Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 296 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Natasha Laurentia Elifele
"Apoteker berperan penting dalam pelaksanaan tugas profesional pelayanan kefarmasian di apotek, rumah sakit, distributor farmasi, industri farmasi, dan pemerintahan. Sebelum memasuki dunia kerja dan menjalani praktik profesi di berbagai tempat, apoteker diharuskan memenuhi standar kompetensi apoteker Indonesia yang terdiri dari sepuluh standar kompetensi. Standar kompetensi tersebut merupakan kemampuan yang diharapkan dimiliki oleh seorang apoteker setelah lulus dan masuk ke tempat praktik kerja profesi. Selain memiliki ilmu yang cukup, seorang calon apoteker juga diharapkan memiliki bekal berupa pengalaman dalam menjalankan praktik profesi apoteker. Oleh karena itu, dilaksanakan Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) di Apotek Atrika dan PT AstraZeneca Indonesia selama periode bulan Februari – September 2020. Setelah PKPA dilaksanakan, calon apoteker diharapkan dapat memperluas wawasan dan meningkatkan pemahaman terkait praktik profesi apoteker di berbagai instansi seperti apotek dan industri farmasi.

Pharmacist play an important role in carrying out professional duties of pharmaceutical services in pharmacies, hospitals, pharmaceutical distributors, pharmaceutical industries, and government. Before entering the work life and undergoing professional practice in various places, pharmacists are required to meet the competency standards of Indonesian pharmacists which consist of ten competency standards. This competency standard is the ability that is expected to be possessed by a pharmacist after graduating and entering a professional work practice. In addition to sufficient knowledge, pharmacist candidate is also expected to have provisions in the form of experience in practicing the pharmacist profession. Therefore, the Pharmacist Professional Work Practice (PKPA) was carried out at Atrika Pharmacy and PT AstraZeneca Indonesia during the period of February – September 2020. After PKPA was carried out, pharmacist candidates are expected to broaden their knowledge and increase their understanding of pharmacist’s professional practices in various institution such as pharmaceutical industry and pharmacy. "
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2020
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Nur Ainun Nisa
"Laporan Praktik Kerja Profesi Apoteker ini membahas terkait efektivitas mesin dan pekerja dengan menggunakan pendekatan analisa OEE (Overall Equipment Effectiveness). Penelitian ini melibatkan tiga indikator didalam penentuannya antara lain kualitas, kinerja, dan ketersediaan. Dalam melakukan Penelitian ini penulis melakukan pengamatan langsung selama proses filling pada mesin Alumunium Tube Filling Kentex di PT Guardian Pharmatama, dilakukan pendokumentasian yang kemudian data kuantitatifnya aka diolah menggunakan perhitungan analisis OEE. Penelitian ini menghasilkan nilai OEE melebihi 100% dengan masalah utama yang terjadi 5.46% terkait produk yang bermasalah. Dari hasil penelitian ini disarankan agar perlunya ketepatan waktu engineering terkait perbaikan mesin atau alat kedepannya sehingga mengurangi kerusakan saat mesin sedang beroperasi, sebaiknya operator diberikan arahan untuk menjadikan TKL sebagai bagian tanggungjawab mereka sama halnya dengan pengisian batch file untuk melihat kesesuaian proses aktual dengan man hour yang telah ditetapkan serta keadaan mesin yang digunakan.
