Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
Margareta Aulia Rachman
Abstrak :
Skripsi ini membahas tentang penelitian Ilmu Perpustakaan bidang pelestarian yang memfokuskan pada sub bidang kesiagaan menghadapi bencana khususnya pada media naskah di Kantor Kearsipan dan Dokumen Kabupaten Cirebon. Naskah sebagai koleksi yang memiliki unsur budaya karena isi kandungannya yang bernilai informatif, sejarah dan kelangkaan serta fisiknya yang mencerminkan hasil karya suatu budaya daerah tertentu, seharusnys juga menjadi prioritas dalam pelestarian koleksi. Terlebih, Kantor Kearsipan dan Dokumen Kabupaten Cirebon wilayahnya berpotensi terhadap bencana baik berasal dari alam atau ulah manusia Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif berbentuk studi kasus dengan pendekatan kualitatif dan pengumpulan data dengan observasi dan wawancara.
The Focus of this study is disaster preparedness as a part of preservation, esspecialy in manuscript collection in Archive Institutiion. and Documentation Cirebon. Manuscript is collection with historical, cultural and informative value must be preserve in any preservation programe. Risk of this institution always thread of the collection, like natural disater and human eror. This research is qualitative descriptive with case study interpretive. This institution is dengerous with the collection, Because the treatened of Cirebon. The data were collected by interview and observation.
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2009
S15323
UI - Skripsi Open Universitas Indonesia Library
Hutagalung, Irsyad Hanif
Abstrak :
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis proses preservasi pengetahuan naskah melayu karya Raja Ali Haji, melakukan interpretasi hasil preservasi pengetahuan naskah melayu karya Raja Ali Haji. Penelitian ini mejelaskan bagaimana peran Yayasan Kebudayaan Inderasakti Penyengat sebagai pengelola naskah karya Raja Ali Haji dalam melestarikan pengetahuan karya Raja Ali Haji. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Pendekatan dilakukan dengan studi kasus. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara teknik wawancara. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa proses memilih pengetahuan dilakukan secara musyawarah keluarga baik yang ada di Penyengat, Singapura dan Malaysia. Proses mengumpulkan pengetahuan dilakukan secara turun temurun dari leluhur. Proses penyimpanan pengetahuan dilakukan dengan cara membentuk komunitas penulis yang dulu pernah dilakukan di masa Kesultanan Riau-Lingga, yaitu Rusydiah Klab . Selain itu, praktik aktualisasi pengetahuan dilakukan dengan membuat lomba baca puisi Gurindam XII, arak-arakan sendratari di Balai Adat dan tari Zapin. Perlindungan pengetahuan dilakukan dengan cara menanamkan kepada generasi baru untuk mencintai budaya Melayu. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu proses preservasi pengetahuan di YKIP sudah dilakukan dan didukung dari beberapa pihak yang peduli. Nilai kearifan lokal yang dilakukan dalam proses preservasi pengetahuan yaitu nilai kekeluargaan yang terjaga secara turun temurun, rasa memiliki warisan leluhur dan ikatan batin.
......This research aims to identify and analyze the process of preserving the knowledge of Raja Ali Haji's Malay manuscripts, interpreting the results of preserving the knowledge of Raja Ali Haji's Malay manuscripts. This research explains how the role of Inderasakti Penyengat Cultural Foundation as the manager of Raja Ali Haji's manuscripts in preserving Raja Ali Haji's knowledge. This research uses qualitative research methods. The approach is done with a case study. The method of data collection is done by means of interview techniques. The results of this study found that the process of selecting knowledge is done by family deliberation both in Penyengat, Singapore and Malaysia. The process of collecting knowledge is carried out from generation to generation from ancestors. The process of storing knowledge is done by forming a community of writers that was once done during the Riau-Lingga Sultanate, namely Rusydiah Klab. In addition, the practice of knowledge actualization is carried out by making a Gurindam XII poetry reading competition, a ballet procession at Balai Adat and Zapin dance. Knowledge protection is done by instilling new generations to love Malay culture. The conclusion of this research is that the knowledge preservation process at YKIP has been carried out and supported by several concerned parties. The value of local wisdom carried out in the knowledge preservation process is the value of family that is maintained from generation to generation, a sense of belonging to ancestral heritage and inner bonds.
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2022
T-pdf
UI - Tesis Membership Universitas Indonesia Library