Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 755 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Achdiyati Sumi Permatasari
"Skripsi ini membahas tentang metafora dalam bebasan. Data penelitian berupa bebasan dan objek penelitian berupa metafora. Bebasan merupakan salah satu peribahasa dalam Bahasa Jawa yang berdasarkan perumpamaan/kias. Metafora adalah pemakaian kata-kata kias. Metafora terkait dengan komponen makna sehingga didapat relevansi makna antara source dan target metafora. Analisis mempergunakan teori metafora Lakoff 1980, teori komponen makna Widowson 1996, dan teori relevansi Sperber dan Wilson 1986. Kesimpulan penelitian yakni relevansi makna yang membentuk metafora dalam bebasan memperlihatkan tingkatan relevansi bersifat transparan dan semi tidak transparan.
This minithesis talk about metaphor of bebasan. The research data is bebasan and the object of this research is metaphor. Bebasan is one kind of proverb with Javanese language which is base on parable. Metaphor is figure of speech. Metaphor attach to componential meaning therefore the meaning will be relevance. Metaphor theory from Lakoff 1980, componential meaning theory from Widowson, and relevance theory from Sperber and Wilson 1986 are used in this analysis. The conclusion of this research is in metaphor of bebasan indicate the degrees of opacity in their relevance."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2009
S11624
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Destriana Rusmaniar
"Skripsi ini berisi pembahasan tentang aspek-aspek moral yang membangun falsafah Tri Dharma Mangkunegara I (RM. Said) dilihat dari kisah-kisah perjuangan RM. Said. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek-aspek moral apa yang membangun butir-butir falsafah Tri Dharma. Dengan teori gaya hidup dan empat aktivitas sosial yang disebutkan dalam teori tersebut penulis mencoba menganalisis aspek-aspek moral yang ada dalam kisah-kisah perjuangan RM. Said.
Hasil analisis menyatakan bahwa falsafah Tri Dharma dibangun oleh beberapa aspek moral dan relevansinya bahwa falsafah Tri Dharma masih dipakai oleh masyarakat khususnya masyarakat Mangkunegaran sebagai ajaran moril dalam kehidupan sehari-hari.

This undergraduate thesis will discuss about moral aspects which builds Mangkunegara I?s Tri Dharma ideology based on R.M. Said?s struggle history. This research will answer what kind of moral aspects which builds the points of Tri Dharma ideology. By applicating the lifestyle theory and four social activities which mentioned in the theory, the researcher analyzed moral aspects behind the struggle story of R.M. Said.
The result says that the Tri Dharma ideology consists of several moral aspects and that it still relevant to be practised in the society especially Mangkunagaran? society as a daily moral guidance."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2009
S11657
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Dimas Aenurriza Dwi Zenanta
"Skripsi ini berisi pembahasan tentang ajaran-ajaran moral yang terkandung dalam Dongeng Si Bagus (DSB). Ajaran-ajaran moral disampaikan kepada generasi penerus untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Disampaikan dalam bentuk dongeng yang menarik dengan tujuan agar generasi penerus tertarik untuk membaca kemudian menangkap ajaran-ajaran moral yang berguna bagi kehidupan bermasyarakat serta tidak terkesan menggurui.
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan ajaran-ajaran moral yang terkandung dalam DSB. Dengan teori hermeneutik penulis menggunakan jalan interpretasi untuk mengungkap ajaran-ajaran serta makna yang terkandung didalam DSB. Hasil analisis menyatakan terdapat sepuluh ajaran-ajaran moral dalam DSB. Ajaran-ajaran moral tersebut masih relevan dengan kehidupan di masa kini.

This undergraduate thesis discusses about moral guidance contained in the Dongeng Si Bagus (DSB). That moral guidance tells to the next generations to be applied in their daily life. It is told under the dongeng or tale format so that it will be interesting for the youth to read and get the moral guidance or lessons which will be useful for them in their social life.
This research's aim is to find the moral lessons contained in the DSB. By using the hermeneutic theory, the researcher has chosen the interpretation way to find the guidance and meanings contained in the DSB. The analysis result explains that there are ten moral lessons in the DSB, and those lessons are still relevant to be applied nowadays."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2009
S11732
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Dyah Ayu Sarah Sakinah
"Skripsi ini membahas novel Adhine Tentara karya Koesalah Soebagyo Toer. Tujuannya untuk mengetahui amanat, dan bagaimana struktur cerita dari novel ini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskripsi analisis, studi pustaka, dan teori struktural. Analisis struktural mencakup tokoh, alur, latar, tema dan amanat cerita. Novel Adhine Tentara berkisah tentang pengalaman seorang anak kecil pada masa perang kemerdekaan RI. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa setiap unsur cerita saling berhubungan dan amanat yang terkandung mengenai rasa nasionalime dalam bernegara.