This Pharmacist Professional Work Practices Report discusses the effectiveness of machines and workers using the OEE (Overall Equipment Effectiveness) analysis approach. This research involves three indicators in its determination, including quality, performance, and availability. In conducting this research, the author made direct observations during the filling process on the Kentex Aluminum Tube Filling machine at PT Guardian Pharmatama, documentation was carried out and then the quantitative data was processed using OEE analysis calculations. This research resulted in an OEE value exceeding 100% with the main problems occurring 5.46% related to problematic products. From the results of this research, it is suggested that there is a need for timely engineering related to machine or tool repairs in the future to reduce damage when the machine is in operation. Operators should be given direction to make TKL part of their responsibility, as well as filling in batch files to see the suitability of the actual process with the specified man hours has been determined and the condition of the machine used."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2023
PR-PDF
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Zaenab Qubra
"ABSTRAK
Apotek sebagai sarana penunjang kesehatan harus memberikan pelayanan kefarmasian yang tepat dan bermutu. Pelayanan kefarmasian merupakan suatu pelayanan langsung kepada pasien untuk meningkatkan kualitas hidup pasien atau mencapai hasil terapi yang pasti melalui kegiatan pekerjaan kefarmasian oleh apoteker. Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) ini bertujuan untuk memberikan pembekalan, pengetahuan, pemahaman dan gambaran singkat mengenai peran Apoteker dalam penyelenggaraan kesehatan kepada calon Apoteker sebelum mengabdi pada masyarakat. Selama praktik kerja berlangsung, calon Apoteker mengerjakan tugas khusus yaitu Rancangan Klinik Pratama yang Memperoleh Jatah Pengobatan Rujuk Balik Dari BPJS yang Berlokasi di Jalan Raya Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Tugas khusus ini diberikan dengan tujuan agar calon Apoteker dapat membuat rancangan Klinik Pratama yang bekerjasama dengan BPJS sehingga nantinya dapat diimplementasikan dengan baik dan benar dalam dunia kerja.

ABSTRACT
Pharmacy as a stake holder in health service has to deliver high quality pharmacy service. The pharmacy service is one of the direct services to improve the life quality of patients or to achieve the desirable therapy result through pharmacy works of the pharmacists. Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) is aimed to equip the pharmacists with the knowledge and understanding of the role of pharmacist in providing health before they begin their service. During their PKPA, pharmacists did a special task that was Rancangan Klinik Pratama yang Memperoleh Jatah Pengobatan Rujuk Balik Dari BPJS yang Berlokasi di Jalan Raya Kebon Jeruk, Jakarta Barat. This special task was given so that the pharmacists could design Klinik Pratama which works hand in hand with BPJS and hopefully the experience will help the pharmacists in their future service."
2018
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Zaenab Qubra
"ABSTRAK
Pedagang Besar Farmasi (PBF) adalah perusahaan berbentuk badan hukum yang memiliki izin untuk pengadaan, penyimpanan, penyaluran obat dan/atau bahan obat dalam jumlah besar sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) selama 2 (dua) minggu bertujuan untuk membekali calon apoteker agar memiliki wawasan, pengetahuan, keterampilan, gambaran nyata dan pengalaman praktis dalam melakukan pekerjaan farmasi di bidang distribusi farmasi. Selama praktik kerja berlangsung, Apoteker mendapatkan kesempatan untuk mengetahui penerapan prinsip Good Distribution Practices(GDP)dan penerapan nyata dalam distribusi farmasi dan mengerjakan tugas khusus yaitu melakukan pelaporan obat golongan psikotropika dan prekursor melalui E-NAPZA. Tujuan dari pelaksanaan tugas khusus ini adalah agar mahasiswa mengetahui proses pelaporan psikotropika dan prekursor melalui E-NAPZA yang dilakukan setiap bulannya oleh distributor.

ABSTRACT
Pedagang Besar Farmasi (PBF) is a corporation which obtains permission to supply, store, and distribute drugs and/or the materials in a huge number according to what regulated by law. During the Praktik Kerja Apoteker (PKPA) in duration of 2 weeks, the pharmacists had the opportunities to know the applications of principals of Good Distribution Practices (GDP) and the real-time applications of pharmacy distribution while completing the special task that is to report the psychotropic drugs and precursor through E-NAPZA. The goal of the special task is that the students know the monthly process of reporting psychotropic drugs and precursors report done by the distributors."
