Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 7 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Sulthon Abdul Aziz
"Penelitian mengenai ventilator semakin banyak seiring dengan meningkatnya kebutuhan manusia akan alat bantu pernapasan mekanis. Ventilator mekanik adalah alat yang dapat menyediakan dukungan pernapasan untuk mempertahankan hidup pada pasien yang membutuhkan bantuan ventilasi jangka panjang akibat gangguan atau kegagalan pernapasan. Pengaturan Fraction of Inspired Oxygen (FiO2) sebagai salah satu parameter dalam ventilator menjadi penting untuk mencegah terjadinya hipoxia ataupun hyperoxia. Pengaturan tekanan juga penting untuk menghindari barotrauma ataupun hiperventilasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan metode kontrol tekanan dan kontrol oksigen dengan menggunakan STM32F407VGT6 sebagai mikrokontroler dengan metode fuzzy logic sebagai sistem kendali lingkar tertutup. Hasil dari pengembangan ini didapat akurasi dari parameter tekanan inspirasi pada kontrol tekanan yang diuji dengan VT analyzer dengan akurasi hasil luaran alat dengan pengujian sebesar 91,98% sampai 98,54%, sementara kontrol oksigen memiliki akurasi 89,9% hingga 99,6% yang disebabkan metode kontrol oksigen masih dalam sistem kendali lingkar terbuka.

Research on ventilators is increasing along with the increasing human need for mechanical breathing aids. A mechanical ventilator is a device that can provide respiratory support to maintain life in patients who require long-term ventilation assistance due to respiratory disorders or failure. Setting the Fraction of Inspired Oxygen (FiO2) as one of the parameters in the ventilator is essential to prevent hypoxia or hyperoxia. Pressure regulation is also vital to avoid barotrauma or hyperventilation. This research aims to develop a pressure control and oxygen control method using STM32F407VGT6 as a microcontroller with a fuzzy logic method as a closed-loop control system. The results of this development showed that the accuracy of the inspiratory pressure parameter in pressure control was tested with a VT analyzer, and the accuracy of the output results of the tool was tested at 91.98% to 98.54%. In comparison, oxygen control had an accuracy of 89.9% to 99.6%. The oxygen control method is still in an open-loop control system."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2024
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ema Suryani
"Ventilator mekanik merupakan salah satu aspek yang penting dan banyakdigunakan bagi perawatan pasien kritis di Intensif Care Unit ICU . Lama pemakaianventilator mekanik merupakan salah satu faktor penting penyebab VAP.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama pemakaianventilator mekanik dengan kejadian Ventilator Associated Pneumonia VAP di ICURSUD Tarakan Jakarta tahun 2014 ndash; 2017.Jenis peneltian analitik, desain penelitian studi potong lintang cross sectional .Metode pengambilan sampel adalah consecutive sampling dengan cara observasi catatanmedik pasien yang memakai ventilator mekanik minimal 48 jam dan dirawat minimal 3hari di ruang ICU RSUD Tarakan Jakarta Tahun 2014 ndash; 2017 dan sampel berjumlah106 sampel. Data dianalisis dengan uji chi square, t-test independent, dan regresilogistik.Prevalensi Kejadian Ventilator Associated Pneumonia VAP sebesar 17,9 .Lama pemakaian ventilator mekanik dan lama perawatan secara statistik menunjukkanberhubungan yang bermakna dengan kejadian VAP. Sedangkan variabel umur,penyakit yang mendasari, posisi tidur, pembedahan dan pemberian antibiotik secarastatistik tidak menunjukkan hubungan yang bermakna terhadap kejadian VentilatorAssociated Pneumonia VAP . Hasil analisis multivariat diperoleh bahwa variabel lamapemakaian ventilator mekanik merupakan variabel yang paling dominan berhubungandengan kejadian VAP, dengan OR=5,265 95 CI: 1,084-25,548.

