Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Elsya Sakillah
"ABSTRAK
Skripsi ini membahas tentang gambaran permasalahan ibu dengan HIV/AIDS yang ditinjau dari identitasnya sebagai Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA), identitasnya sebagai perempuan, dan identitasnya sebagai ibu beserta dengan sumber daya dan strategi coping yang digunakan dalam menghadapi permasalahan tersebut. Terkait dengan permasalahan sebagai ODHA, penelitian ini akan membahas beberapa permasalahan yang dihadapi ODHA seperti permasalahan fisik, permasalahan psikologis, dan permasalahan psikososial. Terkait dengan permasalahan sebagai perempuan, akan dibahas mengenai stereotip gender dan juga pengaruhnya terhadap kerentanan perempuan terhadap infeksi HIV. Selanjutnya terkait dengan identitasnya sebagai ibu akan dibahas mengenai konstruksi sosial terhadap ibu dan juga kerentanan ibu dengan HIV terhadap kekerasan dalam rumah tangga dan juga perceraian. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus di mana setiap kasus akan menggambarkan situasi dan karakteristik yang berbeda, sehingga pada akhir penelitian dapat ditarik kesimpulan dari beberapa kasus yang dikaji. Informan ibu dengan HIV/AIDS pada penelitian ini didapatkan melalui metode snowball sampling di mana setiap informan juga tergabung di dalam LSM yang bergerak di bidang HIV/AIDS yang membuat informan bisa lebih terbuka di dalam penelitian ini.

ABSTRACT
This thesis discusses the description of the problem of mothers living with HIV / AIDS in terms of her identity as a person living with HIV / AIDS (PLWHA), her identity as a woman, and her identity as a mother along with the resources and coping strategies they used in dealing with these problems. Related to problems as PLWHA, this study will discuss several problems faced by PLWHA such as physical problems, psychological problems, and psychosocial problems. Related to the problem as a woman, gender stereotypes will be discussed as well as their effects on women's vulnerability to HIV infection. Furthermore, related to her identity as a mother, the social construction of mothers will be discussed as well as the vulnerability of mothers with HIV to domestic violence and divorce. This study uses a qualitative approach to the type of case study research in which each case described different situations and characteristics, so at the end of the study, conclusions can be drawn from several cases studied. The informants of mothers living with HIV / AIDS in this study were obtained through the snowball sampling method in which each informant was also incorporated in NGOs engaged in the field of HIV / AIDS which made informants more open to the researcher in this study."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Prima Yuriandro
"ABSTRAK
Latar Belakang. Pengobatan dengan tenofovir pada pasien HIV/AIDS mempunyai risiko timbulnya efek samping pada ginjal berupa penurunan cepat laju filtrasi glomerulus LFG > 5 ml/menit/1,72 m2 setelah pengobatan selama setahun. Besarnya angka kejadian penurunan cepat LFG dan faktor yang mempengaruhinya selama ini masih kontradiktif dan belum dikaji secara lengkap.Tujuan. Mengetahui angka insidens nefrotoksiksitas terkait tenofovir dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.Metode. Penelitian dengan desain kohort retrospektif dilakukan di unit pelayanan terpadu HIV RSUPN Cipto Mangunkusumo pada pasien yang memulai pengobatan tenofovir sejak Januari 2010 sampai dengan Januari 2015 dengan metode sampling konsekutif. Kriteria inklusi yaitu berobat minimal setahun dan mempunyai LFG awal > 60 ml/menit/1,72m2. Kriteria eksklusi apabila tidak ada data LFG ulang setelah satu tahun pengobatan. Penelitian dilakukan dengan pengambilan data sekunder melalui penelusuran rekam medis. Variabel-variabel yang berpotensi berhubungan dengan penurunan cepat LFG dianalisis dengan regresi logistik.Hasil. Sebanyak 164 subyek diikutkan dalam penelitian. Insidens penurunan cepat LFG didapatkan pada 87 subyek 53 IK 95 45 - 60,4 . Faktor-faktor yang berpengaruh adalah jenis kelamin laki-laki OR 4,0 IK 95 1,1 - 4,8 , jumlah CD4 dibawah 100 sel/mm3 OR 3,7 IK 95 1,7 ndash; 8,1 , Penambahan berat badan > 20 OR 4,0 IK 95 1,0 ndash; 4,8 dan nilai LFG sebelum pengobatan >90 ml/menit/1,72 m2 OR 9,8 IK 95 2,3 ndash; 42,1 .Simpulan. Insidens penurunan cepat LFG pada setelah pemakaian tenofovir selama setahun adalah 53 . Faktor risiko yang berpengaruh adalah jenis kelamin laki-laki, jumlah CD4 kurang dari 100 sel/mm3, penambahan berat badan > 20 dan LFG awal sebelum pengobatan > 90 ml/menit/1,72 m2.

ABSTRACT
Background. Tenofovir treatment in HIV AIDS patient has a possible side effect for kidney, which is rapid decline in glomerular filtration rate GFR 5 cc min 1,72 m2 after patient undergo tenofovir treatment for one year. The incidence rate for rapid decline in GFR and factors affecting it are still contradictive and not assessed completely.Aim. To identify cumulative incidence and factors affecting tenofovir related nephrotoxicity.Methods. A retrospective cohort study was conducted in HIV AIDS outpatient clinic in Cipto Mangunkusumo Hospital. We include patients who start to take tenofovir as their medication from January 2010 until January 2015 with consecutive sampling method. Inclusion criterias are minimum one year of tenofovir treatment and baseline GFR 60 cc minute 1,72m2. Exclution criteria is no data for GFR evaluation after one year. Our study use secondary data, taken from patient rsquo s medical record. Logistic regression test was used for variabels that could potentially affect rapid decline in glomerular filtration rate.Results. 164 subjects were included for analysis and we found incidence rate for rapid decline in GFR after one year of tenofovir medication in 87 subjects 53 CI 95 45 60,4 . Factors those affecting rapid decline in GFR are male gender OR 4,0 CI 95 1,1 4,8 , CD4 cell count below 100 cell mm3 OR 3,7 CI 95 1,7 ndash 8,1 , weight increase 20 OR 4,0 IK 95 1,0 ndash 4,8 , and baseline GFR 90 cc min 1,72 m2 OR 9,8 CI 95 2,3 ndash 42,1 .Conclusion. The incidence rate for rapid decline in GFR aftre one year of tenofovir medication in HIV AIDS patients in Cipto Mangunkusumo hospital is 53 . Risk Factors that affecting nephrotoxicity are male gender, CD4 cell count below 100 cell mm3, weight increase 20 , and baseline GFR 90 cc min 1,72 m2.
"
2016
T55601
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library