2018
SP-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Dinda Annisa Ramadhani
"ABSTRAK
Seorang apoteker memegang peranan penting di fasilitas pelayanan farmasi. Apoteker harus memenuhi standar kompetensi sebagai persyaratan untuk memasuki dunia kerja dan menjalani praktik profesi. Standar kompetensi apoteker Indonesia terdiri dari sepuluh (10) standar kompetensi sebagai kemampuan yang diharapkan oleh apoteker saat lulus dan masuk ke tempat praktik kerja profesi. Sebagai bekal dan pengalaman calon apoteker untuk dapat memahami peran apoteker dan meningkatkan kompetensi, maka dilaksanakan Praktik kerja Profesi Apoteker di PT. Guardian Pharmatama dan Apotek Atrika selama periode bulan Februari - April 2020. Selama PKPA, calon apoteker diharapkan dapat memahami peran, tugas dan tanggung jawab seorang apoteker serta memperluas wawasan, pemahaman dan pengalaman untuk melakukan pekerjaan kefarmasian di tempat praktik kerja profesi.

ABSTRACT
A pharmacist has an important role in the pharmaceutical service facilities. Pharmacists must fulfill competency standards as requirements for get into working world and undergoing professional practice. Indonesian pharmacist competency standards consist of ten (10) competency standards as abilities expected by pharmacists when graduated and starting professional work practices. As a provision and experience for pharmacists to be able to understand the role of pharmacists and improve competence, therefore the Internship at PT. Guardian Pharmatama and Apotek Atrika was held on February - April 2020. During internship, pharmacists are expected to be able to understand the roles, duties and responsibilities of a pharmacist as well as broaden their horizons, understanding and experiences to carry out pharmaceutical work in professional work practices."
2020
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Nur Isra
"ABSTRAK
Praktek Kerja Profesi Apoteker di Apotek Kimia Farma No. 202 Depok bertujuan agar mahasiswa dapat memahami peran, fungsi, tugas, dan tanggungjawab apoteker di apotek, memiliki wawasan, pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman serta keterampilan dalam melakukan praktek pelayanan kefarmasian di apotek. Tugas khusus yang diberikan dengan judul analisis satu resep pada pasien dengan penyakit jantung koroner yang bertujuan untuk mengetahui apakah obat yang diberikan kepada pasien telah rasional atau belum.

ABSTRACT
Apothecary Profession Internship at Kimia Farma Pharmacy No. 202 Depok aims for students to understand the roles, functions, duties, and responsibilities of pharmacists in pharmacies, have insight, knowledge, skills, and experience and skills in practicing pharmaceutical services at pharmacies. Special assignments given with the title of analysis of one recipe in patients with coronary heart disease which aims to determine whether the drug given to patients has been rational or not."
2018
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Luthfiyah Amirah
"Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan infeksi yang menyerang sistem kekebalan tubuh, menghancurkan atau merusak fungsinya. Menurut World Health Organization (WHO), pada akhir tahun 2022 diestimasikan 39,0 juta orang di dunia hidup dengan HIV dan kematian sebanyak 630.000 orang pada tahun 2022. Tujuan utama terapi ARV adalah penekanan secara maksimum dan berkelanjutan terhadap jumlah virus dalam tubuh agar tidak berlanjut ke stadium AIDS. Pada laporan tugas khusus ini dibahas mengenai karakteristik pasien HIV/AIDS berdasarkan usia, jenis kelamin, dan penggunaan obat ARV dan non ARV serta mengevaluasi ketepatan regimen dan dosis terapi ARV periode bulan Januari - Februari 2023 di RSUP Fatmawati. Pengumpulan data dilakukan secara retrospektif dari resep masing-masing pasien (individual prescription) yang menerima terapi ARV dan non ARV. Hasil menunjukkan bahwa karakteristik pasien HIV/AIDS periode bulan Januari - Februari 2023 paling banyak terjadi pada kelompok usia 35 - 44 tahun dengan jenis kelamin laki-laki. Penggunaan obat ARV dan non ARV paling banyak periode bulan Januari - Februari 2023 adalah KDT (TDF + 3TC + EFV) pada bulan Januari 2023, KDT (TDF + 3TC + DTG) pada bulan Februari 2023, dan kotrimoksazol. Hasil dari evaluasi dengan total jumlah pasien yaitu 1735 pasien, sebanyak 1719 pasien tepat regimen dan sebanyak 1696 pasien tepat dosis. Perlu dilakukannya evaluasi terhadap regimen dan dosis terapi ARV yang berkelanjutan untuk setiap periode mengingat pengobatan terapi ARV diberikan rutin kepada pasien.

