Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 18 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Jakarta: Pustaka Antara, 1996
306.874 KOM
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Fertiana Santy
"Komunikasi verbal dan nonverbal yang baik merupakan dasar hubungan antar manusia yang memberi kesenppatan kepada seseorang dalam mempertahankan dan meningkatkan hubungan dengan orang lain. Komunikasi nonverbal merupakan pemindahan pesan tanpa menggunakan kata-kata dan cara yang paling meyakinkan untuk menyampaikan pesan kepada orang lain. Infant (0-1 tahun) mengalami perubahan dramatis pada tubuh dan otak termasuk perkembangan motorik, afektif) dan kapasitas intelektual. Perkembangan afektif masa infant adalah percaya vs tidak percaya. Rasa percaya timbul jika orangtua memenuhi kebutuhan fsik, psikologis, dan sosial secara adekuat. Sementara rasa tidak pemaya timbu! bila kebutuhan dasar tidak terpenuhi secara adekuat, Penelitian ini menggunakan desain deskripsi korelasi dan selanjutnya ditabulasi dengan menggunakan mmus Exact Fisher Probability Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa p > a artinya ada pengaruh antara komunikasi nonverbal dan perkembangan afektif anak infant, namun tidak signifikan (not significant sign)."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2001
TA4975
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Abdullah Munir
Yogyakarta: Pedagogia, 2012
306.874 ABD k (1);306.874 ABD k (2)
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Sholihatul Amaliya
"Perawatan Metode Kanguru PMK telah terbukti secara klinis memberikan efek positif pada ibu dan bayi. Salah satu hambatan dalam pelaksanaan PMK di rumah adalah tidak adanya gendongan khusus PMK di rumah. Gendongan yang banyak digunakan di Indonesia untuk melakukan PMK adalah model Kantong, Thari dan Kain Panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbandingan kenyamanan ibu saat melakukan PMK dengan tiga jenis gendongan PMK dan perbandingan persepsi ibu tentang ketiga gendongan PMK tersebut.
Rancangan penelitian yang digunakan adalah crossover yang melibatkan 20 responden ibu dan BBLR dengan metode consecutive sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner kenyamanan ibu, persepsi ibu, kecemasan ibu dan lembar observasi PMK.
Hasil analisis Repeated Anova menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan bermakna kenyamanan ibu saat melakukan PMK dengan tiga jenis gendongan dan persepsi ibu tentang tiga jenis gendongan PMK tersebut kenyamanan ibu p=0,366, ?=0,05; persepsi ibu p=0,504, ?=0,05. Oleh karena itu pelaksanaan PMK dapat menggunakan ketiga jenis gendongan tersebut yaitu model kantong, thari dan kain panjang.

Kangaroo Mother Care KMC is an evidence based approach to give positive effects for mother and baby. One of the barrier of the implementation KMC in home is lack of KMC carriers. The most widely used KMC carrier in Indonesia are kangaroo bag, Thari and traditional sling kain panjang. This study aims to compare maternal comfort when performing KMC with these KMC carriers and compare of the mother's perception about these KMC carriers.
This study used crossover design with 20 mothers and low birth weight babies using consecutive sampling. Data collection using mother comfort questionnaire, mother perception questionnaire, mother's anxiety questionnaire and KMC observation sheet.
The results Repeated Anova showed that there was no significant difference in maternal comfort when performing KMC with these KMC carriers and mother's perception about these KMC carriers maternal comfort p 0,389, 0,05 mother's perception p 0,504, 0,05. Therefore, the implementation of KMC can use these kind of KMC carriers kangaroo bag, thari and traditional sling kain panjang .
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2017
T47616
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Diah Arum Witasari Humani
"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan empat aspek kunci interaksi untuk mengembangkan interaksi antara ibu dan anak usia kanak-kanak awal melalui kegiatan bermain studi pada anak usia 3-6- tahun. Empat aspek kunci dalam interaksi ibu-anak tersebut meliputi, affection, responsiveness, encouragement, dan teaching Roggman, dkk., 2013. Penelitian ini menggunakan reversal design, merupakan penelitian experimental satu-subjek kelompok dengan jumlah partisipan 11 pasangan ibu-anak. Pelatihan diberikan kepada ibu dengan total jumlah waktu 15 jam dan diselenggarakan selama empat hari berturut-turut. Materi yang diberikan dalam pelatihan mencakup, karakteristik anak usia kanak-kanak awal, bermain, dan interaksi ibu-anak.
Analisis data yang digunakan merupakan gabungan metode kualitatif dan kuantitatif, dengan menggunakan t-test. Interaksi ibu-anak diobservasi dan diukur menggunakan Parenting Interactions with Children: Checklist of Observations Linked to Outcomes PICCOLO , untuk mengidentifikasi aspek-aspek kunci interaksi orang tua-anak Roggman, dkk., 2013. Hasil perhitungan statistik menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara skor interaksi ibu-anak yang diukur menggunakan PICCOLO melalui aktivitas bermain ibu-anak antara sebelum dan sesudah pemberian pelatihan empat aspek kunci interaksi ibu-anak pada ibu t = -3.339, p = 0,008 le; 0,05 , artinya pelatihan empat aspek kunci interaksi efektif mengembangkan interaksi ibu dan anak usia kanak-kanak awal.

