Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 1 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Salamah Althea Pradana
"Pemikiran tradisional dari ajaran Konfusianisme masih memengaruhi tingkah laku dan pola pikir masyarakat Korea Selatan sampai saat ini. Ajaran Konfusianisme cenderung meninggikan laki-laki dan membedakan peranan laki-laki dan perempuan. Peran yang terbatas dan posisi yang lebih rendah daripada laki-laki, meminimalkan hak dan kekuasaan perempuan. Peran gender ini terbentuk atas dasar stereotip terhadap gender tertentu. Salah satu drama Korea yang menentang stereotip atas peran gender tersebut dan yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah drama Strong Woman Do Bong Soon. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran gender khususnya terhadap perempuan yang digambarkan dalam drama Strong Woman Do Bong Soon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menemukan bahwa di balik peran gender, terdapat pandangan tokoh-tokoh lain di sekitar Bong-soon yang melemahkan posisi dan perannya sebagai perempuan. Pandangan-pandangan tersebut seperti terjadinya marginalisasi, subordinasi, stereotip, dan kekerasan. Berkebalikan dari judulnya, apa yang digambarkan pada drama ini justru menampilkan bahwa perempuan Korea Selatan masih dianggap lemah. Makna “kuat” pada drama ini tidak hanya sekadar kekuatan fisik semata tetapi juga kemandirian, kepercaya dirian dan keberanian perempuan. Drama ini dianggap penulis sebagai bentuk harapan perempuan Korea Selatan untuk mendobrak stereotip yang dilekatkan pada mereka.

Traditional thinking from Confucianism still influences the behavior and mindset of South Korean society to this day. Confucian teachings tend to elevate men and differentiate the roles of men and women. Limited roles and lower positions than men, minimize women's rights and power. These gender roles are formed on the basis of stereotypes against certain genders. One of the Korean dramas that opposes the stereotype of gender roles and which will be discussed in this study is the drama Strong Woman Do Bong Soon. This study aims to describe gender roles, especially for women depicted in the drama Strong Woman Do Bong Soon. The method used in this study is a qualitative descriptive method. Based on the results of the study, the researcher found that behind gender roles, there were views of other characters around Bong-soon that weakened her position and role as women. These views such as the occurrence of marginalization, subordination, stereotypes, and violence. Contrary to the title, what is described in this drama actually shows that South Korean women are still considered weak. The meaning of "strong" in this drama is not only physical strength but also women's independence, self-confidence and courage. This drama is considered by the author as a form of hope for South Korean women to break the stereotypes attached to them."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2021
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library