Mechanical ventilator is one of the important aspects and frequently used fortreatment of critical patients in the Intensive Care Unit ICU . The duration for usingmechanical ventilator is important factors caused VAP.This research aimed to find the correlation between duration of mechanicalventilator use and Ventilator Associated Pneumonia VAP case in ICU RSUD TarakanHospital Jakarta 2014 ndash 2017.This was an analitic research with observational study cross sectional design .Sampling method used consecutive sampling by observed medical records of patientswho used mechanical ventilator at least 48 hours and treated at least 3 days in ICURSUD Tarakan Hospital Jakarta January 2014 ndash December 2017, as many as 106sampels. Data was analyzed by chi square, t test independent, and logistic regression.Prevalention of Ventilator Associated Pneumonia VAP was about 17,9 .Duration of mechanical ventilator use and duration of treatment had significantcorrelation to VAP. While age, basic disease, sleep position, surgery and antibiotictreatment insignificant to VAP. Multivariate analysis showed that duration ofmechanical ventilators use variable was the most dominant variable related to VAPOR 5,265 95 CI 1,084 25,548."
Depok: Universitas Indonesia, 2018
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Hendri Dwi Saptioratri Budiono
"Ventilator adalah alat kesehatan yang bermanfaat untuk memberikan aliran udara (ventilasi) dan mengendalikan pola pernapasan pasien berbasis sistem pneumatic. Alat ini lahir pada saat adanya wabah covid 19 di tahun 2020, sehingga diberi nama COVENT-20 (Covid Ventilator 2020). Alat ini dirancang untuk mudah dibawa dan dan sesuai untuk keadaan darurat. Kelebihan lain dari COVENT-20 adalah adanya 2 (dua) mode operasi yaitu mode CPAP (continuous positive airway pressure) yang memungkinkan bekerja saat kondisi pasien masih sadar untuk membantu oksigenasi ke paru-paru pasien dan mode CMV (continuous mandatory ventilation) yang bekerja ketika pasien tidak sadar atau mengalami kesulitan mengatur pernafasannya untuk mengambil alih fungsi pernafasan pasien. Kedua mode tersebut dapat digunakan pada saat pasien berada di rumah maupun dalam perjalanan (di mobil ambulance), namun tidak digunakan di ruang isolasi. Tim Riset dan Pengembang Ventilator UI yang saya pimpin adalah merupakan kolaborasi dari para peneliti di Fakultas Teknik UI (FTUI) dan Fakultas Kedokteran UI (FKUI), Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), RSUP Persahabatan Jakarta, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta II Jurusan Teknik Elektromedik, Ikatan Alumni Fakultas Teknik UI (ILUNI FTUI). Fase uji produk COVENT-20 dilakukan pada pada Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK) Jakarta, Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI dan dinyatakan lolos uji produk per tanggal 4 Mei 2020 dengan nomor Laporan Uji Produk YK.01.03/XLVIII.2/1312/2020. Uji Klinik COVENT-20 dilakukan dan dinyatakan lolos Uji dengan mendapatkan Ijin Edar dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Kefarmasian Dan Alat Kesehatan, pada 19 Juni 2020 dengan No Ijin Edar KEMENKES RI AKD 20403021003. Pada fase donasi, 300 COVENT-20 dikerjakan oleh beberapa mitra Produsen Alat Kesehatan (Alkes) diantaranya PT Enesers Mitra Berkah, PT Graha Teknomedika, dan PT PINDAD dan dikalibrasi oleh beberapa mitra Perusahaan Kalibrasi Alkes. Penggalangan dana dilakukan dibawah koordinasi Ikatan Alumni FTUI (ILUNI FTUI) termasuk distribusi dan supervisi ke banyak rumah sakit pilihan di Indonesia dari Aceh hingga Papua. Perjalanan Panjang menuju fase komersialisasi diawali dengan penyesuaian regulasi dan aturan di UI. Dibantu oleh Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Indonesia (DISTP UI), saat ini Covent-20 sudah dikomersialisasi oleh CV. Bartec Utama Mandiri dan sudah berhasil masuk pada list e-catalog alat Kesehatan RI, sehingga dapat dimanfaatkan dengan mudah oleh masyarakat luas.

Research and Production Management of Ventilator Transport Covent 20 Project: From Idea to Commercialization
A ventilator is a medical device that gives air flow (ventilation) and controls a patient’s breathing pattern based on a pneumatic system. The device was invented during the covid-19 pandemic in 2020 named COVENT-20 (Covid Ventilator 2020). This device is designed to be easy to transport and suitable for emergencies. The advantages of COVENT-20 is that it has two operation mode: (1) CPAP (continuous positive airway pressure), which works during the patient’s conscious state, supporting the lungs’ oxygenation, and (2) CMV (continuous mandatory ventilation) which works during the patient’s unconscious or difficult to breathe state and control the breathing function system. Both modes can be used at home or during mobility (in an ambulance) but not in the isolation room. The research team and developer of Ventilator UI, which I lead, are a collaboration of the researcher at the Faculty of Engineering Universitas Indonesia (FTUI) and Faculty of Medicine Universitas Indonesia (FKUI), Cipto Mangunkusuomo National Central General Hospital (RSCM), Persahabatan Central General Hospital (RSUP), Electromedical Engineering Study Program of Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta II, and Alumni association of FTUI (ILUNI FTUI). The product testing phase of COVENT-20 is done in the Hall of Health Facility Security (BPFK) Jakarta, Directorate General of Health Service, Ministry of Health Republic of Indonesia, and is stated to pass the product testing on 4th Mei 2020 with the Product Testing Report number YK.01.03/XLVIII.2/1312/2020. The clinical testing for COVENT-20 is done and stated to pass the test from the Directorate General of Pharmacy and Medical Devices, Ministry of Health Republic of Indonesia on 19th June 2020 with Distribution Permit number KEMENKES RI AKD 20403021003. In the donation phase, 300 COVENT-20s are produced by several collaborators for medical device producers consisting of PT Enesers Mitra Berkah, PT Graha Teknomedika, and PT PINDAD and calibrated by several collaborators of Medical Device Calibration Companies. The crowdfunding is done under the coordination of ILUNI FTUI, followed by distribution and supervision to many designated hospitals in Indonesia from Aceh to Papua. The long road to the commercialization phase started with UI regulations and rules adjustment. Supported by the Directorate of Innovation and Business Incubator Universitas Indonesia (DISTP UI), now the COVENT-20 has been commercialized by CV. Bartec Utama Mandiri and successfully included in the Medical Devices E-Catalog Republic of Indonesia so that the device can be used widely by society.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2022
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Papadakos, Peter J.
Philadelpia: Saunders Elsevier, 2008
615.836 2 MEC
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Yuyun Durhayati
"Ventilator associated pneumonia VAP adalah yang sering terjadi di rumah sakit terutaman di ruang intensif. VAP merupakah infeksi saluran pernapasan bawah yang mengenai parenkim paru setelah pemakaian ventilasi mekanik lebih dari 48 jam. Kejadian VAP dapat ditekan dengan pelaksanaan bundle VAP. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepatuhan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian adalah deskriptif analitik dengan desain crosssectional dengan sampel sebanyak 45 perawat ICU. Alat ukur yang digunakan adalah VAP Bundle Checklist dari Institute for healthcare improvement IHI 2012 dan adaptasi PRECEDE model. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan perawat terhadap bundle VAP adalah tinggi 75,9 . Analisa dengan Chi square menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara faktor predisposisi, pemungkin dan penguat terhadap kepatuhan nilai p 0,473 . Rekomendasi dari penelitian ini adalah perawat harus meningkatkan pengetahuan dan motivasi terkait dengan implementasi bundle VAP.

