Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Fasrudin Arief Budiman
"Kehadiran teknologi komunikasi dan informasi, yang kebanyakan diantaranya adalah teknologi yang berbasis komputer adalah untuk mempermudah tugas-tugas suatu organisasi agar bagian-bagian yang ada di dalamnya dapat saling berkoordinasi dan bekerja sama sehingga tujuan organisasi yang telah ditetapkan dapat tercapai.
Di tengah keadaan lingkungan tempat organisasi-organisasi yang saat ini tumbuhdan berkembang yang turbulen, banyak tantangan-tantangan beragam yang dihadapi. Ketika reformasi lahir di bumi Indonesia, tantangan yang datang dari lingkungan yang makin beragam juga sangat dirasakan oleh instansi-instansi pemerintah, terutama di Lembaga-lembaga Tinggi/Tertinggi Negara. Kalau sebelumnya aktiftas organisasi-organisasi tersebut seolah tersembunyi di balik gedung-gedungnya yang tinggi dan megah, setelah lahirnya reformasi maka rakyat semakin kritis. Itu semua terlihat dari keinginan mereka yang terlihat antusias untuk melihat kerja para anggota organisasi di Lembaga-lembaga Tinggi/Tertinggi Negara. Hal itu juga dirasakan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebagai salah satu Lembaga Tinggi Negara. Banyak masyarakat yang datang ke gedung wakil rakyat ini untuk melihat dari dekat kinerja para wakil-wakilnya. Mereka terlihat antusias untuk meminta informasi-informasi seputar perkembangan penggodokan berbagai Rancangan Undang-undang (RUU) yang sedang dibahas.
Di lain pihak, DPR dalam menjawab kebutuhan ini yang merupakan akibat dari tantangan yang muncul dari lingkungan, juga melakukan pembenahan-pembenahan dengan mengadopsi teknologi .baru berupa adanya otomatisasi-otomatisasi media informasi. Jaringan media informasi berbasis komputer seperti internet dan intranet (pada awalnya LAN) pun segera dibangun. Pembangunan jaringan ini, juga mendapat dana yang berasal dari bantuan-bantuan asing seperti Asia Foundation. Bukan hanya masyarakat luas, tetapi juga lembaga-lembaga donor asing yang terlihat concern dengan proses demokratisasi di Indonesia. Dengan adanya bantuan-bantuan bcrupa penyediaan teknologi modern tersebut sangat diharapkan agar kinerja DPR dapat lebih baik.
Namun, masalah lain muncul karena ternyata pengadopsian suatu inovasi teknologi tidak dapat dipandang dalam arti sempit, yaitu tidak bisa hanya melihat dari sisi-sisi tekniknya saja. Sisi-sisi lain yang ternyata muncul dan menjadi masalah adalah aspek-aspek organisasi dan kultur. Studi ini menggambarkan implikasi penggunaan dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam sebuah organisasi. Secara lebih khusus diperlihatkan bahwa diperkenalkannya suatu bentuk inovasi teknologi, akan menuntut pemahaman yang utuh tentang arti teknologi yang terdiri dari tiga nilai, yaitu nilai-nilai organisasi, teknik dan kultur.
Untuk ke dapan, penelitian-penelitian yang mengambil tema serupa perlu menggali data-data yang berasal dari ke tiga nilai-nilai tersebut agar pembahasan, analisis dan pemecahan masalah dapat dilakukan secara holistik."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2004
T14278
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Enrico Elizar Samuel
"Maraknya pemakaian Internet dan semakin pesat perkembangan teknologi pendukung Internet telah melahirkan sebuah sistem informasi bare yang disebut INTRANET. INTRANET merupakan sistem informasi berbasis teknologi Internet yang diterapkan di suatu organisasi. INTRANET menggunakan teknologi yang sama dengan situs web, namun mempunyai tujuan pengguna informasi yang berbeda. INTRANET pun memiliki "" kelebihan dan keterbatasan bila dibandingkan dengan sistem informasi yang sudah ada sebelumnya yaitu groupware dan aplikasi DBMS. Namun demikian, keterbatasan INTRANET ini lambat lauh akan sima sejalan dengan teknologi-teknologi bare yang dikembangkan. Empat fungsi INTRANET yaitu mengumpulkan, organisasi, merawat dan menyediakan informasi merupakan kunci kehandalan INTRANET sebagai sistem informasi. Sistem ini juga memiliki model organisasi yaitu terpusat, tersebar dan campuran. Implementasi INTRANET dalam suatu organisasi membutuhkan keterlibatan berbagai macam SDM di antaranya konsultan TI,. administrator jaringan, tim penelaah, webmaster dan pemakai sendiri. Perangkat keras yang digunakan tidak harus spesifik karena INTRANET merupakan sistem terbuka dan multi-platform. Walaupun ada banyak kelebihan yang ditawarkan sistem informasi berbasis INTRANET, namun belum banyak organisasi yang bergerak untuk melakukan implementasi. 01eh karena hal tersebut, pada skripsi ini dibangun sebuah model INTRANET untuk dievaluasi sekaligus membuka pandangan tentang manfaat dan kemudahan INTRANET. Perancangan INTRANET pada skripsi ini melalui 6 langkah yaitu : perancangan jaringan fisik, instalasi komputer server, instalasi komputer klien,pengalamat IP, pengisian informasi dan pengembangan INTRANET."
Depok: Universitas Indonesia, 1997
S38902
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library