Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Aga Febriawan Pamungkas
"ABSTRAK
Telah banyak dilakukan penelitian tentang efek dari audience terhadap performa kerja seseorang. Akan tetapi, tidak banyak penelitian yang mencari tahu tentang bagaimana tingkat otoritas seseorang memengaruhi audience effect dalam memengaruhi performa seseorang. Mengacu kepada white coat effect dalam ruang lingkup klinik, kita berpendapat bahwa adanya authority presence akan memengaruhi performa seseorang. 3-level between subject study dilakukan kepada 30 mahasiswa di University of Queensland. Performa peserta yang tersebar dalam 3 kelompok (no audience, audience (dengan jas lab), dan audience (tanpa jas lab)) diukur dengan verbal fluency test. Penelitian kami menemukan bahwa peserta dalam kelompok dengan kondisi adanya authority presence yang menggunakan jas lab memilki performa terbaik, diikuti dengan kelompok tanpa audience presence, dan performa terburuk dilakukan oleh peserta dalam kondisi dengan audience presence tanpa jas lab. Ditemukan pula kemungkinan kecil adanya social facilitation yang disebabkan oleh authority presence yang menggunakan jas lab, berbeda dengan argument awal kita. Akan tetapi, t-test kita menemukan tidak adanya perbedaan signifikan dalam performa seseorang mengerjakan verbal fluency test di antara kelompok dengan adanya authority presence dan kelompok tanpa authority presence. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh lemahnya manipulasi authority presence. Untuk kedepannya, peneliti alangkah baiknya mempertimbangkan bahwa mengandalkan pakaian saja tidak cukup untuk melakukan manipulasi authority presence.

ABSTRACT
There has been many research regarding the effect of audience on performance. However, there was not many research on how sense of authority might influence audience effect on performance. Based on the white coat effect in clinical setting, we argued that authority presence might impair performance. 3-level between subject study was conducted with 30 University of Queensland (UQ) students. Participants performance across 3 groups (no audience, audience (lab coat), audience (no lab coat)) is measured through the same verbal fluency test. It is found that university students performed best in the presence of authority with a lab coats, followed by no audience condition, followed by audience condition (without lab coat). This result hinted a social facilitation that caused by authority presence (lab coat), in contrast with what argued. However, further analysis of t-test results found that there was no significant difference in performance between condition with authority presence and condition without authority presence. This might be caused by the weak manipulation of authority presence. Further research should consider that relying on apparel itself might not be enough to manipulate authority presence.
"
Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2019
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Nabilah Budhi Harto
"ABSTRAK
Penelitian ini menguji sifat psikometrik dari New Obsessive Compulsive Scale (NOCS) dan kualitas barangnya. Dalam tutorial, siswa merumuskan item baru berdasarkan karakteristik yang terdiri dari perilaku kompulsif obsesif. Ini dikritik sebagai kelas untuk menghapus atau menulis ulang item yang bermasalah. Data percontohan diperoleh untuk mengevaluasi lebih lanjut kegunaan barang, sebelum menyelesaikan Skala Kompulsif Obsesif Baru. Semua data dikumpulkan dari118 mahasiswa psikologi sarjana di The University of Queensland di mana mereka telah menyelesaikan Skala Kompulsif Obsessif Baru, di antara tindakan-tindakan lain, dalam tutorial PSYC3020 mereka. Hasil mengungkapkan bahwa Skala Kompulsif Obsesif Baru memiliki keandalan yang dapat dipertanggung jawabkan dan konsistensi internal (= 0,82). Selain itu, skor NOCS berkorelasi positif dengan Obesessive Compulsive Inventory - Revisi (OCI-R) (r = .82), Beck Depression Inventory (BDI) (r = .32) dan Skala Kecemasan dan Stres Skala (DASS) (r = .52), dengan demikian mengusulkan bahwa Skala Baru adalah dapat diandalkan dan valid. Rekomendasi dibuat untuk meningkatkan studi di masa depan.

ABSTRACT
The present study examined the psychometric properties of the New Obsessive Compulsive Scale (NOCS) and its item quality. In a tutorial, students formulated new items based on the characteristics comprising obsessive compulsive behaviour. These were critiqued as a class to remove or reword problematic items. Pilot data was obtained to further evaluate the usefulness of items, before finalizing the New Obsessive Compulsive Scale. All data were collected from118 undergraduate psychology students in The University of Queensland in which they have completed the New Obsessive Compulsive Scale, amongst other measures, in their PSYC3020 tutorial. Results revealed that New Obsessive Compulsive Scale has a liable reliability and internal consistency ( = .82). Furthermore, NOCS scores was positively correlated with the Obsessive Compulsive Inventory - Revised (OCI-R) (r = .82), Beck Depression Inventory (BDI) (r = .32) and Depression Anxiety and Stress Scale (DASS) (r = .52), thereby proposing that the New Scale is a tolerably reliable and valid. Recommendations were made in order to improve future studies."
Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2019
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library