Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Sandy Leo
"ABSTRAK
Ahaetulla prasina merupakan spesies ular dari famili Colubridae yang tersebar luas dari Asia hingga Kepulauan Indonesia. Persebarannya yang luas dapat dijadikan petunjuk untuk menjelaskan sejarah pembentukan Kepulauan Indonesia dan mempelajari proses penyebaran serta adaptasinya melalui variasi morfologi. Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan variasi morfologi dan menganalisis pola pengelompokan dari populasi A. prasina yang berada di Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi. Penelitian dilakukan dengan menghitung dan mengukur karakter pada 64 spesimen A. prasina koleksi Museum Zoologicum Bogoriense yang berasal dari empat kawasan. Analisis karakter dilakukan dengan Principal Component Analysis (PCA) dan Cluster Analysis (CA). Hasil penelitian menunjukkan terdapat variasi karakter meristik antar individu dan variasi karakter morfometrik yang tidak terlihat signifikan, namun terdapat perbedaan ukuran kepala pada populasi Kalimantan dibandingkan dengan populasi lainnya. Proses penyebaran A. prasina yang belum terlalu lama dan proses adaptasi terhadap mangsa diduga menjadi penyebab tidak signifikannya variasi morfologi populasi antar kawasan meskipun terdapat sedikit perbedaan pada populasi Kalimantan. Selanjutnya, analisis DNA diperlukan untuk memetakan variasi genetis dari A. prasina di Indonesia.

ABSTRAK
Ahaetulla prasina is a colubrid snake, which has widespread from Asia to Indonesia Archipelago. This widespread distribution can explain the formation and biogeographical history of the Indonesian Archipelago through the distribution and adaptation process that are derived from morphological variations. The aims of this research was to explain and analyze the morphological variation and group pattern of A. prasina population in Sumatera, Java, Kalimantan and Sulawesi. This research was done by manually counting and measuring the characteristics of 64 A. prasina specimens collected from the Museum Zoologicum Bogoriense which comes from four islands of Indonesia. The morphological characters were analyzed using Principal Component Analysis (PCA) and Cluster Analysis (CA). The results showed meristic character variation among individuals and morphologically character variation that are have lower significance. However, there were different in head characters and size on the Kalimantan population in compared to other populations. A relatively short distribution period and the adaptation towards its prey could be the main reason why there is the morphological variations although our analysis showed they have lower significance in all samples except slightly different characters in Kalimantan population. Furthermore, DNA analysis is necessary to show genetic variation of A. prasina in Indonesia.
"
2016
S64993
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sandy Leo
"Kawasan hutan Borneo menyimpan berbagai sumber daya alam dan potensi keanekaragaman hayati yang bernilai tinggi. Isu deforestasi dan konflik kepemilikan lahan menjadi dua permasalahan utama yang telah mengurangi luas hutan Borneo (Kalimantan) secara signifikan dan mengancam kehidupan masyarakat adat yang bergantung dengan sumber daya hutan. Tujuan studi ini untuk mengukur potensi sumber daya alam dan jasa ekosistem, merangkum pengetahuan tradisional Masyarakat Adat Dayak Iban, dan merekomendasikan strategi pengelolaan hutan berkelanjutan. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data terkait, antara lain in-depth interviews, Toolkit for Ecosystem Service Site-based Assessment (TESSA), dan biodiversity rapid assessment. Data yang terkumpul kemudian digunakan untuk membuat rantai hasil dengan pendekatan teori perubahan untuk menentukan strategi pengelolaan hutan berkelanjutan. Hasil riset menunjukkan bahwa Hutan Adat Sungai Utik menyimpan potensi sumber daya alam dan jasa ekosistem yang sangat tinggi. Komunitas Adat Dayak Iban masih memegang teguh pengetahuan tradisional dalam pemanfaatan dan mengelola hutan adatnya. Strategi yang direkomendasikan untuk mengelola hutan secara berkelanjutan dapat dilakukan melalui skema kredit karbon dan ekowisata. Kolaborasi dan integrasi antara komunitas adat, pemerintah, dan pemangku kepentingan terkait diperlukan untuk menyusun program-program spesifik dalam pengelolaan hutan adat dan mendukung upaya konservasi lanskap.

Borneo’s forests are containing significant natural resources and high values of biodiversity. Deforestation and land tenure conflict are two main issues that significantly reduce the forest size in Borneo and threaten the indigenous peoples who rely on forest resources. This study aimed to identify the value of ecosystem services and forest resources, document the Iban traditional knowledge, and recommend strategies to manage the forest sustainably. Relevant data were collected using in-depth interviews, Toolkit for Ecosystem Service Site-based Assessment (TESSA), and biodiversity rapid assessment. The data was used to develop a theory of change result chain to determine an appropriate strategy to manage the forest. The results shown Sungai Utik Customary Forest has revealed has a significant amount of natural resources and ecosystem services. The Iban community is using traditional knowledge to maintain their customary forest. The recommended strategies that would use to enhance forest management are carbon credit and ecotourism. The integration and collaboration of the local community, government, and related stakeholders are needed to determine specific programs on managing customary forests and support the landscape conservation effort."
Jakarta: Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia, 2021
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library