Ditemukan 1 dokumen yang sesuai dengan query
Raymand Valentino Kaslim
"Menjadi Regional Champion Bank yaitu bank milik publik yang terkemuka di kawasan Asia Tenggara merupakan salah satu target Bank Mandiri dalam kurun waktu 2 tahun ke depan. Salah satu cara untuk dapat mewujudkan hal tersebut, antara lain Bank Mandiri harus mampu mencapai nilai kapitalisasi pasar minimum USD 10 miliar (+1- Rp 95 trilyun) Saat mi kapitalisasi pasar Bank Mandiri +1- Rp 42 trilyun, sehingga untuk dapat rnencapai Rp 95 trilyun harus ada penambahan kapitalisasi dalam jumlah yang sangat besar. Cara yang paling mungkin untuk mewujudkan hal mi adalah melalui merger atau akuisisi dengan Bank Negara Indonesia 1946 yang memiliki kapitalisasi pasar +1- 20 trilyun atau dengan Bank Rakyat Indonesia memiliki kapitalisasi pasar +1- 50 trilyun. Dengan nienggunakan asumsi bahwa terjadi penurunan penerimaan dari pendapatan dan penurunan penyaluran kredit sebesar 15% melalui pendekatan manajemen risiko (Risiko Kredit, Risiko Pasar, dan Risiko Operasional) maka dicoba mencari nilai tambah atas merger mi. Nilai sinergi yang dihasilkan apabila merger mi dilakukan dengan Bank Rakyat Indonesia adalah 130,6 trilyun, jauh lebih baik dibandingkan apabila merger mi dilakukan dengan Bank Negara Indonesia 1946 yaitu minus 111,5 trilyun.
To be a regional champion bank, the most prominent public bank in South East Asiaregion, is one of the targets of Bank Mandiri within the next two years. One of the strategiesto realize it, Bank Mandiri has to achieve market capitalization value of minimum of USD10billion.At the present, the market capitalization of Bank Mandiri is approximately Rp42trillion, so that to achieve the market capitalization value of Rp95 trillion, Bank Mandiri hasto increase huge amount on its assets. The most possible strategy to reach the target is bymerging or acquiring BNI with its market capitalization of Rp20 trillion, or BRI which hasRp50 trillion.Assuming that the revenue decrease by 15% and by considering risk managementapproach (loan, market and operational risk) Bank Mandiri should try another alternative toincrease its market value than merging. The value of the synergy by merging with BRI isRp130,6 trillion, which is far better than merging with BNI which is resulting in negativeRplll,5 trillion."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2008
T23040
UI - Tesis Open Universitas Indonesia Library