Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 4 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Yuliantini Eka Putri
"Operasi penambangan batu kapur PT. Semen Baturaja (Persero) di Pabrik Baturajamerupakan tambang terbuka. Dengan diterapkannya sistem tambang terbuka maka seluruhkegiatan penambangan dipengaruhi oleh kondisi iklim, salah satunya adalah curah hujan.Curah hujan yang tinggi pada musim penghujan sering menyebabkan genangan air danbanjir pada lantai bukaan tambang (pit bottom)Data-data yang diperoleh dalam tahap pengumpulan data kemudian dianalisis denganmembandingkan kondisi desain dengan kondisi aktual. Dengan demikian kita dapatmengetahui kondisi penyaliran air tambang batu kapur untuk produksi semen sekarang diPT. Semen Baturaja (Persero).Dari hasil pengamatan dan perhitungan yang dilakukan, maka dapat diambil kesimpulansebagai berikut :a. Debit air limpasan sebesar 4,38 m3/detik, debit air rembesan sebesar 0,03 m3/detiksehingga debit air total yang masuk ke tambang batu kapur sebesar 4,41 m3/detik.b. Dengan asumsi dalam sehari hujan turun dengan lebat selama 1 jam dan air rembesanmengalir setiap hari maka didapat volume air tambang per harinya yang masuk ke kolampenampung (sump) sebesar 19.790,18 m3/hari yang terdiri dari volume air hujan sebesar1.430,18 m3/hari, volume air limpasan sebesar 15.768 m3/hari dan volume air rembesansebesar 2592 m3/hari.c. Dengan jumlah air yang masuk ke tambang batu kapur sebesar 220.413 m3 makadiperlukan waktu ± 10 hari pengeringan dengan menggunakan dua buah pompaberkapasitas 500 m3/jam.d. Usulan untuk dimensi saluran terbuka dengan bentuk trapesium dan tanpa pengerasanadalah :1) Saluran DTH I- Kedalaman saluran (y) = 0,8 m- Lebar dasar saluran (B) = 1 m- Lebar muka air (T) = 1,9 m2) Saluran DTH II- Kedalaman saluran (y) = 1,4 m- Lebar dasar saluran (B) = 1,8 m- Lebar muka air (T) = 3,3 m."
Palembang: Fakultas teknik Universitas tridinanti palembang, 2014
600 JDTEK 2:1 (2014)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Putu Diyan Diwyastra
"Void tambang merupakan masalah yang ditinggalkan setelah kegiatan penambangan berakhir Hilangnya fungsi lingkungan air void tambang sebagai sumber daya air baku dapat menyebabkan menurunkan nilai jasa lingkungan Untuk mengembalikan nilai jasa lingkungan diperlukan pengelolaan air void agar dapat digunakan sebagai air baku yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik masyarakat pengguna sumberdaya air void tambang sebagai air baku mengestimasi nilai willingness to pay WTP masyarakat terhadap penggunaan air baku yang diperoleh dari air void tambang mengetahui faktor faktor yang mempengaruhi WTP masyarakat mengkaji kelayakan finansial pemanfaatan air void tambang sebagai air baku dan budidaya perikanan air tawar Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan informasi melalui kuesioner di Desa Margahayu yang melibatkan 100 responden
Hasil penelitian karakteristik pengguna air void tambang menunjukan 69 responden berusia 41 60 tahun tingkat pendidikan mayoritas lulus Sekolah Menengah Pertama SMP Sederajat sebanyak 33 dengan tingkat penghasilan kurang dari Rp 1 500 000 00 sebanyak 51 jumlah kebutuhan air responden berkisar antara 8 31 m3 bulan KK Rata rata nilai WTP sebesar Rp 5 620 00 per m3 yang dipengaruhi oleh faktor pendidikan penghasilan dan jumlah kebutuhan air Berdasarkan analisis finansial diperoleh nilai Net Present Value NPV sebesar Rp 1 528 812 844 21 Net Benefit Cost Ratio Net B C sebesar 2 56 nilai IRR sebesar 17 3 Pemanfaatan air void tambang layak dan memberikan manfaat bagi masyarakat dan diharapkan kepada pemerintah dan pihak pihak terkait agar dapat memfasilitasi pengembangan pemanfaatan air void tambang dan kelengkapannya melalui kemudahan dalam melakukan peminjaman dana investasi serta dukungan lain yang diperlukan.