Human Immunodeficiency Virus (HIV) is an infection that attacks body's immune system, destroying or impairing its function. According to the World Health Organization (WHO), by the end of 2022 it is estimated that 39.0 million people in the world will be living with HIV and 630,000 people died in 2022. The main goal of ARV therapy is maximum and sustainable suppression the number of viruses in the body so it does not persist to AIDS stage.
This special assignment report discusses the characteristics of HIV/AIDS patients based on age, gender, and use of ARV and non-ARV drugs as well as evaluation the accuracy of therapeutic regimen and dosage ARV January - February 2023 period in Fatmawati Central General Hospital. Data was collected retrospectively from each patient's prescription (individual prescription) who received ARV and non-ARV therapy. The results show that the characteristics of HIV/AIDS patients January - February 2023 period are most common in the age group 35 - 44 years with male gender. The most common use of ARV and non-ARV drugs in January - February 2023 period was KDT (TDF + 3TC + EFV) in January 2023, KDT (TDF + 3TC + DTG) in February 2023, and co-trimoxazole. The results of evaluation with a total number of patients were 1735 patients, 1719 patients had the right regimen and 1696 patients had the right dosage. It is necessary to evaluate the regimen and dosage of ongoing ARV therapy for each period considering that ARV therapy treatment is given routinely to patients.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2023
PR-PDF
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Nadya Firdausi
"Obat dengan indikasi gangguan gastrointestinal termasuk dalam 10 besar obat yang paling banyak diresepkan. Seringkali, pasien dengan keluhan gangguan gastrointestinal diresepkan beberapa obat secara bersamaan. Obat-obat yang digunakan untuk pengobatan penyakit gastrointestinal perlu diperhatikan, karena dapat mengubah fisiologi saluran gastrointestinal yang mempengaruhi farmakokinetik obat. Maka dari itu dilakukan pengkajian resep yang juga termasuk bagian dari pelayanan farmasi klinik di apotek yang bertujuan untuk mengetahui kesesuaian resep untuk penyakit gastrointestinal berdasarkan kajian administratif, kesesuaian farmasetik, dan pertimbangan klinis. Resep yang dikaji pada laporan ini diambil dari Apotek Roxy Biak bulan April 2023. Sebanyak tiga resep kasus diambil untuk laporan ini, berisi obat-obat untuk gangguan gastrointestinal yang diinstruksikan dokter untuk diracik. Hasil pengkajian resep menunjukkan, pada aspek administratif data pasien masih terdapat ketidaklengkapan, Pada aspek farmasetik, ada beberapa obat yang harus diperhatikan stabilitasnya jika diracik, terutama sediaan obat bersalut. Pada aspek klinis, diketahui terdapat resep yang memiliki masalah terkait dosis yang kurang tepat dan interaksi obat. Obat untuk gangguan gastrointestinal yang menyebabkan interaksi dengan obat oral secara farmakokinetik, sebaiknya tidak diracik menjadi satu sediaan, melainkan diberi instruksi waktu pemakaian obat.