The aim of this research is to understand the effectiveness of training on four interaction's key aspects to develop interaction between mother and early childhood children through playing study on children with 3 6 years of age. The four key aspects of mother children interaction are affection, responsiveness, encouragement, and teaching Roggman, et.all, 2013. This research using reversal design, a single subject experimental research with number of participants 11 couples mother and child. The 4 days training with total 15 hours is given to mother. The training materials covers characteristic of early childhood children, play, and mother child interaction.
The data analysis used is a combination of qualitative and quantitative methods, using t test statistics. The mother child interaction is observed and measured using Parenting Interactions with Children Checklist of Observations Linked to Outcomes PICCOLO Roggman, et.all, 2013. The statistical result demonstrates that there is a significant difference between mother child interaction score before and after the training on four interaction's key aspects t 3.339, p 0,008 le 0,05. It means that the training on four interaction's key aspects is effectively develop interaction between mother and early childhood children.
"
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2017
T48803
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ana Rizana
"Setiap ibu postpartum mengalami nyeri. Nyeri postpartum dapat disebabkan oleh robekan perineum, episiotomi, kontraksi, ketegangan buah dada, hemoroid, sakit kepala maupun karena tindakan cesarian. Nyeri merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi motivasi ibu untuk kontak awal dengan bayinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sejauh mana hubungan antara tingkat nyeri postpartum dengan motivasi ibu untuk melakukan bonding attachment. Penelitian dilakukan di RSCM IRNA A lantai II kiri dan kanan dengan kriteria sampel ibu yang melahirkan secara sesarian dan primipara yang melahirkan secara normal. Sampel yang diambil 21 orang dan desain penelitiannya menggunakan deskriptif korelasi dengan metode analisanya korelasi tata jenjang Spearman?s. Hasil penelitian yang diperoleh (rs=0.199 < 0.450) pada taraf kepercayaan 95%. Ini berarti tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat nyeri postpartum dengan motivasi ibu untuk melakukan bonding attachment."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2001
TA5026
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Sitanggang, Beatric Rosiana
"Penelitian ini dilakukan untuk melihat apakah ada hubungan antara keterlibatan ayah dengan autonomy pada remaja akhir. Instrumen yang digunakan untuk mengukur keterlibatan ayah adalah Nurturant Fathering Scale (NFS) dan Father Involvement Scale (FIS) dari Finley dan Schwartz (2004). Sementara instrumen untuk mengukur autonomy adalah Adolescent Autonomy Questionnaire (AAQ) dari Noom, Dekovic dan Meeus (2001). Sampel penelitian ini berjumlah 109 orang yang berusia 17 - 21 tahun dan tinggal bersama dengan orangtua. Hasil dari penelitian ini adalah tidak adanya hubungan yang signifikan antara keterlibatan ayah dengan autonomy pada remaja akhir (r = 0.036, p>0.05; r = 0.025, p>0.05; r = 0.038, p>0.05).

The purpose of this study is to examine and find out whether there is a relationship between father involvement and autonomy in late adolescent. This study used two measurement tools which are Nurturant Fathering Scale (NFS) and Father Involvement Scale (FIS) by Finley and Schwartz (2004) to measure father involvement and Adolescent Autonomy Questionnaire (AAQ) by Noom, Dekovic and Meeus (2001) to measure autonomy. The subject of this research consisted of 109 student with age 17 - 21 years old and live together with their parents. The results of this study showed no significance relationship between father involvement and autonomy in late adolescent (r = 0.036, p>0.05; r = 0.025, p>0.05; r = 0.038, p>0.05)."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2014
S55997
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Haidi Syahrani
"Tujuan utama penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara parental support dan status identitas mahasiswa. Sampel penelitian ini merupakan 460 mahasiswa (172 laki-laki dan 288 perempuan) dengan usia terbanyak partisipan 21 tahun (34%). Para responden diminta untuk mengisi self-report pada The Extended Objective Measure of Ego Identity Status-Version 2 (EOM-EIS II) dan the revised Children's Report of Parental Behavior Inventory revised (CRPBI). Hasil analisis menggunakan Pearson's Correlation menemukan bahwa parental support berhubungan secara signifikan dengan status identitas foreclosure dan status identitas achievement. Selain itu, parental support tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan status identitas diffusion dan status identitas moratorium. Pada kelompok mahasiswa perempuan ditemukan hubungan yang signifikan antara parental support dan status identitas foreclosure. Sedangkan pada kelompok laki-laki ditemukan hubungan yang signifikan antara parental support dan status identitas foreclosure serta status identitas achievement.