Mine void is a problem that abandoned mines after mining ends The loss of function of the mine void water as raw water resources may lead to lower values of environmental services To restore the value of environmental services void water management is required to recycle void water as raw water that can be utilized by the community This study was conducted to determine the characteristics of community that use mine void water resources as a raw water estimate willingness to pay WTP community against the use of raw water obtained from the mine void water determine factors that affecting WTP society assessing the financial feasibility of utilization of mine void water as a raw water and freshwater aquaculture The study was conducted by gathering information through questionnaires in the Margahayu village involving 100 respondents
Results of the study are the characteristics of the mine void water users showed 69 of respondents aged 41 60 years the majority of education level is graduated from junior high school as much as 33 with the income level of less than Rp 1 500 000 00 as much as 51 the amount of water needs ranged between 8 31 m3 month household The average value of WTP Rp 5620 00 per m3 which is influenced by education income and the amount of water needs Based on the financial analysis is obtained value of Net Present Value NPV of Rp 1 528 812 844 21 Net Benefit Cost Ratio Net B C by 2 56 IRR of 17 3 Mine void water utilization feasible and provide benefits to the community and is expected to governments and relevant parties in order to facilitate the development of the mine void water use and completeness through the ease of borrowing investment funds and other support needed
"
Jakarta: Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 2015
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Restu Juniah
"Keberlanjutan lingkungan pertambangan menjadi isu utama pertambangan batubara secara terbuka, karena dampak yang ditimbulkannya terhadap nilai jasa lingkungan yaitu terjadinya deplesi sumberdaya alam dan hilangnya jasa lingkungan. Penelitian yang dilakukan di PTBA Tanjung Enim tahun 2011 ini bertujuan untuk mengidentifikasi komponen manfaat dan biaya atas hilang dan pulihnya nilai jasa lingkungan, dan air void tambang untuk menguji model umum extended NPV KLPBB yang dikaji. Penelitian ini merupakan exploratory research dengan model pengembangan extended net present value berdasarkan nilai jasa lingkungan, air void pada tambang batubara. Dengan memasukkan nilai jasa lingkungan, dan air void tambang untuk air baku ke dalam model manfaat dan biaya Munasinghe diperoleh nilai KLPBB (extendedNPVba) sebesar Rp 10.967.124.692.166,- atau 11 triliun rupiah dengan rasio manfaat biaya lebih besar 0,06 yang merupakan manfaat jasa lingkungan air void tambang untuk air baku sehingga dapat memperkecil nilai jasa lingkungan sebesar 6,5 triliun rupiah
Hasil ini menjawab hipotesis penelitian dimana nilai jasa lingkungan, air void tambang untuk air baku memberi manfaat lingkungan untuk keberlanjutan sumberdaya air, manfaat ekonomi langsung terhadap perusahaan tambang, dan masyarakat. Hasil validasi terhadap model umum extended NPV KLPBB di PT JBG menemukan kesamaan hasil dengan PTBA yaitu sama sama memberikan keberlanjutan bagi KLPBB.

Mining environmentally sustainability is a major issue in open coal mining because of its impact on the value of ecosystem services is the depletion of natural resources and the loss of environmental services. Research conducted on the Tanjung Enim PTBA in 2011 aims to identify the components of the benefits and costs of loss and recovery in the value of environmental services, and the mine void water to test the general model extended NPV KLPBB studied. This study is an exploratory research with the development of the model extended net present value based on the value of environmental services, mine voids water in the coal mine. By including the enviromental services value, mining void water as raw water into the extended NPV values ??obtained Munasinghe, the KLPBB value gained is Rp 10,967,124,692.,166 ,-, with higher ratio of cost and benefit as 0.04 as the environmental services value benefit of mining void water as raw water so it can decrease the environmental services value loss until 6.5 trilion rupiah.
