Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Vincia Quintari
"Undang-undang mempengaruhi kehidupan setiap anggota masyarakat. RUU Terapan Peradilan Agama bidang Perkawinan yang ditujukan untuk merevisi UU nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan ini mengundang kontroversi, karena draf RUU Hukum Terapan itu isinya berdasarkan pada Kompilasi Hukum Islam (KHI) 1 fiqih yang sangat bias jender, tidak lagi sesuai dengan kenyataan di masyarakat. Pasal-pasal yang mendikotomikan sektor publik yang identik dengan laki-laki, dan sektor domestik yaitu rumah tangga sebagai tempat perempuan menjadi sumber relasi yang tidak setara antara laki-laki dan perempuan. Dikotomi publik dan domestik harus diganti bila ingin menghasilkan UU yang lebih adil untuk suami dan isteri.
Kata kunci : Ajaran agama (fiqih) merupakan salah satu faktor penghambat yang paling dominan. Implikasi langsung dari ajaran ini adalah, hak kaum perempuan menjadi lebih sedikit dan kewajibannya lebih besar. Oleh karena itu, harus dilakukan usulan-usulan mengenai kemungkinan-kemungkinan dilakukannya perubahan (dekonstruksi) atas ajaran-ajaran fiqih. Dari Al Qur'an didefinisikan kembali jenis-jenis hubungan perkawinan yang sudah ada, tujuan dari Al Qur'an (magashid syari'ah) yang memiliki prinsip-prinsip universal lentang keadilan, kesetaraun, demokrasi dan pergaulan yang baik, maka pembentukan fiqih Munakahah Indonesia haruslah mengemban keempat prinsip tersebut dalam Undang-Undang Perkawinan di Indonesia.
State civil laws greatly influence society life. Draft on Applied Marriage Law for Moslem, which is intended for revision to current Marriage Law No. 1 year 1974 has raised controversies for the fact that the law is compilation of Islamic law on marriage that is considered gender-biased. Some articles rigorously segregate public roles for men and domestic ones for women are no longer observant to the conditions of modern society life. The basic imbalance of the sex positioning is the primary issue to weed out for a law that strongly reflects justice.
Key Words: Islamic religion teaching that evolves among us Moslems is one of the predominant obstructions in addition to culture, politics and economy. This implies that socially women posses less right with more responsibilities. It is in the light that deconstruction of fiqih teachings are recommendable. Re-definitions of different concepts of marriage relationship are already adopted from the Holy Qur'an. Based upon the universal marriage principles in the Al Qur'an (maqashid syari 'ah) the reformulation of fiqih munakahah for the marriage law in Indonesia must intrinsically bequeath the four principles of justice (equality), harmony, democracy and quality relationship.
"
Depok: Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 2004
T11397
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Vincia Quintari
"ABSTRAK
PENDAHULUAN
Promosi merupakan salah sam elemen penting dalam bauran pemasaran yang
merupakan alat untuk meinberitahu inasyarakat mengenai produk-produk/jasa serta
membujuk pembeli/konsumen. Strategi terintegrasi dalam menggabungkan komponen
komponen promosi, diperlukan untuk berkomunikasi dengan konsumen dan pihak lain yang
mempengaruhi keputusan pembeliam Salah sam komponen di dalam bauran promosi adalah
iklan.
MASALAH YANG DIHADAPI
Persepsi tentang ildan dan periklanan di kalangan masyarakat masih merupakan
fenomena kontroversi. Ikian sering dianggap sebagai bentuk komunikasi menyesatkan, karena
informasi yang disampaikan cenderung mengandung distorsi tentang kebenaran isinya.
Dalarn studi ini dipelajari sejauh manakah penn dan wanfaat ikian diterirna oleh segenap
lapisan masyarakat, terutama di Indonesia sebagai produk informasi yang memberikan the
right to choose?
KONSEP ADVERTISING THE RIGHT TO CHOOSE
International Advertising Ascociation (IAA) memiliki konsep Advertísing the Right to
Choose, dengan misi untuk mempromosikan dan melindungi kebebasan komunikasi
komersial sebagai alat pokok mendistribusikan informasi dasar tentang
jasa kepada konsumen. Artinya, yang diberikan oleh iklan di atas segala kelebihan mengenai
produk/jasa adalah menyajikan kebebasan memilik. Memilih sudah menjadi suatu hak yang
tidak dapat diganggu gugat, suatu hak intelektual - suatu yang sangat mendasar- suatu yang
dimiliki sejak manusia dilahirkan.
TEMUAN-TEMUAN PENTING
Menjawab masalah yang ada, telah dilakukan penelitian dengan penyebaian kuesioner
mengenai konsep Advertising the Right to Choose, di 5 wilayah Jakarta yang melibatkan
konsumen, pengusaha, biro ikian. media massa, YLKI dan Pemda DIG.
Hasil penelitian di Jakarta, menunjukkan adanya kecenderungan pernahamful dengan
temuan-temuan penting berikut:
1. Iklan memainkan peranan ekonomi yang sangat penting dalam kehidupan
masyarakat. Konsumen haruslah mendapatkan cukup informasi dan kebebasan
untuk membuat piiban yang cerdik, sehingga mereka tidak akan memilih
produk/jasa atau perusahaan secara membabi buta dan tidak ekonomis.
2. Iklan membantu meningkatkan muta dan barang/jasa dengan menyemarakkan
persaingan. Pem asar menggunakan saluran komunïkasi melalui ikian untuk
menyampaikan informasi dan menyodorkan a matif-alternatif, inovasi dan
kemajuan-kemajuan, tanpa iklan keuntungan perdagangan tidak akan terjadi
seperti diharapkan.
3. Tanpa iklan, media massa (cetak, elektronik dan luar ruang) akan menjadi sangat
mahal atau tidak dapat menyajikan keanekaraganian yang luas. Iklan, membantu
konsumen mendapatkan media massa yang ekonomis.
4. Demikian juga, apabila sebuah produk secan legal boleh dijual, berarti secan
legal pula dapat diiklankan.
STRATEGI PENYEBARLUASAN ADVERTISING THE RIGHT TO CHOOSE
Hasil penelitian Jakarta berdasarkan usulan-usulan yang disampaikan semua
kelompok responden, memberi kan identifikasi adanya persyaratan menginformasikan
kejujuran dan kebenaran, sehingga pemahaman peran iklan benar-benar bisa dipakai
sebagai penegakan Hak Memilih, atau konsep ini hanya menjadi lip service saja.
Penyebarluasan Hak Memilih melalui Iklan - yang jujur dan benar- , membutuhkan
kampanye sosial tentang kejujuran dan kebenaran (termasuk di bidang politik, hukum,
ekonomi, sosial dan budaya) melalui ikian, menggunakan sarana media massa untuk
mencapai sasaran luas, melalui strategi pemasaran sosial.
"
1998
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library