Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 13 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Reynolds, Lloyd G.
New Jersey : Prentice-Hall, 1998
331 REY l
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Reynolds, Lloyd G.
Englewood Cliffs, N.J.: Prentice-Hall, 1982
331 REY l
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Reynolds, Lloyd G.
New Jersey: Prentice-Hall, 1959
331 REY l
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Ninda Afifah Permatasari
"Skripsi ini membahas mengenai pengaturan pemutusan hubungan kerja atas inisiatif dari pekerja/ buruh serta pelaksanaanya dalam praktek sesuai dengan Undang-Undang ketenagakerjaan dan peraturan terkait, serta implikasi terhadap pemutusan hubungan kerja terhadap hak-hak pekerja/ buruh, dalam hal ini upah. Kasus yang dipergunakan dalam penulisan skripsi ini ialah kasus pemutusan hubungan kerja atas permintaan 131 pekerja pada PT. Batang Hari Sejahtera akibat adanya keterlambatan pembayaran upah oleh pengusaha selama 3 bulan berturutturut, yang dilanjutkan dengan menganalisa Putusan Mahkamah Agung No.31/PK/Pdt.Sus/2012. Dalam tingkat PK pada kasus ini, majelis hakim mengabulkan permohonan PK dan mengadili kembali dengan mengabulkan PHK serta memberikan paket pesangon sesuai Pasal 169 ayat (2). Adapun didalam kasus ini, denda keterlambatan tidak diberikan serta tidak dibahas mengenai upah proses. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) merupakan salah satu jenis perselisihan hubungan industrial yang timbul karena tidak adanya kesesuaian pendapat mengenai pengakhiran hubungan kerja yang dilakukan oleh salah satu pihak. Pada umumnya, pemutusan hubungan kerja dilakukan oleh pengusaha, namun didalam kasus ini inisiatif adanya pemutusan hubungan kerja berasal dari pekerja/ buruh. Dalam menyusun skripsi ini, penulis menggunakan metode yuridis normatif yang merupakan penelitian hukum yang mengacu pada norma hukum sebagaimana terdapat dalam peraturan perundang-undangan. Didalam penelitian ini, mengacu pada Undang-Undang No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan serta peraturan terkait dengan pemutusan hubungan kerja.

The following undergraduate thesis is to discuss the regulation of termination of employment by the workers demand or initiative comes from the workers as well as its implementation in practice in accordance with the Manpower law and related regulations, and its implications of the rights of workers, in this case wages to the the termination of employment itself. Case material is used as a case study in this undergraduate thesis is the case of termination of employment by the 131 workers of PT. Batang Hari due to late payment of wages by the employer for the 3 consecutive months, followed by analyzing the Supreme Court Decision No.31 / PK / Pdt.Sus / 2012. In this judicial review level of this case, the judge granted the request of the judicial review and grants the termination of employment, which provide with severance package in accordance with Article 169 paragraph (2). The delay penalty was not given and the wage process is not mentioned in this case. Termination of employment (PHK) is one of the industrial disputes that arise in the absence of opinion regarding the appropriateness of termination by either party. In general, the employer did the termination of employment, but in this case the initiative for the termination of employment derived from workers. In this undergraduate thesis, the author basically using normative methods, which is a normative legal research which refers to the rule of law as in this legislation system. In this research, it?s refers to the Law No. 13 Year 2003 on Manpower and it?s regulations that related to termination of employment."
Depok: Universitas Indonesia, 2016
S61874
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Achmad Afif Taufiqurahman
"Penelitian ini menyelidiki hubungan antara konsentrasi spasial pekerja dan mobilitas antar perusahaan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data dari IFLS Gelombang 5 dan analisis regresi, yang menunjukkan bahwa konsentrasi pekerjaan yang lebih tinggi secara signifikan meningkatkan mobilitas kerja pekerja. Pekerja muda, mereka yang memiliki tingkat pendidikan menengah, dan laki-laki dinilai lebih mudah melakukan perpindahan tempat kerja dibandingkan dengan rekan-rekan mereka yang lebih tua, kurang berpendidikan, dan perempuan. Penelitian ini juga menemukan bahwa terdapat lebih banyak mobilitas untuk pekerja di pekerjaan formal dibandingkan dengan yang informal. Selain itu, Industri seperti konstruksi dan logistik juga menunjukkan tingkat pergantian kerja yang tinggi. Temuan ini mencerminkan relevansi dalam mempromosikan pusat pekerjaan (employment centres) untuk memiliki tenaga kerja yang lebih fleksibel dan tangguh, yang dianggap penting untuk pertumbuhan ekonomi yang efektif dan berkelanjutan.

The paper investigates the relationship between spatial employment concentration and inter- firm mobility in Indonesia. Using data from the IFLS Wave 5, regression analysis shows that higher employment concentrations significantly increase worker’s job mobility. Younger workers, those with a secondary level of education, and males are more mobile compared to their older counterparts with less education and females. With dynamic labor markets, there is more mobility in for workers in formal employment than in informal ones. Sector such as construction and logistics also demonstrate high rates of job turnover. These findings reflect on the relevance of promoting employment centers into having a more flexible and resilient workforce, which are considered vital for effective and sustainable economic growth."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Jakarta: Yayasan Tenaga Kerja Indonesia, 1994
331.89 HUB
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
London: Financial Times Professional, 1999
658.315 EMP
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Jakarta: Mahkamah Agung RI, 2006
344.01 IND p
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
<<   1 2   >>