Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query
Muhammad Aya Addina Makarim
"
ABSTRAKPaduan memiliki peran penting di dalam industri besi dan baja untuk meningkatkan sifat dan kualitas produk akhir dengan cara mengubah mikrostrukturnya. Banyak penelitian sudah dilakukan guna meningkatkan pengetahuan tentang bagaimana paduan dapat mempengaruhi kualitas besi. Berbagai jenis paduan sudah sering digunakan dalam dunia modern, salah satunya adalah FeMn. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari bagaimana pengaruh FeMn pada kurva pendinginan besi, dan bagaimana FeMn bereaksi dengan besi tuang cair, teruatama besi tuang kelabu hipoeutektik. Zona reaksi diinvestigasi dibawah mikroskop dan SEM. Hasil penelitian menunjukan bahwa FeMn menurunkan temperatur eutektik dari besi tuang dan analisis mikrostruktur menunjukkan bahwa reaksi antara mangan dan besi menyebabkan mangan perlahan terdispersi ke dalam matrix besi.
ABSTRACTAlloying has always been an important part in the iron and steel industry in order to improve the properties and qualities of end products by altering its microstructure. Many researches have been conducted to improve the understanding of how alloying elements could affect the quality of irons. Various types of alloys are already been used in the modern world. One of them is ferromanganese. This study aims to investigate the reaction of ferromanganese alloy with a cast iron melt, specifically hypoeutectic grey cast iron. The study particularly focuses on how ferromanganese affects the cooling curve of cast iron, and how it reacts with the cast iron. The reaction zones were investigated under the light microscope and scanning electron microscope (SEM). The results indicate that ferromanganese decrease the eutectic temperature of the cast iron, and the microstructure analysis shows that the reaction between manganese and iron causing the manganese to gradually disperse into the iron matrix."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Marbun, Sri Imelda
"Proteksi merupakan salah satu alat kebijakan pemerintah untuk melindungi industri-industri baru atau industri strategis dari segala sesuatu yang dapat menghambat proses produksi dan pada gilirannya akan mengurangi output. Industri dasar besi dan baja merupakan suatu industri yang memberikan kontribusi besar bagi industri-industri lain yang menggunakan output industri dasar besi dan baja dalam proses produksinya, seperti industri otomotif, alat berat, pipa konstruksi, dan sebagainya. Jadi performance industri dasar besi dan baja akan mempengaruhi performance industri-industri yang menggunakan output industri dasar besi dan baja dalam proses produksinya. Dengan alasan tersebut, maka industri dasar besi dan baja dilindungi pernerintah dan mulai dikurangi secara bertahap pada akhir tahun 1992, dan sampai akhir tahun 1994 industri ini sudah tidak mendapat fasilitas proteksi lagi. Pemberian proteksi ini mengakibatkan industri dasar besi dan baja merupakan suatu contoh penerapan infant industry argument. Jika dihubungkan dengan efisiensi, maka proteksi yang berlebihan membawa dampak inefisiensi bagi industri yang bersangkutan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, maka semakin tinggi tingkat proteksi maka semakin rendah tingkat efisiensi industri tersebut. Demikian juga halnya dengan industri dasar besi dan baja, yang efisiensinya sangat rendah selama mendapat proteksi. Dan memang fasilitas proteksi ini akan membawa dampak high cost economy. Oleh sebab itu alangkah baiknya jika pemerintah menyeleksi terlebih dahulu industri-industri yang akan diberikan fasilitas proteksi di samping menetapkan batas waktu pemberian fasilitas proteksi tersebut dengan wajar sehingga membuat industri tersebut mandiri serta dapat mengurangi kerugian ekonomi secara nasional."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 1994
S18822
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Rihhadatul 'Aisy
"Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja ekspor besi dan baja Indonesia ke negara tujuan, serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhinya dari tahun 2012 hingga 2021. Analisis dilakukan pada 10 negara tujuan menggunakan pendekatan model gravitasi dengan metode Pseudo Poisson Maximum Likelihood. Ekspor didorong oleh permintaan ferro-nickel dan diikuti oleh permintaan stainless steel. Hasil estimasi menunjukkan bahwa ekspor signifikan dipengaruhi oleh PDB negara tujuan secara positif. Indeks RCA yang mewakili variabel industri signifikan berpengaruh positif terhadap nilai dan kuantitas ekspor, sedangkan nilai tukar yang mewakili variabel makro ekonomi berpengaruh negatif dan hanya signifikan memengaruhi kuantitas ekspor. Adapun kebijakan tarif berpengaruh signifikan negatif terhadap ekspor.
This study aims to evaluate the performance of Indonesia's iron and steel exports to destination countries and analyze the factors influencing them from 2012 to 2021. The analysis was conducted on 10 destination countries using the gravity model with Pseudo Poisson Maximum Likelihood method. The exports are driven by the demand for ferro- nickel and followed by stainless steel. The estimation results show that exports are significantly influenced by the destination country's GDP in a positive manner. The RCA index, representing the industrial variable, has a significant positive impact on the value and quantity of exports, while the exchange rate, representing macroeconomic variables, has a negative impact and is only significant in affecting the quantity of exports. As for the tariff, it has a significant negative impact on exports."
Depok:
2023
S-pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library