Drugs for gastrointestinal disorders indications are among the top 10 most commonly prescribed medications. Often, patients with complaints of gastrointestinal disorders are prescribed several drugs simultaneously. Drugs used to treat gastrointestinal diseases need to be considered because they can change gastrointestinal tract physiology, which affects drug pharmacokinetics. Therefore, a prescription screening is carried out, which is also part of the clinical pharmacy service at the pharmacy and aims to determine the suitability of prescriptions for gastrointestinal diseases based on administrative studies, pharmaceutical suitability, and clinical considerations. The prescriptions studied in this report were taken from Roxy Biak Pharmacy in April 2023. A total of three case prescriptions were taken for this report, containing drugs for gastrointestinal disorders that the doctor instructed to be compounded. The results of the prescription screening show that in the administrative aspect, patient data is still incomplete. In the pharmaceutical aspect, there are several drugs whose stability must be considered when formulated, especially coated drug preparations. In the clinical aspect, there are prescriptions that have problems related to inappropriate dosage and drug interactions. Drugs for gastrointestinal disorders that cause interactions with oral drugs pharmacokinetically should not be mixed into one preparation, but should be given instructions on when to use the drug.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2023
PR-PDF
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Nadya Firdausi
"Industri farmasi memainkan peran penting dalam kesehatan nasional dengan memproduksi obat yang aman dan berkualitas. Untuk memastikan kualitas tersebut, industri farmasi harus mengikuti pedoman Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) yang salah satu aspeknya adalah pengawasan mutu. Departemen pengawasan mutu di industri farmasi memainkan peran penting dalam memastikan produk yang dihasilkan sesuai dengan standar yang ditetapkan. PT Sterling Products Indonesia (Haleon) merupakan sebuah perusahaan di bidang consumer health yang beroperasi di Indonesia, telah memperoleh sertifikat CPOB untuk produk-produknya. Namun, dalam implementasi CPOB dan pengawasan mutu, sering kali terjadi kesenjangan antara harapan dan hasil aktualnya. Oleh karena itu, dilakukan gap analysis untuk menguji kesenjangan tersebut dan mengembangkan strategi untuk menghindarinya. Dalam hal pengawasan mutu, dokumentasi laboratorium seperti catatan laboratorium sangat penting dan harus disimpan dengan baik. Namun, proses pengisian, pengolahan, dan pengulasan data tersebut dapat memunculkan risiko human error. Oleh karena itu, dilakukan simplifikasi templat catatan laboratorium untuk mengurangi risiko tersebut. Pada laporan ini dilakukan pengujian kesenjangan antara pedoman CPOB dan implementasinya di Haleon secara deskriptif dengan observasi dan wawancara, serta membahas keunggulan simplifikasi templat catatan laboratorium. Berdasarkan hasil gap analysis, diketahui Haleon telah mentaati pedoman CPOB dan tidak terdapat kesenjangan dalam implementasinya. Simplifikasi templat catatan laboratorium telah memberikan keunggulan dalam hal continuous improvement. Dampak positif dari simplifikasi tersebut antara lain mengurangi beban kerja, mempercepat proses dokumentasi, mengurangi risiko kesalahan data, lebih ramah lingkungan, dan lebih hemat biaya. Action plan untuk implementasi simplifikasi tersebut telah didiskusikan dengan departemen terkait untuk memastikan tidak ada dampak negatif terhadap mutu dan aturan regulator.

The pharmaceutical industry plays an important role in national health by producing safe and and high-quality medicines. To ensure this quality, the pharmaceutical industry must follow Good Manufacturing Practices (GMP) guidelines, which includes quality control aspect. Quality control departments in the pharmaceutical industry play an important role in ensuring that products are produced in accordance with set standards. PT Sterling Products Indonesia (Haleon), a consumer health company in Indonesia, has obtained a GMP certificate for its products. However, in implementing GMP and quality control, discrepancies often occur between expectations and actual results. Therefore, a gap analysis is carried out to test these weaknesses and develop strategies for improvement. In terms of quality control, laboratory documentation, such as laboratory reports, is very important and must be stored properly. However, the process of filling in, processing, and reviewing this data can pose a risk of human error. Therefore, laboratory report templates were simplified to reduce this risk. In this