These results answer the research hypothesis where the value of environmental services, the mine void water to raw water for the environmental benefits of sustainability of water resources, the direct economic benefits of the mining companies, and communities. The results validate the general model extended NPV KLPBB in PT JBG indicates similarity with PTBA the result is provided the sustainability for KLPBB.
"
Jakarta: Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 2013
D-pdf
UI - Disertasi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Salsa Bila Putri Maharani
"Eksplorasi uranium di daerah Kalan, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat telah dilakukan oleh BATAN dan didapatkan 21 sektor potensial mineralisasi uranium. Daerah Kalan tersusun atas batuan Metamorf Pinoh dan Granit Sukadana yang mengontrol persebaran deposit uranium. Mineralisasi uranium di daerah ini berasosiasi dengan mineral sulfida, yang merupakan mineral utama penghasil asam. Air asam tambang adalah air dengan tingkat keasaman tinggi dan kandungan logam terlarut yang dapat mencemari lingkungan sekitar. Karakterisasi batuan pembawa uranium dan asosiasinya dengan mineral sulfida perlu dilakukan untuk mengetahui karakteristik batuan yang berpotensi menghasilkan air asam tambang. Metode yang digunakan dalam karakterisasi ini meliputi analisis petrografi, mineragrafi, x-ray fluorescence (XRF), dan uji statik. Hasil analisis menunjukkan pada 39 sampel batuan di daerah penelitian diklasifikasikan sebagai Potentially Acid Forming (PAF), dicirikan oleh berlimpahnya mineral penghasil asam (markasit, pirit, kalkopirit, sfalerit, magnetit, biotit, dan staurolit), unsur penghasil asam (S dan Fe), serta senyawa yang dapat memperburuk kualitas air (Fe₂O₃ dan Al₂O₃). Meskipun mayoritas tergolong PAF, terdapat juga 13 sampel yang diklasifikasikan sebagai Potentially Acid Forming-Low Capacity (PAF-LC) dan 10 sampel tergolong Non-Acid Forming (NAF). Sampel PAF-LC dan NAF ini menunjukkan keberlimpahan mineral penetral asam (klorit dan garnet), unsur penetral (Mg dan Ca), serta senyawa penetral (CaO dan MgO). Potensi pembentukan air asam tambang bervariasi di setiap bagian daerah penelitian. Bagian Timur Laut daerah penelitian memiliki potensi tertinggi, diikuti oleh bagian Tengah, Barat Daya, dan Tenggara.

Uranium exploration in the Kalan area, Melawi Regency, West Kalimantan, has been conducted by BATAN, resulting in the identification of 21 potential uranium mineralization sectors. Kalan area is composed of the Pinoh Metamorphic and Sukadana Granite Formations, which control the distribution of uranium deposits. Uranium mineralization in this area is associated with sulfide minerals, which are the primary acid-generating minerals. Acid mine drainage (AMD) is water characterized by high acidity and dissolved metal content that can contaminate the surrounding environment. Characterization of the uranium-bearing rocks and their association with sulfide minerals is necessary to understand the properties of rocks that have the potential to generate acid mine drainage. The methods employed in this characterization include petrographic analysis, mineragraphy, x-ray fluorescence (XRF), and static tests. The results from 39 rock samples in the study area classify them as Potentially Acid Forming (PAF), characterized by abundant acid-generating minerals (such as marcasite, pyrite, chalcopyrite, sphalerite, magnetite, biotite, and staurolite), acid-forming elements (S and Fe), and compounds that can deteriorate water quality (Fe₂O₃ and Al₂O₃). Although the majority are classified as PAF, 13 samples are categorized as Potentially Acid Forming-Low Capacity (PAF-LC), and 10 samples as Non-Acid Forming (NAF). The PAF-LC and NAF samples exhibit an abundance of acid-neutralizing minerals (chlorite and garnet), neutralizing elements (Mg and Ca), and neutralizing compounds (CaO and MgO). The potential for acid mine drainage formation varies across different parts of the study area. The Northeastern section exhibits the highest potential, followed by the Central, Southwest, and Southeast regions."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library