Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 36 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Fikie Eliantho
"Penelitian ini bertujuan untuk mencari faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku aman awak kapal tunda PT. X yang beroperasi di anjungan lepas pantai area Balikpapan tahun 2004, dan merupakan studi yang bersifat kualitatif dengan variabel data bersifat kualitatif dan kuantitatif, yang kemudian dikuantitatifkan dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua awak kapal tunda PT. X yang beroperasi di anjungan lepas pantai area Balikpapan dengan jumlah keseluruhan responden sebanyak 86 orang. Analisis data menggunakan analisis statistik yaitu analisis univariat, dilanjutkan dengan analisis bivariat menggunakan uji signifikasi (chi-square), kemudian analisis multivariat menggunakan uji regresi logistik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas awak kapal tunda (73 orangl 84.9%) mempunyai perilaku aman yang baik dalam menunjang keselamatan operasi harian. Berdasarkan uji signifikasi (chi-square) dan uji regresi logistik yang dilakukan terhadap dua belas variabel independen, diketahui bahwa faktor yang berkorelasi secara signifikan dengan perilaku aman awak kapal tunda PT. X adalah faktor masa kerja yang merupakan faktor internal.
Masa kerja terbukti mempengaruhi perilaku aman awak kapal tunda PT. X sehingga untuk meningkatkan perilaku aman awak kapal tunda diperlukan adanya sistem pertukaran informasi/ pengalaman antara awak kapal senior atau awak kapal yang mempunyai masa kerjal pengalaman lebih lama kepada awak kapal baru (seperti pertemuan pagi harian, ramah tamah antara awak kapal yang libur dan personil darat bulanan/ perdua bulan, dan lain sebagainya sesuai kondisi operasional perusahaan), dan perlunya divisi HSE perusahaan bersama dengan personil darat lainnya untuk lebih aktif menginformasikan/ mengimplementasikan manual HSE sehingga timbul kesadaran awak kapal akan keutamaan keselamatan diatas kegiatan operasional atau kegiatan lainnya, karena hal ini juga didukung oleh pihak penyewa. Selain hal diatas perlu juga ditingkatkan dan digiatkan kegiatan pelatihan baik internal maupun eksternal dengan fasilitator perusahaan, dikarenakan keterbatasan penghasilan awak kapal, dan tanggungjawab perusahaan akan keselamatan dan peningkatan kemampuan/ pengetahuan awak kapal. Untuk peningkatan program pendidikan budaya keselamatan lainnya, bisa dilaksanakan propaganda melalui pamflet/ poster keselamatan, pencontohan penggunaan APD yang baik oleh personil darat, serta sosialisasi resikoresiko kecelakaan di kapal tunda yang mungkin terjadi.
Peneliti berharap penelitian ini dapat memberikan rekomendasi dan masukan kepada PT. X untuk pembuatan program guna mengurangi angka kecelakaan pada umumnya, dan khususnya untuk meningkatkan sadar keselamatan melalui program sadar keselamatan yang akan dirancang.

This research is going to find factors influence safety attitude of crew tugboats PT. X that. operated on offshore platform Balikpapan area 2004, and constitute of qualitative study with qualitative and quantitative data variable, then made it quantitative with cross-sectional approach. Population in this research are all of the crew tugboats PT. X that operated on offshore Balikpapan with quantity of responden. 86 person. Data analysis using statistic analysis i.e univariate analysis, follow up by bivariate analysis with chi square test, then multivariate analysis using logistic regression test.
Result of research show that majority of crew tugboats (73 person/ 84.9%) having good safety attitude for supporting daily safety operation. Basis chi square test and logistic regression test had done to twelve independence variables, result that related factor significant influence safety attitude of crew tugboats PT. X is working period, it's one of research internal factors.