report, gap analysis assessment of the GMP guidelines and their implementation at Haleon was carried out descriptively using observations and interviews, as well as discussing the advantages of simplifying the laboratory report template. Based on the results of the gap analysis, it is known that Haleon has complied with the GMP guidelines and there are no irregularities in implementation. The simplification of the laboratory report template has provided an edge in terms of continuous improvement. The positive impacts of this simplification include reducing workload, speeding up the recording process, reducing the risk of data errors, being more environmentally friendly, and being more cost-effective. Action plans for the implementation of these simplifications have been discussed with relevant departments to ensure there is no negative impact on quality and regulatory rules.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2023
PR-PDF
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Nahdiya Rahmah
"Antibiotik sebagai terapi infeksi bakteri berperan sangat besar dalam meningkatkan hasil pengobatan pasien. Selain dampak positif, antibiotik juga dapat menimbulkan permasalahan baru yaitu resistensi antibiotik. Pemerintah Indonesia melakukan strategi pengendalian resistensi antimikroba dengan cara  penggunaan antibiotik secara bijak dan meningkatkan ketaatan terhadap prinsip pencegahan dan pengendalian infeksi. Evaluasi penggunaan antibiotik dapat dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. WHO merekomendasikan Anatomical Therapeutic Chemical (ATC) dan Defined Daily Dose (DDD) sebagai bentuk evaluasi penggunaan obat, khususnya antibiotik secara kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan antibiotik periode Januari-Maret 2023 di RSUP Fatmawati dengan metode ATC/DDD dan segmen DU90%. Data diperoleh dari resep obat yang dikumpulkan oleh Instalasi Sistem Rumah Sakit (ISIRS) RSUP Fatmawati dan data lama rawat inap pasien didapatkan dari laporan Tata Usaha (TU) Farmasi RSUP Fatmawati. Data kemudian diolah untuk mendapatkan nilai DDD per 100 hari rawat dan DDD per 100 hari rawat tiap antibiotik yang diurutkan dari data terbesar hingga terkecil. Data kemudian dihitung % kumulatif dan diklasifikasikan antibiotik yang termasuk segmen 90%. Hasil penelitian diperoleh 28 antibiotik yang memiliki kode ATC dan DDD digunakan di RSUP Fatmawati periode Januari-Maret 2023.Nilai total DDD/ 100 hari rawat inap antibiotik di RSUP Fatmawati sebesar 63,112 dan  levofloxacin merupakan antibiotik dengan nilai DDD/ 100 hari rawat inap tertinggi yaitu  30,181. Antibiotik yang termasuk dalam segmen DU90% adalah levofloxacin, ampisilin-sulbaktam, ciprofloxacin, azithromisin, cefexime, cefoperazone, clindamisin, sulfomethoxazole dan trimethoprim.

Antibiotics as a therapy for bacterial infections play a very large role in improving patient treatment outcomes. In addition to the positive impact, antibiotics can also cause new problems, namely antibiotic resistance. The Indonesian government has a strategy to control antimicrobial resistance by using antibiotics wisely and increasing adherence to the principles of infection prevention and control. Evaluation of antibiotic use can be done quantitatively and qualitatively. WHO recommends Anatomical Therapeutic Chemical (ATC) and Defined Daily Dose (DDD) as a form of quantitative evaluation of drug use, especially antibiotics. This study aims to analyze the use of antibiotics for the period January-March 2023 at Fatmawati General Hospital using the ATC/DDD method and the DU90% segment. Data obtained from prescription drugs collected by the Hospital System Installation (ISIRS) of Fatmawati General Hospital and data on the length of hospitalization of patients obtained from the report of Administration (TU) Pharmacy of Fatmawati General Hospital. The data were then processed to obtain the value of DDD per 100 days of care and DDD per 100 days of care for each antibiotic sorted from the largest to the smallest data. The data then calculated the cumulative % and classified antibiotics that included 90% segment. The results obtained 28 antibiotics that have ATC codes and DDD used in Fatmawati General Hospital for the period January-March 2023. The total value of DDD / 100 days of antibiotic hospitalization at Fatmawati General Hospital is 63,112 and levofloxacin is an antibiotic with the highest DDD / 100 days of hospitalization value of 30,181. Antibiotics included in the DU90% segment are levofloxacin, ampicillin-sulbactam, ciprofloxacin, azithromycin, cefexime, cefoperazone, clindamycin, sulfomethoxazole and trimethoprim.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2023
PR-PDF
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>