, slope, lithology, structure density, land use, river density, topographic wetness index (TWI), curvature, and rainfall. The resulting susceptibility model was statistically validated using the Area Under Curve (AUC) method with a data split of 70% for training and 30% for testing, as well as spatial validation based on the overlay of PS-InSAR deformation points and actual landslide events. The results indicate that high-susceptibility zones are concentrated in the central to southwestern hilly areas, with the most influential parameters being structure density, rainfall, and lithology. Statistical validation produced an AUC success rate of 0.765 and a predictive rate of 0.788, indicating that the model's classification capability is in the good category. Spatial validation showed that 77.50% of actual landslide events are located in high or very high susceptibility zones of the model, and 89.66% correspond to deformation zones detected by PS-InSAR. These findings demonstrate that the developed susceptibility model has high accuracy and spatial agreement, making it reliable as a basis for mitigation and spatial planning in landslide-prone areas."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Alam Patria Rikmansyah Primaputra
"Skripsi ini membahas tentang perubahan penggunaan lahan dan perubahan fungsi bangunan di sekitar ruas Cigombong–Cibadak akibat pembangunan tol Bocimi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei lapangan ke lokasi dengan melakukan observasi, foto udara, wawancara dan kajian pustaka. Hasil penelitian lapangan menunjukkan adanya perubahan penggunaan lahan pada daerah penelitian. Dapat disimpulkan adanya perubahan penggunaan lahan dalam area radius 500 hingga 3000 meter dari pintu tol, dan terdapat perubahan fungsi bangunan di sekitar jalan arteri yang dekat dengan pintu tol. Namun, juga terdapat pengaruh di luar dari pembangunan jalan tol, yaitu juga dapat dipengaruhi dari kenampakan wilayah yang sudah ada seperti industri.

The focus of this study is land use changes and building function change in around the Cigombong-Cibadak section due to the construction of the Bocimi toll road. This study uses a field survey research method to the location by conducting observations, aerial photographs, interviews and literature review. The results of field research indicate changes in land use in the study area. It can be concluded that there is a change in land use within a radius of 500 to 3000 meters from the toll gate, and there is a change in the function of buildings around arterial roads close to the toll gate. However, there are also influences outside of toll road development, which can also be influenced by the appearance of existing areas such as industry."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2023
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library