Working period proven tobe influence safety attitude of crew tugboats PT. X, and to improve safety attitude of crew tugboats need proper system information exchange/ experiences between senior crews or crews having morel longer experiences to junior crews (like daily morning meeting, monthly or bi-monthly conversable between off duty crews and onshore personnel, and etc asper company's operational condition), and HSE division with others onshore personnel need more active to inform/ implement HSE manual, enable develop safety awareness crew tugboats with safety priority upon operational activity or other activities, since this is also supported by the chatterer. Besides the above mentioned, need to improve and more active in training activities (internal or external) which facilitated by company, since limitedness of crews income, and company responsibility with safety and crew skill/ knowledge development. Other improvement safety culture program could be done by propaganda using safety pamphlet/ poster, proper utilizing PPE training by onshore personnel as sample, and also socialization with accident risks onboard that might be happened.
Researcher hopefully this research could give proper recommendation and input to PT. X for developing one program aim to minimize incident rate (common purpose), and to improve safety awareness through safety awareness program that will be developed by the company (specific purpose).
"
Depok: Universitas Indonesia, 2004
T13146
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
M. Bakri Priyodwi Atmaji
"Rumah Sakit merupakan organisasi yang komplek dengan aktifitas kegiatannya melibatkan berbagai macam profesi salah satunya adalah profesi keperawatan yang berpengaruh terhadap kualitas jasa pelayanan pada pasien yang merupakan produk dari Rumah sakit. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain potong lintang dengan tujuan untuk mengetahui gambaran hubungan faktor individu dan organisasi dengan stres kerja dan kinerja serta hubungan stres kerja dan kinerja Asuhan keperawatan perawat pelaksana diruang rawat inap Rumah sakit dr. Soegiri Lamongan. Sampel penelitian ini adalah seluruh populasi yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 74 perawat, dengan alat pengumpulan data berupa kuesioner. Analisa hubungan antar variabel dilakukan melalui uji korelasi . Hasil penelitian menunjukkan hubungan faktor individu jenis kelamin dan tipe kepribadian dengan stres kerja dan faktor organisasi kebijakan organisasi dengan stres kerja mempunyai kekuatan hubungan sedang dan berpola negatif. Variabel faktor individu status perkawinan dan faktor organisasi struktur, kebijakan, lingkungan dan proses organisasi berhubungan dengan dengan kinerja Asuhan keperawatan mempunyai kekuatan hubungan sedang. Variabel stres kerja dampak kognitif, perilaku, fisiologis dan dampak organisasi berhubungan dengan kinerja Asuhan keperawatan dengan kekuatan hubungan sedang dan berpola negatif. Rekomendasi dari hasil penelitian ini untuk mengurangi terjadinya stres kerja adalah penempatan tenaga perawat di ruang rawat inap hendaknya memperhatikan kompetensi, kebutuhan ruangan, perlu adanya sistim rotasi, menciptakan hubungan yang harmonis dan komunikasi yang efektif, sedangkan untuk mengoptimalkan kinerja perawat pelaksana dalam memberikan asuhan keperawatan diperlukan adanya perbaikan sistem pengorganisasian sumberdaya manusia, Peningkatan pelatihan dan pendidikan, penyempurnaan sistim penghargaan dan menggunakan standar kinerja asuhan keperawatan sebagai bahan promosi staf. Penelitian ini juga dapat dijadikan bahan untuk membuat perencanaan pengembangan profesi dan pengembangan hasil penelitian dengan metode lain guna menjawab masalah yang spesifik terhadap stres kerja dan kinerja asuhan keperawatan.

Hospital constitutes organization that compleks with its activity involves a variety profession, kind one of it was professional Nursing to influential service quality on patient that constituted product of Hospital. This research constituted descriptive research with transversal cross-sectional design with intent to know description individual factor relationship and organization with work stress and work stress relationship with performance Nursing Care to staff Nurse at spatial dr. Soegiri Lamongan's Hospital lodge. This observational sample is all population that accomplish inclusi's criterion as much 74 nurses, meanwhile data collecting method used to survey by questioner?s instrument. Subjective analysis among variable being done quiz thru correlation. Result observationaling to point out marks sense individual factor relationship sexed and type is personality with work stress and organization factor organizational policy in referenceto work stress with relationship force be and got negative pattern. Individual factor marital status and organization factor structured, policy, environmentally and organization process is engaged Upbringing performance to relationship care and force be. Work stress variable kognitif's impact, behaviour, physiological and organization impact is engaged Upbringing performance to care by try a fall relationship be and got negative pattern. Recommendation of yielding research reduces its happening work stress be nurse right place at spatial nursed lodge ought to notice interest, hall requirement, need to mark sense rotasion systim, creating harmonious relationship and effective communication, meanwhile to optimize executor nurse performance in give upbringing to needful care marks sense organizing system repair sumberdaya man, Training and education step-up, sistim's completion appreciation wields upbringing performance default to care as material as staff promotion. This research can also make material to block out profession development and observational result development by methodics other utilised answer specific to problem work stress and performance Nursing Care."