The focus of this study is Adhine Tentara novel by Koesalah Soebagyo Toer. The purpose of this research is to know the message and structure of Adhine Tentara novel. This is qualitative descriptive analysis with structural theory and literature study. Structure analysis consists of character, plot, setting, theme, and message. Adhine Tentara novel storied about experience of little boy on independent war period of RI. The research concludes that in every elements of fiction are connected and the message of this novel is about sense of nationalism in nationality."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2009
S11690
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Eka Agustini
"Skripsi ini membahas Makna simbolis Monumen Yogya Kembali. Sebagai sebuah artefak, Monumen Yogya Kembali merupakan media untuk mengabadikan sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut kembali Ibukota Yogyakarta dari penjajah Belanda yang disimbolkan dalam bentuk diorama. Simbol-simbol lama yang direkontruksikan kembali dalam bangunan Monumen Yogya Kembali sebagai suatu keutuhan merupakan upaya untuk melestarikan kembali kebudayaan nenek moyang. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Hasil penelitian adalah berupa makna dari simbol-simbol lama yang direkonstruksikan kembali pada Monumen Yogya Kembali menurut konsep budaya Jawa.

This undergraduate thesis will discuss about the symbolic meaning of Yogya Kembali Monument. as an artifact Yogya Kembali Monument is a media to document the history of the Indonesia struggle in order to take back Yogyakarta as the capital city of Indonesia from the occupation of Dutch which symbolizied through the diorama. the old symbols recontracted as a unity in order to preserve the ancestors culture. This research in qualitative research in a descriptive design. This research will result the meaning of all symbols which reconstructed in the Yogya Kembali Monument according to the Javanese Culture concept."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2009
S11374
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Eko Maryanto
"Skripsi ini mengangkat novel Dhuwit Asuransi karya St. Sri Purnanto yang dimuat bersambung dalam majalah mingguan berbahasa Jawa Panjebar Semangat edisi IV-XV Januari-April 2000. Analisis dilakukan terhadap unsur-unsur pembangun cerita dalam novel tersebut dengan menggunakan teori struktural seperti yang dijabarkan oleh Prof. Dr. Panuti Sudjiman dalam Memahami Cerita Rekaan. Pendekatan yang dipakai adalah pendekatan obyektif yang mengarah pada analisis intrinsik cerita. Sedangkan, metode yang dipergunakan adalah metode analisis deskriptif.
Hasil akhir dari penelitian ini menjelaskan bagaimana struktur di dalam novel Dhuwit Asuransi yang terdiri atas tokoh, alur, latar, dan tema saling berkaitan untuk membangun cerita tersebut.

This undergraduate thesis took the novel Dhuwit Asuransi written by St. Sri Purnanto which continuously posted in the weekly Javanese magazine Panjebar Semangat 4th to 15th edition January-April 2000 as its main analysis object. The research will focused in the elements which build the story of the novel Dhuwit Asuransi by using the structural theory as explained by Prof. Dr. Panuti Sudjiman in Memahami Cerita Rekaan. Objective approach which refers to story intrinsic analysis also used in this analysis. Whereas, the method used here is descriptive analysis method.
The last results in this analysis explains how does the structures of the novel Dhuwit Asuransi which consists of characters, plot, settings, and theme correlate each other to build the story."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2009
S10835
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Erlin Rissa Ariyani
"Skripsi ini membahas mengenai kehiponiman verba bahasa Jawa. Bertujuan untuk mendapatkan deskrispsi makna kata, komponen bersama dan komponen pembeda yang terdapat dalam verba bergerak dalam bahasa Jawa, yang ditunjukkan melalui analisis komponen makna baik melalui metode subtitusi maupun menggunakan metode yang disarankan oleh Cruse (1996).
Hasil akhir dari penelitian ini juga mengetengahkan hierarki bercabang dari verba bergerak yang diteliti. Dengan adanya hierarkhi bercabang tersebut maka dapat dibuktikan bahwa leksem-leksem yang terdapat pada verba bergerak tersebut terdapat hubungan kehiponiman. Pun pada akhirnya penelitian ini diharapkan mampu memberikan masukan bagi perkembangan dunia perkamusan bahasa Jawa.