Ventilator associated pneumonia VAP is a common nosocomial infection in the hospital, especially in the intensive care unit. VAP is lower tract respiratory infection which affects parenchymal lung tissue after 48 hours of mechanical ventilation intubation. Implementing VAP bundle may prevent the incident of VAP.This study aimed to identify nurses compliance of VAP bundle and its relating factors. The study design conducted by descriptive analytic with cross sectional study of 45 sample of ICU nurses. This study used instruments of VAP bundle checklist of Institute for healthcare improvement IHI, 2012 and modified PRECEDE model. This study revealed that nurses compliance level of VAP bundle was high 75,9 . Chi square analysis showed there is no correlation between predisposing, enabling dan reinforcing factors with nurses compliance of VAP bundle p value 0,473 . The recommendation of this study is nurse should increase their knowledge and motivation regarding to the implementation of VAP bundle."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2017
S66865
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Anik Istiyani
"ABSTRAK
Pasien yang terpasang ventilator mengalami kesulitan berbicara sehingga mengalami gangguan dalam berkomunikasi dan menggunakan suatu metode dalam berkomunikasi. Penelitian ini menggunakan desain crossectional dengan sampel 45 responden dan tekhnik pengumpulan data purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan metode komunikasi yang digunakan pasien yaitu menunjuk atau membuat isyarat dengan tangan yang digunakan 100% responden, menulis atau menggambar yang digunakan 40% responden, menggerakkan bibir atau mencoba untuk berbisik yang digunakan 91% responden, ekspresi wajah yang digunakan 84% responden, dan menggerakkan kepala, ya atau tidak yang digunakan 93% responden. Metode komunikasi lain yang digunakan adalah mengetuk tempat tidur. Perawat diharapkan mengetahui metode komunikasi yang digunakan pasien yang terpasang ventilator sehingga dapat memberikan penjelasan tentang pilihan metode komunikasi sesuai keadaan pasien serta menyediakan media sesuai metode komunikasi yang dipilih.

ABSTRAK
Patients who have difficulty speaking with mechanical ventilation so that impaired communication and uses a method of communicating. This study used crosssectional design with a sample of 45 respondents and data collection purposive sampling technique. The results showed that method of communication used by patients to refer or make a gesture with the hand were used 100% by the respondents, writing or drawing were used 40% by respondents, moving his lips or trying to whisper were used 91% by respondents, the facial expression were used 84% by respondents, and move his head, yes or not were used 93% by respondents. Another communication method which was used by the patient is knocking on the bed. Nurses are expected to know the method of communication used by patients with mechanical ventilation in order to provide an explanation of the preferred method of communication according to the situation of patients and provide appropriate media communication method selected."
2016
S64205
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"This popular book covers the “how-to” of the respiratory care of newborns in outline format. It includes case studies for self-review and is illustrated with high quality radiographic images, figures, tables, and algorithms. Written and edited by international experts, the Third Edition is a thorough update and remains a convenient source of practical information on respiratory physiology, exam techniques, tips for performing procedures, radiography, ventilation, pain management, transport, and discharge planning.
·Up-to-date clinical information from world experts.
·Case studies.
·Easy-to-consult outline format.
·Condensed information about all of the major mechanical ventilators (e.g., modes, displays, and alarms).
"
New York: Springer, 2012
e20426198
eBooks  Universitas Indonesia Library