Depok: Universitas Indonesia, 2008
T24870
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Winner Yousman
"Profit digunakan sebagai sumber daya perusahaan dalam melaksanakan proyek ? proyek dalam pasar domestik maupun pasar internasional. Namun,seiring perjalanan tidak semudah yang diperkirakan. Adanya kompetisi yang sangat ketat, bahkan adanya istilah saling ?banting harga?, ketidaksiapan sumber daya, kebiasaan yang sudah tidak relevan, menjadi hal yang sangat penting dalam turunnya profit. Hal ? hal yang membuat profit menurun akan dikelompokkan menjadi dua sumber yaitu bersumber dari faktor internal dan bersumber dari faktor eksternal.
Tujuan penelitian ini adalah menentukan faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi penurunan kemampulabaan PT NKP. Metode penelitian yang digunakan ialah pendekatan resiko dan simulasi monte carlo. Hasil penelitian ini adalah faktor ? faktor yang mempengaruhi penurunan kemampulabaan perusahaan kontraktor PT NKP, yaitu Kesalahan dalam pendelegasian tugas dan wewenang, perusahaan tidak memiliki data based marketing dan sistem registrasi , kualisfikasi dan klasifikas yang belum mantap.

A company uses profit as a resource to carry out projects in the domestic and international markets. Competition today is higher than few years ago. The Red Ocean System, resources are never always available and careless behaviour that can decrease the profit. There are two factors that increase and reduce profit which are internal and external origin.
The objective of this research is determine the internal and external factor variables reduce profitability in PT.NKP. The Methodology utilizes risk approach and Monte Carlo Simulation. The result of this research are something wrong to delegate task and authority, the company don?t have marketing data based, and classification and qualification system that can?t establish. The result of research are factors reduce the profitability of PT NKP."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2008
T25076
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
"Urinary Stone Disease also called urolithiasis had sever from human since 4800 before century. urolithiasis relapse value during one 15-17%, during 4-5 years was 75% and 95-100% during 20-25 years. Urolithiasis cause mild stadium pain until uremia syndrome and kidney fuction disturbance, severe consequences my provoke to death. Urolithiasis on Male"
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Kim, Jae-on
"Factor analysis; Analisis faktor; covariance structures"
Beverly Hills: Sage, 1978
001.422 5 KIM i
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Gabriel, Tom
London: Belhaven Press , 1991
307 GAB h
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Anton Faizal,author
"Muatan listrik pada kawat fasa yang bertegangan merupakan sumber medan elektrostatis dari saluran transmisi, sehingga kopling kapasitip antara kawat fasa dan kawat tanah menyebabkan induksi muatan listrik pada kawat tanah. Jika kawat tanah itu diisolasi terhadap tanah, maka beda potensial antara kawat tanah dan tanah dapat dimanfaatkan sebagai sumber daya. Daya ini terutama digunakan untuk mencatu beban-beban kecil yang terdapat dekat saluran tersebut.
Besar daya yang dapat disadap melalui kawat tanah tergantung pada tegangan transmisi, konfigurasi saluran, serta panjang kawat tanah yang diisolasi. Beberapa faktor seperti faktor transposisi juga berpengaruh terhadap besar daya tersebut.

Electric fields on the conductor line are source of electrostatic fields of overhead transmission line, so that a coupling capacitive between conductor and ground wire can make induction on ground wire. If ground wire is isolated from earth, the voltage across earth and ground wire can be use as source of power. The amounts of power depend on voltage, configuration, and lengths of transmission line. Some factor such as transposition factor also to have influence on amount of power."
Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2000
T1879
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Adi Purwanto
"Aspek safety dewasa ini menjadi issue penting, karena dampak langsung yang dapat terjadi terhadap personal, properti dan lingkungan. Oleh karena itu seluruh produk konsumen, produk industri dan komersial harus dibuat dengan jaminan keamanan dalam pemakaiannya. Pada tahap perancangan dan pengembangan produk harus dibuat dalam arah bagaimana menghasilkan produk yang aman serta dengan babas biaya pertanggungan produk yang harus dikeluarkan dengan menjamin seminimal mungkin terjadinya bahaya saat beroperasi dan selama perawatan dilakukan.
Dengan mengambil mesin bubut presisi universal (MBPU) sebagai kasus, analisis bahaya pendahuluan telah dilakukan terhadap produk yang terpakai. Mengacu pada standard dan pertimbangan keselamatan, atau provisi dan regulasi pemakaian peralatan kerja, disusun daftar pertanyaan yang diajukan untuk diisi oleh beberapa kelompok pelanggan. Selain opsi tentang aspek safety, aspek yang lain, seperti; keandalan, efisiensi, kualitas, pelanggan dengan babas dapat menyampaikan keinginan yang diharapkan.
Rekapitulasi daftar pertanyaan kemudian diisikan pada diagram QFD, dalam 4 fase. Hasil yang diperoleh adalah substitusi kendali mutu. Kemudian dengan melalui matrik penilaian konsep, dan penjabaran desain subsistem MBPU, beberapa komponen telah ditetapkan karakteristik dan parameter prosesnya, serta dibuat instruksi operasi untuk pengendalian proses dari pembuatan komponen.
Oleh karena aspek safety serta aspek panting lainnya pada proses pengembangan MBPU dengan pendekatan QFD, diberikan oleh kelompok pelanggan dengan derajat kepentingan yang berbeda, maka perancangan bentuk arsitektur produk MBPU dirancang dalam bentuk modular, sehingga seluruh keinginan dan kebutuhan kelompok pelanggan dengan mudah dapat dipenuhi oleh fabrikan mesin perkakas.
Kontribusi dalam penelitian ini berupa item masukan terhadap perancangan produk MBPU, subsistem, komponen, dan pengendalian proses. Daftar ?selling point" dari produk baru MBPU yang dimaksud, telah disusun, untuk dapat digunakan dalam pemasaran produk, distribusi, serta dalam menentukan strategi promosi.

Nowadays, safety aspect as an importance issue, because the direct impact will occur to the personal, properties, and environment. Therefore all kind of the consumer, industrial, and commercial product must be made with ensure minimal operating hazard to user. The design stage product development in order how to design safer product and limit liability cost which to pay, with assure minimize operational hazard will occur, and during maintenance work.
With taken the universal precision lathe (UPL) a: case studies, preliminary hazard analysis will be done through observing the product in use. References to the standard and safety consideration, or provision and use of work equipment regulation, already make the list of questionnaire and then given many customer group for filled Beside of safety aspect option, another option; i.e. reliability, efficiency, quality, can be write and choose requirement and need freely by customer.
Recapitulation of questionnaire list, then fill to the QFD diagram, and will done with four phase. The result is target of substitution quality control. Predetermine through matrix scoring concept, and design deployment of UPL subsystem, the characteristic and processes parameter a number of part is determined, and their make the list of operating instruction quality control plan chart.
Caused by safety aspect and the others importance aspect of UPL development processes by the QFD approach - with different degree of importance of customer group ---- therefore design of architecture UPL products, designed in modular shape, so that the requirement and needs can satisfy by machine tools builders.