The main objective of this study is to see the relationship between parental support and identity status among undergraduate students in University of Indonesia. The sample of this study are 460 undergraduate students (172 male dan 288 female) with most of the participant's age being 21 years old (34%). The participants are asked to fill in a self-report on The Extended Objective Measure of Ego Identity Status-Version 2 (EOM-EIS II) and the revised Children's Report of Parental Behavior Inventory revised (CRPBI). The result of this study using Pearson's Correlation showed that parental support have a significant relationship with foreclosure identity status and also achievement identity status. Parental support does not have a significant relationship with diffusion identity status and moratorium identity status. With female students, it is found that there is a significant relationship between parental support and foreclosure identity status. In male students, it is found that there is a relationship between parental support and foreclosure identity status and also achievement identity status."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2016
S63197
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rachel Olivia Isabella
"ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan untuk melihat apakah terdapat hubungan antara
konflik orang tua-anak dan kenakalan remaja di Jakarta. Variabel konflik orang
tua-anak diukur dengan alat ukur Parent Environmental Questionnaire dari
Elkins, McGue, & Iacono (1997) yang diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia,
sedangkan variabel kenakalan remaja diukur dengan alat ukur The Self-Report
Delinquency Scale dari Elliott & Ageton (1980) yang telah diadaptasi ke dalam
bahasa Indonesia. Penelitian dilakukan pada 372 remaja laki-laki dan perempuan
di Jakarta berusia 15-17 tahun yang tinggal serumah dengan orangtuanya.
Berdasarkan uji korelasi terdapat hubungan positif yang signifikan antara konflik
orang tua-anak dengan kenakalan remaja dengan koefisien korelasi sebesar
r=0.166, p=0.000, signifikan pada LOS 0.01 (one-tailed). Dari hasil tersebut,
didapatkan berbagai analisis yang akan dijelaskan lebih lanjut.

ABSTRACT
This reserach aims to find the correlation between parent-child conflict
and juvenile delinquency in Jakarta. The parent-child conflict variable is measured
by Parent Environmental Questionnaire from Elkins, McGue, & Iacono (1997)
which has been translated to Indonesian language meanwhile the juvenile
delinquency variable is measured by The Self-Report Delinquency Scale from
Elliott & Ageton (1980) which also has been translated to Indonesian language.
This research is being conducted to 372 adolescents in Jakarta from 15-17 years
old who live under one roof with their parents. Based on the correlation test, there
is a significant positive correlation between parent-child conflict and juvenile
delinquency with r =0.166, p=0.000, significant on LOS 0.01 (one-tailed). Based
on the result, there will be further analyses that will be explained."
2016
S66470
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Damasus Genta Ryant Waskito
"ABSTRAK
The Butler 2013 adalah sebuah film drama sejarah yang menceritakan tentang kehidupan Cecil, seorang pelayan yang bekerja di White House. Film ini menceritakan hubungan benci dan cinta antara Cecil dan Louis tentang Gerakan Hak-Hak Sipil yang ada di masyarakat mereka. Film ini bisa digunakan untuk sumber analisis untuk memahami Arti Tempat dan Sosial Kapital. Sudah banyak ahli yang mendiskusikan film ini dari perspektif rasisme dan stereotip terhadap orang Afrika-Amerika dalam film ini, namun belum ada penelitian yang menganalisa isu dari hubungan ayah dan anak antara Cecil dan Louis. Dengan menggunakan teori Identitas dari Hall, dan Sosial Kapital milik Bourdieu, artikel ini bertujuan untuk menganalisa bagaimana pengaruh dari rasisme dan ketidaksetaraan terhadap hubungan ayah dan anak dari Cecil dan Louis mempengaruhi kehidupan sosial mereka.
ABSTRACT
The Butler is a historical drama movie which tells about the life of a long-term White House butler,Cecil. This movie explores the love and hate relationship between Cecil and Louis regarding theCivil Rights Movement in their society. This 2013 movie can be used to analyze and understanddifferent meanings of place and social capital. While there are scholars who have discussed thefilm from the perspective of racism and stereotypes towards African-Americans in the film, thereis no research that analyzes the issue of father-son relationship in relation to place, racism andinequalities. This article aims to analyze how the issues of racism and inequalities affects Ceciland Louis rsquo; father and son relationship and their social life. With Hall rsquo;s rsquo; ldquo;identity rdquo; concept andBourdieu rsquo;s ldquo;social capital rdquo;, this article concludes that different subject positions in supportingthe Civil Rights Movement may result in a father and son personal relationship. These differencesare caused by different ways in interpreting the South and the North, different social relations,and different ways in solving the racial inequalities."
2018
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
<<   1 2   >>