The focus of this study is about the hyponymy of verbs of motion in Javanese language. The purpose of this study is to get the description of the words, about the common component, and diagnostic component verbs of motion in Javanese language, which is used to Componential Analysis of Meaning Theory with substitution method of Cruse (1996).
The final result of this research is to get the hierarchy of hyponymy in verbs of motion. With the branches of hierarchy in the verbs of motion, we can show you about the fact that lexical words in the verbs of motion have the hyponymy relation. The researcher hope this research is having suggestion and should improve for the development of the information literature of Javanese dictionary."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2009
S11704
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Fani Stiyanti
"Skripsi ini membahas mengenai pencitraan perempuan Jawa tahun 1920-an melalui novel yang terbit tahun 1934, berjudul Larasati Modern karya Sri. Penelitian ini menggunakan metode intrinsik dengan teori struktural. Novel ini berkisah tentang seorang perempuan modern yang mempertahankan hubungan dengan kekasihnya melalui nasihat dari Ibunya.
Hasil penelitian menyatakan, pada umumnya perempuan tahun 1920-an yang sudah berpendidikan dan berpikiran maju akan melupakan ajaran leluhurnya, namun tidak demikian dengan tokoh Kadarwati dalam novel ini. Kadarwati merupakan cerminan perempuan Jawa modern yang masih memegang teguh prinsip-prinsip ajaran tradisional dan tidak melupakan kedudukannya sebagai perempuan yang patuh dan menghormati pria.

The focus of this study is 1920?s women?s Javanese images looks from novel Larasati Modern by Sri that published in 1934. Larasati Modern?s storied about a young modern woman that tries to keep her relationship by advice from her mother. This research used intrinsic method and structural theory.
The conclusions find, common 1920's intellect woman sometimes doesn?t take seriously about their ancestor's admonition, but that doesn't exist in character of this novel. Kadarwati is modern Javanese woman that consistent about traditional admonition and try keeping her position as a woman that have to obedient and respect to the man."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2009
S10992
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Indra Haryono
"Penelitian ini membahas pola-pola kalimat yang memiliki verba berprefiks di-. Dari pola kalimat yang terbentuk, akan dilihat distribusi peran yang mengisi fungsi sintaksis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pola-pola kalimat yang memiliki verba berprefiks di- dan distribusi perannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa verba berprefiks di- memilki bermacam-macam pola berikut dengan distribusi perannya.

This research explores the pattern of sentences which have the verb uses prefix of di-. From the pattern of sentences which have been made, the distribution of the character will be seen. The objective of this research is to see the pattern of the sentences which have the verb uses prefix of di- and the distribution of the character. This research uses method of descriptive. This research concludes that verb uses prefix of di- have so many pattern, either do the character."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2009
S11365
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Lulus Listuhayu
"Skripsi ini membahas mengenai aspek-aspek laku yang terdapat dalam Serat Seh Jangkung. Serat ini menceritakan perjalanan Seh Jangkung sebagai tokoh utama dalam menjalankan laku di dalam hidupnya. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan teori interpretasi.
Hasil dari penelitian ditemukan enam aspek laku yang terdapat dalam Serat Seh Jangkung, yaitu: syareat, tapa, rasa, magi, sasmita, dan ngelmu. Di samping itu dimunculkan juga mengenai kasampurnan yang merupakan tujuan dari laku. Kasampurnan merupakan sebuah pandangan hidup masyarakat Jawa yang termasuk dalam konsep religi Jawa.

The focus of this study is on aspects of laku in Seh Jangkung Script. This script tells about Seh Jangkung as main character who doing laku in his life. This research used qualitative descriptive analysis with interpretation theory.
The conclusion find six aspects of laku in Seh Jangkung Script, which are syareat, tapa, rasa, magi, sasmita, and ngelmu. Beside that, kasampurnan appear as the result of the aim of laku. Kasampurnan is the concept of Javanese religion in Javanese society."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2009
S11350
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>