The contributions of this research is input items for UPL product design, subsystem, part, and processes plan and control chart. The selling point of new product was listed, that is, advertisable characteristics pertinent to market segment. Based on the point, UPL marketing, distribution, and promotion strategies are decided
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1999
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Hendri Dwi Saptioratri Budiono
"Aspek safety dewasa ini menjadi masalah yang sangat menarik untuk dibicarakan, karena kesalahan seseorang dalam mengoperasikan atau menggunakan suatu produk akan berdampak merugikan dirinya, properti ataupun lingkungan. Mesin bubut presisi universal (MBPU) diambil sebagai kasus, analisis bahaya pendahuluan telah dilakukan terhadap produk yang terpakai. Mengacu pada standar dan pertimbangan keselamatan, atau provisi dan regulasi pemakaian peralatan kerja, disusun daftar pertanyaan yang diajukan untuk diisi oleh beberapa kelompok pelanggan/pemakai. Selain opsi aspek safety, aspek lain, seperti : keandalan, efisiensi, kualitas, pelanggan dengan bebas dapat menyampaikan keinginan yang diharapkan. Rekapitulasi daftar pertanyaan kemudian diisikan pada diagram QFD, dalam 4 fase. Hasil yang diperoleh adalah subsitusi kendali mutu. Kemudian dengan melalui matrik penilaian konsep, dan penjabaran disain subsistem MBPU, beberapa komponen telah ditetapkan karakteristik dan parameter prosesnya, serta dibuat instruksi operasi untuk pengendalian proses dan pembuatan komponen."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2000
LP-Pdf
UI - Laporan Penelitian  Universitas Indonesia Library
cover
Sugeng Hadisaputra
"Kurang gizi pada balita merupakan suatu keadaan yang sangat penting dan serius bagi kelangsungan hidup anak karena selain dapat menggangu tumbuh kembang anak juga dapat menyebabkan kematian. Perawat sebagai salah satu pemberi layanan kesehatan mempunyai peran penting dalam meningkatkan derajat kesehatan anak, salah satunya dengan memantau status gizi anak balita. Penelitian bertujuan untuk mengetahui determinan status gizi balita di RSUD Majalaya Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan desain penelitian retrospektif case control di rumah sakit dengan 35 pasien sebagai kasus dan 105 sebagai kontrol dari pasien yang dirawat dalam kurun waktu Juni 2008 sampai dengan Juni 2009 dengan melihat data sekunder rekam medis pasien. Analisis yang digunakan adalah dengan analisis univariat, bivariat dengan chi square, dan multivariat dengan regresi logistik berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat kepercayaan 95% tidak ada hubungan usia balita, status infeksi penyakit kronis, status pendidikan ibu, status pekerjaan ibu, dan jumlah anak dengan status gizi balita. Ada hubungan usia ibu dan jumlah penghasilan keluarga dengan status gizi balita. Akan tetapi, ada kecenderungan bahwa usia balita yang lebih muda, balita yang mengalami infeksi penyakit, pendidikan ibu yang rendah, ibu yang bekerja, dan keluarga yang memiliki jumlah anak lebih dari dua memiliki resiko lebih besar untuk terjadinya kurang gizi pada balita. Hasil analisis multivariat menunjukkan faktor paling dominan terhadap status gizi balita adalah usia ibu (p=0,002, OR=12). Berdasarkan temuan tersebut, pelayanan keperawatan harus meningkatkan pendidikan kesehatan kepada ibu usia muda tentang pemenuhan gizi pada balita, sehingga status gizi balita dapat meningkat dan kasus kurang gizi pada balita menurun.

Under nutrition in children under five years is very important and serious situation because it influence child development and can cause death. Nurse as a care giver has an important role to increase child health development with monitoring the child nutritional status. Purpose of this research is to determine the nutritional status risk factors for children under five years in the Majalaya Hospital. Retrospective hospital based case control is used with 35 patient as case and 105 control on June 2008-Juni 2009 by medical record analyzing as secondary data. Descriptive, chi square and logistic regression method are used in data analyzing.
This research showed that there are no relation between child age, infectious status, mother educational status, mother job status, and number of child in family with nutritional status of under five years child. However, there are possible risk for them to influence child nutritional status. There is a relation between mother age and salary with nutritional status of under five years child with dominant factor is mother age (p=0,002, OR=12). Base on this result, the nursing health care must increase the promoting and educating function to mother with under five years child to required the child nutrition and decrease the mortality and the incidence of under nutrition in child."
Depok: Universitas Indonesia, 2009
T-Pdf
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4   >>